Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 49. Pencurian Klan


__ADS_3

" Panggil semua tetua ke ruang pertemuan, sekarang" perintah Li Zu


Di ruang pertemuan


Li Zu masuk ke dalam ruang pertemuan


" Salam ketua" para tetua berdiri dan mengucapkan salam


" Hmm.. duduk lah kalian" ucap Li Zu setelah nya ia ikut duduk di kursi nya


" Baiklah, kalian tentu ingin tau kenapa saya memanggil kalian ke ruang pertemuan ini" tanya Li Zu


" Maaf ketua apa ini tentang mayat yang di temukan di kediaman anda" tanya tetua ketiga


" Itu salah satu dari apa yang ingin saya bahas, tapi itu bukan lah masalah besar mungkin saja yang menaruh mayat tersebut adalah orang yang tidak suka dengan klan Li, karena kita sendiri tau banyak orang yang tidak menyukai klan klan besar seperti kita, jadi itu bukan permasalahan yang harus di besar besarkan" ucap Li Zu mengalihkan perhatian semua orang yang ada di sana, tidak mungkin ia mengatakan bahwa mereka adalah para pembunuh bayaran yang ia sewa untuk membunuh Li Hongli, sehingga dia tidak ingin membahas hal itu agar tidak membuat para tetua tau bahwa itu adalah ulah nya.


" Lalu apa masalah nya ketua" tanya tetua kedua


" Tadi saya mendapatkan kabar dari tetua keenam bahwa ruang penyimpanan harta klan Li yang pertama telah ada yang berani mencuri nya..." Ucap Li Zu


" Apaa...., Bagaimana bisa" begitu lah yang terdengar dari para tetua


" Semua nya tenang, baiklah silahkan tetua keenam yang menjelaskan lebih lanjut" ucap Li Zu


" Baik terima kasih ketua......, Para tetua saat saya tadi mendatangi ruang penyimpanan harta, saya tidak melihat satu pun harta atau benda di sana semua nya hilang entah ke mana, tapi saat saya melihat sekeliling tempat tersebut, saya sama sekali tidak menemukan hal yang aneh, para penjaga pun tidak melihat ada nya penyusup, dan yang lebih membuat saya heran mantra formasi pelindung yang kita pasang di sana sama sekali tidak rusak atau ada yang menghancurkan nya, semua nya tetap sama, hanya semua benda berharga yang di simpan di sana hilang tanpa jejak, dan saya sama sekali tidak menemukan jejak Aura sedikit pun yang tertinggal di sana" tetua keenam menjelaskan


Mendengar penjelasan dari tetua keenam membuat semua nya heran apa lagi tetua yang telah membuat mantra formasi pelindung tersebut.


" Bagaimana mungkin tetua keenam saya sama sekali tidak merasakan ada yang melewati mantra formasi pelindung yang telah saya buat" ucap tetua itu


" Itu juga yang membuat saya tidak mengerti tetua keempat" jawab tetua keenam

__ADS_1


Hening


Ruangan itu menjadi hening setelah pembicaraan tetua keempat dan tetua keenam selesai.


" Setelah saya melakukan penyelidikan tidak ada jejak sedikit pun yang ada di tempat itu untuk menemukan pelaku nya" ucap kembali tetua keenam memecahkan keheningan


" Baiklah untuk para tetua perketat keamanan di setiap tempat apa lagi di ruang penyimpanan harta klan yang kedua, pasang jebakan dan formasi pelindung yang lebih kuat di sana, untuk tetua keempat dan keenam Kalian lakukan penyelidikan lebih lanjut dan lakukan penyelidikan secara rahasia, kita tidak bisa membiarkan pelaku nya bebas begitu saja, apa kalian paham, dan jangan sampai orang dari luar klan kita mengetahui masalah yang ada di klan kita ini" ujar Li Zu


" Paham ketua" seru serempak para tetua


" Baiklah pertemuan ini kita akhiri sampai di sini" ucap Li Zu lalu pergi dari sana di ikuti para tetua yang lain.


Karena masalah pencurian itu tidak ada yang ingat dengan masalah penemuan mayat tadi pagi, mereka semua fokus untuk mencari siapa pelaku pencurian di klan mereka.


_____________________________________________


Sedangkan yang menjadi pelaku nya sekarang masih tetap tenang di kediaman nya, tanpa mengetahui keributan apa yang telah ia lakukan atau ia memang tidak mempedulikan nya sama sekali.


Li Hongli sekarang tengah melatih Yelu di halaman belakang kediaman nya.


Terdengar ledakan kecil di sana tanda seseorang naik tingkat, tapi dia bukan Li Hongli melainkan Yelu.


Memang Yelu sedang berkultivasi di bawah bimbingan Li Hongli dan baru beberapa hari ia bisa berkultivasi sekarang tingkat Kultivasi nya berada di tingkat perunggu bintang 3.


Li Hongli tidak menyangka bahwa Yelu menerobos tiga tingkat sekaligus dan sekarang tingkat Kultivasi nya di tingkat perunggu bintang 3.


Kenapa bisa begitu cepat? Bukankah berarti dia adalah seorang jenius, bahkan Da Yun dan Li Kun membutuhkan waktu 1 bulan untuk menerobos.


Sedangkan untuk Li Hongli itu adalah kasus yang berbeda, itu semua karena tipe tubuh surgawi nya serta Teknik Kultivasi yang dia gunakan.


Namun apa ini? Kenapa bisa menerobos secepat ini! Bukankah berarti Yelu lebih jenius dari Da Yun dan Li Kun yang merupakan jenius klan nya masing-masing.

__ADS_1


" Aku tidak menyangka telah menemukan emas di tumpukan sampah" Batin Li Hongli


Setelah menstabilkan pondasi nya Yelu membuka mata nya dan melihat Li Hongli yang sedang bersama Lan.


" Tuan muda" ucap Yelu


" Selamat Yelu" ucap Li Hongli


" Terima kasih tuan muda ini semua berkat bimbingan mu" seru Yelu


" Bersila lah kembali, aku akan membantu mu membuka sebagian meridian mu" ucap Li Hongli


" Baik" Yelu langsung mengikuti semua arahan dari Li Hongli


Li Hongli menempel kedua tangan nya di punggung Yelu dan menyalurkan energi Qi nya untuk membuka Meridian yang Yelu miliki.


Wshus....


" Tahanlah" ucap Li Hongli saat melihat Yelu merasakan kesakitan


Yelu mengikuti apa kata Li Hongli, ia menahan rasa sakit yang ia rasakan saat pembukaan meridian nya, dia pun mencoba untuk tetap fokus dan tenang agar proses nya tidak terganggu.


Setelah dua jam berlalu proses pembukaan Meridian yang Yelu miliki baru selesai.


" Bagaimana perasaan mu" tanya Li Hongli


" Baik Tuan muda, aku merasa tubuh ku lebih ringan dari yang tadi" jawab Yelu


" Tentu, setelah meridian mu terbuka membuat energi Qi lebih mudah untuk mengalir ke Dantian mu sehingga membuat tubuh mu terasa lebih ringan, dan aku hanya membuka ke lima Meridian besar mu saja, untuk Meridian kecil nya kau sendiri lah yang harus membuka nya" ujar Li Hongli


" Baik aku mengerti tuan muda, terima kasih telah membantu" ucap Yelu

__ADS_1


" Tidak masalah" ucap Li Hongli


__ADS_2