
Boom
Boom
Boom
Wsosh
Setelah tujuh bulan berkultivasi di danau air mata Phoenix Yueyin akhir nya dapat melakukan terobosan, ia yang tadi nya berada di tingkat Roh sekarang berada di tingkat Suci bintang 8.
Saat Yueyin menerobos ke tingkat Suci bintang 8 sebuah energi biru melindungi nya agar ia tidak terkena serangan dari hukum dunia ini karena melanggar aturan dunia makam waktu.
Peningkatan yang di lakukan oleh Yueyin membuat Lien Hua sangat tercengang, ia tidak menyangka gadis itu adalah seorang monster.
Ia saja membutuhkan waktu satu bulan setelah ia melakukan terobosan sebelum kembali berkultivasi dan mencoba menerobos kembali. Sedangkan Yin bahkan belum menghentikan meditasi nya setelah terobosan nya yang pertama.
Yueyin mulai membuka matanya, pemandangan pertama nya setelah membuka mata ia melihat wajah Lien Hua yang menganga lebar dengan mata yang melotot.
Yueyin yang menyadari akan tingkat Kultivasi nya yang meningkat dengan pesat, ia dengan cepat menekan tingkat Kultivasi pada tingkat Elite sebelum hukum dunia makam waktu mengetahui nya.
Untung saja selama ia bermeditasi terdapat cahaya biru yang melindungi nya.
" Ada apa dengan mu?" Tanya Yueyin acuh sambil berjalan keluar danau.
" Tidak, tidak ada... Kau sungguh luar biasa Yin" seru Lien Hua setelah sadar dari keterkejutan nya.
" Hmm... Energi yang di miliki oleh danau ini telah terkuras habis, danau ini tidak lagi berguna untuk berkultivasi, lebih baik segera keluar dari tempat ini" gumam Yueyin
" Jingwei, apakah aura biru itu adalah aura mu?" tanya Yueyin bertelepati
" benar tuan, hamba sengaja melindungi anda dengan aura hamba jika tidak hukum di dunia tersebut akan menghancurkan tuan berkeping-keping" jawab Jingwei yang berada di dalam kalung.
" terimakasih.."
" Yin, tingkat Kultivasi mu.. bagaimana mungkin!!"
Lien Hua dapat merasakan nya, sebelum Yueyin menekan tingkat Kultivasi ke tingkat Elite, tingkat Kultivasi sangat tinggi bahkan lebih tinggi dari tingkat Raja sehingga terkejut gadis itu masih baik-baik saja dan tidak mendapatkan serangan apapun.
Bukankah tetua mengatakan dunia ini memiliki aturan dan hukum sendiri..
Apakah itu bohong!
" Tenang saja aku memiliki cara ku sendiri" jawab nya acuh
" Aku mengerti" ia tidak lagi membahas nya.
Monster memang beda, pikir nya
__ADS_1
" Apa kau sudah mengambil semua barang berharga di tempat ini?" Tanya Yueyin, ia sendiri sedang memperhatikan danau di depan nya.
" Tidak, bagaimana pun yang paling berjasa adalah kau Yin, jadi kau yang harus mengambil nya terlebih dahulu, aku hanya mengambil beberapa herbal saja."
" Kalau begitu kumpulan semua batang berharga yang ada di tempat ini ke dalam cincin ini, dan kau bagi rata di masing-masing cincin nya" ujar Yueyin sambil melemparkan dua cincin penyimpanan tingkat tinggi.
Lien Hua yang terkejut langsung menangkap barang yang dilemparkan oleh Yin, namun tangan nya langsung gemetar saat tahu itu adalah cincin penyimpanan tingkat tinggi.
Ia dan Xia Xionglue saja yang merupakan murid langsung Patriak sekte bintang tiga hanya mampu memiliki cincin penyimpanan tingkat menengah saja.
Namun Yin memiliki lebih dari satu cincin penyimpanan tingkat tinggi, kejutan apalagi yang dimiliki gadis ini.
Andai Lien Hua tahu Li Hongli memiliki banyak cincin penyimpanan seperti itu, yang bahkan menurut nya tidak berguna, kedua cincin itu hanyalah sebagian kecil pemberian Li Hongli untuk Yueyin.
" Yin ini... Yin apa yang kau lakukan" seru Lien Hua terkejut melihat gadis itu terjun dan berenang ke dalam danau.
" Lakukan saja yang ku suruh..." Yueyin bertelepati pada Lien Hua.
Lien Hua kembali di buat terkejut, telepati adalah kemampuan khusus yang dimiliki oleh Kultivator saat dia sudah mencapai tingkat yang Kaisar atau lebih tinggi lagi.
" Seperti nya aku akan mati muda jika terus bersama gadis ini..."
" Aku harus menyiapkan jantung ku, entah apa lagi kejutan yang akan Yin lakukan" Lien Hua terus membatin.
Lien Hua tidak melupakan apa yang diminta oleh Yueyin sehingga setelah ia menenangkan jantung nya ia mengambil semua barang berharga yang ada di tempat itu tanpa tersisa seperti yang di perintahkan oleh Yueyin, ia juga membaginya ke dalam dua cincin penyimpanan.
Lien Hua yang sedang membagi dua barang barang yang telah ia kumpulkan merasakan resah karena Yueyin tidak juga muncul.
" Apa aku harus menyusul nya..."
Saat ia akan menyusul Yin, ternyata gadis itu muncul ke permukaan air sambil membawa sesuatu di tangan nya.
Bersamaan dengan Yueyin yang keluar dari danau, air danau perlahan mulai mengering.
" Yin apa yang terjadi dengan air danau?"
" Energi yang ada di danau telah terkuras habis sehingga air nya menjadi kering"
" Jadi begitu.."
" apa yang kau bawa Yin?" tanya Lien Hua begitu penasaran dengan sebuah benda yang di bawa Yueyin dari dalam danau.
" inti kristal jiwa Phoenix" jawab nya singkat. Lien Hua mendengar nya hanya menganggukkan kepalanya, ia tidak berniat mengambil benda itu dari Yueyin, ia pun tidak memiliki keberanian untuk melakukan itu.
" Sudah kau bagi barang-barang itu?"
" Ya, ini kedua cincin nya, aku sudah membagi nya dengan sama rata seperti yang kau minta!!"
__ADS_1
Yueyin mengambil satu cincin penyimpanan dan menyimpan nya serta benda yang ia ambil dari dasar danau.
" Untuk mu!" Ucap Yueyin acuh
" Ini... Terima kasih Yin" ucap Lien Hua senang.
" Yin, kau mau pergi kemana!" Seru Lien Hua saat melihat Yueyin berjalan pergi
" Keluar, jika kau tidak mau.. tinggal saja disini" ucap Yueyin acuh tak acuh
" Eh.. tunggu aku Yin, aku ikut" Lien Hua segera berlari mengejar Yueyin
_____________________________________________
Disuatu tempat
Sedang terjadi pertarungan yang terlihat sangat tidak seimbang antara ras manusia dan siluman.
Terdapat sekitar lebih dari sepuluh orang manusia yang sedang bertarung dengan siluman tingkat langit.
Awal nya lebih dari puluhan manusia, namun mereka tewas dengan sangat mudah oleh siluman tersebut.
Hanya terdapat dua siluman kalajengking namun kedua nya sudah berada di tingkat langit, membuat para manusia kalah telak jika soal kualitas.
Jumlah mereka mungkin lebih banyak tapi kekuatan mereka tidak dapat dibandingkan dengan siluman-siluman tersebut.
Yang tersisa dari ras manusia hanya mereka yang berada di tingkat Raja dan ada beberapa yang berada di tingkat kaisar.
Karena tingkatan ras manusia yang sangat jauh berbeda dengan Siluman membuat orang orang itu terluka sangat parah, meski begitu mereka tidak menyerah dan terus bertarung.
Boom
Duaaarr
Terdengar ledakan berulang kali yang sangat dahsyat.
Suara pertempuran sampai terdengar 100 m jauh nya.
" Uhuk-uhuk.. para siluman ini sangat kuat"
" Hati-hati salah satu siluman itu memiliki racun yang sangat mematikan" seru seseorang
Kedua siluman yang mereka lawan adalah salah satunya kalajengking hitam dengan corak ungu, sedangkan satu nya lagi adalah ular sisik naga yang memiliki pertahanan yang sangat kuat.
Mereka bahkan tidak mampu menggores sedikit pun tubuh kedua siluman tersebut.
" Kita tidak akan menang melawan siluman-siluman itu, lebih baik kita pergi dari sini..." Teriak salah satu orang
__ADS_1
" Uhuk-uhuk... Tidak itu percuma, kita tidak akan bisa lari kemana pun, di hadapan kita terdapat siluman kalajengking, sedangkan di belakang kita sudah menunggu siluman ular sisik naga... Mereka akan dengan mudah membunuh kita semua." Seru seorang gadis yang nampak terluka parah