
" Bagaimana permainan ku, apa menyenangkan!"
" Jadi benar kau yang melakukan ini pada ku manusia... Berani sekali manusia rendahan seperti mu memotong tubuh ku, awas saja kau, akan ku habisi diri mu!"
Pria itu sangat murka begitu pun dengan teman nya, sekarang mereka berdua mulai menunjukkan identitas nya sebagai ras iblis, dengan kaki yang seperti serigala dan telinga yang memanjang seperti serigala juga.
" Akhir nya kalian menunjukkan diri sebagai ras iblis. Namun sayang, aku hanya ingin memberi tahu, siapapun yang terpotong tubuh nya dengan jurus ku meski itu ras iblis atau dewa yang abadi sekalipun tidak akan bisa menyambungkan kembali tubuh nya." Ucap nya dengan santai.
" Tidak mungkin!" Bantah ras iblis itu dengan tidak terima, dia masih mencoba untuk menyatukan tubuh nya yang telah menjadi dua, tapi seberapa keras pun dia mencoba tetap saja tidak berhasil.
" S-siapa kau!" Satu ras iblis lain nya mundur menjauhi Yueyin beberapa langkah, dia takut akan seperti teman nya itu jika dekat-dekat dengan gadis cantik yang ternyata begitu menakutkan.
" Katakan mengapa kalian begitu suka hal-hal yang sulit! Sudahlah, percuma juga mengatakan nya pada kalian. Aku tanya saja ada berapa orang manusia yang di sandera oleh kalian? Berapa jumlah penjaga yang ada? Jelaskan semua nya dengan rinci." Ucap Yueyin dengan tenang, tapi posisi nya yang tadi duduk mulai bergerak dan berdiri lalu menghampiri anak kecil tadi.
" Apa ada yang sakit?" Tanya Yueyin lembut pada anak kecil itu berbeda sekali dengan nada suara nya yang dingin dan acuh saat tadi berbicara.
" T-tidak kak." Dia terlihat tidak percaya dengan apa yang terjadi sekarang, perubahan situasi ini sangat mengejutkan nya
" anak pintar!" setelah memuji anak kecil itu Yueyin kembali berurusan dengan iblis yang sekarang sedang merasa takut akan keberadaan nya.
" Kalian berdua seperti nya begitu menyukai permainan ini, baiklah aku akan mengabulkan keinginan kalian..."
" Sampai mati pun kami tidak akan berkhianat pada Raja kami, kau hanya manusia biasa. Mati kau!" Pria itu mengeluarkan jurus nya dan menyerang Yueyin, tapi gadis itu malah masih tampak santai dan acuh.
" Aku sedang malas bertarung, Lixue urus dia!" Ucap Yueyin dengan tenang, seketika seekor rubah ekor sembilan yang tubuh nya sudah seekor singa dewasa muncul di hadapan mereka dan langsung menghadang serangan pria iblis itu dengan salah satu ekor nya..
Dhuar
Ledakan terjadi akibat serangan tadi, namun pria itu malah diam mematung setelah kemunculan rubah ekor sembilan.
" R-rubah ekor sembilan? Tidak mungkin!" Seru nya tidak percaya.
" Cih, iblis kecil seperti mu tidak pantas berada di hadapan tuan ku. Enyahlah" Lixue melilit pria itu dengan ekor nya dan melemparkan nya sampai keluar gua.
BAMM!
Lixue begitu marah sampai mengeluarkan kekuatan nya hanya untuk melempar pria itu, suara ledakan akibat lemparan itu pun masih terdengar ke dalam gua.
" Kau terlalu agresif Lixue, jika begini sebentar lagi satu pasukan yang berjaga di sekitar gua akan datang." Ujar Yueyin dengan acuh, dia memang tidak terlalu mempedulikan nya. Jika hanya iblis-iblis tingkat rendah dia sendiri masih bisa mengatasinya.
Wush
Lixue berubah menjadi manusia, wujud manusia nya adalah seorang perempuan berparas cantik dengan pakaian yang begitu seksi, rambut hitam panjang sampai pinggang, di antara alis nya terdapat simbol kepala rubah yang merupakan identitas nya.
" Maafkan hamba tuan!" Seru nya berlutut di hadapan Yueyin, cara nya berlutut begitu elegan membuat semua orang terpesona.
Semua orang begitu shock melihat seekor binatang yang bisa berubah menjadi manusia, mungkin yang paling terkejut adalah pria iblis yang masih ada di sana, tapi dia tidak bisa melarikan diri akibat tubuh nya yang terpotong dan tidak bisa menyatu kembali.
__ADS_1
Jika begini keadaan nya dia akan memilih mati dibanding hidup tapi berhadapan dengan monster sebenarnya.
" K-kau, benar rubah ekor sembilan salah satu dari binatang dewa?" Tanya nya dengan tergagap.
Dia begitu gugup dan takut saat mengetahui fakta di hadapan nya, bagaimana tidak. Di alam iblis dan alam dewa tidak ada yang tidak tahu kehebatan binatang dewa. Binatang dewa yang pada urutan terendah saja dapat menghancurkan satu kota, apa lagi dengan rubah ekor sembilan.
" Oh, kau sudah dapat berubah ke bentuk manusia ternyata!" Ucap Yueyin terdengar acuh, ia bahkan terlihat tidak terkejut sama sekali akan perubahan Lixue.
" Ini semua berkat kebaikan tuan."
Tap tap tap
Terdengar suara langkah kaki yang mendekat dengan langkah yang terdengar terburu-buru.
" Lixue! Selesai yang di luar dengan cepat." Ucap Yueyin dengan tenang.
" Baik tuan."
Wsosh
Slash...
Tanpa ampun Yueyin memenggal kepala pria iblis itu dengan pedang yang terbuat dari elemen cahaya nya, membuat pria itu tidak bisa lagi meregenerasi dan sekarang benar-benar telah mati.
" Hey, apa yang kau lakukan di sana. Cepat bantu Kaka melepaskan semua orang!" Seru Yueyin pada anak kecil yang terlihat diam membisu melihat apa yang Yueyin telah lakukan.
Yueyin melepaskan semua sandera dengan di bantu oleh anak kecil tadi, hampir sebagian orang-orang yang di sandera memiliki pandangan kosong atau menjadi gila, mereka seperti nya telah mengalami banyak siksaan hingga kondisi mereka sampai seperti itu.
" Apa kalian baik-baik saja?" Tanya Yueyin yang tidak di jawab oleh mereka, mereka bahkan hanya melirik Yueyin dengan pandangan kosong, dan aja juga yang ketakutan.
" Kalian tenanglah kita akan segera keluar dari tempat ini. Namun sebelum itu apakah ada yang tahu tempat lain dimana orang-orang di kurung?"
" Jangan mendekat! Tidak jangan mendekat... Arrrgghh."
" Ada apa?" Yueyin segera menghampiri seorang gadis yang berteriak histeris saat akan di dekati oleh seseorang.
" Tenanglah, dia hanya ingin membantu mu saja."
" Biarkan dia, aku yang tangani! kalian bantu yang lain saja melepaskan ikatan mereka!"
Yueyin berbicara pada orang-orang yang baru saja terbebas dari rantai yang mengikat tangan dan kakinya, mereka yang masih selamat, juga tidak kehilangan akal sehat nya segera ikut membantu yang lain nya.
Namun sebagian besar orang-orang ini seperti nya telah mengalami sesuatu yang sangat mengerikan sampai membuat mereka trauma berat.
" Tenanglah, aku tidak akan menyakiti mu. Sekarang jangan panik, tidak akan ada lagi yang berani melukai mu. Pegang tangan ku!" Dengan perlahan Yueyin berbicara lembut dan menenangkan orang itu, dia juga mendekati orang itu dengan pelan-pelan agar tidak membuat nya panik.
" Bagus" serunya setelah berhasil mendapatkan kepercayaan dari orang itu.
__ADS_1
Diam-diam Yueyin menyalurkan energi Qi nya untuk menenangkan mental orang yang sekarang begitu erat memegang nya seakan tidak ingin berpisah.
Dhuuaarr...
Terdengar suara ledakan yang begitu nyaring membuat Yueyin dan semua orang yang ada di sana terkejut.
" Tuan!"
" Apa kau sudah menyelesaikan orang-orang itu."
" Ya tuan."
" Apa yang terjadi?"
" Dari arah timur kota terjadi ledakan yang sangat besar, Aura yang menguar akibat ledakan itupun sangat besar, seperti nya ada pertarungan di tempat itu." Jawab Lixue seadanya.
" Tuan, apa perlu hamba pergi untuk menyelediki nya?"
" Tidak perlu, bantu aku untuk menemukan tempat dimana para iblis itu menyembunyikan orang-orang."
" Baik."
" Semua nya bantu teman kalian yang tidak bisa berjalan, mari kita segera meninggalkan tempat ini."
" Baik, nona."
" Gege, aku yakin itu kamu." Batin Yueyin sambil menatap ke satu arah, sebelum ikut berjalan bersama yang lainnya.
_____________________________________________
Dhuuaarr
Ledakan itu terjadi oleh ulah Li Hongli, dia yang sudah menemukan posisi markas sekte dewa abadi langsung menghancurkan gerbang tersebut yang memang gerbang itu tidak terlihat karena di pasang formasi ilusi, setelah Li Hongli menghancurkan nya sekarang terpampang sebuah bangunan besar yang tadinya tidak ada di tempat itu.
" Ada apa ini?"
" Gempa, apa ada gempa!"
" Tidak, ledakan itu seperti nya sedang ada pertarungan."
" Kau benar saudara, suara nya terdengar di sana." Orang itu menunjuk ke satu arah yang merupakan tempat Li Hongli menghancurkan gerbang tak terlihat sebelumnya.
" Lihatlah! Bangunan apa itu?"
" Sejak kapan ada bangunan sebesar dan semegah itu di sana?"
Para warga mulai membicarakan dari mana suara ledakan itu berasal, tapi tidak lama mereka juga meributkan soal kemunculan tidak terduga dari bangunan yang tiba-tiba muncul.
__ADS_1