
Dua hari sudah berlalu, setelah perjalanan yang cukup melelahkan itu, akhirnya Li Hongli dan rombongan nya sampai juga di ibukota kekaisaran Lian, ibukota Xiuying.
Ibukota kekaisaran Lian yaitu ibukota Xiuying terlihat begitu ramai, berbagai jenis orang dapat terlihat dan berbaur bersama.
Bahkan gerbang kota pun begitu sangat ramai, jika di tanya dimana keberadaan Li Hongli, tentu saja Li Hongli dan rombongan nya juga berada di diantara para kerumunan orang yang sedang mengantri di depan gerbang kota untuk segera masuk ke dalam ibukota.
" Jika kau tidak bisa memberikan 100 koin emas jangan harap bisa masuk ke kota, dasar pengemis enyah dari hadapan ku. Kota ini bukan tempat pengemis seperti mu!"
Bruk
Terdengar keributan yang terjadi di depan gerbang yang begitu menarik perhatian semua orang yang ada di sana.
" Tuan tolong biarkan kami masuk, kami tidak memiliki tempat tujuan lagi selain kota ini" terlihat seorang pemuda yang sedang menggendong bayi di pelukannya, dia di dorong oleh seorang prajurit yang berjaga.
" Cepat menyingkir, jangan menghalangi jalan orang lain!"
" Tuan aku mohon kasihanilah adikku, dia masih bayi dan belum minum susu sedikitpun, tolong biarkan aku masuk!"
" Enyaah.."
" Ada apa ini?" Seorang pria berpakaian selayaknya seorang kesatria datang dengan di ikuti beberapa prajurit di belakang nya.
" Salam jendral.." semua prajurit yang berjaga segera menundukkan kepala nya dengan hormat setelah kedatangan orang itu.
" Hmm, jelaskan apa yang sebenarnya terjadi disini?" Tanya nya
" Jendral Cao!" Batin Yueyin, awalnya dia ingin maju untuk menolong dua orang itu tapi setelah kedatangan orang itu yang ternyata adalah seorang jendral.
" Kau mengenal nya?" Tanya Li Hongli berbisik.
" Ya, namun aku tidak pernah menyukai nya, jadi selalu menghindar saat akan bertemu dengan nya" jawab Yueyin seadanya.
" Tuan tolong bantu saja, biarkan saya masuk ke kota!"
" Jenderal orang ini tidak memiliki uang tapi tetap memaksa ingin masuk..."
__ADS_1
" Mengapa kau begitu kasar padanya, anak muda maafkan prajurit ku ini..... Namun ini sudah prosedur kekaisaran, jadi aku tidak bisa membantu, jika kau ingin masuk harus tetap membayar biaya masuk nya terlebih dahulu" ucap orang itu dengan ekspresi penuh kepura-puraan.
Dia terlihat tersenyum namun senyum nya penuh kepura-puraan.
" Pantas saja kau sangat tidak menyukai nya, seperti nya dia selalu mamakai lebih dari satu wajah!" Ucap Li Hongli menatap sinis orang itu.
Jenderal Cao melihat ke sekeliling saat merasakan ada yang sedang menatap nya, namun dia tidak dapat menemukan nya.
" Prosedur kekaisaran? Aku baru mendengar ada sebuah peraturan yang begitu memberatkan rakyat..."
" Siapa kau!" Seru jenderal tersebut
" Kau tidak akan mengenal ku tuan jenderal, namun aku cukup mengenal mu... Aku ingin bertanya pada anda jenderal, mengapa anda begitu ingin mendapatkan uang dari kami yang hanya seorang rakyat!" Seru Yueyin keluar dari antrian dan mendekati pemuda itu, diikuti Li Hongli yang menjaga nya dari belakang.
" Apa yang bocah itu lakukan!" Bisik tetua Qixuan tidak habis pikir dengan apa yang akan Yueyin lakukan.
" Tenang saja, dia tidak akan mendapatkan masalah di wilayah nya sendiri" ucap Wang Xiuhuan santai.
" Wilayah nya sendiri? Apa maksud mu!" Ucap Xia Xionglue bingung maksud perkataan Wang Xiuhuan.
Dan untuk nya gadis ini dengan begitu mudah percaya pada perkataan nya " Oh begitu!"
" Dia percaya begitu saja, sudahlah lebih baik aku melihat apa yang akan dia lakukan" batin Wang Xiuhuan
" Apa maksud mu nak, ini semua juga bukan keinginan ku. Jika aku bisa membantu, aku juga ingin membiarkan mereka masuk kota tanpa biaya... Namun apa daya aku hanyalah seorang bawahan yang harus setia pada keluarga kekaisaran, terutama pada yang mulia kaisar. Kaisar sendiri yang telah membuat peraturan ini, dan tidak membiarkan orang yang tidak membayar biaya di biarkan masuk ke dalam kota" ujar jenderal Cao tersenyum lembut, namun hanya beberapa orang saja yang menyadari senyuman nya hanya sebuah kepura-puraan nya saja.
" Jenderal, omong kosong apa yang sedang kau katakan pada ku ini.... " Jeda Yueyin
" Apa maksud gadis itu..."
" Dia begitu berani membuat masalah dengan seorang jenderal..."
" Sebentar lagi gadis itu akan menyesal!"
" Dasar gadis bodoh!"
__ADS_1
" Apa maksud gadis ini, berani sekali dia menghina ku di depan banyak orang" batin jenderal Cao, kedua tangan nya sudah terkepal erat karena menahan amarah, namun wajah nya masih terlihat ramah dan baik.
" Jenderal, semua orang sudah tahu kaisar Lian adalah seseorang yang bijaksana dan tegas, dia juga sosok seorang kaisar yang mencintai rakyat nya, mana mungkin dia akan membiarkan rakyat nya menderita hanya karena tidak membayar biaya masuk ke dalam kota ini.... Aku yakin jenderal akan memahami maksud ku ini!" Seru Yueyin sambil mengelus wajah bayi yang berada di gendongan pemuda itu dan menatap wajah jenderal Cao dengan dingin tanpa sepengetahuan orang itu.
" Benar juga yang di katakan gadis itu..."
" Benar selama ini kaisar selalu bertindak adil dan menyayangi rakyat nya tidak mungkin akan membiarkan rakyat nya menderita.."
" Ternyata gadis ini sangat pintar! Sial" batin jenderal Cao yang semakin kesal.
" Yang nona katakan itu benar, namun apa yang bisa saya bantu!"
" Cukup sederhana, bukankah jenderal sendiri yang mengatakan. Jika ada kesempatan jenderal ingin membantu rakyat yang kesusahan, jika jenderal tidak bisa meringankan peraturan tersebut, bagaimana jika jenderal yang membiayai kedua orang ini, dengan begitu jenderal membantu rakyat bukan!" Ucap Yueyin penuh penekanan di setiap kalimat nya, senyum tipis tersungging di balik kain tipis nya.
" Lancang!" Seru seorang prajurit yang menodongkan senjata nya ke arah Yueyin, namun Li Hongli yang melihat itu tidak tinggal diam dia pun segera menggenggam senjata itu sampai membuat nya terpotong menjadi dua. Tentu saja kejadian itu mengejutkan semua orang.
" Kalian mundur!"
" Sialan gadis ini menjebak ku!" Batin jenderal Cao kesal
" Nona maafkan bawahan ku ini, apa anda bisa meminta bawahan mu itu tidak membuat keributan!" Ucap nya tersenyum terpaksa.
" Bawahan? Aku tidak memiliki seorang bawahan. Tapi di bandingkan hal yang tidak penting itu, bukankah kita sekarang sedang membahas hal yang lebih penting lagi!"
" Jika aku menolak permintaan nya ini semua orang akan menganggap aku buruk, tapi jika aku membiarkan mereka masuk aku akan sangat rugi. Hanya saja gadis ini begitu licik jika sampai yang mulia kaisar mengetahui perbuatan ku ini, aku bisa terkena masalah, lebih baik membiarkan mereka sekarang, biar nanti aku memberikan bocah ini pelajaran!" Batin nya
" Mengapa jenderal begitu lama berpikir, apakah perkataan ku ini salah."
" Yang nona katakan itu benar sekali, Yang Mulia kaisar adalah kaisar yang adil dan bijaksana, karena itu hari ini kalian tidak perlu membayar biaya masuk ke kota!" Seru jenderal Cao tersenyum terpaksa.
" Baiklah karena jenderal telah mempersilahkan nya, ayo kita masuk!" Ajak Li Hongli pada Yueyin yang diangguki oleh nya juga.
Li Hongli membantu pemuda itu berdiri sedangkan, Yueyin menggendong bayi mungil itu. sedari awal Li Hongli hanya diam saja, itu bukan karena dia tidak ingin membantu, hanya saja dia yakin Yueyin tidak membutuhkan bantuan nya, dia sangat yakin Yueyin bisa menyelesaikan nya sendiri.
Tetua Qixuan, tetua Zhishu, Lien Hua, Xia Xionglue, dan Wang Xiuhuan yang tadi hanya mengamati segera keluar dari antrian dan menyusul mereka.
__ADS_1