
Satu minggu berlalu, dua hari yang lalu Li Hongli sudah berbicara pada kedua orang tua nya bahwa ia akan melanjutkan perjalanan nya kembali, mendengar itu awal nya Mei Yin tidak menyetujui nya, namun setelah di bujuk susah payah Mei Yin pun menyetujui nya.
" Apakah kalian benar benar akan pergi hari ini, tidak bisakah kalian lebih lama lagi tinggal di sini" ujar Mei Yin
" Maaf ibu kami harus segera pergi" seru Li Hongli tenang
" Sudahlah istri ku, biarkan anak-anak tumbuh dan menemukan jati diri mereka sendiri, kita hanya bisa mendukung mereka jangan menghalangi perkembangan mereka" seru Li Yuwen tenang
" Aku hanya ingin anak-anak ku tetap di sini beberapa hari lagi saja" ucap Mei Yin merajuk
" Ibu tenang saja aku pasti akan pulang kembali" seru Li Hongli
" Baiklah, ibu juga tidak bisa menghalangi perjalanan kalian terus, tapi ajaklah Yueyin jika nanti kau kembali" seru Mei Yin
" Jika aku memiliki kesempatan untuk kembali kemari, aku pasti akan mengunjungi bibi lagi" ucap Yueyin
" Baiklah, baik kalian telah bersama sama membujuk ku, aku tidak akan menghalangi lagi, berhati-hati lah di perjalanan.... Lu'er jaga Ying'er" pesan Mei Yin
" Aku akan selalu mengingat pesan bibi Yin" jawab Yelu
" Hmm... dan untuk mu juga Li'er jaga selalu Yueyin'er jangan biarkan ada pria lain yang mendekati nya. Kau harus lebih dulu mendapatkan hati nya" seru Mei Yin
Pipi Yueyin berubah merah merona mendengar ucapan Mei Yin, namun ia lebih tidak menyangka dengan jawaban yang Li Hongli berikan untuk Mei Yin.
" Tenang saja, aku pasti akan mendengarkan nasihat ibu" jawab Li Hongli yakin
" Baguslah"
" Tuan muda kami masih berharap kau bisa melihat perkembangan pembangunan kediaman Klan Li yang baru" ujar salah satu tetua yang ada di sana
" Aku akan kembali lagi, saat itu ku harap Klan Li sudah bangkit dan tidak membuat keonaran" ujar Li Hongli
" Kami akan mengingat pesan tuan muda"
" Hao'er jangan menganggu guru mu dan Jiejie Yueyin saat mereka sedang berduaan, kau harus berusaha mendekatkan mereka berdua ya! jangan biarkan wanita mana pun mendekati guru mu ingat pesan bibi guru" bisik Mei Yin pada Minghao
" Tenang saja bibi guru, bukan hanya guru yang tidak akan ku biarkan dekat dengan perempuan lain selain Jiejie Yueyin, aku juga akan menghalangi laki laki mana pun yang mencoba mendekati Jiejie" jawab Minghao dengan penuh semangat.
" Apa yang sedang kalian bicarakan!" Seru Li Hongli menatap tajam Minghao, meski ia sudah mendengar pembicaraan mereka tapi ia berpura pura tidak mengetahui apa apa.
__ADS_1
" Ti-tidak tidak ada apa-apa guru" ucap Minghao gugup
" Diam saja kau anak nakal, ibu sedang berbicara hal yang sangat serius dengan Hao'er, kau mana mengerti" ketus Mei Yin
" Terserah" seru Li Hongli pasrah
" Pergilah ayah akan menjaga ibu mu dengan baik" seru Li Yuwen yang di balas anggukan oleh Li Hongli
" Ibu ambillah" Li Hongli memberikan dua cincin penyimpanan pada Mei Yin
" Ini tidak perlu nak untuk mu saja, ayah mu tidak jatuh miskin sampai tidak bisa memberikan nafkah pada ibu mu ini" canda Mei Yin
" Tidak perlu aku masih punya, ibu bisa membagikan nya jika tidak ingin" seru Li Hongli
" Baiklah"
" Di dalam cincin itu juga ada Giok Roh, jika kalian ingin mengetahui kabar ku bisa menggunakan giok itu dan pecahkan saja batu giok itu jika kalian dalam masalah besar, aku akan segera datang kemari" ucap Li Hongli
Giok Roh adalah sebuah benda yang di gunakan untuk berkomunikasi dengan jarak yang jauh, cara nya cukup mudah hanya perlu mengalirkan energi Qi secukupnya ke dalam Giok untuk bisa berbicara dengan orang lain.
seharusnya Giok Roh hanya di miliki para Sekte bintang 3, tapi Giok Roh yang Li Hongli berikan berbeda dengan Giok Roh yang di miliki oleh para sekte itu, karena Giok Roh ini di buat khusus oleh Li Hongli ia juga menggunakan sedikit jiwa nya pada Giok Roh itu sehingga hanya orang yang di ijinkan oleh nya yang dapat menggunakan nya.
" Aku juga pamit bibi, salam untuk kalian semua" pamit Yueyin yang di ikuti yang lain nya.
Selama satu minggu ini Klan Li perlahan mulai kembali bangkit, Li Yuwen dan Li Touli sendiri yang mengurusi semua nya dengan baik, Li Hongli sendiri tidak terlalu mempedulikan Klan Li entah akan bangkit kembali atau tidak namun ia masih memperhatikan semua yang mereka lakukan, ia juga membantu memberikan sumber daya untuk perkembangan mereka.
Li Hongli hanya berpikir setidaknya setelah Klan Li bangkit kembali di bawah pengawasan ayah nya, keluarga nya akan aman, ia tidak perlu terlalu menghawatirkan keluarga nya lagi karena semua musuh nya telah ia habisi tanpa sisa.
Li Hongli dan yang lain nya mulai pergi berjalan menuju ke arah hutan, ia tidak akan melanjutkan perjalanan ke arah di mana ia kembali, tujuan nya sekarang bukanlah kerajaan Xin.
_____________________________________________
Di dekat sungai Li Hongli tiba tiba menghentikan langkah nya.
" Tuan apakah terjadi sesuatu, atau apakah kita akan beristirahat di tempat ini" seru Yelu tanggap
" Tidak! ada sesuatu yang ingin ku bicarakan dengan kalian" ucap Li Hongli dingin.
" Ada apa tuan? Katakan saja!" Seru Ying Liang
__ADS_1
" Ying Liang, Ying Yue, Yelu pergilah ke arah Utara dan antar Xin Zhuo dan Xin Jiao sampai ke Sekte Awan Putih dengan selamat" ucap Li Hongli
" Apa maksud mu Li Hongli?" Tanya Xin Jiao
" Kalian berdua akan di antar oleh Ying Liang, Ying Yue, dan Yelu ke Sekte Awan Putih, kita akan berpisah di sini" ujar Li Hongli jelas
" Ying Liang, Ying Yue, Yelu sudah saat nya kalian berkelana tanpa diri ku, kalian harus bisa mendapatkan sumber daya dengan kemampuan kalian sendiri, tidak selama nya aku akan membantu kalian, kalian bertiga harus berusaha mencapai puncak dengan kemampuan kalian sendiri, ambillah ini" Li Hongli memberikan satu persatu cincin penyimpanan pada mereka bertiga.
" Tuan ini tidak perlu kami sudah memiliki nya" ujar Yelu menolak.
" Ambillah di dalam nya ada beberapa sumber daya yang dapat meningkatkan Kultivasi kalian, setidaknya sebelum kalian mencari sumber daya sendiri, ada juga batu roh untuk alat tukar, tempat yang akan kalian datangi bukankah kerajaan Xin yang masih menggunakan koin sebagai alat tukar nya, di kerajaan lain khusus nya kekaisaran Lian para Kultivator menggunakan batu roh sebagai alat tukar, di dalam cincin juga ada giok roh, tentu kalian tahu bagaimana menggunakan nya bukan" ujar Li Hongli tidak ingin di bantah.
" Baik tuan, lalu bagaimana dengan tuan?" Tanya Yelu
" Aku, Yueyin dan Minghao akan menuju arah selatan ada beberapa tempat yang ingin aku datangi sebelum pergi ke kekaisaran Lian" jawab Li Hongli acuh
" Bukankah lebih baik kita pergi bersama saja saudara Li" ucap Xin Zhuo yang sedari tadi diam.
" Tidak, kalian terlalu lemah untuk ikut bersama ku, lebih baik kalian pergi ke Sekte dan berlatih di sana... Sedari awal aku tidak berjanji akan pergi bersama dengan kalian" jawab Li Hongli dingin
" Tuan kapan dan di mana kita akan bertemu lagi?" Tanya Ying Liang
" Kita akan berkumpul di kekaisaran Lian, waktu nya kapan akan ku kabari nanti melalui Giok Roh" ucap Li Hongli
" Baik tuan" jawab Ying Liang, Ying Yue dan Yelu serentak
" Lan" panggil Li Hongli
Lan yang sedari tadi bersembunyi di balik jubah Li Hongli pun keluar dan menundukkan kepala nya pada Li Hongli, ia sekarang berada dalam ukuran kecil nya, terlihat sangat imut dan menggemaskan tidak ada yang akan menyangka hewan kecil itu sangat berbahaya.
" Pergilah bersama mereka" perintah Li Hongli
" Baik tuan" jawab Lan yang hanya dapat Li Hongli dengar.
" Seperti nya Li Hongli sengaja melakukan ini agar aku menjauhi nya" batin Xin Jiao
" Kalian jaga diri baik-baik, jadi lah lebih kuat dari sekarang saat kita bertemu nanti" seru Yueyin
" Kami akan menantikan nya nona" seru Yelu.
__ADS_1