
__________
Yueyin yang sedang berjalan-jalan melihat seluruh kota itu tiba-tiba berhenti dan bersembunyi di balik tembok saat melihat ada beberapa orang yang sedang menyeret beberapa anak serta wanita ke suatu tempat.
Lorong itu begitu gelap dan sunyi bahkan mungkin jarang ada orang yang melewati jalan tersebut.
" Tolong!" Seru seorang anak dengan lemah.
" Diam jika kau tidak ingin mati sekarang anak kecil." Ucap orang-orang yang menangkap anak kecil itu dengan kejam. Dia bahkan membungkam mulut anak kecil itu agar tidak berteriak.
" Ah..." Anak itu menggigit tangan pria itu dan segera pergi melarikan diri dengan kaki kecil nya setelah berhasil lepas dari pria itu.
Saat melihat anak kecil itu berlari ia pun segera muncul hingga membuat anak kecil itu menabrak tubuh nya.
" Auch.."
" Apa kau baik-baik saja adik kecil?" Tanya Yueyin dengan lembut sambil membantu membangunkan anak kecil itu yang terjatuh.
" Anak sialan lari kemana kau!"
Mendengar suara itu anak kecil tersebut segera bersembunyi di belakang tubuh Yueyin dengan gemetar ketakutan.
" Kau di sana ternyata!" Ucap orang itu menyeringai.
" Ada apa ini?" Tanya Yueyin dengan polos seakan dia belum melihat apa-apa.
" Ah, ada gadis manis juga di sini. Nak lebih baik kau dan bocah itu ikut dengan ku, tempat ini tidak aman, aku akan membawa mu ke tempat yang aman!" Bujuk nya
" T-tidak Kak, dia jahat. Ja-ngan dengarkan dia!" Ucap anak kecil itu dengan berbisik, suara nya bahkan hampir tidak terdengar jika saja Yueyin tidak memiliki pendengaran yang baik.
" Paman tempat ini sangat gelap aku sangat takut di sini, tadi aku terus berjalan hingga berpisah dengan rombongan ku dan sekarang tersesat di sini. Jika paman bisa membantu ku keluar dari tempat ini tentu nya aku akan sangat berterimakasih" sahut Yueyin dengan ceria dan tatapan polos nya.
" Dasar bodoh!" Batin orang itu tapi bibir nya tetap tersenyum.
__ADS_1
" Tentu, tentu saja aku akan membawa mu ke tempat yang jauh lebih aman dari jalan gelap ini. Kau bahkan tidak ingin kembali jika sudah di sana." Ujar nya yang hanya di balas dengan tatapan polos dari Yueyin, melihat itu dia sangat senang.
" Kalau begitu ayo ikut dengan ku." Ucap pria itu
" Baik, adik kecil ayo kita pergi. Paman yang baik ini akan membawa kita ke tempat yang aman" tanpa di sadari oleh pria itu atau anak kecil yang sedang memegang pakaian Yueyin dengan erat itu mata Yueyin memiliki tatapan licik saat mengucapkan kalimat terakhir nya.
" Kak jangan dengarkan dia, dia orang jahat!" Seru anak kecil itu.
" Paman, apa benar paman orang jahat. Adik manis ini mengatakan paman jahat, apakah itu benar?" Tanya Yueyin dengan ekspresi yang di buat sedang ketakutan, dia bahkan melangkah mundur seakan di depan nya memang orang jahat.
" mana mungkin paman jahat, lihatlah bukankah paman orang yang baik. Mungkin saja anak itu sedang ketakutan akan sesuatu jadi menuduh ku jahat." Balas pria itu dengan tidak tahu malu nya.
" Paman benar, mana mungkin kau itu jahat. Adik kecil kau salah paman ini tidaklah jahat, ayo kita ikut dengan nya." Ucap Yueyin dengan tubuh yang tidak lagi gemetar ketakutan seperti tadi, ia juga berbicara lebih santai dan ceria, matanya begitu polos dan naif membuat siapapun yang melihat mata nya akan mengira Yueyin adalah gadis yang polos.
" Tentu saja."
Yueyin dengan riang berjalan mengikuti pria itu, anak kecil yang begitu ketakutan itupun tidak memiliki pilihan lain selain mengikuti nya juga karena Yueyin terus saja menariknya.
" Tenang saja, semua nya akan baik-baik saja!" Ucap Yueyin dengan nada ringan.
Sebagai anak kecil dia juga memiliki pemikiran yang polos jadi dia juga mengiyakan dan mengikuti perkataan Yueyin.
Yueyin tahu anak kecil yang sedang bersamanya itu begitu ketakutan, tapi ia harus melakukan ini untuk mengetahui kebenaran yang di sembunyikan kota ini. Namun dia juga berjanji akan melindungi anak-anak itu dengan baik.
Yueyin di bawa oleh pria itu ke tempat dimana anak-anak dan gadis-gadis di ikat, melihat itu Yueyin langsung berhenti dan mundur dengan ketakutan, tidak lupa dia juga membiarkan anak kecil itu tetap berada di belakang nya.
" Paman, mengapa mereka di ikat?" Tanya Yueyin dengan ketakutan.
" Wah saudara kau membawa satu korban lagi." Seru seorang pria lainnya yang baru saja mengikat seorang gadis muda.
" Kalian siapa? Apa kalian orang jahat!" Seru Yueyin dengan mata yang berbinar polos.
" Gadis ini sangat polos atau aku harus memanggil nya bodoh."
__ADS_1
" Hahaha..." Mendengar nya semua pria itu tertawa dan menatap Yueyin untuk mengejeknya.
" Cepat tangkap mereka berdua, jangan sampai ada orang lain yang menyadari keberadaan kita!" Seru pria itu pada teman-teman.
" Baiklah gadis manis kemarilah, paman akan membawa mu ke tempat yang luar biasa!"
" T-tidak jangan men-dekat!" Yueyin memeluk tubuh anak kecil itu denger ketakutan.
_____________________________________________
Li Hongli merasa tidak tenang meninggalkan Yueyin sendirian, tapi dia juga tidak bisa terus bersama nya. Sebenarnya dia dapat yakin di kota ini tidak ada yang bisa menyakiti Yueyin tapi dia juga tahu sifat istrinya yang begitu keras kepala, gadis itu selalu menempatkan dirinya sendiri dalam bahaya.
" Ada yang aneh dengan kota ini?" Gumam Li Hongli
Li Hongli sedang berada di tempat yang memang tidak ada satupun orang di sana, ia berjongkok, tangan nya sengaja ia taruh di tanah, posisi nya sekarang ini seperti sedang berjongkok, mata nya terpejam dan ia pun menggumamkan sebuah kalimat.
" Mata dewa."
Sebuah energi menyebar ke segala arah, hampir seluruh kota telah di selimuti aura yang Li Hongli sengaja keluarkan. Setelah lama dengan kemampuan mata dewa nya dia bisa melihat seluruh kegiatan dan lokasi yang ada di kota tersebut dengan jelas.
Li Hongli menghentikan apa yang di lakukan nya saat sama sekali tidak menemukan apa yang di cari nya.
" Mereka pintar juga, kita lihat seberapa jauh mereka bisa bersembunyi!"
Li Hongli kembali menyebarkan auranya tapi lebih jauh lagi, jadi bukan kota itu saja yang dapat ia lihat sekarang namun seluruh tempat yang ada di wilayah tersebut.
" Ketemu!" Ucap Li Hongli pelan sambil menyeringai, dia segera menghentikan apa yang di lakukan nya sebelum ada yang menyadari nya.
Benar saja tidak lama setelah Li Hongli menarik kembali Aura nya seluruh kota menjadi heboh.
" Apa yang sebenarnya kalian lakukan, mengapa sampai ada Kultivator yang masuk ke kota ini, apa kalian ingin membuat tuan marah. Cepat tangkap orang yang begitu berani masuk ke kota!" Seru seorang pria berpakaian serba mewah dengan marah pada para bawahan nya.
Tadi dia begitu tenang dan bersenang-senang dengan minum arak di temani oleh para wanita di sampingnya, tapi tidak lama pria itu merasakan aura asing seperti sedang mencoba menyelidiki seluruh kota, merasakan aura dan energi yang begitu asing itu membuat nya tegang seketika dan segera memanggil para bawahan nya.
__ADS_1
" Lihat saja, orang bodoh itu akan segera ku tangkap!" Seru nya sambil menyeringai kejam.
" Menangkap ku, kau bisa mencoba nya." Gumam Li Hongli sendiri, entah dia sedang berbicara dengan siapa karena di tempat itu tidak ada satu orang pun.