Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 324. Pergi


__ADS_3

" Li Ge seperti nya aku harus pergi, aku merasa ada lebih dari satu Kultivator tingkat Suci yang datang, mereka tidak akan bisa melawan nya!" Ucap Yueyin.


" Biar aku saja, kamu tetap di sini" ucap Li Hongli menatap Yueyin dengan cemas.


" Meski tingkat Kultivasi ku tidak setinggi Gege, tapi kekuatan ku sudah cukup untuk menghabisi mereka. Li Ge lebih di butuhkan di sini, setelah Li Ge menyembuhkan anak ini, Li Ge bisa langsung menyusul ku bukan!" Ucap Yueyin tersenyum hangat.


Untuk sejenak Li Hongli tidak menjawab nya, setelah memikirkan nya dengan baik baru dia mengijinkan Yueyin untuk pergi " Baiklah, hati-hati jangan ceroboh!"


Sedangkan Li Hongli segera menggendong anak kecil itu untuk segera dia obati dengan baik, setelah melakukan pertolongan pertama anak kecil itu tidak mengalami kejang-kejang lagi, namun tetap saja kondisi nya masih sangat buruk, karena itu Yueyin meminta Li Hongli untuk tetap tinggal dibandingkan diri nya ilmu medis Li Hongli lebih tinggi.


_____________________________________________


Para bandit serigala yang datang ke desa Duan menghancurkan segala hal yang mereka lewati.


Saat menggeledah seluruh desa mereka sangat marah saat tidak menemukan satupun orang yang tinggal di desa itu.


" Tuan tidak ada satupun orang di dalam desa!" Ucap salah satu bawahan nya melapor.


Mereka hanya menggeledah desa Duan tapi tidak dengan di belakang desa, dimana 5 meter dari desa Duan adalah tempat dimana Yueyin membangun tempat tinggal sementara.


" Dasar tidak berguna!"


" Tuan tidak mungkin hanya dalam waktu satu hari mereka meninggalkan desa ini, seperti nya mereka masih berada di sini sedang bersembunyi di suatu tempat" ujar salah satu bawahan nya berpendapat.


" Kau benar."


" hancurkan semua yang ada di desa ini sampai mereka keluar dari tempat persembunyian nya!" Seru orang yang seperti nya merupakan pemimpin bandit tersebut.


" Baik."


Dhuarr


Booomm


Orang-orang itu menghancurkan segala hal yang ada di sana, desa yang tadi nya sudah kacau balau bertambah kacau, banyak barang-barang dan ruamah yang hancur oleh mereka.


" Bedebah dimana kalian, cepat keluar.." teriak pemimpin bandit itu dengan marah


" Berani nya kalian membunuh orang-orang ku, akan ku bunuh kalian semua!" Dia terus berteriak, namun tidak ada yang keluar satu orang pun semakin membuat nya marah dan jengkel.


" Ck, bandit seperti kalian mengapa begitu suka membuat kerusuhan" ucap seseorang membuat para bandit itu menatap tiga orang yang baru saja datang dari arah paling dalam desa atau entah dari mana mereka muncul.


" Apakah kalian yang telah berani membunuh orang-orang ku!" Ujar pemimpin Bandit dengan wajah yang sangat marah.


" Sebenarnya yang membunuh mereka bukanlah kami, namun itu sudah tidak penting lagi, yang penting lawan kalian sekarang adalah kami!" Seru tetua Qixuan dengan nada santai.


" Hanya dengan kalian bertiga ingin melawan kami, keberanian yang kalian miliki sungguh sangat besar" ucap salah satu bandit tersenyum remeh


" Hahaha" mendengar perkataan teman nya membuat para bandit tertawa meremehkan, jelas dari tatapan mereka, mereka semua sedang menghina tetua Qixuan dan yang lainnya.

__ADS_1


" Lima orang Kultivator tingkat Suci, dan satu orang Kultivator tingkat Bumi, dan lebih dari lima puluh orang sudah berada di tingkat Raja. Sekelompok orang sebanyak ini bisa membuat satu pasukan perang, jika lebih banyak orang dengan tingkat Kultivasi yang tinggi bergabung dengan kelompok bandit ini mereka bisa menyerang ibukota kekaisaran. Apa tujuan mereka sebenarnya" batin tetua Zhishu memprediksi setiap langkah yang akan di ambil nya dalam situasi sekarang, sangat sulit mengambil tindakan sekarang ini, dari jumlah mereka jelas sudah kalah, apa lagi dengan tingkat Kultivasi mereka yang begitu tinggi.


" kalian berhati-hatilah.. kita telah kalah jumlah dan kekuatan" ucap tetua Zhishu pelan memperingati Lien Hua dan tetua Qixuan agar tetap bertindak waspada.


" Baik tetua/saudari" jawab kedua nya


" Kenapa wajah kalian sudah terlihat pucat, kami bahkan belum melakukan apapun" sahut bandit lain tersenyum mengejek.


" Hahaha, Tuan wanita-wanita itu sangat cantik, jangan sampai wajah cantik nya tergores" ucap yang lain menatap Lien Hua, tetua Zhishu dan tetua Qixuan dengan mesum.


" Hahaha...."


Swosh


Dhuarr


" Aahhkk..." Dengan kesal Lien Hua menggunakan selendang nya dan melempar salah satu bandit paling dekat dengan jauh.


" Kauu... Berani sekali kau menyerang teman kami!"


" Berhenti!" Saat para bandit itu ingin menyerang Lien Hua, pemimpin bandit segera menghentikan tindakan mereka tersebut.


" Cepat serahkan orang yang telah membunuh anak buah ku, dan serahkan semua warga desa juga. Maka kalian akan ku biarkan tetap hidup" ucap pemimpin bandit menyeringai


" Ciuh... Mati saja kau!" Lien Hua meludah dan menyerang pemimpin bandit itu dengan kesal.


" Hua'er!" Tetua Zhishu dan tetua Qixuan mencoba menghentikan nya, namun semua nya telah terlambat, pertempuran pun terjadi.


Dhuarr


Booomm


Empat bandit yang berada di tingkat Kultivasi Suci menyerang tetua Qixuan dan tetua Zhishu bersama-sama, membuat keduanya kewalahan.


Sedangkan Lien Hua harus menghadapi berbagai serangan dari berbagai arah, membuat dia mendapatkan banyak luka, tetua Zhishu yang melihat itu tentu saja tidak ingin diam saja dan membiarkan terjadi sesuatu pada nya.


Saat ini tetua Qixuan dan tetua Zhishu saling membelakangi untuk menghindari segala serangan dari berbagai arah.


" Saudari, aku akan membuat celah, saat ada celah kau pergi dan bantulah Hua'er!"


" Tapi kau..."


" Aku bisa mengatasi nya, sekarang kita harus menyelamatkan Hua'er terlebih dahulu!" Dia segera memotong ucapan tetua Qixuan.


" Baiklah"


Swosh


Booomm

__ADS_1


Selendang tetua Zhishu menghantam tanah, membuat debu berterbangan kemana-mana dan menutupi penglihatan keempat bandit tersebut.


" Sekarang!"


Wsush


Saat ada celah tetua Qixuan langsung pergi dan segera membantu Lien Hua yang sudah tidak bisa lagi menahan serangan sepuluh orang sekaligus dari berbagai arah.


" Tetua Qixuan!" Panggil Lien Hua lemah


"Minum ini!" Tetua Qixuan memberikan pil penyembuh pada Lien Hua


" Pergi, cari tempat bersembunyi" ucap tetua Qixuan tegas


" Tapi tetua..."


" Ini perintah jangan membantah"


Mau tidak mau Lien Hua pergi dari sana, dengan susah payah dia berjalan menjauh, tapi tujuan nya bukan untuk bersembunyi, dia ingin mencari Li Hongli dan Yueyin untuk meminta bantuan mereka, dia yakin Li Hongli dan Yueyin dapat membantu melawan para bandit ini.


Lien Hua dengan berjalan tertatih-tatih mencoba untuk segera sampai di tenda, namun usaha nya yang ingin meminta bantuan di perhatikan oleh pemimpin bandit yang sedang duduk tenang di atas kuda nya. Orang itupun memerintahkan bawahan nya untuk segera mengejar nya.


" Cepat kejar gadis itu!"


" Baik tuan"


" Aahh..."


" Gadis kecil kau mau pergi kemana" ucap orang yang menghadang Lien Hua dengan senyum mesum nya.


" Enyah dari hadapan ku, atau kalian tidak akan selamat" ancam Lien Hua, dia berusaha untuk tetap kuat dan menahan rasa sakit dari luka-luka yang didapat nya.


" Kawan gadis ini begitu ganas, apakah kita pergi saja!"


" Kau benar dia begitu menakutkan... Tapi aku menyukai nya, hahaha..." Mereka tertawa terbahak-bahak setelah mempermainkan Lien Hua.


" Aku harus pergi dari sini, dan mencari Li Hongli atau Yin" Lien Hua melihat ke kanan dan ke kiri untuk melihat situasi tetua Qixuan dan tetua Zhishu.


Tetua Zhishu terlihat sudah sangat kewalahan menghadapi empat Kultivator tingkat Suci sendirian saja, sedangkan kondisi tetua Qixuan lebih baik dari nya, dia masih bisa membunuh beberapa orang, meski begitu dia tidak bisa pergi ke tempat tetua Zhishu untuk membantu nya.


" Cantik kau tidak perlu mencari bantuan, tidak akan ada yang membantu mu sekarang!" Ucap orang itu tersenyum menggoda.


" Pergi!"


Swosh


Lien Hua menggunakan senjata nya dan membuat kedua bandit itu menjauh, dia pun memanfaatkan kesempatan itu untuk melarikan diri.


" Sial, dasar gadis ******.."

__ADS_1


" Ayo kita kejar dia sebelum tuan marah"


__ADS_2