
" Strategi bertahan dan menyerang"
" Heh, apakah ada strategi yang begitu aneh
seperti ini. Apa strategi entah berantah itu bisa digunakan di Medan perang sesungguhnya"
" Bergeraklah secepatnya angin, diam seperti hutan, menyebar dan membakar seperti api, kokoh dan tegak seperti gunung, bergerak seperti petir, bersembunyi seperti bayangan. Apa itu yang Gege maksud?"
" Ya, kita harus segera menyiapkan pasukan dan bergerak ke Medan perang seperti konsep angin, lalu berdiam dan menunggu seperti hutan, jika pasukan musuh menyerang menyebarlah seperti konsep api, jika kau mengerti targetmu tenanglah dan diamlah duduk dengan tenang dan amati tetaplah kokoh seperti gunung, kau harus muncul seperti petir dengan kejutan, bayangan berarti kau harus diam dan bersembunyi seperti bayangan." Ujar Li Hongli menjelaskan sesingkat mungkin namun jelas agar mereka mengerti.
" Strategi yang bukan hanya untuk pertahanan tapi sekaligus penyerangan, ini adalah strategi yang penuh dengan kejutan" seru Raja petir yang di setujui oleh hampir semua orang yang ada di sana.
" Strategi mu sungguh luar biasa anak muda, tapi mengapa kau mengatakan jika kami menyerang kekaisaran Zhu lebih dulu kita semua akan tiada?" Tanya raja tengkorak dari sekte tengkorak hitam, sudah lama dia begitu penasaran dengan pemuda ini tapi belum juga mendapatkan kesempatan untuk bisa mengobrol berdua.
" Aku tidak akan berani menyembunyikan nya, pendiri dari sekte dewa abadi adalah dari ras iblis, setelah mengalahkan sepuluh iblis yang menjaga bangunan sekte dewa abadi aku telah menyelusuri salah satu bangunan yang terdapat aura hitam yang sangat pekat di sana, ternyata di sana terdapat sebuah lorong bawah tanah yang menghubungkan ke suatu tempat, di lihat dari tempat dan energi Qi iblis yang sangat pekat aku curiga itu adalah tempat Raja iblis bersembunyi!"
" Raja iblis? Apakah raja iblis masih hidup, kau mungkin tidak tahu tapi Raja iblis sudah tiada saat perang dewa dan iblis ratusan ribu tahun lalu" ucap pemuda Kultivator itu.
" Tidak anak muda, kau salah. Raja iblis belumlah tiada, namun dia memang tersegel di suatu tempat yang tidak ada yang tahu di mana pasti letak raja iblis terkurung!" Seru dewa mabuk dengan santai.
" Apa yang di katakan saudara ku benar, Lin Feng sang dewa angin juga sudah memastikan nya dia masih tersegel, meski aku tidak tahu cara dia mengetahui nya" ucap acuh dewa naga.
" Setelah pengorbanan banyak nyawa manusia apa menurut kalian semua itu tidak berguna. Jika memang benar, kalian salah. Pengorbanan jiwa dapat mengikis dan melemahkan kekuatan segel tersebut sedikit demi sedikit. Namun tubuh dari Raja iblis memang masih tersegel, hanya saja jiwa nya telah terbebas dari segel tersebut telah berada di dunia ini." Ujar Li Hongli dengan tenang.
" Heh, jika itu memang benar. Kau punya bukti apa yang mengatakan bahwa perkataan mu itu memang benar, bukan hanya ingin di pandang tinggi oleh semua orang saja." Ucap Kultivator itu yang masih ingin mencari masalah, jika ini bukan pertemuan yang resmi mungkin kaisar Lian Haocun sudah mengusirnya sedari tadi.
" Aku tidak perlu kau mempercayai nya, aku hanya ingin menyampaikan pesan dari guru ku saja, dewa angin." Ucap Li Hongli
" Jadi saudara Feng telah memberi mu pesan Li'er?" Tanya dewa mabuk dengan senang.
" Ya, senior"
" De-dewa angin, kau murid dewa angin?" Seru nya menelan ludah nya dengan takut. Li Hongli sama sekali tidak menjawab nya tapi reaksi semua orang bisa membuktikan bahwa ucapan nya memang benar.
" Lalu apa yang ingin kau selidiki anak muda?" Tanya raja tengkorak
__ADS_1
" Keberadaan Raja iblis sekarang! jika menurut laporan mata-mata ku benar, aku curiga Raja iblis berada di kekaisaran Zhu!"
" Baiklah, kita bisa menggunakan strategi mu Li'er, tapi apakah kau bersedia untuk memimpin perang kali ini?" Tanya kaisar Lian Haocun
" Saya bersedia Yang Mulia"
_____________________________________________
Di perjalanan menuju Medan perang
" Meimei seharusnya kau diam saja di istana, mengapa malah keras kepala dan ingin ikut bersama kami."
" Kau juga Li Hongli bukan nya menghentikan istri mu yang ingin ikut, tapi malah membiarkan nya. Apa kau tidak khawatir dengan keselamatan nya."
Lian Yu menggerutu pada Li Hongli dan Yueyin Sepajang perjalanan.
" Istri ku akan baik-baik saja, namun seharusnya pangeran mengkhawatirkan diri mu sendiri. Jika di lihat dari kekuatan, istriku lebih kuat darimu pangeran. Jadi sebaiknya kau jaga dirimu dengan baik di sana, jangan sampai menyusahkan istri ku."
Setelah mengatakan itu Li Hongli melajukan kudanya lebih dulu menyusul para pasukan yang sudah mulai menjauh.
Yueyin yang melihat perdebatan keduanya hanya tertawa kecil dan tersenyum tidak berdaya sebelum ikut melajukan kudanya menyusul Li Hongli dan meninggalkan Lian Yu yang sedang marah-marah sendiri.
" Meimei suamimu itu..." Saat Lian Yu melihat kesamping nya ternyata dia baru menyadari adik perempuan nya sendiri telah meninggalkan nya.
" Kedua orang itu tidak suami tidak istri sama saja, sukanya meninggalkan orang yang tidak memiliki pasangan seperti ku, kasihanilah diriku ini!" Gumam nya dengan ekspresi yang terlihat menyedihkan.
" Jenderal berapa lama lagi kita sampai di perbatasan?" Tanya Li Hongli pada seorang Jenderal yang menjadi petunjuk jalan.
" Mohon menjawab tuan, kita masih perlu dua hari perjalanan untuk sampai di perbatasan" jawab nya dengan sopan dan hormat.
" Suruh para prajurit untuk bergerak lebih cepat lagi!" Serunya
" Apakah ada hal yabg mendesak tuan?" Tanya Jenderal itu dengan ragu.
" Di saat masa perang seperti ini apakah setiap detik bukan hal yang mendesak" ucap Li Hongli dengan dingin yang membuat dia tidak lagi berani bicara.
__ADS_1
" Semuanya dengarkan perintah ku, bergerak lebih cepat lagi!" Seru Jenderal tersebut.
Yang di jawab oleh para bawahan nya." Baik"
" Li Ge ada apa?" Tanya Yueyin menatap Li Hongli penuh tanda tanya
" Aku tidak bisa berbohong pada mu Yue'er, aku memiliki firasat buruk tentang ini."
" Apakah Li Ge merasa kaisar Zhu mengetahui keberadaan raja iblis."
" Lebih buruk dari itu."
_____________________________________________
Saat ini Yelu dan Ying Yue sedang di kejar oleh pasukan kekaisaran Zhu, keduanya baru saja ketahuan saat tanpa sengaja sedang mengawasi gerak-gerik kaisar Zhu, awal nya kaisar Zhu hanya seperti orang bodoh yang tidak tahu strategi perang .
" Gege, energi Qi ku sudah hampir habis jika di teruskan kita akan tertangkap bersamaan, lebih baik Gege cepat pergi dari sini!" Seru Ying Yue yang nafas nya masih terdengar berat dan memburu akibat menggunakan energi Qi terus menerus.
" bertahanlah Ying'er" seru Yelu, tangan nya dengan erat menggenggam tangan Ying Yue.
Ying Yue berhenti berlari dan melepaskan genggaman tangan nya dari Yelu.
" Aku sudah tidak kuat lagi Gege, cepat kamu pergi lebih dulu baru nanti selamatkan aku!"
" Kenapa kamu masih diam, cepat pergi dari sini sebelum para prajurit itu menemukan kita."
" Apa yang akan ku katakan pada kakak mu jika meninggalkan mu sendiri, aku juga akan malu menghadapi tuan ku jika melindungi mu saja aku tidak bisa." Seru Yelu tersenyum lembut pada Ying Yue
" Jika kamu tinggal aku juga akan tetap tinggal mari kita lihat apa yang akan kaisar palsu itu lakukan. Dan mari kita lihat apa tuan bisa menolong kita atau tidak!" Lanjut nya sambil meraih tangan Ying Yue dan menggenggam nya dengan erat.
" Cepat cari kedua orang itu apapun yang terjadi..."
" Cepat kejar mereka, jangan sampai mereka lolos atau kita akan mendapatkan hukuman dari kaisar!"
" Baik."
__ADS_1
Terdengar suara teriakan yang berasal para prajurit yang sedari tadi mengejar kedua nya, seperti nya mereka berasal dari pasukan elite kekaisaran Zhu sampai membuat mereka kewalahan saat menghadapi mereka.