Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 212. Percakapan


__ADS_3

" Kau, saudari Xionglue telah baik pada mu tapi kau bersikap begitu sombong, hanya orang biasa tanpa basis Kultivasi saja begitu menyombongkan diri nya di hadapan kami" cibir gadis bernama Lien Hua


" Saudari Hua diamlah"


" Ekhem maaf tuan dan nona, silahkan kalian menikmati teh yang telah aku siap kan" ucap paman Dunrui untuk memecah kecanggungan.


" Terima kasih paman" jawab Yueyin dan Xia Xionglue bersamaan membuat mereka berdua saling melirik.


" Ah tidak apa hanya teh biasa" ujar paman Dunrui


Wsuss


Sebuah Aura tiba tiba dapat di rasakan oleh orang-orang yang berada di ruangan itu terutama oleh Xia Xionglue, Lien Hua, dan paman Dunrui.


Tapi Li Hongli, Yueyin dan Xiang masih terlihat santai tanpa merasakan tekanan sedikit pun.


" Aura apa ini, ke-kenapa aura nya sangat menindas" seru Lien Hua.


Xia Xionglue yang juga merasakan tekanan yang sama dengan Lien Hua merasa sangat tertekan seakan aura itu menunjukkan akan kemarahan seseorang.


Namun ia tertegun sejenak setelah melihat ketiga orang di depan nya masih duduk santai dan tenang tanpa sedikitpun merasakan tekanan yang mereka rasakan.


Aneh!


Bagaimana mungkin


Itulah yang dia pikirkan, tapi saat merasakan terdapat Aura yang sangat besar di tubuh Xiang yang dapat ia rasakan meski hanya samar samar, namun ia dapat menebak aura mengerikan ini dilepaskan oleh pemuda itu, meski ia tidak tahu apa yang membuatnya terlihat sangat marah.


" Tuan apa Aura ini dari mu?" Tanya Xia Xionglue hati hati


" Ya!" Jawab Xiang singkat


" Maaf tuan apa salah satu dari kami telah membuat mu marah?" Tanya Xia Xionglue sekali lagi, membuat Lien Hua juga menatap Xiang penuh tanya.


" saudari mu telah berani merendahkan tuan ku, apa itu jawaban yang memuaskan untuk mu nona" seru Xiang dingin dan menatap Lien Hua tajam.


awal nya ia masih dapat menahan kekesalan nya walau pun mendengar gadis itu terus menghina tuan nya karena Li Hongli masih bersikap tenang tanpa berniat membalas, namun saat mendengar gadis itu semakin merendahkan tuan nya kesabaran nya telah sampai ke puncak nya dan ia tidak dapat mentolerir nya lagi, sehingga ia pun lepas kendali.


Glek

__ADS_1


Lien Hua menelan saliva nya sendiri setelah tahu apa yang membuat pemuda itu marah, ia tidak tahu bahwa pemuda lemah yang terlihat hanya orang biasa ternyata adalah tuan dari pemuda yang sangat kuat.


" Tuan tolong maafkan saudari ku, ia tidak bisa menjaga ucapan nya" seru Xia Xionglue memohon sambil menundukkan setengah badan nya pada Xiang


" Saudari Hua cepat minta maaf" seru Xia Xionglue


" Tu-tuan maaf kan saya, saya tidak bermaksud menghina nya" ucap Lien Hua dengan terbata bata.


" Minta maaf lah pada tuan ku, dia yang akan memutuskan akan mengampuni mu atau tidak" ujar Xiang dingin.


" Tuan..." Seru Xia Xionglue dan Lien Hua sambil menatap Li Hongli memohon.


" Xiang hentikan" ucap Li Hongli acuh


" Baik tuan" jawab Xiang patuh


" Hah..." Mereka bertiga bernafas dengan lega setelah tidak lagi merasakan tekanan yang seperti tadi. apa lagi Dunrui yang tingkat Kultivasi nya di bawah Xia Xionglue dan Lien Hua, ia merasa sangat kesulitan bernapas saat aura tadi menekan nya.


" Li Feng" ucap Li Hongli singkat yang sempat membuat Xia Xionglue dan Lien Hua cengo, Li Hongli sengaja tidak memperkenalkan nama asli nya.


" Nama ku Yin" seru Yueyin yang hanya memperkenalkan nama akhirnya saja, ia pun memperkenalkan diri nya lebih ramah dari Li Hongli meski sedikit lebih ramah saja.


Xiang hanya diam tanpa berniat menjawab namun seruan dari Yueyin membuat nya mau tidak mau memperkenalkan diri nya meski seharusnya itu tidak perlu ia lakukan.


" Ekhem.."


" Kalian dapat memanggil ku Xiang" seru Xiang santai.


" Paman Dunrui!" Panggil Li Hongli


" Akh ia tuan muda, ada yang bisa saya bantu!" Seru paman Dunrui terkejut dari lamunan nya.


" Meski desa ini telah terlepas dari wabah mengerikan itu, tapi aura hitam yang menyelimuti desa ini masih ada..." Jeda Li Hongli serius


" Aura hitam? Apa itu!" Tanya Lien Hua penasaran


" Aura hitam di katakan juga adalah energi hitam atau Qi iblis yang menggunakan energi kegelapan untuk para Kultivator meningkatkan Kultivasi mereka, sama dengan energi Qi alam yang juga di gunakan untuk berkultivasi. Namun beda nya Qi iblis hanya dapat di serap oleh mereka yang menyerahkan jiwa nya pada iblis" ujar Xia Xionglue menjelaskan.


" Saudari Xionglue bagaimana kau mengetahui nya?" Tanya Lien Hua terkejut

__ADS_1


" Guru yang mengatakan nya!" Jawab nya dengan tenang


" Oh... Apakah maksud mu adalah para aliran hitam yang sengaja membuat wabah penyakit di desa ini?" Seru Lien Hua


" Mungkin saja" ucap Xia Xionglue


Namun Li Hongli membantahnya " Bukan"


" Apa maksud mu?" Tanya Xia Xionglue tidak mengerti


Yang ia tahu para Kultivator aliran hitam lah yang menggunakan energi Qi iblis untuk meningkatkan kekuatan mereka dengan cepat, sehingga mereka pun berprilaku kejam seperti seorang iblis.


" Tidak semua aliran hitam meningkatkan Kultivasi dengan menyerap Qi iblis, tidak semua hitam adalah hitam dan tidak semua putih adalah putih" ujar Li Hongli yang tidak dapat di mengerti sedikit pun oleh Lien Hua.


Sedangkan Xia Xionglue yang sedikit mengerti maksud perkataan pemuda itu, namun ia tidak pernah mempercayai filosofi itu, menurutnya hitam tetap hitam.


" Apa kau yakin, di desa ini di selimuti oleh Aura hitam?" Tanya Xia Xionglue tidak yakin, ia memang merasa ada yang salah dengan desa ini.


Suasana di desa ini terlihat sangat suram, seakan tidak ada kehidupan di dalam nya, apa lagi dengan perasaan terancam yang selalu ia rasakan selama ia masih berada di desa ini. Namun karena ia tidak tahu seperti apa itu Aura hitam, sehingga ia juga tidak dapat menuduh Li Hongli penipu, sehingga mau tidak mau ia harus percaya dengan ucapan pemuda di depan nya.


" Kau pikir saja sendiri!" Seru Li Hongli tidak peduli


" Apa itu sangat berbahaya tuan muda? Lalu bagaimana cara kami untuk menghilangkan aura hitam itu dari desa kami!" Tanya paman Dunrui cepat


" Ya, desa ini sewaktu waktu bisa kembali terserang wabah itu, jika tidak segera di musnahkan... Namun ada cara untuk menghilangkan aura hitam itu, jika paman percaya pada ku, aku akan membantu mu" seru Li Hongli acuh dan malas.


" Tentu! Tentu saya akan sangat berterima kasih jika tuan dapat menolong desa ku ini... Jika tuan menginginkan sesuatu sebagai imbalan nya aku akan memberikan apapun yang tuan inginkan" ujar paman Dunrui senang


" Kau tidak perlu terlalu senang seperti itu paman, bagaimana jika aku menginginkan nyawa mu apa kau akan memberikannya!" Tanya Li Hongli asal


" Itu... Jika memang nyawa ku bisa membantu desa ini, dengan senang hati aku akan menyerahkan nyawa ku pada mu tuan muda" jawab nya yakin


" Hei... Apa kau tidak tulus menolong desa ini...." Lien Hua menelan saliva nya saat mendapatkan tatapan yang mematikan dari Xiang.


" Maksud ku bagaimana pun kita harus menolong paman Dunrui, jika kau ingin menolong nya tidak perlu meminta nyawa nya sebagai imbalan, kau bisa meminta yang lain dari nya bukan" ralat nya dengan cepat dana hati hati


" Nona Lien, itu tidak masalah untuk ku... Jika tuan Li dapat membantu desa ini, saya akan memberikan apapun yang tuan inginkan termasuk nyawa ku sendiri" seru paman Dunrui tanpa ragu


" Tapi paman..." Saat Lien Hua ingin kembali protes Xia Xionglue menghentikan tindakan nya itu.

__ADS_1


" Sebelum nya maafkan ucapan saudari ku, tapi yang ia katakan juga benar kita sebagai sesama aliran putih tidak seharusnya mempermainkan nyawa manusia biasa seperti itu" seru Xia Xionglue dengan tenang


__ADS_2