
Li Hongli dan Yueyin sama sama terluka akibat pertarungan tadi, tenaga mereka bahkan telah habis oleh pertarungan itu, Tapi yang paling banyak terluka adalah Yueyin.
" Bukankah kau pun terluka, bagaimana luka mu" tanya Yueyin sambil mengikuti Li Hongli yang berjalan kembali ke arah gua tempat mereka tinggal sementara.
Li Hongli memang terluka tapi luka nya tidak lebih banyak dari Yueyin, lagi pula ia langsung meminum pil penambah Qi dan pil penyembuh setelah pertarungan selesai
bukan nya menjawab, Li Hongli malah bertanya " Apa di sini ada sungai"
" Ada cukup jauh dari gua"
" Hmm"
Benar saja cukup jauh dari gua tempat mereka tinggal, ada sebuah sungai yang berukuran besar.
" Untuk apa kau mencari sungai"
" Membersihkan tubuh ku yang penuh darah ini, kenapa? Apa kau ingin ikut dengan ku"
Yueyin mendengar perkataan Li Hongli tiba-tiba menghentikan langkah nya, " t-tidak, kau saja duluan" ucap nya dengan pipi merona dan langsung berbalik meninggalkan tempat itu.
Li Hongli tersenyum tipis melihat kelakuan Yueyin, setelah itu ia pun membersihkan diri nya dia sungai itu, ia juga membersihkan mayat siluman kalajengking itu untuk mereka makan nanti.
Setelah selesai Li Hongli pergi dari sungai mendekati Yueyin yang berada tidak jauh dari sungai yang sedang membelakangi sungai.
" Kau bisa membersihkan tubuh mu sekarang" seru Li Hongli mengejutkan Yueyin
" Aah... Ck, kau mengejutkan ku saja, baiklah aku akan pergi membersihkan diri ku juga" ucap nya sambil berjalan, tiba-tiba ia menghentikan langkah nya.
" Jangan mengintip" seru Yueyin tanpa berbalik
" Hmm"
Tidak berlangsung lama Yueyin telah selesai membersihkan diri nya, ia pun menghampiri Li Hongli.
" Kau tidak mengintip ku kan" tanya Yueyin curiga
" Kalau aku mengintip mu bagaimana" jail Li Hongli
" Kyaaa, apa kau bilang" Yueyin ingin memukuli Li Hongli dengan tangan nya, tapi Li Hongli berhasil menangkap tangan nya.
" Apa!" Tantang Yueyin
Entah sejak kapan tiba tiba suasana menjadi sunyi, Li Hongli tiba-tiba saja ingin melihat wajah di balik cadar itu, begitu pun Yueyin yang penasaran dengan wajah di balik topeng yang di pakai oleh Li Hongli.
Dengan seringai jail nya Yueyin berpura-pura ingin kembali memukul Li Hongli, Li Hongli yang melihat Yueyin ingin kembali memukul nya dengan tangan satu nya lagi ia pun dengan segera menangkap nya, tapi sebelah tangan Yueyin yang Li Hongli pegang berhasil terlepas dari genggaman Li Hongli. Dengan cepat Yueyin membuka topeng setengah wajah yang selalu Li Hongli pakai.
__ADS_1
" Tampan" hanya kata itu yang keluar dari mulut Yueyin setelah melihat wajah seorang pemuda yang sangat sempurna bak dewa Yunani, kulit yang putih, hidung mancung, mata yang tajam bagai pedang, bibir yang terlihat seksi, di padukan dengan rambut nya yang berwarna emas menambah kesan agung pada pemuda itu.
" Terpesona heh" ejek Li Hongli membuyarkan lamunan Yueyin
" Cih, siapa yang terpesona dengan wajah jelek mu itu" seru Yueyin tidak mau mengaku
" Jelek benarkah, tapi kenapa kau bahkan tidak berkedip sedikit pun melihat wajah jelek ku ini... Oh iya ku dengar tadi ada yang bilang tampan pada ku" ejek Li Hongli
" S-siapa yang menyebut mu tampan, dan aku memandangi mu karena... ya kau jeleklah" elak Yueyin dengan pipi merah merona ya, ia pun langsung pergi meninggalkan Li Hongli.
" Heeii, kembalikan topeng ku" seru Li Hongli
" Ck, ini cepat pakai kembali topeng mu" ujar Yueyin sambil memberikan topeng itu pada Li Hongli.
" Kenapa kau tidak menatap ku, apa kau takut terpesona jika melihat wajah ku ini" goda Li Hongli
Li Hongli sekarang seperti memiliki hobi baru, melihat Yueyin yang selalu salah tingkah saat ia menggoda
" Cih, kau terlalu percaya diri tuan"
" Benarkah nona"
" Menyebalkan" Yueyin segera pergi dari sana
" Hahahaha....." Li Hongli tertawa dengan lepas nya, setelah berhasil menggoda Yueyin, Li Hongli sebelum nya tidak pernah tertawa sedikit pun, tapi kali ini seperti nya berbeda.
" Yueyin"
" Hmm"
" Kau masih kesal soal yang tadi"
" Diamlah"
" Baik, baik.... Ambillah ini" ucap Li Hongli sambil memberikan kristal jiwa siluman kalajengking tadi pada Yueyin.
" Tapi bukan nya lebih baik untuk mu saja, karena kau yang telah mengalahkan nya" tolak Yueyin
" Tidak, kita mengalahkan nya bersama sama, tenang saja aku tidak kekurangan kristal jiwa siluman, kau yang lebih membutuhkan nya.... Ambillah" ujar Li Hongli
" Cih, sombong..... Baiklah aku akan mengambil nya tapi jangan meminta nya kembali ya" seru Yueyin
" Hmm"
Wsuhss
__ADS_1
Tiba-tiba ada angin yang membuat cadar Yueyin terlepas, tapi itu bukanlah angin biasa melainkan Li Hongli yang sengaja menggunakan elemen Angin nya untuk membuka cadar yang sedang Yueyin kenakan.
" Kyaa... Li Hongli kau..." Yueyin yakin tadi bukan lah angin biasa melainkan perbuatan dari Li Hongli.
" Cantik" satu kata itu berhasil lolos dari mulut Li Hongli, saat ia melihat wajah seputih susu, mata berwarna biru terlihat sangat indah dan menawan, hidung mancung, bibir berwarna merah ceri yang terlihat sangat menggoda, di tambah rambut nya yang berwarna perak manambah kesan anggun dan menawan bagi gadis itu.
" Hei... Kenapa kau! Kau tidak gila kan" tanya Yueyin sambil melambai lambai kan tangan nya di depan wajah Li Hongli.
Li Hongli batuk kecil setelah ia tersadar karena terpesona oleh kecantikan di depan nya " Ehem... Tidak"
Yueyin tersenyum misterius melihat Li Hongli yang salah tingkah.
" Apa kau...."
" Apa" tany Li Hongli sambil menaikan sebelah alis nya.
" Kau... Terpesona akan kecantikan yang ku miliki ini iyakan... Iyakan" ucapnya sombong
" Tidak" ucap Li Hongli sambil memalingkan wajah nya.
" lebih baik kau Berkultivasi lah, dan serap energi Qi yang ada di dalam kristal jiwa siluman tadi, lagipula kurasa gua ini aman di lindungi oleh rubah mu itu" ucap Li Hongli mengalihkan perhatian.
" Hmm"
_____________________________________________
Selama seminggu Li Hongli selalu pergi untuk berburu di hutan bagian terdalam, bukan hanya dia Lan dan Xiang pun ia keluarkan dari cincin dimensi nya agar mereka bisa meningkatkan kekuatan mereka.
Sedangkan Yueyin sendiri masih berkultivasi dan menyerap energi yang ada di dalam kristal jiwa siluman yang diberikan oleh Li Hongli, karena kristal jiwa siluman itu sudah berada di tingkat Raja rendah membuat nya cukup lama menyerap semua energi yang berada di dalam nya.
Setelah satu Minggu berburu Li Hongli memutuskan untuk berkultivasi, sedangkan Lan dan Xiang, juga Lixue yang ikut berburu untuk mengumpulkan kristal jiwa siluman. Kadang mereka bertiga memberikan nya pada Li Hongli dan Yueyin yang sedang berkultivasi untuk membuat mereka berdua menyerap semua kristal jiwa siluman yang telah mereka kumpulkan, tapi kadang juga mereka memakan nya untuk meningkatkan Kultivasi mereka.
Setelah tiga bulan berlalu terdengar suara ledakan beruntun.
Boom
Boom
Boom
Boom
Boom
Boom
__ADS_1
Tingkat Kultivasi Li Hongli langsung naik dua tingkat sekaligus, Li Hongli pun mulai menyeimbangkan pondasi nya. Setelah ia rasa sudah cukup Li Hongli membuka kedua mata nya perlahan, yang ia lihat pertama kali adalah banyak nya kristal jiwa siluman yang sudah tidak memiliki energi Qi lagi di dalam nya.