
" Turunkan senjata kalian!" Seru tetua Zhishu yang baru saja datang di temani tetua Qixuan dan salah satu anggota sekte yang tadi melaporkan.
Keempat anggota sekte yang mengarahkan senjata mereka ke arah Li Hongli dan yang lainnya langsung menurunkan saat tahu siapa yang baru saja datang.
" Salam tetua Zhishu, tetua Qixuan" ucap mereka sopan sambil memberikan hormat.
" Ya, kalian bisa pergi sekarang!"
" Baik tetua"
" Siapa dari kalian yang bernama Li Hongli?" Tanya tetua Qixuan dengan tatapan penuh selidik.
Tetua Zhishu dan tetua Qixuan tidak dapat melihat dengan jelas wajah dari ketiga nya di karenakan menggunakan kepala, jika tidak mereka akan langsung mengenali wajah Li Hongli dan Yueyin.
" Salam tetua, aku kemari atas perintah guru ku!" Ucap Li Hongli dengan sikap tenang dan sopan.
" Jadi kau murid senior dewa angin, salam untuk mu juga! bisakah kau dan kedua teman mu membuka tudung kalian." Ucap tetua Zhishu dengan sopan, meski dia lebih senior dari pemuda di depan nya tapi dirinya tetap harus menjaga kesopanan bagaimana pun pemuda itu adalah murid dari seseorang yang begitu hebat.
" Tidak masalah, namun apakah kami di sambut atau tidak di sekte ini, jika tidak aku tidak masalah untuk pergi dari sini!" Ujar Li Hongli acuh tak acuh
" Seperti nya dia orang yang sulit di tebak" batin tetua Zhishu
" Apa maksud mu nak, tentu saja kami menyambut kalian dengan senang hati" ucap tetua Qixuan dengan cepat
" Tapi bukankah peraturan sekte kalian mengatakan bahwa tidak diperbolehkan seorang pria masuk ke sekte ini, lalu apakah peraturan itu tidak berlaku lagi sekarang!" Sindir Wang Xiuhuan dengan sinis
" Ekhem keadaan nya sekarang berbeda, di saat genting peraturan juga dapat berubah bukan." Ujar tetua Qixuan
" Baiklah lebih baik kita masuk kedalam terlebih dahulu!" Ucap tetua Zhishu dengan sikap tenang
" Baik, silahkan tetua tunjukkan jalan"
" Tapi saudara, bagaimana jika mereka..."
" Kesehatan Matriak sekte lebih penting"
" Aku mengerti"
__ADS_1
" An kamu bisa kembali dengan yang lain nya."
" Baik tetua"
" Silahkan kalian ikuti kami, kita akan langsung ke kediaman Matriak sekte!"
Tetua Zhishu dan tetua Qixuan berjalan di depan menunjukkan jalan, sedangkan Li Hongli dan yang lainnya mengikuti dari belakang. Sepanjang jalan terdapat banyak anggota sekte yang berlalu-lalang dan menyapa kedua tetua, mereka juga terlihat penasaran dengan sekelompok orang yang di bawa oleh kedua tetua namun tidak berani menanyakan nya.
Beberapa saat kemudian mereka sampai di kediaman Huan Xinyi, saat memasuki ruangan di sana terdapat Xia Xionglue, Lien Hua dan seorang pelayan.
" Tetua mereka..."
" Dia adalah Li Hongli murid senior dewa angin dan teman-teman nya Hua'er" tetua memperkenalkan Li Hongli dan yang lainnya.
Li Hongli dan yang lainnya hanya menganggukkan kepala sebagai tanggapan, namun Yueyin merasakan keanehan saat memasuki kamar Matriak Huan, apa lagi saat ia melihat gerak-gerik mencurigakan yang di lakukan seorang pelayan di sana.
" Bisakah orang yang tidak berkepentingan untuk meninggalkan ruangan ini!" Ucap Li Hongli dengan sikap yang dingin
" Aku dan saudari Hua tidak akan pergi meninggalkan guru" ucap Xia Xionglue tegas.
" Kami juga tidak bisa meninggalkan Matriak begitu saja..." Ucap tetua Qixuan
" guru!"
" Matriak!"
" aku tidak apa. Pelayan kau pergilah!"
" Tapi nyonya... Baiklah jika nyonya membutuhkan sesuatu panggil saya segera!" Pelayan itu segera melenggang pergi setelah mendapatkan tatapan dari Huan Xinyi.
" Sekarang junior bisa tenang, mereka berempat orang-orang yang paling ku percaya" seru Matriak Huan Xinyi dengan lemah
" Hah saudara sekarang bisakah kita membuka tudung ini, kepala ku rasa nya sangat gatal" canda Wang Xiuhuan
" Hmm"
Wang Xiuhuan membuka tudung kepala nya terlebih dahulu, setelah tudung itu di buka dapat di lihat wajah nya yang tampan dengan alis setajam pedang, rambut yang di kuncir kuda, mata yang berwarna coklat tua, wjah yang lonjong akan membuat paras nya di kagumi banyak wanita.
__ADS_1
Namun berbeda dengan orang-orang yang berada di ruangan itu, melihat wajah pemuda itu yang familiar membuat Lien Hua dan Xia Xionglue yang tadi berada di sisi tempat tidur Huan Xinyi dengan cepat langsing berada di dekat Wang Xiuhuan sambil menodongkan senjata mereka.
" Hei apa-apaan ini, mengapa kalian begitu agresif dan ingin sekali membunuh ku" seru Wang Xiuhuan
" Apa yang kalian berdua lakukan?" Tanya tetua Zhishu terkejut dengan sikap kedua nya yang tiba-tiba menodongkan senjata.
" Turunkan senjata kalian!"
" Tidak, tetua Zhishu harus tahu dia ini adalah Wang Xiuhuan murid langsung dari Patriak sekte lembah racun yang telah membuat guru terluka!" Ucap Xia Xionglue dengan tatapan penuh kebencian.
" Apa!! Anggota sekte aliran hitam berani menerobos masuk kedalam sekte lembah bunga, berani sekali kau!" Ujar tetua Qixuan sangat marah namun segera dihentikan oleh tetua Zhishu saat tetua Qixuan ingin menyerang Wang Xiuhuan.
" Hei, apa salah ku! Kalian sendiri yang mempersilahkan aku masuk!" Ucap Wang Xiuhuan acuh dan menatap mereka dengan sinis.
" Apa ini sambutan anggota sekte mu Matriak Huan Xinyi!" Ucap Li Hongli dengan masih bersikap tenang, namun dia dan Yueyin juga ikut melepaskan penutup kepalanya.
" Kau pun pasti dari aliran hitam" ucap Lien Hua menunjuk Li Hongli dengan senjata kipas nya.
" Uhuk hentikan! Turunkan senjata kalian!"
" Tapi guru..."
" Jika kalian masih menghormati ku turunkan" ucap Huan Xinyi penuh penekanan meski suara nya terdengar sangat lemah.
" Lien Hua sikap mu yang begitu pemarah dan keras kepala ternyata belum berubah yah!" Seru Yueyin membuat Lien Hua mengalihkan tatapannya kearah sumber suara itu berasal, dia merasa tidak asing dengan suara nya.
" Yin!" Pekik Lien Hua terkejut saat tahu siapa orang itu, setelah Yueyin membuka tudungnya.
" Ya ini aku" balas Yueyin acuh
" Kalau kau disini itu artinya..." Lien Hua dan yang lainnya segera mengalihkan tatapan mereka kearah Li Hongli.
Terlihat seorang pemuda yang berdiri di samping Yueyin dengan santai dan elegan, jubah hitam yang melekat membuat nya terlihat gagah dan menawan, Pemuda itu bertumbuh tinggi dengan kulit putih bersih, alis yang terlihat seperti pedang, Mata nya yang berwarna hitam segelap malam terlihat begitu jernih dan menawan namun tatapan nya begitu tajam seperti elang, hidung nya kecil dan mancung, bibir nya kecil dengan warna sedikit gelap semakin membuat nya terlihat menawan dan elegan, yang paling mencolok adalah rambut nya yang berwarna emas membuat aura nya begitu mendominasi seakan dia adalah seorang Raja.
" Li Feng" seru sebagian orang yang berada di ruangan itu kecuali Yueyin, Wang Xiuhuan dan Matriak Huan Xinyi yang tidak mengerti dengan apa yang terjadi.
" Li Feng?" Huan Xinyi terlihat bingung dengan apa yang mereka ucapkan.
__ADS_1
" Mengapa itu kau Li Feng? Bukankah murid senior dewa angin adalah Li Hongli!" Tanya Xia Xionglue
" Kau adalah Li Feng, lalu Li Hongli...."