
Di sebuah kamar terlihat seorang wanita paruh baya yang terlihat masih cantik meski tertutupi oleh wajah pucat nya.
Wanita itu terbaring dengan mata terpejam, wajah nya terlihat pucat, warna kulit nya sudah hampir semua nya membiru.
Li Hongli melihat kondisi ibu nya, hati nya terasa teriris, Li Hongli mencoba menenangkan diri nya dan mengecek pergelangan tangan ibu nya.
" Racun hati ungu" gumam Li Hongli
racun hati ungu adalah salah satu racun yang sangat mematikan, dan menyebar dengan sangat cepat hingga para tabib dan alkemis sangat sulit menyembuhkan orang yang terkena racun ini.
" Ibu, ibu bangun... Lihatlah putra mu telah datang, apakah ibu tidak akan melihat ku... Apa ibu marah pada ku karena aku pergi terlalu lama, jika ibu marah ibu bebas menghukum ku, ibu.. ku mohon bangunlah" air mata pun tumpah dari mata Li Hongli.
Melihat ibu nya yang selalu ceria, lembut dan penuh kasih sayang sekarang hanya berbaring membuat dia sangat sedih.
Ia mungkin tidak pernah menunjukkan kasih sayang nya pada keluarga nya, namun ia sangat menyayangi mereka.
" Bibi, kenapa bibi bisa jadi seperti ini, bibi kami telah pulang bangunlah bi" ujar Yelu yang baru tiba, ia menangis melihat kondisi Mei Yin
Tatapan Li Hongli yang sendu berubah sangat menyeramkan, kilatan niat membunuh terlihat jelas di mata nya
Ia sangat marah, melihat ibu nya dengan kondisi yang sangat menyedihkan.
Li Hongli bangkit dari duduk nya dan menghapus air mata nya dengan kasar. Li Hongli keluar dari kamar dengan kemarahan yang terlihat jelas dari aura yang mengelilingi nya.
" Li'er kau mau kemana" tanya Li Yuwen yang melihat putra nya akan kembali pergi
" Mereka harus merasakan akibat perbuatan mereka pada ibu" seru Li Hongli tanpa berbalik
" Tunggu Li'er akan sangat berbahaya jika kau pergi sendirian" seru Li Yuwen namun tidak di hiraukan oleh Li Hongli sedikit pun.
" Tunggu Li Hongli kau tidak bisa pergi!" Seru Xin Jiao menghalangi jalan Li Hongli
" Minggir" seru Li Hongli dingin dan datar
" Tidak, meski kau dapat melawan mereka semua, Namun luka mu baru saja sembuh... Kau tidak bisa pergi" ujar Xin Jiao
__ADS_1
" Minggir" Li Hongli mendorong Xin Jiao ke belakang.
" Kau tidak apa-apa" Yueyin berhasil menahan Xin Jiao yang akan terjatuh.
" Saudari Yueyin bukankah perkataan mu selalu Li Hongli dengarkan, cepat suruh dia untuk tidak pergi" seru Xin Jiao
" Tidak perlu" jawab Yueyin acuh
" Apa maksud mu? Kau harus meminta nya untuk tetap di sini"
" Biarkan saja jika dia ingin pergi maka pergi saja... Namun Li Hongli kau bisa pergi dari sini untuk membalas perbuatan mereka, tapi mungkin kau akan kehilangan ibu mu.... Jika aku tidak salah dengar kau mengucapkan racun hati ungu, racun hati ungu sangatlah ganas, perlahan lahan racun itu akan menggerogoti organ tubuh manusia, setelah itu menjalar ke hati dan meleburkan nya, terakhir ke jantung, waktu menjalarnya racun itu pun sangat cepat di lihat dari kondisi bibi, dia hanya mempunyai waktu dua jam sebelum racun itu benar benar menjalar ke seluruh tubuh..." Jeda Yueyin
" Dan kau akan pergi tidak hanya ke satu tempat saja tapi ke beberapa tempat juga, apa kau yakin tidak akan menyesal, bukan nya menyelamatkan bibi dahulu, tapi kau memilih membalaskan dendam mu, dan membiarkan kematian ibu mu" lanjut Yueyin
Mendengar setiap perkataan Yueyin membuat Li Hongli menghentikan langkah nya, ia berbalik dan menatap Yueyin dengan sangat lekat.
" Terima kasih, tapi seperti apa kata mu kita hanya memiliki waktu dua jam untuk menyembuhkan ibu, namun untuk mengobati nya aku membutuhkan lebih banyak waktu" ujar Li Hongli lembut
" Aku akan membantu mu" ujar Yueyin
" Tidak, kondisi mu masih belum membaik, kau perlu banyak istirahat" ujar Li Hongli tidak setuju
" Kita tidak memiliki banyak waktu, hanya dengan menyalurkan energi kehidupan pada ibu mu lah satu-satu nya cara untuk tetap membuat nya hidup, dan hanya aku yang dapat melakukan nya" bujuk Yueyin
" Tapi...."
" Percayalah hmm"
"Baiklah"
" Kalian tunggulah di luar, biarkan aku dan Li Hongli yang masuk ke dalam"
" Baik"
" Bagaimana saudari Yueyin dapat membantu Li Hongli" tanya Xin Jiao bingung
__ADS_1
" Nona Yueyin memiliki energi kehidupan yang sangat besar, tuan bahkan menyebut nona sebagai inti kehidupan" jawab Ying Yue
Li Hongli juga memiliki energi kehidupan yang sangat besar di dalam tubuh nya, namun tidak lebih besar dari energi kehancuran yang mengalir dalam tubuh nya.
Berbeda dengan Yueyin yang sepenuh nya memiliki energi kehidupan, ia juga adalah inti kehidupan sehingga seluruh Meridian dan dantian nya mengandung energi kehidupan.
Energi Qi, energi kehidupan, dan energi kehancuran sangat berbeda. Jika energi Qi adalah energi dari alam.
maka energi kehidupan adalah energi yang memiliki kehidupan atau dapat menghidupkan, energi ini sangat istimewa karena dapat menyembuhkan orang sakit, mempertahankan kehidupan orang yang sedang koma dengan cara terus menyalurkan energi kehidupan, bahkan dapat menumbuhkan tanaman.
Sedangkan energi kehancuran adalah energi yang sifat nya merusak, orang yang memiliki energi ini akan dapat menghancurkan apapun hanya aura nya saja, jika dia tidak bisa mengendalikan energi kehancuran yang di miliki nya, orang itu hanya akan merusak diri nya nya sendiri.
_____________________________________________
Di dalam kamar
" Apa kau siap" tanya Li Hongli
" Tentu saja" jawab Yueyin yakin
Li Hongli dan Yueyin mendudukkan Mei Yin, setelah itu Yueyin duduk di belakang Mei Yin, ia menempelkan telapak tangan nya di punggung Mei Yin dari telapak tangan nya keluar cahaya berwarna putih terang, perlahan Yueyin menyalurkan energi kehidupan pada Mei Yin.
Tubuh Mei Yin pun mulai beraksi saat Yueyin menyalurkan energi kehidupan pada nya, perlahan lahan wajah nya yang pucat sedikit demi sedikit mulai kembali berwarna.
Li Hongli juga tidak tinggal diam, dia duduk bersila di depan Mei Yin, Li Hongli memegang kedua telapak tangan ibu nya, ia melakukan itu untuk menyerap sebagian racun yang ada di tubuh ibu nya.
" Uhuk uhuk" Yueyin berhenti menyalurkan energi kehidupan pada Mei Yin dan terbatuk sampai mengeluarkan darah.
" Apa kau baik baik saja" tanya Li Hongli cemas
" Tidak, masih belum... Aku masih dapat bertahan" Yueyin kembali menempel kan telapak tangan nya di punggung Mei Yin, dan menyalurkan energi kehidupan pada wanita itu.
Wajah Yueyin semakin lama akan terlihat pucat karena dia terlalu memaksakan diri nya sendiri.
Li Hongli semakin mempercepat menyerap racun yang ada di tubuh Mei Yin dan mengubah nya menjadi energi Qi untuk diri nya.
__ADS_1
Untuk saat ini elemen racun nya sangat berguna, sehingga dia dapat menyerap racun yang ada di tubuh ibu nya tanpa takut racun itu akan berbalik menyerang nya.