Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 47. Ayah Dan Anak


__ADS_3

Li Yuwen yang Akhir akhir ini jarang berlatih memutuskan berlatih ilmu pedang nya.


Li Yuwen yang sedang fokus berlatih tiba tiba merasakan bahaya yang datang dari arah belakang nya, dia melompat bersalto ke samping karena merasa bahaya yang di rasakan nya semakin mendekat ke arah nya.


Li Yuwen melihat seorang pemuda sedang berdiri di tempat tadi ia berdiri, pemuda itu menatap ke arah nya sambil membawa sebuah pedang bersama nya.


Pemuda itu maju satu langkah dan berkata pada nya


" Ayah, ayo kita beradu ilmu pedang" tanya Li Hongli pada ayah nya


Ya pemuda itu adalah Li Hongli, setelah pulang saat ia akan menuju kamar nya tanpa sengaja ia melihat ayah nya yang sedang berlatih di halaman belakang.


Melihat anak nya, Li Yuwen mengiyakan permintaan nya.


" Ayo majulah terlebih dahulu ayah akan menahan nya"perintah Li Yuwen pada sang putra


" Kalau begitu, aku tidak akan menahan nya".


Li Hongli melesat menggunakan teknik Dewa Pedang, Li Yuwen yang melihat kecepatan anak nya tentu saja terkejut, karena Li Yuwen sendiri belum mengetahui sejauh mana tingkat Kultivasi anak nya.


Li Yuwen yang semula masih menahan, menjadi ingin menguji seberapa lama anak nya menahan serangan nya


Setelah beberapa saat bukan nya mendesak, ia malah terdesak dengan teknik pedang yang di gunakan oleh anak nya.


Li Yuwen merasa heran bagaimana cara anak nya bisa mendesak nya dengan teknik pedang nya.


Namun dia juga merasa senang, senang karena bisa melihat anak nya telah menjadi seorang kultivator yang tangguh di usia nya yang ke 16 tahun


Pasangan ayah dan anak itu terus beradu teknik pedang, mereka beradu tanpa menggunakan energi Qi sedikit pun hanya menggunakan pemahaman tentang pedang dan teknik pedang yang mereka miliki masing-masing.


" Teknik pedang mu sungguh hebat Li'er" puji Li Yuwen


" Terima kasih atas pujian nya ayah" ucap Li Hongli


Li Hongli mencoba menebas perut Li Yuwen dengan mengarahkan pedang nya tapi Li Yuwen masih bisa menahan nya.

__ADS_1


Mengetahui serangan nya tidak mengenai sasaran, Li Hongli kembali melakukan serangan yang kali ini tepat mengarah ke pinggang bagian kanan Li Yuwen.


Sebelum pedang Li Hongli menempel pada pinggang ayah nya, pedang Li Yuwen terlebih dahulu menghadang pedang nya Li Hongli


Li Hongli kembali menyerang ayah nya, kali ini ia benar benar serius melawan ayah nya.


" Ah..." Kali ini Li Hongli berhasil menyerang ayah nya, sehingga ayah nya terkena tebasan pedang di bagian lengan atas nya.


" Ayah kau terlalu ceroboh, untung aku yang menyerang mu, andaikan itu musuh, ayah tidak akan hanya terluka" Ucap Li Hongli acuh tak acuh


" Hahaha.... Kau memang putra ku" ucap Li Yuwen senang, Li Yuwen tidak marah karena di lukai oleh putra nya sendiri ia malah merasa senang.


" Sudah sudah langit mulai gelap, mari masuk ke dalam" Ucap Li Yuwen mengajak anak nya untuk masuk ke dalam rumah


" Tunggu ayah" cegah Li Hongli


" Ada apa nak" tanya Li Yuwen


" Boleh aku memeriksa pergelangan tangan ayah" izin Li Hongli


Li Yuwen yang mendengar permintaan anak nya mengangkat alis nya heran, tapi ia tetap mengizinkan anak nya untuk melakukan apa yang ingin ia lakukan.


Li Hongli memegang salah satu pergelangan tangan ayah nya , untuk memeriksa ke adaan ayah nya yang selama ini membuat nya heran, mungkin saat Li Hongli belum bisa berkultivasi ia tidak akan merasa curiga dengan kondisi ayah nya, tapi setelah ia bisa berkultivasi ia merasakan ada hal aneh di tubuh ayah nya.


" Ada apa, apa kau baik baik saja Li'er" tanya Li Yuwen yang melihat anak nya begitu serius memeriksa pergelangan tangan nya.


" Ayah selama ini minum dan makan apa" tanya Li Hongli


" Apa maksud mu nak, ayah pasti makan dan minum apa pun yang ibu mu buat" ujar Li Yuwen


" Bukan itu maksud ku ayah, selain makanan atau minuman buatan ibu, karena.... Aku merasakan ada racun yang sudah tercampur di dalam darah mu, dan racun itu membuat Kultivasi ayah berhenti sehingga ayah tidak bisa meningkatkan nya lagi" ucap Li Hongli menjelaskan panjang lebar


" Tapi ayah tidak merasa pernah memakan sesuatu yang mengandung racun" ucap Li Yuwen


" Ayah tidak akan menyadari nya karena racun itu tak berwarna dan berbau" jelas Li Hongli

__ADS_1


" Ayah minumlah pil ini, ini adalah pil penawar segala jenis racun" ucap Li Hongli sambil memberikan pil penawar segala jenis racun pada ayah nya


" Tunggu, Li'er.... apa kamu seorang Alkemis" tanya Li Yuwen penasaran bagaimana anak nya bisa tau bahwa di tubuh nya terdapat racun.


" iya" jawab Li Hongli santai


mendengar jawaban Li Hongli membuat Li Yuwen terkejut, karena bagaimana pun menjadi seorang Alkemis tidaklah mudah


" sudahlah ayah sekarang ayah minumlah pil ini" ucap Li Hongli


" baiklah" ujar Li Yuwen


Tanpa ragu Li Yuwen meminum nya, setelah meminum pil tersebut, Li Yuwen merasa tubuh nya terasa panas seperti terbakar, Li Yuwen bersila dan menstabilkan energi panas yang ada di tubuh nya.


Boom


Boom


beberapa saat kemudian terjadi ledakan kecil di tubuh nya, Li Yuwen akhir nya bisa naik tingkat setelah selama ini tingkat Kultivasi nya terhambat di tingkat master bintang 8, ia pun tidak merasakan panas lagi, bersamaan dengan tubuh Li Yuwen yang berubah warna menjadi hitam karena di penuhi kotoran yang keluar dari tubuh nya.


Li Yuwen membuka mata nya dan mencium bau tak enak di tubuh nya, badan nya pun terasa sangat lengket.


" Selamat ayah kau berhasil naik tingkat" ucap Li Hongli


" Terima kasih nak, ini semua berkat kamu, ayah kira.... Ayah tidak akan pernah bisa meningkatkan Kultivasi ayah yang sudah lama tidak pernah meningkat" ujar Li Yuwen


" Ayah tidak perlu mengucapkan terima kasih, lagi pula jika ayah bertambah kuat kita tidak perlu khawatir dengan kedua klan yang ingin sekali keluarga kita mati" ucap Li Hongli dingin ada pancaran marah pada mata nya.


" Kamu benar Li'er" ucap Li Yuwen setuju


Li Hongli kembali mengeluarkan beberapa pil dan sumber daya dari cincin penyimpanan nya, dan memberikan nya pada Li Yuwen.


" Ayah ini untuk mu dan ibu, semoga ini bisa membantu meningkatkan Kultivasi kalian berdua" ujar Li Hongli


" Baiklah ayah tidak akan sungkan lagi kalau begitu" ucap Li Yuwen dan segera mengambil semua yang di berikan anak nya.

__ADS_1


" Baiklah mari kita masuk, ini sudah gelap, dan ayah pun ingin segera membersihkan tubuh ayah, ini sungguh menjijikkan" ujar Li Yuwen berlaku pergi ke kamar nya untuk membersihkan tubuh nya yang di penuhi kotoran.


Begitu pun Li Hongli langsung pergi ke kamar nya untuk membaca lebih lanjut buku yang ia beli juga membersihkan tubuh nya yang kotor setelah latih tanding dengan ayah nya tadi.


__ADS_2