
Di arena ke satu sekarang Yelu sedang melawan Li Bao, pertarungan di antara mereka pun cukup menyita sebagian mata para penonton.
" Hei sampah, aku tidak mau bertarung dengan mu, Jadi sebaiknya kau turun saja dari arena ini" ucap Li Bao meremehkan
" kalau kau tidak ingin bertarung, kenapa tidak kau saja yang turun dari arena?" Ucap Yelu dengan santai
" Hahahaha apa kau bodoh? Seharusnya kau tahu bahwa kau tidak pantas untuk berada di atas arena ini, karena kau hanya beruntung bisa masuk babak semifinal ini" jawab Li Bao dengan sombong
" Dan kenapa kau menutupi wajah mu itu, apa wajah mu itu jelek sehingga kau takut membuka penutup kepala mu itu" ejek Li Bao
"pantas atau tidak nya bukan kau yang menentukan, tapi kalau ingin turun dari arena, kenapa tidak kau coba saja mengeluarkan aku dengan paksa dari arena ini? Begitu pun jika kau ingin melihat wajah ku kenapa tidak kau buka penutup kepala ini? Itu pun jika kau mampu.... Lagi pula, aku ini hanyalah sampah yang kau pandang rendah" sahut Yelu
Li Bao mengerutkan alis nya, ia seperti familiar dengan suara pemuda yang menjadi lawan nya, tapi ia tidak tahu di mana pernah mendengar suara tersebut.
" Baiklah, kalau memang itu yang kau inginkan, maka dengan senang hati akan aku kabulkan keinginan mu" Ujar Li Bao, lalu melesat kearah Yelu
Setelah jarak nya dengan Yelu cukup dekat, pemuda itu kemudian menghentikan langkah kaki nya lalu melayangkan tinju nya ke wajah Yelu, namun sayang nya, pukulan tersebut hanya mengenai udara kosong saja, karena sebelum tinju itu mendarat di wajah nya, Yelu sudah menghindar dengan cepat dan bergerak ke samping pemuda tersebut.
Di saat yang bersamaan Yelu juga melayangkan tinju nya ke wajah Li Bao dan berhasil mendarat dengan mulus di pipi nya, sehingga membuat Li Bao terpental cukup jauh dan langsung tersungkur di arena pertarungan, dan di saat bersamaan, di tempat para penonton yang semula ramai , tiba tiba saja menjadi hening dan sunyi.
Keheningan itu terjadi karena semua orang yang ada di sana sangat kaget melihat pergerakan Yelu yang sangat cepat, selain itu mereka juga tidak menyangka bahwa Yelu berhasil merobohkan Li Bao hanya dengan satu pukulan saja, padahal tingkat Kultivasi Li Bao telah mencapai tingkat perak bintang 7, sedangkan Yelu sendiri terlihat hanya berada di tingkat perak bintang 1.
Yelu menghampiri Li Bao dengan santai dan membisikan sesuatu pada pemuda itu.
" Apa kabar Li Bao?" Ucap Yelu
" Ka-kau mengenal ku.... " Tanya nya lirih
" Ohh... Apakah sekarang kau sudah melupakan ku" ucap Yelu main main
__ADS_1
" Si-siapa kau sebenarnya...." Tanya nya kembali sambil terbata bata
" Ck, aku sungguh kecewa karena kau telah melupakan ku..... Baiklah aku akan kembali memperkenalkan diri ku pada mu..." Jeda Yelu
" Yelu.... Nama ku Yelu bawahan dari tuan muda Li Hongli"
" Ti-tidak mungkin, kau... Kau Yelu bawahan si sampah Li Hongli itu" ucap Li Bao tidak percaya
" Kau dan tuan mu lah yang sampah" nada suara Yelu berubah dingin dan datar setelah mendengar ucapan Li Bao
BAM!!
Duaaarrr
Yelu menendang Li Bao dengan keras sampai pemuda itu terbang keluar arena pertandingan.
Para penonton langsung terdiam melihat pemandangan di depan mereka, mereka semakin tidak percaya dengan apa yang mereka lihat oleh mata mereka masing-masing.
" Bukankah dia adalah salah satu anggota kelompok yang di rumorkan dekat dengan tuan putri"
" Apa ini!!! Apakah semua yang ada di kelompok itu adalah seorang monster?...."
" Ku pikir hanya ketua dari kelompok itu saja yang seorang monster, tapi kedua bawahan nya pun sama saja"
" Ya, ya.... Mereka sama sama seorang monster"
Mereka benar benar tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, pertama adalah pertandingan Li Hongli dan Qin Jian, kedua Ying Liang dengan Mu Xing, dan sekarang terakhir adalah Yelu dan Li Bao.
Bukan hanya itu beberapa dari mereka yang mengetahui Yueyin termasuk salah satu anggota kelompok Li Hongli pun bertambah terkejut, juga ada rasa kagum di hati mereka masing-masing, namun mereka pun menjadi sedikit takut dan senggang pada Li Hongli dan kelompok nya.
__ADS_1
Jelas mereka monster, tidak lebih tepat nya ketua dari kelompok itu adalah seorang monster, pantas saja bila anggota nya pun seorang monster.
Tapi mengapa di antara mereka satu pun tidak ada yang terkenal dan malah berusaha menyembunyikan identitas mereka.
_____________________________________________
Pertandingan terus berlanjut begitu pun dengan Yelu
" Siapa pun yang berani maju dan lawanlah aku" seru Yelu santai tapi dapat di dengar oleh semua orang dengan jelas karena ia menggunakan energi Qi nya.
Mendengar tantangan Yelu banyak dari para peserta yang merasa di remehkan kan, apa lagi para pemuda yang menganggap diri mereka Jenius, mereka juga merasa di rendahkan oleh Kultivator yang tingkatan nya bahkan jauh di bawah mereka, begitu pun Li Kun yang merasa tidak terima karena pemuda itu telah mengalahkan pengikut nya dengan cara yang memalukan.
Li Kun yakin pemuda itu menang dari Li Bao karena sudah menggunakan suatu trik dan cara yang curang, memikirkan hal itu menambahkan kemarahan nya.
Apa lagi kelompok mereka telah mengambil perhatian putri dan pangeran Xin yang sebelum nya tertuju pada nya sekarang bahkan saat ia mencoba mendekati mereka dan menyapa nya terlebih dahulu bahkan tidak di hiraukan sama sekali oleh Xin Zhuo dan Xin Jiao. Dan ia yakin penyebab nya adalah kelompok yang sekarang di rumorkan sedang dekat dengan pangeran dan putri Xin
Li Kun berdiri dan menatap Yelu dengan sengit, Yelu yang di tatap sendiri hanya acuh tak acuh.
" Aku yang akan melawan mu" ujar nya
" Majulah kalau begitu " balas Yelu santai terapi bibir nya tersenyum misterius
Ternyata target nya telah menyerahkan diri nya sendiri, ia sangat bersemangat mengetahui hal ini, andai tuan nya mengijinkan ia ingin sekali langsung membunuh pemuda itu dengan kejam.
Tapi setelah memikirkan kembali apa yang Li Hongli katakan pada nya, ia tidak ingin lagi membunuh nya tapi ia ingin sekali mempermalukan bahkan menyiksa nya sampai dia sendiri yang menginginkan kematian nya.
Li Kun langsung melompat ke tengah arena di mana Yelu berada, pemuda itu menatap yelu dengan tajam dan sengit.
" Aku tahu kau pasti menggunakan trik dan cara yang curang sehingga bisa mengalahkan orang ku" teriak Li Kun dengan keras, ia sengaja berteriak agar semua orang dapat mendengar ucapan nya.
__ADS_1