
" Meimei Yueyin, apakah itu kau Meimei" Lian Jiazhen segera berjalan lebih dekat dengan Yueyin saat ia menebak identitas gadis itu.
" Gege, apa yang terjadi dengan mu, mengapa kau bisa seperti ini?" Ujar Yueyin begitu terkejut melihat penampilan kakak nya yang di mana penampilan nya begitu sederhana, pakaian yang dikenakan nya pun hanya pakaian seorang petani, yang membuat nya lebih terkejut terdapat banyak luka di tubuh dan wajah nya.
" Meimei, ternyata benar ini kau." Lian Jiazhen langsung memeluk tubuh adik nya setelah yakin yang di depan nya memanglah adik nya.
" Ekhem.." dengan cemburu Li Hongli batuk pelan agar kedua nya berhenti berpelukan, meski dia telah memiliki tebakan tentang hubungan keduanya tapi tetap saja ia tidak suka istri nya berpelukan lama dengan pria lain.
Dalam situasi mengharukan ini Li Hongli sungguh tahu cara menghancurkan nya!
" Meimei bisakah kau melepaskan mereka lebih dulu, Gege akan menjelaskan nya nanti." Ujar nya setelah melepaskan pelukannya
" baik. Li Ge!" ucap Yueyin lembut.
" Hmm" dengan acuh Li Hongli melepaskan orang-orang itu.
" Sebaiknya kita cari tempat yang aman, jangan bicara di sini, tempat ini tidak aman, ayo ikuti Gege." Seru nya berjalan lebih dulu sebagai petunjuk arah.
" Yue'er apa kau yakin dia kakak mu, mungkin saja dia iblis yang menyamar, bukankah kita tidak ada yang tahu" ucap nya dengan serius.
Yueyin mencubit tangan Li Hongli dengan keras.
" Di kelahiran ini dia adalah kakak ku, jangan memakan cuka (cemburu) lebih banyak lagi, dan jika aku tidak tahu apakah dia iblis yang menyamar atau bukan, tapi kau bisa mengetahui nya bukan?" ucap Yueyin dengan acuh.
" Aku tidak cemburu, lagi pula bagaimanapun dia itu seorang pria" elak nya dengan nada rendah, mata nya berpura-pura melihat tempat lain untuk menghindari tatapan tajam dari istri nya.
__ADS_1
" Dasar Raja cemburu" seru Yueyin dengan malas.
Setengah jam berlalu mereka sampai sebuah rumah yang terbilang sederhana, rumah itu kecil dan hanya terbuat dari dari jerami. Di sepanjang jalan yang mereka lewati terdapat cukup banyak rumah yang terbuat dari jerami seadanya, orang-orang yang tinggal di sana langsung bersembunyi di rumah-rumah mereka setelah kedatangan mereka, ekspresi wajah mereka jelas terlihat sedang ketakutan.
Lian Jiazhen mempersilahkan kedua nya masuk ke dalam sebuah gubuk yang merupakan tempat nya tinggal selama menetap di desa tersebut.
" Gege, ada apa dengan warga desa ini?"
" Kau melihat nya sendiri Meimei, mereka takut dengan para iblis yang bisa kapan saja menyerang mereka" ujar Jiazhen setelah menghela nafas dengan kasar.
Seseorang datang menyajikan air minum pada mereka.
" Bagaimana ras iblis bisa berada di wilayah ini, dan bukankah Gege pergi ke wilayah Utara bagaimana bisa ada di tempat ini?"
Pantas jika Lian Jiazhen tidak tahu akan siapa itu Li Hongli, sedari awal sampai pernikahan, dia tidak mengetahui masalah ini. Permaisuri Jia telah mengirim surat untuk Jiazhen tapi belum ada juga balasan, atau lebih tepat nya surat itu belum sampai ke tangan nya.
" Ibunda telah mengirimkan surat pada Gege, apakah Gege tidak mendapatkan surat tersebut?"
" Surat? Gege tidak mendapatkan satupun surat dari istana, saat itu kondisi wilayah Utara sangat berbahaya.."
" Kalo begitu, aku akan memperkenalkan pemuda ini pada Gege.... Nama nya Li Hongli, dia sekarang adalah... suamiku" ujar Yueyin hanya menjelaskan nya secara singkat.
" Uhuk.." Jiazhen yang sedang minum langsung menyemburkan minuman nya setelah mendengar kabar yang begitu mengejutkan dari adik kesayangan nya itu.
" Kapan kalian menikah, Gege bahkan tidak mengetahui kabar ini.. apakah pemuda ini telah memaksa mu?" Rentetan pertanyaan keluar dari bibir nya.
__ADS_1
" Pangeran, adik mu sama sekali tidak terpaksa untuk menikah dengan ku, kau hanya saudara nya jadi tidak perlu terlalu mencemaskan adik mu ini, dia sudah bahagia dengan ku." Ujar Li Hongli mulai angkat suara setelah mendengar pertanyaan yang tidak enak di dengar oleh nya dari Lian Jiazhen.
" Jika kau memaksakan adik ku untuk menikah dengan mu dan membuat nya sedih, kau akan langsung berurusan dengan ku!" Seru Lian Jiazhen sarat akan ancaman tatapan mata nya pun begitu tajam.
" Tenang saja, di dunia ini yang tidak akan pernah menyakiti nya hanyalah diri ku!" Seru Li Hongli dengan tatapan penuh arti.
" Apa ma..."
" Pangeran. tidak, kakak ipar tolong ceritakan pada kami apa yang sebenarnya telah terjadi pada mu dan juga desa ini?" Tanya Li Hongli untuk mengalihkan pembicaraan.
" Hah.. cerita nya panjang." Ucapnya menghela napas dengan berat.
" Saat itu setelah memastikan wilayah Utara dalam kondisi aman, kami akan kembali ke istana, tapi di tengah perjalanan, salah satu Jenderal ku melaporkan ada yang tidak beres di sebuah gunung yang berada cukup jauh dari wilayah Utara, kami pun ke tempat itu untuk menyelidiki nya, tapi yang kami temukan sangat mengejutkan mereka bukanlah dari ras manusia melainkan ras iblis, setelah dua hari kami menyelidiki akhirnya kami ketahuan juga, hingga di buru oleh mereka dan bersembunyi di sebuah gua...."
Lian Jiazhen terus bercerita akan apa yang terjadi padanya dan pasukan nya setelah bersembunyi di dalam gua. Saat di dalam gua mereka bersembunyi dari kejaran para iblis, banyak prajurit nya yang terluka parah hanya bisa diam tanpa bisa diobati. Namun seorang prajurit nya tanpa sengaja menemukan sebuah pintu rahasia yang ternyata terhubung dengan tempat di mana dia sekarang berada. Jika saja tidak mengetahui jarak gua tersebut dengan desa yang sekarang ia tinggali ia tidak akan terkejut tapi dia tahu dengan jelas wilayah ini sudah keluar dari peta wilayah kekaisaran Lian, jelas tempat itu sangat jauh dari gua aneh tersebut. Pintu itu seperti ada sebuah array formasi penghubung antara gua dengan desa ini.
Namun yang membuat nya terkejut ternyata para iblis telah merajalela di wilayah tersebut, wilayah itu tidak termasuk dalam peta wilayah kekaisaran manapun, Karena itu wilayah itu menjadi wilayah netral yang menjadi penghubung untuk sampai ke laut barat.
Untuk sampai ke laut barat atau pulau kematian harus melewati wilayah netral terlebih dahulu, sedangkan di wilayah netral masih terdapat beberapa desa yang mendiami wilayah tersebut.
Namun dari sepuluh desa yang ada di wilayah netral sekarang hanya tinggal satu desa saja, sembilan desa lainnya telah berhasil di hancurkan eh ras iblis.
Entah karena apa desa ini seperti memiliki perlindungan tersendiri yang membuat ras iblis bahkan tidak bisa menginjakkan kaki nya di desa tersebut. Saat pertama kali Lian Jiazhen dan pasukannya sampai di desa tersebut seluruh warga desa sedang bertarung dengan para iblis, ia pun ikut bertarung bersama pasukan nya selama tiga hari berturut-turut, hanya saja semakin lama berperang pasukan nya semakin berkurang.
Namun hasil tidak mengkhianati sebuah perjuangan, di hari keempat para iblis itu kalah dan semua warga desa menjadi sangat menghormati Lian Jiazhen atas bantuan nya tersebut.
__ADS_1