Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 243. Binatang Ilahi


__ADS_3

Li Hongli mulai membakar semua jaring laba-laba yang ada di tempat itu, setelah ia selesai membakar dan membersihkan semua yang ada di sana, dia juga mencari jalan keluar dari tempat dimana ia berada sekarang..


Sudah satu jam ia mencari jalan keluar namun tidak juga ditemukan, sampai ia melihat sebuah batu yang terlihat berbeda dari yang lain nya.


BAM!!


Boom


Li Hongli menghancurkan batu tersebut dengan sekali pukul, ia tidak perlu menggunakan energi Qi untuk melakukan itu kekuatan fisik nya saja sudah cukup.


Ternyata terdapat jalan keluar di balik batu tersebut, namun aneh nya saat Li Hongli keluar dari goa itu ia tidak keluar ke tempat dimana ia datang, tapi ia malah berada di tempat yang sangat sejuk juga energi Qi di tempat itupun sangat tebal, tidak ada siluman di tempat itu hanya beberapa hewan yang terlihat jinak.


Bukan hanya itu ia juga dapat merasakan kekuatan ruang dan waktu yang begitu kental di tempat itu seakan tempat itu adalah sumber dari kekuatan ruang dan waktu.


" Seperti nya tempat ini sangat cocok untuk mempelajari kitab ruang dan waktu" gumam Li Hongli.


Di tempat itu juga terdapat sebuah danau, air danau sangat jernih dan biru ada juga ikan yang berenang kesana-kemari.


" Ikan pelangi" gumam Li Hongli


Ya, ikan-ikan yang berada di danau adalah ikan pelangi. Ikan pelangi adalah salah satu jenis spirit beast yang memiliki energi Qi yang melimpah, ikan ini jika di makan akan memberikan banyak manfaat salah satu nya menambah energi Qi juga sangat baik untuk kesehatan.


Sebelum ia mencari jalan keluar dari tempat itu ia memutuskan untuk tinggal disana dan mempelajari kitab ruang dan waktu, tempat itupun sangat cocok untuk mempelajari kitab tersebut.


Li Hongli yakin dia akan tinggal cukup lama di sana sehingga ia membuat gubuk kecil untuk nya tinggal selama berada disana.


Satu jam kemudian


Kubuk sederhana telah selesai ia buat meski kecil tapi cukup nyaman untuk ia tinggali sendirian.


Untuk sementara waktu ia memutuskan untuk bermeditasi dan beristirahat sebentar sebelum melanjutkan berlatih.


_____________________________________________


Di tempat Yueyin


Yueyin dan Lien Hua sedang menelusuri lorong ternyata lorong itu menghubungkan ke sebuah goa yang cukup besar.


" Woaahh... Yin banyak sekali tanaman herbal disini, bahkan semua tanaman herbal yang ada di sini sangat langka!" Seru Lien Hua terkagum-kagum, awal nya sedari masuk dan berada di setiap jalan lorong yang gelap Lien Hua selalu memegang pakaian Yueyin karena ketakutan, namun saat melihat semua sumberdaya di depan nya, mata nya berbinar seperti anak kecil yang di beri permen.


Lien Hua yang sangat antusias segera memetik tanaman tanaman herbal tersebut dengan riang gembira. Namun tidak untuk Yueyin ia mengecek sekitarnya untuk memastikan tidak ada bahaya di tempat itu.


" Yin apa yang sedang kau lakukan, Kemarilah! Apa kau tidak tertarik dengan herbal-herbal ini, jangan sampai aku memetik semua nya dan tidak menyisakan satupun untuk mu" ujar Lien Hua sambil terus memetik tanaman tanaman itu.

__ADS_1


" Wahh anggrek ungu..."


" Ini juga rumput madu..."


" Ini... Gingseng darah berumur seribu tahun"


Hanya seruan Lien Hua yang terus saja terdengar, sedangkan Yueyin sama sekali tidak menggubris ocehan gadis itu.


Meski di goa itu terdapat banyak sumberdaya tingkat tinggi, namun insting nya mengatakan terdapat bahaya besar di tempat itu. Ia juga memahami satu hal setiap tempat yang terdapat sumberdaya pasti akan ada penghuni yang menjaga tempat itu agar tidak di ambil oleh orang lain.


Namun ia belum menemukan satu pun siluman yang menjaga tempat itu.


" Lien Hua berhenti! Jangan lagi mengambil tanaman-tanaman itu!" Seru Yueyin waspada saat merasakan sedikit aura dari balik salah satu dinding yang ia periksa.


" Apa maksud mu! Herbal-herbal ini...."


Wsosh...


Ucapan nya terpotong saat merasakan aura membunuh yang sangat kuat mencoba menekannya, namun ia tidak tahu dari mana aura itu berasal.


" Yin ada apa ini? Kenapa goa ini bergetar... Dan aura membunuh dari mana ini sangat menekan!" Ucap Lien Hua kesulitan karena aura membunuh tersebut.


" Setiap tempat yang memiliki sumberdaya tingkat tinggi pasti akan ada yang menghuni nya" jawab Yueyin datar.


" Ya..."


" Yin aku takut!! Kita kembali saja ke atas, ayo..."


" Tidak akan sempat..."


Boom


Benar saja setelah Yueyin mengatakan itu sebuah ledakan terjadi, di balik ledakan tersebut debu debu berterbangan membuat mereka berdua tidak dapat melihat dengan jelas sosok apa yang baru saja muncul.


Jelas dalam situasi sekarang Lien Hua sangat ketakutan, ia takut karena tidak dapat melihat dengan jelas siluman apapun yang muncul akan tiba-tiba menyerang nya sebelum ia bersiap.


" Yin bagaimana jika siluman itu tiba-tiba menyerang?"


" Maka waspadalah" jawab Yueyin dengan tenang.


Mudah saja bagi mu, pikir Lien Hua


Entah ia harus menangis atau tertawa saat bisa bertemu dengan gadis dingin ini, sikap nya dia sangat yakin bahkan lebih dingin dari saudari nya Xionglue. Namun ia dapat merasakan ketulusan dari gadis ini meski terlihat sangat tidak peduli dengan sekitarnya.

__ADS_1


Namun sudah lama mereka berdua waspada, tapi tidak ada satupun serangan yang tiba-tiba datang.


Setelah kepulan debu tersebut menghilang terlihat salah satu dinding yang berada di sebelah kanan di tempat mereka berdiri berlubang sangat besar, seperti nya sesuatu yang baru saja melewati dinding tersebut sangat besar. Tapi aneh nya mereka sama sekali tidak melihat satupun makhluk hidup setelah debu itu sepenuh nya kembali seperti semula.


" Yin tidak ada apapun disana..." Ucap Lien Hua heran.


" Menunduk!" Seru Yueyin tiba-tiba mengejutkan Lien Hua tapi ia tetap melakukan apa yang di katakan gadis itu.


Awal nya ia bingung kenapa dia menyuruh menunduk, baru saja ia ingin bertanya sebuah siluet tak sengaja tertangkap oleh kedua mata nya.


Bayangan sebuah binatang raksasa itulah yang Lien Hua lihat, apa lagi aura membunuh yang ia rasakan tadi semakin besar dan menekan, hingga ia kesulitan untuk berdiri.


" Spirit beast..." Gumam Yueyin namun masih dapat Lien Hua dengar.


" A-apa spirit beast, ada spirit beast di tempat seperti ini?" Tanya Lien Hua tidak percaya.


" Hmm... Di tingkat langit" ucap Yueyin lagi.


Namun ucapan nya tersebut sangat membuat Lien Hua terkejut sampai menganga.


" Kau bercanda Yin, kau pasti bercanda bukan. Mana mungkin spirit beast itu berada di tingkat langit!!" Seru Lien Hua dengan jantung yang berdetak kencang, ia berharap apa yang di katakan gadis itu tidak lah benar.


Mereka bisa mati di tempat itu jika melawan spirit beast tingkat langit, tapi mereka juga tidak akan dapat keluar jika tidak melawan binatang itu.


Dilema yang sangat besar, apa pun yang dipilih hanya berakhir satu yaitu kematian.


" Kwaawk..."


" Yiin apa yang harus kita lakukan.... Kita tidak akan mungkin bisa menang jika melawan nya" Seru Lien Hua ketakutan


" Tenanglah jika kau tidak ingin mati" ucap Yueyin acuh sambil memperhatikan spirit beast itu.


Kau sangat kejam Yin, pikir nya


" Binatang ilahi?" Batin Yueyin


.


.


.


___________________________________________

__ADS_1


Terimakasih telah membaca novel author yang masih banyak kesalahan nya🙏🤗


__ADS_2