Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode. 356. Jebakan II


__ADS_3

" Tuan Li Hongli!" Seru nya pada pemuda itu yang tidak lain adalah Li Hongli.


Dengan tenang Li Hongli menoleh ke asal suara itu, ternyata Bing An yang sedang memanggil nya.


" Nona Bing.."


" Seperti nya tebakan mu benar. Mereka sungguh licik!"


" Hmm, mereka sekarang mungkin juga sedang menyandera kelima peserta yang masuk ke dunia kecil. Nona Bing lebih baik bangunkan yang lain terlebih dahulu, dan jangan sampai menarik perhatian mereka yang berada di luar." Ucap Li Hongli pelan bahkan hampir berbisik.


" Aku mengerti"


Secara perlahan Bing An mulai membangunkan orang-orang di sekitar nya, saat mereka terbangun mereka terlihat linglung dan bingung dengan tempat dimana mereka berada, kedua kaki dan tangan yang di rantai mengejutkan mereka saat baru terbangun, tubuh mereka terasa lemas saat akan di gerakan, bahkan mereka tidak bisa memulihkan kondisi nya menggunakan energi Qi, seakan ada yang telah menyumbat Dantian dan Meridian nya.


Meski Bing An membangunkan orang-orang itu dengan berbisik dan diam, tapi sebagian orang yang sadar dari pingsan nya tidak tahu situasi dan langsung saja berteriak dengan panik, membuat Bing An sangat kesal dan ingin sekali memukul kepala orang itu sampai mati.


" Ah, apa yang terjadi dengan ku... Siapa yang telah berani mengikat ku seperti ini, katakan aku akan memenggal kepala nya itu!" Teriakkan dari seorang gadis membuat Xia Xionglue yang juga telah tersadar dan berada tepat di samping nya segera menatap nya dengan tajam.


" Lebih baik kau tutup mulut mu itu jika tidak ingin segera mati!" Seru Xia Xionglue dengan sinis.


" Berani sekali kau menghina tuan putri ini, jika tangan dan kaki ku tidak di rantai akan ku penggal kepala mu itu!" Seru nya kesal dan marah.


" Putri Yong sebaiknya kau segera menutup mulut mu itu, atau..." Sebelum Bing An melanjutkan ucapan nya, terdengar beberapa langkah kaki yang berjalan masuk.


" Hah.. seperti nya sudah terlambat" ucap Wang Xiuhuan acuh tak acuh


" Jangan gegabah" pesan Li Hongli singkat yang di angguki oleh Bing An, Xia Xionglue, dan Wang Xiuhuan.


Tidak lama beberapa prajurit berdatangan, mereka menatap orang-orang itu dengan tatapan menghina.

__ADS_1


" Heh, ternyata kalian sudah bangun, baguslah. Kami tidak sabar menyiksa kalian."


" Bajingan, cepat lepaskan aku. Jika tidak ayah ku akan datang dan memenggal kepala kalian!" Seru putri Yong menatap para prajurit itu dengan nyalang.


" Aku adalah pangeran kekaisaran Xiu, cepat lepaskan aku atau kalian akan menerima akibat nya!" Satu orang bodoh lagi berseru dengan sombong nya.


" Bertambah satu orang bodoh lagi!" Batin Xia Xionglue malas


" Cepat panggil jenderal Shun kemari, katakan mereka telah sadar semua, apa yang harus kita lakukan pada mereka. Aku sungguh tidak sabar untuk menyiksa mereka" ucap seorang prajurit dengan angkuh.


" Prajurit pangeran dan tuan putri Lian berada!" Seru jenderal Qin Lang yang sedari tadi hanya diam menyimak, yang pertama kalian dia pikirkan adalah mengenai kondisi kedua orang yang seharusnya ia jaga keselamatan nya.


" Jenderal besar Qin Lang, kedua tuan mu itu sekarang masih baik-baik saja, namun entah apa yang terjadi sebentar lagi!" Terdengar suara seseorang dari arah luar yang berjalan masuk


" Jenderal Shun." Panggil nya dengan menggertakan gigi nya.


" Katakan saja dimana pangeran Lian Yu dan Putri Lian Yueyin, jika sampai terjadi sesuatu pada mereka berdua kaisar Lian tidak akan mengampuni kekaisaran Zhu."


" Sayang nya tidak akan ada salah satu dari kalian berdua yang akan keluar dari sini hidup hidup. Prajurit cepat bawa mereka semua, kaisar telah menunggu!"


" Baik jenderal."


" Kau.." jenderal Qin Lang berusaha keras untuk melepaskan ikatan nya tadi tidak ada hasil nya.


" Jangan membuang-buang tenaga mu, kabut yang kalian hirup sebelum nya terdapat obat yang dapat menghambat Dantian kalian, jadi percuma saja melawan. Cepat bawa mereka semua, jangan sampai kaisar murka!"


Para prajurit satu persatu membawa orang-orang yang diikat, jika ada yang tidak mau menurut mereka akan bertindak kasar seperti menyeret nya atau memukuli nya, seperti yang terjadi pada Yong Pan wajah nya telah memerah dan membengkak akibat di tampar dan di pukul oleh para prajurit.


Mereka semua di bawa ke suatu tempat yang luas, di sana sudah ada kaisar Zhu dan keluarga kekaisaran yang sedang duduk di kursi kebesaran nya.

__ADS_1


Terdapat sejumlah pasukan yang sedang berbaris rapi dan siap kapan saja menyerang jika di perintah oleh kaisar.


Namun dari semua hal yang berada di tempat itu, hanya ada satu yang paling menarik perhatian Li Hongli yaitu sebuah altar yang terletak di tengah lapang. Altar itu terlihat sudah dibangun sangat lama, jika tidak di perhatikan dengan seksama mungkin mereka tidak akan melihat ada noda darah di sekitar altar, tapi Li Hongli yang sangat peka dapat mencium aroma anyir meski samar.


Hanya dengan melihat altar itu saja sudah cukup untuk membuat Li Hongli yakin kekaisaran Zhu memiliki andil yang cukup besar dengan ras iblis.


Tatapan Li Hongli menjadi sangat tajam dan dingin saat melihat empat orang di bawa di hadapan semua orang, dan salah satu dari keempat orang itu adalah Yueyin.


Hal itu tentu saja membuat Li Hongli sangat marah, namun ia menahan amarah nya, ini bukan waktu yang tepat untuk melampiaskan amarah nya itu, dia harus tahu terlebih dahulu tujuan mereka membawa semua orang ke tempat itu.


Yueyin, Lian Yu dan dua orang lain nya yang baru saja bangun dari pingsan nya. Yang mereka ingat hanya saat berada di dalam hutan dan saat terbangun mereka sudah berada di tempat itu.


" Yang Mulia kaisar kita harus mempercepat proses nya!" Ucap seseorang berpakaian seperti biksu.


" Baiklah, lakukan seperti yang kau minta!"


" Tunggu ayahanda!" Seru pangeran zhu


Mendapatkan tatapan tajam dari kaisar Zhu, pangeran Zhu langsung menelan saliva nya dengan kasar, namun dia tetap membulatkan tekad nya untuk berbicara.


" Ayahanda maafkan ananda mohon maaf telah menyela. Ananda hanya ingin mengatakan jika ingin mengorbankan mereka untuk persembahan seharusnya kita harus memastikan agar tidak ada kecacatan dalam persembahan kita agar dewa tidak murka, mohon agar ayahanda mengijinkan ku untuk membuka cadar yang di kenakan tuan putri Lian!" Ucap nya dengan sopan


" Lakukan saja" jawab nya acuh


" Terima kasih ayahanda!"


Pangeran Zhu mendekati tempat dimana Yueyin dan ketiga orang lain nya sedang berdiri.


Dengan senyum mengejek dia berjalan mendekati Yueyin, tangan nya meraih kain tipis yang menutupi setengah wajah nya, saat kain tipis itu telah di lepaskan dapat di lihat oleh semua orang.

__ADS_1


__ADS_2