Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 313. Pergi Bersama


__ADS_3

" Junior Li, tujuan kalian bertiga seperti nya akan pergi menuju ibukota kekaisaran Lian bukan?" Tanya Matriak Huan Xinyi


" Ya" jawab Li Hongli singkat


" kebetulan sekali, bisakah aku meminta bantuan mu sekali lagi... Hua'er dan Xionglue'er juga akan pergi ke ibukota kekaisaran Lian, apakah kau bisa membiarkan nya pergi bersama kalian, tenang saja tetua Zhishu dan tetua Qixuan akan ikut dengan kalian juga" pinta Matriak Huan Xinyi pada Li Hongli dengan sikap penuh harap.


" Tentu saja boleh, perjalanan tidak akan terasa lama jika ramai" sebelum Li Hongli menolak nya, Yueyin telah menjawab nya terlebih dahulu, Li Hongli hanya dengan pasrah menyetujui permintaan Huan Xinyi.


" Baiklah tidak masalah, hanya saja tolong minta untuk mereka jangan mencampuri urusan ku" ucap Li Hongli dengan sikap tenang.


" Ya kami tidak akan mencampuri urusan mu" jawab Xia Xionglue yakin


" Lalu bagaimana dengan guru?" Tanya Xia Xionglue


" Tentu saja guru juga akan pergi ke sana, namun masalah di sekte belum selesai, guru akan menyelesaikan urusan di sini sebelum menyusul kalian" jawab Huan Xinyi


" Lalu apa yang kau buat Xionglue'er?" Tanya Matriak Huan mengalihkan perhatian


" Aku juga membuat kue untuk di perbekalan guru mau mencoba nya, Yin yang telah mengajari ku" seru Xia Xionglue menawarkan kue buatan nya pada Huan Xinyi


" Boleh, sini guru coba satu" Huan Xinyi mengambil satu kue dan memakan nya dengan perlahan, Xia Xionglue menunggu dengan harap-harap cemas dia takut kue buatan nya tidak enak.


" Mmm... Kue buatan mu sangat enak Xionglue'er" puji Huan Xinyi


" Terima kasih guru"


" Xionglue'er apakah kami juga tidak kau bagi kue buatan mu itu!" Ucap tetua Qixuan bercanda


" Ini buat perbekalan nanti, tetua bisa memakan nya nanti" jawab Xia Xionglue


" Dasar pelit"


" Aku sungguh tidak menyangka nona Yin dapat memasak!" Seru tetua Qixuan, ia sebenarnya begitu penasaran dengan sosok gadis bercadar tersebut.


" Li Hongli yang mengajari ku senior, dia yang paling hebat jika soal memasak" ucap Yueyin acuh namun jelas dia sangat memuji Li Hongli.

__ADS_1


" Li Hongli, ternyata murid senior dewa angin sangat berbakat" puji tetua Zhishu ia masih ingat bakat-bakat Pemuda itu, bukan hanya di bidang Alkemis, tapi dia juga seorang master array, dan satu lagi bakat nya dalam Kultivasi sangat mengerikan, entah apa lagi kejutan yang akan di berikan pemuda ini.


Bukan hanya tetua Zhishu, namun tetua Qixuan dan Matriak Huan Xinyi juga mengakui bakat Li Hongli yang begitu luar biasa, mereka bisa menebak setelah kemunculan Li Hongli tidak akan ada lagi pemuda yang berani menganggap diri mereka jenius.


" Ya, sayang nya dia tidak memilih wanita yang tepat" ceplos tetua Qixuan yang mendapatkan tatapan tajam dari tetua Zhishu dan Matriak Huan.


" Tetua!" Seru Xia Xionglue, meski dia tahu tetua Qixuan mengatakan itu untuk membelanya, namun sekarang dia tidak lagi membutuhkan itu, dia benar-benar sudah merelakan Li Hongli.


Lagi pula dia sangat malu pada Yueyin jika mengingat begitu hebat nya Yueyin saat melawan seekor siluman tingkat Suci sendirian, hanya mengingat kejadian itu saja dia sudah dapat mengetahui siapa yang paling jenius antara diri nya dan Yueyin.


Dan dia benar-benar tidak bisa dibandingkan dengan Yueyin.


" Sebaik nya senior Qixuan menjaga mulut nya atau itu bisa menjadi alasan kematian mu!" Li Hongli memperingati nya dengan nada yang terdengar sangat dingin.


Li Hongli ingin sekali membunuh nya dan membuat wanita itu menyesali ucapan nya, tidak ada wanita yang lebih pantas berdiri di samping nya kecuali Yueyin. Jika saja Yueyin tidak mencegah nya, wanita tua itu sudah benar-benar habis di tangan nya.


" Hari semakin siang lebih baik kita melanjutkan perjalanan sebelum sore" ucap Yueyin dengan acuh tak acuh, dia sama sekali tidak menanggapi ucapan tetua Qixuan, karena menurutnya yang berhak memutuskan dia pantas atau tidak nya hanya Li Hongli seorang yang lainnya itu tidak penting.


" Kau benar, ayo kita pergi" Wang Xiuhuan yang sedari tadi diam juga ikut berbicara, punggung nya sudah merasa sangat dingin dan aura di sekitar pun begitu dingin apa lagi melihat tatapan Li Hongli yang begitu tajam membuat bulu kuduk nya merinding, ia ingin segera lepas dari situasi yang mengerikan ini.


Apa yang wanita tua ini lakukan, dia malah membangunkan singa yang sedang tertidur, pikir Wang Xiuhuan


Lima hari sudah berlalu dari hari keberangkatan mereka. Perbekalan yang mereka bawa pun sudah hampir habis, namun mereka tidak kunjung menemukan desa atau tempat untuk mengisi perbekalan lagi.


" Bagaimana ini perbekalan yang kita bawa telah habis!" Oceh Wang Xiuhuan


" Kau berisik sekali, kau tidak akan mati meski tidak makan selama sebulan" seru Xia Xionglue acuh tak acuh menatap Wang Xiuhuan dengan malas.


" Cih, kau saja yang diam gadis galak" cibir Wang Xiuhuan


" Jika kau lapar atau haus gunakan saja energi Qi mu untuk menahan nya" ucap Li Hongli dengan nada dingin dan sikap yang tenang.


" Benar, kau seorang Kultivator bukan manusia biasa, mengapa begitu ribut" ucap Yueyin menimpali


" Ck, kalian begitu suka menindas ku ya" seru Wang Xiuhuan dengan lesu

__ADS_1


Xia Xionglue dan Yueyin hanya tersenyum melihat tingkah Wang Xiuhuan.


" Sebelum nya aku tidak pernah membayangkan bahwa salah satu pemuda jenius dari aliran hitam bisa bersikap begitu konyol dan menyebalkan, tapi sekarang aku bahkan ragu kau murid Raja racun yang begitu terkenal" sindir Lien Hua


" Memang nya ada yang salah dengan sikap ku ini, entah itu aliran hitam ataupun putih bukankah tetap sama sama manusia, lalu apa beda nya jika sikap ku begini... Kalian saja sekte aliran putih terlalu naif dan berpikiran sempit" ucap Wang Xiuhuan acuh tak acuh


Jleb


Perkataan Wang Xiuhuan terasa sangat menusuk tepat ke hati mereka. Xia Xionglue, Lien Hua, tetua Zhishu, dan tetua Qixuan seakan tertampar oleh perkataan nya, memang benar anggota sekte aliran putih selalu menganggap sekte aliran hitam bersalah tanpa peduli orang itu benar-benar bersalah atau tidak.


Namun mereka juga tidak ingin mengakuinya, harga diri mereka sangat tinggi dan tidak mungkin mengaku salah pada seseorang dari sekte aliran hitam, apalagi tetua Qixuan yang memang memiliki harga diri yang begitu tinggi.


Entah itu memang harga diri mereka atau hanya arogansi mereka saja.


Selama lima hari perjalanan ini mereka semakin dekat, Wang Xiuhuan sama sekali tidak membatasi dirinya untuk bergaul, namun berbeda dengan Xia Xionglue dan kelompok nya yang masih tetap berhati-hati dengan orang-orang sekte aliran hitam.


Bahkan tetua Qixuan selalu mengingat mereka agar tidak terlalu dekat dengan Li Hongli, Yueyin dan Wang Xiuhuan. Terutama Yueyin dan Wang Xiuhuan karena yang satu dari sekte aliran hitam sedangkan satu nya lagi tidak memiliki asal-usul yang jelas.


" Dua meter dari sini terdapat Desa Duan kita bisa beristirahat dan mengisi perbekalan di sana" ujar tetua Zhishu dengan tenang, dari dulu tetua Zhishu memang yang paling bijaksana dan memiliki sikap yang tenang dan anggun, berbeda dengan tetua Qixuan yang selalu gegabah dalam bertindak, maka dari itu Matriak Huan tidak membiarkan tetua Qixuan mengawal kedua murid nya tanpa di temani tetua Zhishu.


" Akhir nya ada desa juga, setelah lama kita hanya tidur di tanah atau di atas pohon" seru Wang Xiuhuan sambil menatap Li Hongli dengan sinis


" Saudara Xiuhuan semakin lama seperti nya kau semakin malas saja" ucap Li Hongli acuh tak acuh dan tersenyum sinis.


" Apa nya yang malas aduuuhh..." Saat Wang Xiuhuan sedang berbicara dia menabrak sesuatu di depan nya karena tidak melihat kedepan.


" Auwww bisakah kau melihat dulu kalau berhenti" omel Xia Xionglue karena yang Wang Xiuhuan tabrak adalah Xia Xionglue.


" Kau yang berhenti tanpa memberi aba-aba, mana ku tahu kau akan berhenti mendadak" jawab Wang Xiuhuan tak kalah sewot nya.


" Kau yang salah..."


" Hei kau.."


" Diamlah" tegur Li Hongli dengan nada yang terdengar serius dan sikap yang begitu dingin.

__ADS_1


" Apa yang terjadi dengan tempat ini, mengapa terlihat begitu kacau?" Tanya Lien Hua dengan bingung.


" Entah, namun kita akan mengetahui nya setelah melihat nya langsung" jawab tetua Zhishu tak kalah serius dari Li Hongli.


__ADS_2