Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 435. Akhir Pertarungan


__ADS_3

___________________


Di dalam kota


Keadaan kota tersebut cukup kacau, peperangan terjadi dimana-mana. Namun kondisi para warga masih bisa diamankan oleh para prajurit dan anggota sekte yang di bawa oleh Raja petir serta para pemimpin sekte yang lain nya.


Sebenarnya ini semua memang sudah Li Hongli rencanakan sebelumnya bersama para petinggi sekte.


Di saat Li Hongli dan yang lain nya membuat kekacauan, di saat itulah mereka datang menolong. Sehingga sekarang Li Hongli dapat bertarung dengan tenang tanpa perlu menghawatirkan para warga.


Meski tidak di pungkiri akan selalu ada korban jiwa yang berjatuhan, tapi setidaknya masih dapat di tangani.


Dhuarr...


Di arah selatan terdapat raja petir yang mendominasi sedangkan di arah barat terdapat Raja Bumi yang menguasai Medan perang.


Para prajurit iblis berdatangan dari berbagai arah, semua warga yang melihat nya bergetar ketakutan, mereka histeris dan menangis mencari saudara dan keluarga nya yang terpisah.


" Para iblis ini selalu saja hidup kembali setelah dibunuh!" Seru Raja Bumi berdecak kesal.


Wsosh


Angin dingin menerpa kulit nya, seketika puluhan iblis yang ada membeku tanpa sebab.


Dhuarr


Dalam hitungan detik saja es itu hancur berkeping-keping tanpa sisa, para iblis pun tidak lagi bengkit dari kematian nya.


" Senior, jika kau hanya mengincar tubuh nya mereka tidak akan mati. Para prajurit itu hanyalah iblis tingkat rendah saat jantung mereka hancur tidak akan ada lagi yang hidup kembali." Seru Lian Yueyin.


Yueyin baru saja menggunakan elemen es abadi nya untuk menghabisi para iblis, namun itu tidak akan cukup. Jika ingin mengurangi korban jiwa hanya dengan menyerang tanpa membunuh, perang ini tidak akan berakhir.


" Tuan putri. Saya mengerti, terima kasih atas bantuan tuan putri." Ucap nya dengan sopan tanpa merasa marah sedikit pun karena di ceramahi oleh orang yang lebih muda dari nya.


" Baik paman, aku akan mengungsikan para warga lebih dulu. Kau atasi di sini."


" Ya."


_______________________________________


" Hiks..hiks.. huhuhu... Ibu, ibu bangun"


Seorang anak kecil terlihat sedang membangun ibunya yang tidak sadarkan diri atau lebih tepat sudah tiada, kedua orang itu penuh dengan luka.


" Cup, cup... Anak kecil kemarilah aku akan membuat mu ikut menyusul ibumu itu!" Seru seorang iblis yang mencoba mendekati anak kecil itu.


Dengan ketakutan anak kecil itu bersembunyi dan memeluk tubuh ibunya dengan erat.

__ADS_1


" Monster, monster jangan mendekat..."


" Khekhe... Mati saja kau anak kecil."


Wsush


Saat iblis kecil itu akan mengayunkan pedangnya untuk memotong tubuh anak kecil itu sebuah belati membuat pedang itu terjatuh dari tangan si iblis.


" Siapa yang berani..."


Slash


Sebelum iblis itu menyelesaikan ucapan nya Yueyin lebih dulu menusuk jantung nya sampai hancur.


Yueyin mendekati sepasang ibu anak itu, saat memeriksa denyut nadi ibu itu ternyata sudah tiada.


" Anak yang malang... Adik manis ikut Kaka ayo."


" Kemana?" Tanya nya dengan takut


" Ke tempat yang aman."


" Lalu ibu.." ia menatap ibu nya dengan sedih


" Ibu mu sudah berada di surga, di sana tempat nya sangat indah, dia akan melihat mu dari atas sana." Bujuk Yueyin dengan lembut.


" Benarkah?"


Meski ragu dan gugup anak itu tetap mengikuti Yueyin.


Namun saat mereka akan pergi sekelompok iblis datang menyerang Yueyin.


" Adik manis tutup mata dan telinga mu" ucap Yueyin sambil menutup kedua mata anak kecil itu agar tidak melihat lautan darah yang akan terjadi di depannya.


" Cakar iblis!"


" Auman iblis perebut jiwa..."


" Heh... Hanya dengan jurus kecil kalian ingin membunuh ku!"


" Pedang cahaya"


Sebuah pedang muncul di tangan nya, Yueyin berlari kearah di mana sekelompok iblis itu juga sedang berlari pada nya.


" Cahaya pembelah ruang."


Slash

__ADS_1


Criing


Cahaya yang menyilaukan mata bersinar di tempat itu dalam beberapa saat sebelum menghilang. Bukan hanya cahaya itu yang menghilang tapi juga para iblis itu ikut lenyap dan hanya meninggalkan abu nya saja.


_____________________________________________


Setelah satu hari pertarungan akhir nya peperangan tersebut di menangkan oleh pihak ras manusia, dengan sedikit korban jiwa yang berjatuhan. Sedangkan dari pihak ras Iblis mereka kalah dengan telak.


" Ibu..."


" Ayah..."


" Kakak!"


" Anak ku!"


Para warga melepas rindu bertemu dengan keluarga nya, mereka merasa terharu bisa bertemu kembali dengan keluarga yang mereka kira telah hilang tanpa sebab.


Para korban yang di sandera di dalam hutan pun menceritakan semua yang terjadi sebenarnya pada keluarga nya. Orang-orang yang mendengar cerita tersebut merasa sangat marah dan membenci para iblis terkutuk.


Mereka tidak menyangka kota yang mereka anggap paling aman dari serangan para iblis nyatanya adalah sarang iblis itu sendiri, banyak keluarga mereka yang telah menjadi korban kekejaman dari bangsa iblis.


" Tenanglah kalian! Sekarang semua nya sudah berlalu, bagi yang kehilangan keluarga nya aku minta maaf tidak bisa menolong mereka tepat waktu..." Seru Yueyin merasa menyesal dan sedih


" Semua nya kakak inilah yang telah menolong kami bebas dari penjara monster jahat itu!" Seru bocah kecil yang ternyata dia adalah anak kecil yang di temui oleh Yueyin sebelumnya.


" Nona terima kasih telah menolong anak ku, kalau boleh tahu siapa nona ini?" Tanya seorang pria paruh baya yang ternyata ayah dari anak itu.


" dia adalah tuan putri satu satu nya kekaisaran Lian, tuan putri Lian Yueyin!" Bukan Yueyin yang mengatakan nya melainkan Raja Bumi


" Benar sekali, dia adalah anak kesayangan kaisar Lian Haocun dan permaisuri Jia, tuan putri Lian Yueyin dan istri dari tuan ku, Li Hongli yang hebat!" Ucap Ying Liang tidak ingin kalah, dia juga mengatakan nama Li Hongli dengan bangga, yabg membuat Yueyin tersenyum tipis dan menggelengkan kepala nya melihat kelakuan nya tersebut.


" Tuan putri Lian Yueyin..."


" Hormat kami pada Yang Mulai Putri, Mohon maaf atas kelancangan kami tidak menyambut Yang Mulia dengan benar!" Seru pria paruh baya itu yang langsung berlutut di hadapan Yueyin di ikuti oleh para warga lain nya.


" Sudahlah, tidak perlu sopan. Bangkitlah kalian semua. Ku harap semua ini menjadi pelajaran untuk kalian, jangan terlena dengan sesuatu yang di dapatkan dengan cara mudah."


" Jiejie!" Seru Minghao yang memanggil Yueyin.


" Hao'er, dimana guru mu?" Tanya Yueyin yang tidak melihat keberadaan Li Hongli.


" Guru pergi menuju bangunan itu, guru bilang agar kita pergi lebih dulu dari tempat ini membawa para warga ke tempat yang aman, nanti guru akan menyusul." Jawabnya


" Baik, kalian semua dengarkan perintah ku. Kalian kembalilah dan bawa para warga untuk mencari tempat yang aman."


" Kalo begitu ayo kita pergi." Seru Xin Jiao menarik tangan Yueyin.

__ADS_1


" Tidak, kalian saja yang pergi. Aku akan menyusul suamiku. Kalian tidak perlu cemas aku memiliki kemampuan yang cukup untuk mengalahkan para iblis, lagi pula ada Li Hongli yang akan menjaga ku. Lebih baik kalian segera bergegas meninggalkan tempat ini." Ujar nya


" Baiklah tuan putri kami mengerti, kalian berdua berhati-hatilah, dan cepat kembali kami akan menunggu kalian di istana kaisar." Seru Raja petir yang mengerti sikap keras kepala gadis itu, Yueyin tidak akan berubah pikiran jadi lebih baik ikuti saja perkataan nya, lagipula perkataan nya ada benarnya juga selama ada Li Hongli yang menurut nya kekuatan nya sendiri sudah berada jauh dari dirinya.


__ADS_2