Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 447. Sandiwara


__ADS_3

_______________


Disaat Li Hongli menyelesaikan sisa sisa pasukan kekaisaran Zhu, Lian Jiazhen sekarang sedang melawan pemimpin dan wakil dari pasukan musuh.


Strank


Trink..


Suara senjata yang saling beradu terdengar begitu nyaring.


" Seperti nya kekaisaran Lian semakin lemah, hingga mereka langsung mengirimkan putra mahkota mereka hanya untuk melawan kita" ujar nya memprovokasi.


" Kau benar Jenderal, setelah kaisar membawa pasukan kemari, kekaisaran Zhu akan mengalahkan kekaisaran Lian dengan mudah..."


Srangg...


" Hahha... Kalian begitu bodoh, jangan mencoba-coba untuk memprovokasi ku karena itu percuma saja..."


Saaatt....


" Lihatlah ke sana, bagaimana nasib prajurit-prajurit dari kekaisaran Zhu yang begitu kalian banggakan!"


" Apa maksud..."


Keduanya tertegun dengan mata membelalak saat melihat semua prajurit yang di bawa nya telah tiada, tidak ada satupun dari mereka yang selamat.


" Sekarang giliran kalian!"


Sreeett...


Dug


Lian Jiazhen berhasil memenggal kepala dari wakil Jenderal itu, sekarang giliran Jenderal nya yang akan dia bunuh.


" Kau... Jangan mendekat, kau tidak bisa membunuh ku!"


" Elemen tanah : dinding pelindung"


" Percuma saja kau melakukan itu!" Seru Lian Jiazhen menyeringai


Lian Jiazhen mengumpulkan energi Qi nya di tangan segera setelah energi Qi berkumpul di pergelangan tangan kanan nya ia memukul dinding di hadapan nya dengan sekali hantaman.


BAAM!


Dhuar


Saat dinidng yang dia buat hancur segera ia melarikan diri menggunakan ilmu meringankan tubuh nya, namun Lian Jiazhen juga langsung mengejarnya.


Wsush...


Kekuatan keduanya bisa di katakan seimbang, namun energi Jenderal kekaisaran Zhu lebih dulu sudah terkuras saat mencoba keluar dari formasi serangan petir yang Li Hongli ciptakan.


Sraaat...

__ADS_1


Bugh


Lian Jiazhen menangkap orang itu dan memukul perut nya sampai ia terbang cukup jauh, dia segera mengejar dan kembali memukuli orang itu sampai puas.


" Bunuh saja dia!" Seru Li Hongli yang tiba-tiba muncul di samping Lian Jiazhen


" Eh... Kau mengagetkan ku saja. Apa kau yakin, bukankah kita bisa mengintrogasi nya untuk mendapatkan informasi tentang kaisar Zhu!" Ujar Lian Jiazhen yang berhenti memukuli orang yang sekarang sudah sekarat.


" Tidak perlu, dia tidak akan mengatakan nya juga."


" Baiklah, jika itu yang kau katakan."


Sreeett...


Lian Jiazhen segera menyayat leher orang itu sampai urat leher nya terputus, tidak lama dia pun menghembuskan nafas terakhir nya.


" Li Hong-li.... Kemana dia pergi, cepat sekali. Aku bahkan tidak menyadari kepergian nya" gumam nya.


_____________________________________________


Setelah perang yang terjadi semua orang yang terluka telah di obati, dan tidak ada tanda yang menunjukkan bahwa kekaisaran Zhu akan kembali menyerang dan hal ini sangat aneh.


Namun di masa tenang itu, Lian Jiazhen, Yelu, dan Lian Yu masih mencari keberadaan Lian Yueyin yang masih belum juga di ketahui keberadaan nya.


Sedangkan Li Hongli sendiri tidak ada yang tahu keberadaan nya sekarang, dia seakan menghilang setelah perang itu selesai. Mereka telah mencari keberadaan nya tapi juga tidak di temukan, namun mereka tidak cemas Li Hongli akan terluka karena kekuatan nya sendiri tidak ada yang tahu dengan jelas.


" Yelu apa kau masih belum mengetahui keberadaan tuan mu itu?" Tanya Lian Yu sambil mengerutkan kening nya.


" Tidak, akan sulit mencari keberadaan tuan jika bukan dia sendiri yang menampakkan diri nya." Jawab Yelu dengan lesu. Dia sendiri di buat bingung dengan sikap tuan nya itu, dia takut akan menjadi masalah besar di luar sana dannitu semua karena Li Hongli yang mencari Yueyin. Ia yakin Li Hongli tidak akan tinggal diam saja saat istri nya menghilang.


" Tidak, jejak nya seakan menghilang. Aku telah mengintrogasi prajurit itu dia memang salah satu dari orang yang telah merencanakan penculikan Yueyin'er, namun dia sendiri tidak tahu kemana dua teman nya membawa adik kita." Jawab Lian Yu dengan lesu.


Dia yakin orang itu tidak mungkin berbohong apalagi dengan berbagai macam penyiksaan yang di terima nya tidak mungkin dia berani berbohong.


Bugh


Tiba-tiba muncul tiga orang di hadapan mereka dengan kondisi yang sangat memprihatikan, dimana seluruh tubuh mereka telah terluka parah, bahkan salah satu dari mereka tangan nya telah menghilang seperti terpotong oleh seseorang bahkan darahnya saja masih mengalir.


" Astaga.... Siapa mereka ini!!" Seru Lian Yu yang orang nya memang paling heboh.


" Tuan tolong ampuni kami!"


" Tuan, saya tidak salah... Semua yang saya lakukan itu karena terpaksa."


" Saya salah... Ampuni saya tuan, saya salah!"


Di saat ketiga orang asing itu meracau tidak jelas, tiga orang lain nya yang melihat siapa lagi mereka jika bukan Lian Jiazhen, Lian Yu dan Yelu. Mereka jelas bingung dan tidak mengerti dengan apa yang terjadi.


" Prajurit...."


Baru saja Lian Jiazhen akan memanggil prajurit untuk mencari tahu siapa yang membawa ketiga orang asing ini, tapi sebuah suara yang terdengar familiar menghentikan nya.


" Tunggu Gege... Aku sengaja membawa mereka ke pada mu agar kau mengurus sisa nya."

__ADS_1


Yueyin masuk kedalam tenda dengan sikap tenang dan anggun nya, tapi di sambut ketiga orang yang menatap nya dengan begitu bahagia tapi ada jejak kebingungan dari tatapan mereka.


" Meimei!"


" Putri!"


" Akhir nya kau kembali juga Meimei, atau jika kau tidak cepat kembali aku akan mencari mu dan membunuh orang-orang yang telah berani menculik mu itu" seru Lian Yu dengan nada humor nya.


" Kau bahkan tidak dapat mendapatkan informasi tentang keberadaan ku, bagaimana akan membunuh orang-orang bodoh itu" jawaban Yueyin malah menusuk langsung ke jantung Lian Yu.


Mungkin ini yang nama nya sakit tapi tidak berdarah.


Adik nya ini tidak bisa di ajak bercanda!


" Meimei, siapa mereka ini?" Tanya Lian Jiazhen yang paling waras di antara tiga saudara Lian itu.


" Dua di antara nya adalah orang yang menculik ku, tapi satu lain nya adalah utusan yang di kirim kekaisaran Zhu untuk menanyakan informasi pasukan kekaisaran Lian" jawab Yueyin dengan tenang, dia segera duduk di salah satu kursi yang ada di ruangan tersebut.


" Berani sekali mereka berbuat sesuatu yang buruk pada tuan putri kekaisaran Lian" seru Lian Yu dengan marah.


" Mmm... Tuan putri!" Panggil Yelu dengan ragu


" Ada apa Yelu? Katakan saja!"


" Apa kau tadi bersama dengan tuan?" Tanya nya pada akhir nya.


" Bukankah Li Ge bersama kalian?" Ujar Yueyin dengan bingung.


" Tidak, setelah perang yang terjadi berakhir, dia malah menghilang seperti hantu" ujar Lian Yu dengan sinis


" Mungkin Li Hongli sekarang masih mencari keberadaan mu Yueyin'er, kau ini selalu saja membuat orang khawatir!" Omel Lian Jiazhen.


" Itu tidak mungkin Gege, Li Ge tahu rencana ku. Dan... Kau tidak perlu mengkhawatirkan nya Yelu, Li Gege akan baik-baik saja, tapi seperti nya dia memiliki urusan yang harus ia lakukan sekarang" jawab Yueyin yang merasa yakin Li Hongli memang sedang melakukan sesuatu yang penting saat ini.


" Ya."


" Tunggu! Rencana? Apa maksud mu Meimei, apakah penculikan diri mu juga rencana nya?" Pertanyaan dari Lian Jiazhen yang bertubi-tubi membuat Yueyin meringis karena dia baru saja keceplosan.


" Itu sebenarnya.... Ya, aku sudah tahu dari awal jika mereka berencana menculik ku, karena itu aku mengikuti permainan mereka agar mengetahui rencana kaisar Zhu selanjutnya"


" Lalu apa Li Hongli mengetahui nya juga?"


" Tentu saja, jika dia tidak mengetahui nya bisa gawat yang ada perang akan terjadi lebih cepat lagi" ujar Yueyin dengan polos nya tanpa menyadari ekspresi Lian Yu dan Lian Jiazhen yang sudah sangat muram.


" Brengsek..."


" Kalian ini..."


Lian Yu dan Lian Jiazhen begitu kesal keduanya sudah sangat cemas tapi mereka malah merasa di permainkan. Li Hongli, pemuda yang ternyata mengetahui ini malah tidak menceritakan semua pada mereka.


" T-tuan tuan bisakah kalian mengobati dulu. Aku bisa mati kapan saja karena kehabisan darah" ucap orang yang tangan nya terpotong dengan lirih dan takut.


" Ck, hanya luka kecil saja begitu manja."

__ADS_1


" Kalian urus saja mereka, jika ingin mengintrogasi nya juga tidak masalah. Lakukan saja yang kalian mau" ujar Yueyin sebelum melangkah keluar dari tenda, tidak lupa dia melambaikan tangan nya tanpa melihat ekspresi wajah mereka yang sudah begitu suram.


" Meimei..."


__ADS_2