Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 198. Kemunculan Siluman Ikan


__ADS_3

Li Hongli mencari perahu yang dapat membawa nya ke kota selanjutnya, tapi semua perahu telah penuh apa lagi perahu yang berukuran besar.


Li Hongli memilih mencari perahu kecil agar tidak menarik perhatian orang orang kepada nya.


Li Hongli menghampiri seorang pria paruh baya yang terlihat sudah sangat tua, orang itu seperti nya belum mendapatkan penumpang satu pun, meski perahu nya kecil dan terlihat sangat tua tapi ia tahu perahu itu sangat kokoh dan kuat.


" Permisi paman, apakah paman bisa membawa ku ke kota seberang?" Tanya Li Hongli sopan


" Ah anak muda, Tentu... Tentu, silahkan" ujar Pria paruh baya itu terlihat sangat bahagia.


Li Hongli menaiki perahu itu bersama pria paruh baya tersebut.


Tidak lama semua perahu besar mulai berlayar tapi perahu yang di naiki Li Hongli belum pergi dari tempat nya.


" Paman kenapa kita belum juga berlayar?" Tanya Li Hongli


" Nak kau harus tahu bagi kami yang hanya memiliki perahu kecil hanya dapat menunggu semua perahu besar itu berlayar agar tidak terjadi masalah dengan mereka" jelas paman itu


Li Hongli mengerti maksud perkataan nya, lagi pula yang lemah akan takut dengan yang kuat itu sudah hal biasa, yang lemah hanya bisa tunduk pada yang kuat itulah hukum rimba yang berlaku.


Setelah menunggu beberapa menit Pria paruh baya itu pun akhir nya mulai mendayung.


Sambil menunggu sampai di daratan, Li Hongli memilih untuk bermeditasi.


Sedangkan pria paruh baya itu tidak berani mengganggu Li Hongli sedikit pun saat melihat pemuda itu yang tenggelam dalam meditasi nya.


Namun ketenangan itu berhenti dalam beberapa saat, karena di depan mereka terdapat pertarungan yang cukup besar.


Merasakan perahu yang ia naiki bergetar Li Hongli pun menghentikan meditasi nya dan melihat situasi yang sedang terjadi.


" Anak muda situasi di depan kita sangat berbahaya, seperti nya ada pertarungan di depan sana... Perahu kita pun tidak bisa kembali berputar arah ke dermaga" ucap pria paruh baya itu dengan panik setelah melihat Li Hongli menghentikan meditasi nya.


Boomm


Duaaarrr

__ADS_1


Terdengar ledakan berkali kali, namun karena gelombang air yang tidak beraturan membuat semua perahu tidak bisa berputar arah, apa lagi semua perahu kecil akan sangat mudah terguncang dan jatuh dari perahu, berbeda dengan mereka yang berada di perahu besar, hanya akan terasa sedikit guncangan saja.


Li Hongli membuat gerakan tangan yang rumit namun tidak di sadari oleh pria itu yang sedang panik dengan kondisi nya sekarang.


Setelah selesai membuat gerakan tangan dia pun tiba-tiba perahu itu seperti di selimuti oleh sebuah energi yang sangat besar, sehingga membuat perahu itu tidak lagi berguncang.


Merasakan perahu nya baik baik saja Pria paruh baya itu menghela nafas nya lega, ia pikir semua nya telah berakhir ternyata setelah melihat keadaan sekitar nya semua nya tidak sama dengan apa yang di pikirkan nya.


Bagaimana tidak perahu perahu kecil yang juga ada cukup banyak perahu kecil di sungai itu, sebagian orang yang menaiki nya terjatuh atau perahu nya yang terbalik.


Ledakan dan suara pertempuran pun semakin terdengar oleh nya, tapi yang membuat nya heran perahu nya sama sekali tidak terguncang sedikit pun seperti sedang berada di aliran sungai biasa saja. Tanpa sadar ia melihat ke arah dimana pemuda yang sedari tadi bersama nya.


" Tuan apakah ini semua karena mu?" Tanya pria paruh baya itu


" Ya" jawab nya singkat


"Paman, bisa pinjam tudung jerami mu sebentar?" Tanya nya


" Ini tentu tuan"


Wush


Li Hongli berjalan di atas air dengan mudah nya tanpa tenggelam sedikit pun, ia seperti hanya sedang berjalan biasa.


Melihat itu pria paruh baya bersama semua orang yang melihat nya sangat terkejut melihat seorang pemuda berjalan di atas air menuju ke arah dimana suara pertempuran itu terdengar.


Sedangkan pria paruh baya itu terkejut dan juga kagum ia tidak menyangka ternyata pemuda itu bukanlah orang biasa melainkan seorang Kultivator hebat, di lihat dari betapa cepat nya dia bergerak.


Tidak ada yang menyadari Li Hongli baru saja keluar dari perahu itu dan tidak ada yang menyadari juga perahu yang tadi di tumpangi oleh Li Hongli tidak terguncang seperti perahu yang lain nya, mereka terlalu fokus dengan diri mereka sendiri.


Li Hongli berjarak cukup jauh dari tempat pertempuran, ia dapat melihat ada beberapa orang yang sedang bertarung dengan dua ekor ikan yang berukuran sangat besar, ikan itu juga bukan ikan biasa melainkan siluman yang sudah berada di tingkat Raja.


Tidak ada satu orang pun yang menyadari keberadaan Li Hongli di tempat itu, mereka terlalu sibuk melihat pertarungan para Kultivator melawan siluman ikan itu.


Ada sekitar lima orang yang bertarung, tiga Kultivator tingkat Master, dua Kultivator tingkat Roh namun mereka tidak bisa menghadapi kedua siluman ikan itu.

__ADS_1


Meski jumlah mereka lebih banyak tapi kekuatan mereka masih jauh dengan siluman ikan tersebut, orang orang itu hanya mampu membuat goresan goresan kecil saja.


Sisik dari siluman ikan itu sangat keras sehingga tidak ada satupun serangan yang di arahkan oleh mereka yang mampu membuat kedua siluman itu terluka parah, bahkan di pihak mereka terdapat dua Kultivator yang telah terluka parah akibat melawan siluman ikan itu.


Meski banyak Kultivator yang berada di tempat itu nyatanya mereka semua hanyalah Kultivator tingkat rendah hanya sedikit dari mereka yang berada di tingkat tinggi.


Sehingga tidak ada satu pun dari mereka yang berani melawan siluman ikan yang bahkan para Kultivator tingkat tinggi saja terluka parah oleh nya, mereka tidak ingin mati sia sia.


" Bagaimana mungkin ada dua ekor siluman di sungai ini?" Batin Li Hongli penuh tanya


Selama ini tidak ada satupun siluman tingkat tinggi terutama yang berada di tingkat Roh dan seterusnya yang berada di luar hutan, meskipun ada hanya siluman yang berada di tingkat rendah saja.


Tapi sekarang ada dua ekor siluman ikan yang tiba-tiba muncul di sungai ini, sebelum nya tidak pernah ada satupun siluman di sungai ini.


_____________________________________________


Di tempat pertempuran


" Saudara bagaimana ini, kedua siluman ini sangat sulit di hadapi" ucap orang pertama


" Uhuk-uhuk sisik siluman itu sangat keras, kita bahkan tidak bisa menggores kulit nya sedikit pun" seru orang kedua, dia terlihat terluka sangat parah.


" Benar kita harus mencari cara untuk bisa mengalahkan mereka berdua" seru orang ketiga


Boomm


Duaaarrr


" Kalian cepat bantu kami" teriak orang keempat yang sedang melawan salah satu siluman itu.


" Saudara awaaass!!!" Seru orang kelima dengan keras


Seekor siluman ikan akan menyerang salah satu di antara mereka, namun kecepatan siluman itu yang sangat cepat membuat satupun di antara mereka bisa membantu orang itu.


Sedangkan orang itu sendiri hanya bisa pasrah melihat pergerakan siluman itu yang sangat cepat ia bahkan tidak bisa menghindar dari serangan siluman ikan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2