Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 281. Mengerikan


__ADS_3

" Shss.. nona kenapa kau menyerang kami!" Ujar Fan Shen kesal


" Jika terluka harus terlihat nyata agar orang lain percaya" jawab Yueyin acuh


" Lagi pula serangan-serangan ku itu hanya luka luar saja, tidak parah dan tidak membunuh kalian" lanjut nya malas


Nona kau seakan sedang melampiaskan amarah mu pada kami, pikir mereka bertiga


Fan Shen mengalami luka di bagian perut yang menganga lebar, dan beberapa luka di bagian anggota tubuh yang terbuka. Bukan hanya dia tapi Fan Jiangwu dan Jenderal Howin juga mendapatkan luka yang tidak kalah parah nya, darah terus mengalir, wajah mereka bertiga pun semakin lama semakin pucat.


" Minumlah" Li Hongli memberikan pil pembeku darah untuk menghentikan pendarahan mereka.


" Terima kasih saudara" mereka tanpa ragu meminum pil tersebut.


" Nona lalu..."


" Apa!" Sebelum Fan Shen melanjutkan ucapan nya Yueyin lebih dulu memotong nya.


" Tidak, tidak ada.." ucap Fan Shen cepat


" Hmm baguslah.."


Li Hongli sengaja tidak memberikan pil penyembuh dan hanya memberikan pil untuk menghentikan pendarahan saja, seperti yang Yueyin katakan mereka harus terlihat terluka.


" Ayo kembali" ujar Li Hongli


" Baik.."


Fan Shen dan jenderal Howin membawa tubuh Fan Jue dan Fei Hung keluar hutan, mereka juga memberikan pil pembeku darah untuk menghentikan pendarahan kedua orang itu yang tadi telah Li Hongli perintahkan.


_____________________________________________


Di luar hutan


" Bagaimana jenderal?" Tanya Fan Shen


" Saya sudah mengirimkan surat pada kerajaan untuk meminta bantuan, mungkin sebentar lagi surat itu akan sampai pada Yang Mulia" ujar jenderal Howin yang baru saja mengirim pesan lewat burung merpati.

__ADS_1


" Baik.."


Para prajurit yang juga berada di luar hutan mulai bangun dari pingsan nya, saat mereka membuka mata, mereka terlihat bingung bagaimana mereka bisa tidak sadarkan diri.


Namun yang lebih mengejutkan lagi saat melihat Fan Jue dan Fei Hung junjungan mereka tergelatak tak bergerak.


" Pangeran pertama, jenderal Fei mengapa mereka bisa menjadi seperti ini? Dan dimana para prajurit yang lain!" Seru seorang prajurit dia merupakan komandan dari jenderal Fei yang memang sengaja berada di luar hutan untuk memimpin setengah pasukan yang tersisa.


" Semua prajurit yang masuk ke hutan telah terbunuh, sedangkan pangeran pertama kalian dan jenderal Fei telah mendapatkan karma dari apa yang mereka lakukan" seru seseorang mengejutkan komandan yang bernama komandan Dewu.


Komandan Dewu yang mendengar suara itu sangat terkejut saat tahu siapa yang berbicara.


" Sa-salam pangeran kedua, pangeran ketiga, jenderal Howin.."


" Hmm.."


" Kalian begitu suka menjadi penguntit ya" ucap Yueyin acuh


" Nona tolong anda jaga sikap, kau begitu tidak sopan!" Seru komandan Dewu


" Hanya seorang komandan begitu berani, bukankah kau yang begitu tidak memiliki sopan santun!" Seru Yueyin dingin, seperti nya suasana hatinya masih belum membaik.


" Maafkan hamba pangeran, hamba mana berani!" Ujar nya segera berlutut


" Awas saja kalian jika pangeran pertama dan jenderal Fei sudah sadar, kalian akan menerima akibatnya!" Batin komandan Dewu


" Sudah lupakan saja" jawab Fan Jiangwu acuh


" Masalah di kerajaan ini sudah selesai, kami berdua tidak memiliki urusan lagi dikerajaan ini, kami akan kembali melanjutkan perjalanan... Kita akan berpisah di sini!" Seru Li Hongli tiba-tiba mengejutkan Fan Jiangwu dan yang lain nya.


" Tunggu saudara, tidak bisakah kau tinggal di istana satu hari lagi, ayahanda akan sangat berterimakasih atas semua bantuan mu ini, setidaknya biarkan kami menyiapkan jamuan untuk berterima kasih pada mu!" Seru Fan Jiangwu


" Benar yang di katakan adik ku, kerajaan Fan berhutang begitu besar pada mu, setidaknya biarkan kami menjamu kalian" ujar Fan Shen


" Maaf aku tidak bisa melakukan nya, kami sedang terburu-buru... Mungkin lain kali, jika takdir berkehendak kita akan bertemu kembali..." Ujar Li Hongli


Li Hongli meraih tangan Yueyin, Yueyin hanya acuh namun ia juga tidak melepaskan genggaman tangan Li Hongli.

__ADS_1


" Selamat tinggal!!"


Wsosh


Setelah mengatakan itu Li Hongli dan Yueyin lenyap dalam sekejap dari hadapan mereka seakan keduanya memang tidak pernah ada di sana.


Fan Jiangwu tidak terkejut melihat itu, namun Fan Shen dan jenderal Howin sekali lagi dikejutkan setelah melihat kemampuan Li Hongli yang begitu istimewa, berkali-kali mereka dikejutkan oleh sepasang kekasih itu membuat mereka tidak tahu harus menangis atau tertawa, mereka berdua masih ingat bagaimana kedua nya begitu meremehkan kekuatan sepasang kekasih itu awal nya, namun sekarang mungkin mereka rasa nya ingin bersembunyi di dalam lubang.


Berbeda dengan komandan Dewu yang begitu terkejut melihat kemampuan orang asing yang salah satu nya sempat ia singgung, membuat ia berkeringat dingin jantung nya berdetak kencang saking takut nya pemuda itu akan membunuh nya karena menyinggung perasaan gadis itu, mengingat itu dia sangat ketakutan.


" Pangeran mereka..." Tanya komandan Dewu ragu


" Mereka adalah kenalan ku, namun kemampuan nya bahkan tidak bisa diri ku bayangkan, mungkin dia bahkan lebih hebat dari ayahanda ku sendiri. Oh ya, berdoa saja agar mereka tidak kembali dan membunuh mu karena telah menyinggung kekasih nya itu" ucap Fan Jiangwu menakuti.


" Pangeran apakah pemuda itu sehebat itu!" Ucap nya ragu


" Tentu saja, menurut mu bagaimana mereka berdua tidak mengalami luka sedikitpun. Sedangkan aku, kakak kedua, dan jenderal Howin terluka seperti ini. Dan lihat juga majikan mu mereka berdua bahkan terluka lebih parah dari kami menurut mu bagaimana??" Ujar Fan Jiangwu lagi


Sangat mengerikan, pikir komandan Dewu


_____________________________________________


Di tempat lain


Li Hongli dan Yueyin muncul di tempat yang cukup jauh dari hutan Gao.


" Uhuk-uhuk..." Li Hongli langsung terbatuk dan mengeluarkan darah setelah muncul, melihat itu Yueyin yang sedari tadi bersikap acuh sangat mencemaskan nya.


" Li Ge, ada apa dengan mu u? Apa kau baik-baik saja!" Tanya Yueyin begitu sangat cemas


" Tidak apa-apa, kamu tidak perlu cemas. Namun apakah harus aku sakit dulu agar kamu perhatian pada ku hmm..." Goda Li Hongli


" Jangan bercanda, kondisi mu sudah seperti ini masih saja bercanda... Berbaliklah biar aku bantu menyalurkan energi Qi ku" seru Yueyin kesal


" Tidak perlu, aku baik-baik saja... Ini hanya karena aku menggunakan kekuatan jiwa ku melebihi batas saja, setelah beristirahat sebentar aku akan kembali pulih sediakala" ujar Li Hongli menenangkan gadis itu yang mata nya terlihat sudah berkaca-kaca.


" kamu bohong, sudah tahu kamu terluka masih saja menggunakan kekuatan elemen ruang dan waktu untuk berpindah tempat... Sekarang diam dan menurut saja, jangan membantah" ucap Yueyin sambil memalingkan wajah nya agar Li Hongli tidak melihat wajah nya yang berurai air mata.

__ADS_1


" Baiklah baik, sesuai perintah tuan putri ku" goda Li Hongli, ia tahu gadis nya sedang sedih sekarang karena melihat kondisi nya, karena itu juga ia tidak membantah lagi.


Li Hongli duduk bersila dan Yueyin duduk dibelakang nya menyalurkan energi Qi milik nya.


__ADS_2