
________________
Saat ini Li Hongli tidak sendirian dia bersama dengan beberapa orang.
" Apa yang kalian lakukan di sini?" Tanya Li Hongli dingin saat menatap beberapa orang di hadapan nya.
" Seharusnya kami yang mengatakan itu, berani sekali manusia rendahan seperti mu menyerang kami!" Seru salah satu dari mereka dengan sombong.
Ada sekitar tujuh orang yang sekarang di temui oleh Li Hongli, awal nya saat di Medan perang Li Hongli merasakan aura yang begitu aneh sedang mengawasi mereka di atas langit, tapi siapa sangka dia malah akan bertemu sekumpulan orang-orang sombong ini.
" Tenanglah Saudara, kita tidak bisa gegabah"
" Benar Manusia ini seperti bukan orang biasa"
Teman-teman nya segera menghentikan hal konyol yang akan di lakukan oleh orang itu.
" Ya, sebaiknya kita jangan gegabah. Kita tunggu saudara pertama dulu."
" apaan kalian ini, dia hanyalah seorang manusia. Hanya dengan menjentikkan jari kita saja, dia akan mati dengan mudah." Ucapnya sombong bahkan suara sengaja ia keraskan agar Li Hongli dapat mendengar nya.
Sebelum Li Hongli membalas hinaan orang asing itu sebuah suara lebih dulu terdengar.
" Hentikan, apa yang ingin kau lakukan saudara kelima... Bukankah guru sudah memperingati mu agar bersikap baik"
Tiga orang turun dari langit dengan begitu berwibawa dan gagah, satu orang dari ketiga nya memiliki penampilan yang terlihat lembut dan tenang membuat orang yang melihat nya merasa nyaman.
" Saudara pertama!" Seru orang itu menatap terkejut pada orang yang baru saja muncul.
" Ya, ini aku... Apa kau membuat masalah lagi saudara kelima"
" Tidak.. manusia itu yang lebih dulu menyerang kami. Jika tidak di hentikan oleh saudara yang lain aku sudah menghabisinya." Ucap nya menunjuk Li Hongli dengan penuh kemarahan.
" Bersikap begitu arogan, sebaiknya kalian segera tinggalkan alam fana ini, aku tidak akan menolerir jika kalian membuat masalah di alam ini!" Perkataan Li Hongli begitu dingin dan acuh tak acuh. Tapi mereka yang mendengar nya menjadi begitu jengkel.
" Kau... Berani sekali kau bersikap begitu sombong di hadapan ku, apa kau tidak tahu siapa kami ini. Kami adalah...."
" Saudara kelima hentikan jangan melanggar pantangan."
" Tapi saudara kedua.."
" Saudara Li, apa itu kau?" Tanya pemuda yang tampilan nya begitu lemah lembut itu dan dia pun berjalan mendekati Li Hongli.
" Ini aku.. Hui, Bagaimana kabar mu sekarang?" Tanya nya dengan akrab
catatan : (pemuda misterius yang berasal dari ras dewa, dan bertemu dengan Li Hongli dan Yueyin saat keduanya menemukan Lian Jiazhen), episode 397
" Ya, aku baik. Namun mereka seperti nya tidak." Jawab Li Hongli acuh sambil menatap orang-orang di depan nya dengan tenang.
__ADS_1
" Apa mereka telah mengganggu mu. Maaf atas kesalahan yang di lakukan saudara-saudara ku, mereka baru saja datang karena itu tidak mengerti aturan di dunia ini."
" Saudara pertama apa kau mengenal orang ini?" Tanya nya penasaran saat melihat saudara pertama nya begitu akrab dengan manusia biasa.
Mereka tentu sangat mengenal saudara pertama, meski terlihat begitu lemah lembut, bahkan setiap sikap nya begitu elegan dan lembut, tapi mereka sangat tahu di balik sikap lembut itu terdapat monster yang sangat mengerikan. Dan saudara pertama nya tidak pernah dekat dengan orang asing, tapi siapa pemuda ini.
" Dia adalah kenalan lama ku, kalian cepat minta maaf pada nya." Ujar nya dengan nada dingin.
" Tidak, aku tidak akan pernah mau meminta maaf pada seorang manusia biasa."
" Minta maaf atau kau akan menerima hukuman dari ku" ucapnya semakin dingin.
Dia dengan enggan tetap meminta maaf pada Li Hongli " Maaf"
Bukan hanya dia tapi juga yang lain nya, mereka sangat tahu jika saudara pertama sudah marah akan sangat berbahaya bagi mereka. Hukuman yang di berikan oleh nya juga bukan hukuman biasa, tapi jauh dari kata penyiksaan.
" Saudara Li, bagaimana kabar saudara Jiazhen dan istri mu?"
" Mereka baik."
" Katakan apa yang kalian lakukan di sini?" ujar Li Hongli langsung pada inti nya.
" Apa kau pikir kami perlu menjawab pertanyaan mu itu!"
" Ras dewa begitu sombong, jika kalian tidak memiliki kepentingan di sini lebih baik segera tinggalkan tempat ini!" Ucap Li Hongli dengan nada dingin dan wajah datar.
" Ras dewa? Bagaimana kau bisa tahu kami dari ras dewa." Ucap seseorang dengan terkejut.
" Kita bicarakan ini nanti."
" Saudara Li, tujuan kami kemari adalah untuk menghentikan kebangkitan Raja iblis yang jiwa nya sudah terbebas dari segel yang mengekang nya" ujar nya menjelaskan sesingkat mungkin. Lagi pula tidak ada salah nya di mengatakan ini, dulu keduanya juga memiliki hubungan erat saat membasmi iblis.
" Hanya dengan kalian, tidak mungkin kalian berpikir bisa mengalahkan Raja iblis yang para kaisar dewa saja tidak bisa melakukan nya. Jika kalian berpikir begitu, kalian sungguh bodoh."
" Apa maksud mu manusia, kau sudah tahu identitas kami yang sebenarnya seharusnya kau bersikap penuh hormat pada kami tapi sikap mu masih saja begitu sombong.." dengus nya dengan tidak senang.
" Ini bukan alam di langit tertinggi, sebaiknya kalian jaga sikap kalian itu. Prinsip dunia telah menekan kekuatan kalian, jika kalian berani membuat masalah di alam manusia ini. Mungkin sebelum berhadapan dengan Raja iblis, tubuh kalian telah hancur oleh prinsip dunia" ujar Li Hongli acuh tapi mereka yang mendengar nya merasa kedinginan di hati nya.
" Diamlah!"
" Saudara Li, apakah kau mengetahui sesuatu tentang Raja iblis?"
" Kita bicarakan itu nanti, ikutlah dengan ku, jika ingin tahu keberadaan Raja iblis dan orang yang sedang kau cari!" Seru Li Hongli dengan acuh.
Deg
Jantung Tuan Hui Seakan berhenti berdetak untuk sejenak, dia merasa Li Hongli begitu misterius, dan entah kenapa dia merasa Li Hongli telah mengetahui sesuatu yang lain.
__ADS_1
" Orang yang di cari? Saudara pertama siapa yang kau cari di dunia manusia ini?" Tanya salah satu saudara nya.
" Ck, pemuda ini hanya menyemburkan omong kosong saja" ujar saudara kelima dengan sinis
" Sudahlah berhenti berdebat, Aku akan mengatakan nya nanti, sekarang lebih baik kita ikuti dia."
" Apa mengikuti manusia ini! apa kau salah. Tujuan kita kemari untuk menemukan Raja iblis bukan untuk sesuatu yang tidak penting" ujar saudara kelima dengan sinis.
" Saudara kelima seperti nya kau masih tidak mendengarkan nasihat guru, saat kau ke alam fana ini guru pasti meminta mu untuk tidak bertindak gegabah, tapi sikap mu ini selalu begitu ceroboh" ucapnya tenang tapi begitu mengena dan membuat nya tidak lagi berani bicara
" Saudara kami akan ikut dengan mu"
" Baik, ikuti aku jika kalian mau, dan silahkan pergi jika tidak mau" ucap Li Hongli acuh
Wush
Li Hongli segera meninggalkan tempat itu tanpa menunggu mereka lebuh dulu.
_____________________________________________
" Ini dimana?"
" Saudara Li apakah ada perang, mengapa begitu banyak prajurit di sini?" Tanya nya saat tiba di kamp militer pasukan kekaisaran Lian
" Ya"
" Li Hongli, kau di sini?"
" Lama tidak bertemu tuan muda Jiazhen"
" Tuan....Hui Mengapa kau bisa berada di sini"
" Aku yang membawa mereka" jawab Li Hongli singkat
" Ah... Jadi kau pergi untuk ini, dasar kau dan Yueyin'er sama saja begitu suka membuat orang lain cemas."
" Apa Yue'er telah kembali?"
" Ya, jadi kau sudah tahu sandiwara ini. Aku tidak akan perhitungan untuk kali ini karena kedatangan tuan Hui, Tapi jika ada lain kali awas saja kau!"
" Tunggu! Kau mau pergi kemana?" Tanya Lian Jiazhen yang melihat nya pergi begitu saja meninggalkan mereka
" Menemui istri ku, mereka ku serahkan pada mu" ucap Li Hongli acuh tanpa berbalik.
" Hei, kau! Bagaimana dengan Raja iblis?"
" Kita urus itu nanti, tidak perlu buru-buru" jawab Li Hongli singkat sebelum benar-benar menghilang dari pandangan semua orang.
__ADS_1
" Cepat sekali dia."