Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 128. Yelu Vs Li Kun


__ADS_3

" Aku tahu kau pasti menggunakan trik dan cara yang curang sehingga bisa mengalahkan orang ku" teriak Li Kun dengan keras, ia sengaja berteriak agar semua orang dapat mendengar ucapan nya.


Dan benar saja setelah mendengar ucapan Li Kun, banyak orang dari para penonton yang orang biasa atau Kultivator tingkat rendah menatap Yelu dengan sinis dan mencibir. Banyak dari mereka juga yang mulai berbisik dan setuju dengan pendapat Li Kun, sehingga banyak orang yang mulai menghina Yelu dengan kata kata pedas.


Berbeda dengan para penonton yang menghina Yelu, para Juri, ketua klan, sebagian kepala keluarga bangsawan, dan beberapa Kultivator tingkat tinggi, serta tentu nya Li Hongli, Ying Liang, Ying Yue, Yueyin mereka mengetahui yang di ucapkan pemuda itu hanya omong kosong, dan Yelu bisa mengalahkan Li Bao dengan kemampuan nya sendiri.


Mendengar banyak orang yang menghina juga menatap sinis bahkan jijik pada Yelu, membuat Li Kun sangat senang karena rencana nya untuk mempermalukan pemuda di depan nya itu berhasil.


Sedangkan Yelu sendiri hanya acuh tak acuh mendengar hinaan pedas yang terus keluar dari mulut para penonton, ia tidak peduli akan hal itu tapi di dalam hati nya ia sudah membuat rencana untuk bisa lebih mempermalukan Li Kun, dan membalas semua yang telah pemuda itu perbuat pada tuan dan diri nya.


Di sisi lain Ying Yue yang mendengar hinaan demi hinaan untuk kekasih nya menjadi geram dan ingin membungkam mulut semua orang yang telah menghina kekasih nya, namun Yueyin mencegah nya.


" Nona biarkan aku untuk membungkam mulut kotor orang orang sialan itu..." Ucap nya sambil menatap sengit pada orang orang yang sekarang sedang menghina dan menatap Yelu dengan jijik.


" Percayalah pada Yelu, ia akan membalas nya jauh lebih kejam dari pada pemuda yang hanya bisa berbicara omong kosong itu...... Lagi pula Yelu mengikuti turnamen pasti memiliki rencana sendiri, jika kau membuat masalah sekarang kau hanya akan membuat rencana nya gagal.... Apa kau ingin melakukan nya" ucap Yueyin dengan santai


" Tidak Nona, maafkan aku karena aku bersikap ceroboh dan hampir saja akan menggagalkan rencana Lu Ge, jika saja nona tidak mengingatkan" ujar Ying Yue dengan sendu


" Sudahlah lebih baik kita lihat pertunjukan di depan kita, dan sudah ku katakan jangan memanggil ku nona, panggil saja aku saudari" ujar Yueyin dengan malas, ia sudah berkali-kali mengatakan agar Ying Yue tidak lagi memanggil nya nona, tapi ia sangat keras kepala begitu pun dengan Ying Liang dan Yelu.


" Maaf Nona, Ying Yue tidak bisa melakukan nya" ucap Ying Yue

__ADS_1


" Terserah...."


Kembali ke pertandingan, Li Kun melesat dan menyerang Yelu menggunakan senjata nya yaitu tombak.


Karena marah Li Kun menyerang Yelu dengan bertubi-tubi dan brutal, ia sangat kesal karena Yelu begitu mudah mengalahkan Li Bao, walau pun bukan diri nya yang di perlakukan seperti itu tetap saja Li Bao adalah salah satu pengikut nya, mempermalukan bawahan nya berarti mempermalukan diri nya juga.


Meski begitu tidak ada satu pun dari serangan pemuda itu yang berhasil mendarat di tubuh Yelu, karena semua serangan nya berhasil di hindari oleh Yelu dengan mudah.


" Apa yang kau lakukan sampah? Kenapa kau hanya menghindari serangan ku saja? Apa kau tidak bisa menyerang?"


Yelu hanya menanggapi perkataan Li Kun dengan senyuman, namun senyuman itu bukan senyuman indah yang dapat mengikat para kaum hawa, melainkan senyuman mengerikan yang bisa di artikan sebagai hinaan, ataupun senyuman yang biasa nya di tunjukkan oleh Seekor harimau yang sedang melihat mangsa nya yang sudah putus asa. Sayang nya Li Kun dan orang orang tidak bisa melihat senyuman itu karena tertutupi oleh penutup kepala nya.


Beberapa menit kembali berlalu, Li Kun sudah nampak kelelahan karena sejak awal, dia sudah melakukan serangan yang membabi-buta, hal itu bisa di lihat dari serangan nya yang sudah mulai melambat dan saat ini juga, Yelu menangkap tombak pemuda tersebut, dan menarik nya sehingga sekarang tombak milik Li Kun berpindah pada tangan Yelu..


" Kita hentikan permainan ini sampai di sini! Sekarang giliran ku" ucap Yelu


Ucapan nya membuat Li Kun terdiam tidak percaya, ia masih terkejut bagaimana mungkin pemuda yang menjadi lawan nya bisa mengambil senjata milik nya dengan begitu cepat.


Kraakk


Terdengar suara suatu benda yang patah, dan benda itu adalah tombak milik Li Kun, sekali lagi apa yang di lakukan oleh Yelu menyita perhatian banyak orang, apa lagi senjata yang di patahkan adalah senjata tingkat emas rendah, meski pun hanya senjata tingkat emas namun jika di patahkan oleh seorang Kultivator yang masih berada di tingkat perak bintang satu itu akan sulit.

__ADS_1


Bukan hanya itu orang orang yang tadi mencibir dan menghina Yelu, kembali diam dan meragukan perkataan Li Kun, mereka melihat sendiri bagaimana dia dengan begitu mudah nya mematahkan senjata tingkat emas rendah, dan mereka tidak menemukan juga kecurangan sedikit pun dari pemuda itu, begitu pun dengan apa yang sedang Li Kun rasakan.


Baam.... Baamm... Baam


Yelu mengeluarkan sebuah belati dari cincin penyimpanan nya, pemuda itu melesat dengan cepat ke arah Li Kun. Setelah di dekat Li Kun, Yelu menendang dan memukuli nya hingga babak belur, tapi dia sama sekali tidak membiarkan Li Kun keluar dari arena, Yelu juga menyerang Li Kun zig-zag dan teratur menggunakan belati nya.


"Akkhh..."


"Argghh..."


Teriakan demi teriakan terus terdengar membuat para penonton bergidik ngeri mendengar nya, bahkan dua arena lain nya sampai memberhentikan pertarungan mereka dan melihat apa yang terjadi di arena pertandingan pada arena ke satu.


Ying Liang yang berada di arena kedua langsung bersorak dengan heboh melihat begitu brutal nya Yelu bertarung, setahu nya pemuda itu selalu bertarung dengan tenang tidak seagresif sekarang, ia bahkan tidak percaya dengan apa yang ia lihat bahwa Yelu yang selama ini selalu bersikap tenang dan tak kalah acuh nya seperti tuan nya namun sekarang dia bertarung tanpa ampun.


Di sisi lain, Li Kun sendiri yang merasakan siksaan yang diberikan Yelu ingin rasa nya ia Pingsan tapi Yelu tak pernah membiarkan hal itu terjadi. Li Kun bahkan sudah mencoba untuk beberapa kali mengucapkan kata menyerah namun selalu tertahan di tenggorokan nya, karena saat ia akan melakukan nya Yelu pasti akan memukul atau membuat luka di beberapa bagian tubuh nya dengan belati yang ia gunakan sehingga hanya terdengar teriakkan demi teriakkan saja.


Banyak orang juga yang menyayangkan Li Kun tidak langsung berkata menyerah agar tidak lagi merasakan siksaan, tanpa mereka tahu Yelu tidak memberikan kesempatan untuk Li Kun bisa melakukan hal itu.


Para Juri pun tidak bisa melakukan apa pun karena sesuai peraturan turnamen, sedangkan pemuda itu sama sekali belum melanggar peraturan turnamen, pemuda yang menjadi lawan nya belum mati, dan tidak sama sekali mengatakan menyerah sehingga para Juri tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu pemuda itu, karena akan melanggar peraturan jika mereka membantu.


Sedangkan di tempat para anggota klan Li, mereka sungguh tidak percaya dengan pemandangan yang mereka lihat sekarang, apa apaan itu kenapa tidak ada satu pun para Juri yang menghentikan pertandingan mereka, Li Zu yang melihat keadaan anak nya membuat darah nya mendidih karena marah.

__ADS_1


__ADS_2