Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 130 Babak Semifinal


__ADS_3

Di arena tempat Ying Liang berada, dia telah memenangkan dua kali pertandingan dan sekarang adalah pertandingan ketiga nya.


" Nomor 21 aku menantang mu" ujar Ying Liang dengan lantang.


Namun ia langsung menelan ludah nya sendiri, bahkan suara nya seakan tercekat dari tenggorokan setelah tahu siapa orang yang telah ia tantang.


Di tempat Li Hongli, dia berdiri karena mendengar nomor yang ia miliki telah di panggil, ia berjalan dengan santai meski tahu siapa lawan nya sekarang, ia tidak menghiraukan nya sama sekali.


Setelah Li Hongli menaiki panggung arena, Ying Liang tiba tiba mengangkat kedua tangan nya ke atas, apa yang di lakukan oleh nya membuat semua orang bingung.


" Aku menyerah dan mengaku kalah" ujar Ying Liang dengan lantang mengejutkan semua orang yang ada di sana terutama para Juri.


Berbeda dengan para Juri yang tidak mengerti apa yang terjadi, sebagian para penonton mewajarkan apa yang di lakukan oleh Ying Liang, karena mereka tahu orang yang di tantang oleh pemuda itu adalah ketua dari kelompok mereka sendiri.


" Apa kau yakin ingin menyerah?" Tanya salah satu juri


" Tentu... Ahkk tidak...." Jeda Ying Liang yang membuat para Juri merasa pemuda itu berubah pikiran, tapi ternyata apa yang mereka pikirkan berbeda dengan kenyataan nya.


" Aku tidak hanya menyerah dan mengaku kalah tapi aku pun mengundurkan diri dari turnamen ini..... Turnamen ini tidak lagi menarik bagi ku" ujar Ying Liang santai


" Tuan kalau begitu aku pergi terlebih dahulu" ucap Ying Liang menundukkan kepala nya sebentar sebelum meninggal arena pertandingan.

__ADS_1


" Hmmm...."


Lagi dan lagi para Juri tidak bisa melakukan apa pun, mereka juga sadar jika mereka memaksa pemuda itu pasti mereka dan sekte mereka akan di anggap buruk di mata para orang orang ini.


Tapi mereka telah membuat keputusan sendiri bahwa setelah turnamen selesai, mereka akan tetap mengajak kedua pemuda jenius itu untuk masuk ke salah satu sekte tempat mereka bernaung.


mereka juga penasaran dengan pemuda yang sekarang berdiri di atas arena, pemuda itu dapat menaklukkan dua monster sekaligus, apakah kekuatan pemuda itu lebih hebat dari kedua pemuda tadi, itulah pikir mereka.


" Baiklah pemenang nya adalah pemuda dengan nomor 21" ujar salah satu juri


" Jadi nak sebutkan nomor yang ingin kau tantang" lanjut nya


" Kalian semua, siapa pun di antara kalian yang ingin melawan ku, naik ke atas arena sekarang juga" ucap Li Hongli santai suara nya tidak keras tapi cukup terdengar oleh semua orang.


Apa dia gila? Atau dia terlalu percaya diri hanya karena telah mengalahkan salah satu dari lima pemuda jenius, pikir semua orang


Mereka benar benar tidak menyangka kalau Li Hongli akan memberikan tantangan secara terang-terangan seperti itu. Dari ucapan Li Hongli barusan, bisa di artikan dia sedang menantang seluruh para peserta untuk melawan nya sendirian, dan kalau semua peserta naik ke atas arena, mungkin arena tidak akan cukup untuk menampung nya dan pertarungan mereka juga pasti akan menjadi pertarungan yang dahsyat.


Perkataan Li Hongli barusan bukan hanya mengejutkan para penonton, tapi perkataan nya juga mengejutkan para Juri, Raja dan permaisuri Xin, sedangkan Xin Zhuo dan Xin Jiao sendiri terlihat santai karena mereka dulu telah melihat sendiri bagaimana kekuatan Li Hongli, berbeda dengan Raja dan permaisuri Xin yang hanya tahu bahwa Li Hongli memang hebat dalam kemampuan Alkemis nya namun tidak dengan pertarungan nya.


Meski mereka telah melihat pertarungan pertama Li Hongli melawan Qin Jian tapi tetap saja itu hanyalah pertarungan satu lawan satu berbeda dengan sekarang. Para Juri sendiri semakin tertarik dengan Li Hongli bahkan mereka tidak sabar menyaksikan pertarungan antara Li Hongli dan para peserta turnamen.

__ADS_1


Di bangku para peserta, lebih tepat nya di tempat duduk Ying Liang, Ying Yue, Yelu dan Yueyin. Mereka hanya menanggapi tantangan yang Li Hongli ucapkan biasa saja. Apa lagi Yueyin dia sangat tahu Li Hongli hanya tidak ingin di buat repot hanya melawan Kultivator rendah seperti mereka.


" Waaaahhhh.... Lihatlah tuan, dia tidak ingin repot repot melawan satu persatu peserta turnamen, jika dia bisa melawan semua nya sekaligus" ucap Ying Liang heboh


" Cih, berisik.... Memang nya kau yang malah ikut ikutan dengan diri ku mengundurkan diri dari turnamen" sinis Yelu


" Hei.... Aku tidak mengikuti mu yahhh, hanya saja Turnamen itu sudah tidak menarik lagi, apa lagi tidak ada satu pun lawan yang bisa membuat ku mengeluarkan seluruh kemampuan ku" ucap Ying Liang tak kalah sinis nya


" Ciihh.... Alasan"


" Terserah"


Di kursi Li Yuwen juga dia terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh pemuda itu yang ia yakini adalah putra nya sendiri, tapi ia juga percaya putra nya tidak akan gegabah tanpa membuat rencana terlebih dahulu, semua nya pasti sudah dipikirkan oleh nya.


Sementara itu, para peserta turnamen merasa tertantang dengan perkataan Li Hongli barusan, namun mereka tidak mengartikan perkataan Li Hongli sebagai tantangan, melainkan sebuah hinaan untuk mereka semua. Selain itu, mereka juga menganggap bahwa Li Hongli terlalu meremehkan mereka, seolah mereka semua bukanlah apa apa bagi nya.


" Hahahaha, sejak awal aku memang sudah tidak suka dengan mu dan orang orang yang mengikuti mu dan karena kau sudah menantang, maka pantang bagi ku untuk tidak menjawab nya" ujar Wu Yu, lalu melompat naik keatas arena


" Sebenarnya aku tidak punya dendam apa pun pada mu, aku juga tidak mengatakan kalau aku tidak menyukai mu, tapi karena kau sudah menantang seperti itu, maka aku dengan senang hati akan menjawab nya" Ucap Quon Chiu, lalu naik keatas arena pertarungan


Zian Tao yang melihat Wu Yu dan Quon Chiu menaiki arena pertandingan dan menerima tantangan dari pemuda itu pun tak ingin kalah dari mereka berdua, ia pun ikut naik keatas arena, para peserta lain nya pun ikut naik ke atas arena pertarungan, alasan mereka ikut dalam tantangan Itu pun beragam, ada yang penasaran dan ingin mencoba bertarung dengan Li Hongli, ada yang ingin ikut saja dan ada juga yang tidak menyukai Li Hongli dan kelompok nya.

__ADS_1


Ada lima peserta lain nya yang juga ikut menaiki arena pertarungan, setelah ketiga pemuda jenius yang telah menaiki arena pertarungan. para peserta yang tidak menerima tantangan dari nya pun sangat banyak, tapi kebanyakan para peserta itu adalah Kultivator tingkat rendah yang tidak ingin mengambil resiko, apalagi mereka masih mengingat bagaimana dengan mudah nya pemuda itu dapat mengalahkan salah satu pemuda jenius.


Sebagian dari mereka lebih memilih melihat pertarungan di dua arena lain nya, atau menunggu kesempatan bertarung di dua arena yang juga masih bertarung.


__ADS_2