
" Tenang saja Meimei, untuk saat ini kondisi kekaisaran Lian masih dapat dikendalikan, ayahanda dan Ibunda juga baik-baik saja, mungkin Ibunda saja yang masih merajuk pada ayahanda karena kau pergi begitu saja tanpa bertemu dengan nya. Permasalahan yang ada untuk saat ini pembendaharaan istana telah semakin menipis, dan perang terjadi dimana-mana. Di kota ini saja banyak yang terluka dan kelaparan, tapi bahan makanan dan obat-obatan sudah tidak ada lagi. Kami bahkan telah mengeluarkan semua persediaan yang para sekte miliki, namun masih saja kurang!"
" Lalu di mana semua warga yang berada di kota ini sekarang?" Tanya Yueyin.
" Mereka semua bersembunyi di ruang bawah tanah yang di miliki oleh sekte Tombak Langit, begitu pun dengan anak-anak yang merupakan bagian dari sekte Tombak Langit dan sekte-sekte di sekitar wilayah sini!" Jawab Patriak sekte Tombak Langit
" Beberapa wilayah yang berada di bawah perlindungan sekte-sekte besar juga mengalami serangan yang membuat para pemimpin sekte tidak bisa saling membantu." Lanjut nya
" Kalau begitu segera siapkan makanan untuk mereka!" Seru Li Hongli dengan tenang
" Makanan? Makanan dari ma-na..." Saat orang itu akan melanjutkan perkataan nya, Li Hongli dengan santai melambaikan tangan dan di sana muncul sebuah hewan yang merupakan daging siluman, daging siluman itu adalah beberapa siluman yang sengaja Li Hongli bawa dari pulau kematian, juga ada beberapa buah-buahan yang Li Hongli keluarkan.
" apakah ini cukup untuk saat ini?" Tanya Li Hongli dengan tenang.
" Nak, kau dapat daging siluman ini dari mana?" Ucap Raja Bumi dengan terkejut pasalnya tubuh siluman yang mati itu berada di tingkat Langit.
" Laut barat" jawab nya dengan santai
" Li'er, siluman ini sangat besar dan sangat cocok untuk para Kultivator. Tapi tidak untuk manusia biasa kau mengerti maksud ku kan!" Ucap tetua Shang menaikkan sebelah alis nya menatap Li Hongli dengan serius.
" Oh, seperti nya aku salah mengambil."
Li Hongli kembali mengayunkan tangan nya seketika beberapa ember muncul dengan di penuhi ikan segar, ada juga beberapa ayam hutan, kelinci, dua ekor beruang. Hampir semua binatang yang dikeluarkan oleh Li Hongli masih hidup dan terlihat segar, hanya beruang saja yang sudah tidak bernyawa.
Apakah dia peternak binatang berjalan?
Bagaimana pemuda itu bisa mengeluarkan binatang yang masih hidup?
Apa-apaan yang di lihat mereka ini, sungguh sulit di percaya!
__ADS_1
Semua orang yang berada di ruangan tersebut bertanya-tanya berasal dari mana semua binatang hidup itu, bagaimana pun mereka hanya tahu bahwa cincin penyimpanan tidak memilki ketentuan waktu di dalam nya, jadi mereka tidak berpikir semua binatang hidup ini berasal dari cincin penyimpanan. Mereka juga tidak ada yang berani bertanya, mereka sadar diri setiap orang pasti memiliki rahasia nya sendiri.
" Di pulau kematian tidak ada siluman tingkat rendah, jadi saat perjalanan aku dan istri ku menangkap semua binatang ini. Aku tidak memiliki binatang lain nya, apakah ini cukup?"
" Cukup, tentu saja cukup. Semua persediaan makanan ini sangat cukup untuk beberapa hari ke depan, sebelum kita mencari jalan lain untuk mendapatkan sumber daya." Ujar Raja petir dengan antusias.
" Lalu, bagaimana dengan siluman ini. Apa aku simpan lagi saja, atau aku buang saja!" Gumam Li Hongli yang dapat di dengar oleh semua orang karena ruangan itu yang sunyi senyap setelah kemunculan para binatang yang entah datang dari mana itu.
" Jangan! Ekhem... Maksud ku, daging siluman sangat baik untuk para Kultivator, dan dengan tubuh siluman ini yang sangat besar akan cukup untuk semua Kultivator yang ada" ujar Raja Bumi, dia tentu nya tidak akan membiarkan kesempatan untuk bisa memakan daging siluman tingkat langit itu begitu saja. Ini merupakan kesempatan yang langka, tentu harus dia ambil.
" Baiklah, kalian atur saja. Senior Tian Long, tetua Shang, dan Guru dari pangeran Lian Yu! Sebaiknya kita bicara di tempat lain, ada hal yang ingin ku bahas." Setelah mengatakan itu Li Hongli pergi dari ruangan tersebut.
_____________________________________________
Di suatu tempat yang seakan bukan bagian dari alam fana terdapat seorang pria yang sedang berdiri di atas langit sambil memperhatikan hal-hal di sekitar nya.
Wsosh
Saat dia masih dengan tenang terbang memperhatikan kondisi yang ada, sebuah serangan menyerang nya dari belakang.
Dengan sigap dia mengindari serangan tersebut. Namun tidak berhenti di sana sebuah serangan lain muncul.
Dhuarr
Serangan itu membuat nya harus turun dan menginjakkan kaki nya di tanah.
Namun setelah menginjakkan kaki nya di tanah perasaan nya menjadi tidak enak, seakan sebuah masalah yang sangat besar akan menghampiri nya.
Benar saja, ia tidak bisa keluar dari tempat itu seakan di sekitarnya telah ada sebuah dinding tak kasat mata yang menghalangi nya.
__ADS_1
BAM!
Saat ia berjalan ke samping sebuah dinding tidak terlihat membuat nya termundur, begitu pun ke arah lain nya, ia pun mencoba terbang tapi hasil nya sama saja.
" Sial! Bukankah kalian ingin menangkap ku, tunjukkan diri kalian kalo berani. Jangan jadi pengecut!" Seru Lin Feng dengan tenang, dia dapat merasakan ada beberapa mata yang sedari tadi sedang mengawasi nya.
" Khekhekhe... Manusia kau memang hebat, namun kau tidak akan bisa keluar dari tempat ini." Muncul beberapa makhluk yang merupakan bangsa Iblis dilihat dari penampilan mereka yang cukup menyeramkan.
" Katakan apa yang kalian inginkan dari ku?" Tanya Lin Feng tanpa mempedulikan pertanyaan dari iblis itu.
" Jika aku mengatakan nya, apa kau akan memberikan benda itu pada ku?" Ucap iblis itu dengan senyum seringai nya.
" Tentu saja tidak, memang nya aku bodoh akan memberikan apa yang kalian minta saat kalian meminta nya. Otak kalian seperti nya yang telah bergeser" ucap nya acuh yang membuat ekspresi wajah dari para iblis itu menggelap, tapi Lin Feng sama sekali tidak takut, ia masih menampilkan sikap tenang dan acuh nya.
" Kau boleh saja tidak memberikan benda itu pada kami, tapi kau tidak akan pernah lepas dari alam kegelapan ini." Ucap iblis itu menyeringai.
" Alam kegelapan? bukankah ini masih bagian dari dunia fana, mengapa bisa menjadi alam kegelapan?" Batin Lin Feng terkejut sampai mengerutkan kening nya.
" Khekhe... Manusia ternyata memang bodoh, Raja iblis bukan hanya terkurung di alam manusia tapi juga di alam iblis di sudut dunia kegelapan yang tempat nya bagian dari alam kegelapan tapi manusia dapat memasukinya dengan bebas setelah peperangan dewa dan iblis berakhir. Namun untuk apa aku menjelaskan nya pada mu, sekarang cepat serahkan pedang penguasa langit itu padaku!" Seru nya dengan tersenyum mengejek.
" Hahahaha...." Sekarang gantian Lin Feng lah yang tertawa setelah mendengar ucapan Iblis tersebut, meski dia sempat menduga nya tapi tidak menyangka dugaan nya ternyata benar. Bukan itu yang membuat nya tertawa, hanya saja ia sedang mengejek iblis konyol itu, anggap saja ia melakukan nya untuk sedikit membalas dendam pada nya karena telah membuat nya terkurung.
Jika ada pra Kultivator yang mendengar dewa angin yang hebat dan di takuti oleh semua orang bisa terjebak hanya oleh trik kecil dari iblis sialan ini, bisa-bisa reputasi nya hancur.
Meski dia juga tidak peduli akan reputasi itu, hanya saja ia tidak ingin mendapatkan ejekan dari kedua rekan nya.
" Apa yang kau tertawakan manusia?" Tanya nya dengan geram.
" Tentu saja menertawakan kebodohan mu, apa kau pikir aku tahu benda apa yang kau katakan itu, aku bahkan belum pernah melihat nya bagaimana bisa memberikan benda yang tidak ku miliki pada mu!" Balas Lin Feng dengan santai dan acuh tak acuh.
__ADS_1