
" Aku ingin menantang nomor 9" ujar Mu Xing
Semua orang mengarahkan tatapan nya pada para peserta menunggu siapa orang yang mendapatkan kesialan karena memiliki nomor itu, tapi banyak orang juga yang berharap nomor itu di dapatkan oleh salah satu dari para jenius yang lain nya, supaya pertandingan itu tidak lagi membosankan.
Tetapi ternyata lawan nya sekarang bukanlah pemuda biasa, karena nomor yang ia tantang adalah milik dari Ying Liang. Saat Mu Xing mengetahui siapa lawan nya yang sekarang ia menjadi sangat senang, karena Ying Liang adalah pemuda yang telah berani mengambil perhatian semua orang terutama para gadis yang awal nya tertuju pada nya berbalik pada pemuda itu, walau pun kenyataan nya tidak seperti itu.
Para penonton menatap kasian pada Ying Liang karena melawan orang yang salah, apa lagi para wanita yang tidak rela pemuda tampan yang mereka kagumi akan kalah oleh salah satu jenius yaitu Mu Xing.
Mu Xing benar benar sangat kesal saat sorak sorakan yang tadi hanya tertuju pada nya, tapi saat pemuda itu yang menjadi lawan nya sorakan dari para wanita berpindah pada nya. Mu Xing bersumpah dalam hati nya akan membuat pemuda itu tahu sedang berhadapan dengan siapa dia itu, pemuda itu akan ia buat menyesal karena berani melawan nya.
Ying Liang berjalan ke atas arena dengan gagah dan langkah yang tegas membuat para wanita sangat mengagumi wajah nya yang begitu tampan.
" Tidak ku sangka lawan ku sekarang adalah diri mu, aku jadi penasaran seberapa hebat diri mu" Mu Xing berkata sinis sambil tersenyum meremehkan
" sangat cukup, jika hanya untuk mengalahkan mu saja" balas Ying Liang tak kalah meremehkan
" Mengalahkan ku?.... Hanya dengan tingkat Kultivasi mu yang rendah itu!!" ucap Mu Xing ia tentu tidak percaya, ia sudah di tingkat emas bintang 3, sedangkan yang ia rasakan dari Ying Liang hanyalah tingkat perak bintang 4, dan bisa bisa nya pemuda seperti nya meremehkan nya.
" Kenapa? Kau tidak percaya? Majulah akan aku buktikan ucapan ku" ucap Ying Liang acuh
"Hehehe.... Kau itu bodoh atau apa? Apa kau belum menyadari perbedaan kekuatan di antara kita, kau bukanlah lawan ku! Sebaiknya kau menyerah sebelum kau menyesal karena telah datang ke tempat ini" pandangan Mu Xing terhadap lawan nya semakin merendahkan.
Ucapan Mu Xing cukup keras hingga dapat terdengar oleh orang orang. Hanya saja ia tidak tahu lawan nya yang sekarang bukanlah pemuda yang mudah di hadapi seperti lawan lawan nya yang tadi, Ying Liang bahkan bisa membunuh nya dengan mudah jika ia mau.
Tingkat emas bintang 3? Apa itu? Hey apa kau terlalu membanggakan tingkat Kultivasi mu yang rendah itu.
" Sebenarnya aku tidak menyangka kalau kau berani menjawab tantangan ku, padahal saat aku tahu nomor yang ku tantang adalah milik mu, aku sempat berpikir kalau kau akan duduk diam, dan langsung menyerah" Lanjutnya meremehkan
" Kenapa? apa kau terlalu takut menghadapi ku, hingga menyuruh ku menyerah, Karena kau tahu jika kau melawan ku kau akan kalah dengan sangat memalukan" ucap Ying Liang angkuh
" kauuu....."
Tanpa Mu Xing tahu dia lah sekarang yang sedang mengalami kesialan, karena melawan Ying Liang, dia tidak tahu saja tingkat Kultivasi yang ia lihat bukanlah tingkat Kultivasi sesungguh nya Ying Liang.
__ADS_1
Andai Mu Xing mengetahui bahwa tingkat Kultivasi Ying Liang sebenarnya berada di tingkat Junior bintang 8, mungkin dia akan muntah darah.
Hey... Apa apaan itu, ia mungkin tidak akan berani meremehkan pemuda itu jika tingkat Kultivasi nya sendiri berada di tingkat Junior, perbedaan mereka bahkan bukan bintang lagi tapi tiga tingkat sekaligus. Ia mungkin akan langsung menyembunyikan wajah nya di lubang semut karena saking malu nya, jika saja ia mengetahui hal itu....
" keluarkan senjata mu atau kau akan menyesali nya" ucap Mu Xing meremehkan
" Maka cobalah, siapa yang akan menyesali nya..."
Mu Xing menyerang Ying Liang dengan senjata nya yaitu pedang, ia terus menyerang Ying Liang dengan brutal, tapi Ying Liang selalu bisa menghindar dan menangkis nya.
" Heh... Apa kau hanya bisa terus menghindar saja sialan"
Ying Liang tidak menggunakan senjata apa pun karena senjata nya adalah busur dan panah yaitu senjata jarak jauh, sehingga tidak bisa di gunakan dalam pertandingan jarak dekat, meski begitu ia juga menguasai Teknik tangan kosong, jadi ia tidak cemas karena tidak bisa menggunakan busur nya.
Trank
Trink
Ying Liang sebenarnya tidak terlalu menikmati pertarungan nya sekarang, tapi setidak nya ia bisa sedikit bermain dengan pemuda yang menjadi lawan nya sekarang. Lagi pula mana mungkin seorang yang berada di tingkat emas bintang 3 menang melawan tingkat Junior bintang 8, perbedaan nya bahkan bagai bumi dan langit.
Sangat bodoh
Itulah kata yang pantas untuk nya
Sedangkan di dua arena lain nya, pertandingan mereka berjalan biasa saja, kadang yang di tantang kalah dan kadang yang menantang lah yang kalah.
Para Juri pun menjadi tertarik pada pertandingan antara Ying Liang dan Mu Xing, apa lagi dengan Ying Liang yang tingkat Kultivasi nya masih berada di tingkat perak bintang 4 bisa bertarung seimbang dengan Mu Xing yang berada di tingkat emas bintang 3.
Tetapi berbeda dengan para Juri yang mengetahui Mu Xing telah menggunakan seluruh kekuatan nya untuk melawan Ying Liang, bahkan walau pun Ying Liang yang terlihat selalu menghindar dan terlihat dia lah yang berada di posisi bertahan, tapi sebenarnya Mu Xing lah yang sedang posisi bertahan.
Namun Di mata para penonton yang kebanyakan hanyalah para Kultivator tingkat rendah menganggap Mu Xing masih bermain main dengan lawan nya.
Ying Liang yang sudah bosan bermain dengan Mu Xing pun menggunakan elemen angin nya untuk mempercepat gerakan nya.
__ADS_1
Wsuhss
Gerakkan Ying Liang semakin cepat dan terus bertambah cepat hingga Mu Xing yang tadi nya terlihat mendominasi Pertarungan sekarang ia dalam posisi bertahan, bahkan ia tidak memiliki kesempatan untuk kembali menyerang, membuat dia sendiri tidak percaya akan apa yang ia alami. Ia tidak percaya pemuda yang ia remehkan bisa membuat nya sangat kewalahan seperti ini.
Bam!
Bruk
Mu Xing terlempar setelah terkena pukulan Ying Liang.
" Khuk... Khuk" Mu Xing mengeluarkan beberapa teguk darah
" Jadi tuan muda Mu Xing apa sekarang kau paham seberapa tinggi nya langit" ucap Ying Liang sambil tersenyum remeh
" Aku akan memberikan mu kesempatan untuk mu menyerah atau mungkin kau akan menyesali nya"
" Cuih... I-itu tidak akan terjadi... Khuk..." Mu Xing kesulitan berbicara karena darah seperti sudah berkumpul di tenggorokan nya dan siap keluar.
" Baiklah, jika itu pilihan mu"
Saat Mu Xing ingin kembali berdiri dan menyerang Ying Liang, sebuah tendangan ia dapatkan dari Ying Liang hingga membuat nya terpental dan keluar dari arena pertandingan.
BAM!!
BRUUKK...
Bukan hanya itu mungkin beberapa tulang nya telah patah karena tendangan Ying Liang menggunakan energi Qi yang cukup besar, sampai membuat Mu Xing pingsan, tapi untuk nya dia masih bisa bernafas.
" Upss.... Maafkan aku tuan muda Mu Xing, seperti nya kaki ku tergelincir sehingga tanpa sengaja menendang mu" ucap Ying Liang main main, semua orang pun tau Ying Liang hanya lah pura pura mengucapkan nya.
Ekspresi Ying Liang sendiri terlihat bahagia dan tersenyum sangat senang berbeda dengan perkataan nya tadi, ia sama sekali tidak terlihat menyesal melakukan hal itu.
Berbeda dengan para penonton yang sangat terkejut melihat hal itu, begitu pun para Juri dan para pemimpin Klan dan kepala keluarga bangsawan khusus nya Klan Mu yang tidak percaya Kultivator tingkat perak dapat mengalahkan Kultivator yang berada di tingkat emas. Mereka sungguh tidak mempercayai penglihatan mereka, begitu pun dengan Quon Chiu, Wu Yu, dan Zian Tao.
__ADS_1
Mereka bertiga sangat tahu dengan jelas bagaimana kekuatan Mu Xing, bahkan jika di antara mereka yang melawan nya, mereka pun yakin tidak akan mudah untuk mengalahkan nya, karena itulah mereka sulit percaya jika Mu Xing kalah oleh seseorang yang Kultivasi nya satu tingkat di bawah nya.