
Fan Shen menatap lama Fan Jiangwu, ia ingin memastikan apakah semua yang ia dengar benar atau tidak. Namun tanpa di duga Fan Jiangwu menganggukkan kepala nya yang artinya semua itu benar ada nya.
Bisakah gadis yang terlihat lemah lembut bertindak begitu kejam!
Apakah ia sedang bermimpi!
Lihatlah sekarang gadis itu bahkan bersikap seolah-olah bukan dia pelaku nya...
" Li Ge lihat mereka menatap ku seakan-akan aku ini monster yang mengerikan!" Ujar Yueyin pura pura sedih
" Nona Yin, bukan begitu maksud kami, kami hanya.... tidak percaya saja yang melakukan ini adalah nona!" Ucap Fan Shen hati-hati
" Memang nya aku kenapa?" Tanya Yueyin polos
" Itu..." Fan Shen tidak tahu harus menjawab pertanyaan polos dari Yueyin bagaimana, mana mungkin ia menjawab nya dengan kasar, ia takut gadis itu akan menangis nanti.
" Aku kenapa pangeran!" Desak Yueyin, namun di balik cadar nya dia sedang menyeringai tipis
" Apa yang nona lakukan pada mereka sudah benar, hanya saja cara nona terlihat kejam" jawab Fan Shen hati-hati takut menyinggung perasaan Yueyin, tanpa dia sadari dia telah masuk permainan Yueyin.
" Jadi aku kejam, aku...." Yueyin menundukkan kepala nya, dia terlihat takut dan menyedihkan namun sebenarnya dia sedang menahan rasa senang nya karena berhasil menjahili orang lain.
" Bukan begitu maksud ku.. aku..."
" Gadis nakal! sudah hentikan kenakalan mu itu.. apakah kamu belum puas bermain dengan dua orang itu hmm..." Tegur Li Hongli
" Hehehe... Maaf Li Ge, habis nya aku suka ekspresi tertekan mereka, sangat menyenangkan di lihat mata." Jawab Yueyin sambil tertawa kecil tidak ada nada menyedihkan seperti tadi.
" Dasar kamu ini!" Ucap Li Hongli
Mendengar percakapan kedua nya seketika Fan Shen sadar sedari tadi ia sedang di permainan oleh seorang gadis.
" Nona jadi kau..."
" Kenapa mau protes!" Yueyin langsung memotong perkataan Fan Shen dengan dingin, membuat dia langsung terdiam.
Melihat kejadian itu jenderal Howin dan Fan Jiangwu hanya diam dan menjadi penonton saja.
" Saudara Hongli, mereka bagaimana! Kita apakan mereka?" Tanya Fan Jiangwu
__ADS_1
" Jadikan umpan" jawab Li Hongli santai
" Umpan?" Ucap mereka bersamaan
Li Hongli tidak menanggapi kebingungan mereka, dia berjalan kearah dua orang yang sekarang terkapar di tanah tanpa mereka bisa melakukan apa saja.
Setelah di hadapan kedua orang tersebut, Li Hongli membuat gerakan tangan yang rumit, dari telapak tangan nya mengeluarkan cahaya terang, Li Hongli menempelkan kedua telapak tangan nya masing-masing di kening kedua orang itu.
" Segel semesta : Segel pikiran" ucap Li Hongli pelan
Li Hongli menarik kembali tangannya, namun di kening kedua orang itu muncul sebuah gambar bulan sabit dan bintang.
" Berdiri!" perintah Li Hongli pada dua orang itu yang membuat yang lain nya bingung, bagaimana cara kedua orang itu berdiri dengan kondisi penuh luka seperti itu.
Namun apa yang mereka sekarang membuat mereka tidak mempercayai mata mereka sendiri, bagaimana tidak kedua orang yang mustahil untuk berdiri dengan luka yang separah itu tulang patah, wajah yang sudah tidak berbentuk, dan luka lain nya. Sekarang dua orang itu perlahan berdiri seakan tidak terluka sama sekali, jika saja semua luka yang menganga lebar tidak menjadi bukti nya, tidak akan ada yang percaya mereka terluka parah.
Ekspresi wajah mereka berdua terlihat menyedihkan, namun mereka masih juga tetap berdiri mematuhi perintah Li Hongli, hal itu tentu membuat semua orang bingung.
" Pergi kedalam hutan, pancing makhluk itu keluar!" Seru Li Hongli dingin, dan langsung di patuhi oleh mereka berdua.
Seperti mayat hidup, mereka berjalan tertatih namun tidak ada ringis kesakitan yang keluar dari kedua, mereka berdua berjalan kedalam hutan seakan-akan tidak terluka.
" Tuan mereka..."
" Karena itulah tuan tidak membiarkan kedua mata-mata itu mati" ucap jenderal Howin
" Benar" jawab Li Hongli seadanya
" Sekarang apa yang harus kita lakukan?" Tanya Fan Shen
" Tentu saja memancing, dan menunggu hasil" jawab Li Hongli dengan tenang.
" Saudara Hongli aku sungguh tidak mengerti maksud mu?" Tanya Fan Jiangwu bingung
" Apakah dengan menunggu saja kita dapat mengalahkan makhluk yang mendiami hutan ini!" Ucap Fan Shen
" Ck, kalian begitu bodoh. Hal mudah begitu saja tidak mengerti, kalian sungguh tidak dapat memahami maksud perkataan nya" ucap Yueyin santai namun sedikit sinis.
" Bagaimana kami bisa memahami perkataan kekasih mu ini nona, jika kau mengetahui nya kenapa tidak langsung mengatakan nya, bukan nya membuat kami semakin tidak mengerti" batin Fan Shen meringis bingung.
__ADS_1
" Jangan memikirkan hal-hal aneh tentang ku" ucap Yueyin seakan ia tahu apa yang di pikirkan Fan Shen.
" Apa nona dapat mendengar nya" ceplos Fan Shen
" Jadi kau sungguh memikirkan itu.." ucap Yueyin
" Tidak nona, saya tidak berani, sungguh!" ucap Fan Shen dengan cepat, ia tidak ingin menjadi orang ketiga yang di siksa oleh gadis ini.
Li Hongli mendengar semua yang dipikirkan ketiga orang ini, namun ia hanya acuh, lagipula apa yang mereka pikirkan benar ada nya, tidak ada salah nya bukan.
" Kita gunakan pangeran pertama untuk mengetahui kekuatan musuh, bukankah kedua orang itu mata-mata pria itu, dia pasti akan datang kemari, biarkan mereka yang berperang, sedangkan kita mengawasi, cari tahu kelemahan makhluk itu dan bunuh dia" Li Hongli menjelaskan rencana nya secara singkat.
" Apakah ini akan berhasil?" Tanya jenderal Howin, bagaimana pun dia yang paling senior dan dia juga harus melindungi dua pangeran sehingga ia harus selalu berhati-hati dalam segala tindakan nya.
" Mungkin mereka hanya akan terbunuh" ucap Li Hongli santai dan singkat, ia tidak peduli dengan raut terkejut dari orang-orang ini hanya karena mendengar ucapan nya saja.
" Terbunuh? tapi tuan bagaimana pun juga dia seorang pangeran apa kita akan membiarkan pangeran pertama terbunuh!"
" Semua orang berpikir istana adalah tempat yang paling aman untuk menetap, itu karena mereka belum tahu seberapa berbahaya nya istana itu. Di istana hanya ada kata tunduk atau di bunuh, jenderal kau sendiri harus memutuskan akan memberikan kesetiaan mu pada siapa, kau tidak akan bisa memilih semua nya..." Seru Yueyin
" saya mengerti maksud nona" ucap nya
" Kalian begitu saling mengerti! Yang satu suka bermain dengan nyawa, satu nya lagi bermian dengan kata-kata. Sungguh pasangan yang sangat serasi" batin Fan Shen
" Lalu bagaimana cara memancing kakak pertama agar masuk perangkap kita?" Tanya Fan Jiangwu
Yueyin dan Li Hongli menatap Fan Jiangwu, membuat Fan Shen dan jenderal Howin pu ikut menatap nya.
" Kenapa kalian menatap ku.."
" Kau yang akan memancing mereka!" Seru Li Hongli
" Aku, tapi..."
" Kali ini aku setuju dengan nya, hanya kau yang bisa melakukan ini adik" setuju Fan Shen
" Baiklah... Apa yang harus ku lakukan?"
" Tunggu di luar hutan dan biarkan mereka melihat keberadaan mu, namun pastikan agar mereka tidak curiga, kalian berdua juga ikut bersama nya, setelah itu pancing mereka ke tengah hutan, selanjutnya serahkan pada ku, dan biarkan bawahan nya sendiri yang membawa nya ke jurang kematian...."
__ADS_1
Li Hongli menjelaskan rencana nya dengan jelas, mendengar semua yang di rencanakan Li Hongli membuat ketiga nya menatap Li Hongli dengan kagum dan hormat. apa lagi jenderal Howin dan Fan Shen, mereka berdua tidak menyangka pemuda yang usia nya kira-kira masih belasan tahun, namun mampu membuat strategi yang begitu apik dan mematikan.
" Baik"