Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 339. Ruang Pertemuan


__ADS_3

" Paman, ayahanda ada dimana?" Tanya Yueyin


Mereka sekarang sedang berjalan bersama.


" Yang mulia kaisar sedang berada di aula utama dengan para perwakilan, putri!"


" Hamba akan mengantar putri dan tamu tuan putri untuk beristirahat!"


" Tidak perlu paman, ada yang perlu ku bahas dengan ayahanda, dan kebetulan ada perwakilan sekte dan kerajaan yang hadir. Tolong minta pelayan untuk membawa pemuda ini ke kamar tamu, dan jamu dengan baik, minta Cici untuk menjaga adik nya!" Perintah Lian Yueyin


" Baik yang Mulia. Pelayan kemari!"


" Salam jendral"


" Dengar apa yang Putri perintahkan bukan, bawa pemuda dia dan perlakuan tamu tuan putri dengan baik" ucap Jendral Qin Lang pada pelayan yang sedari tadi mengikuti mereka.


" Baik Tuan"


" Qian ikutlah dengan nya" ucap Yueyin


" Ba-ik yang mulia, terima kasih!"


" Paman antar kami ke aula sekarang!" Ucap Yueyin dengan sikap tenang.


" Mari yang mulia!"


" Seperti nya tuan putri sudah banyak berubah, dia sekarang terlihat memiliki emosi, semoga akan terus seperti ini!" Batin nya


Jendral Qin Lang merasa sangat senang dengan perubahan yang terjadi pada tuan putri Lian Yueyin, namun dia juga nampak penasaran dengan dua Pemuda yang di bawa oleh putri Yueyin.


" Waahh, istana kekaisaran Lian ternyata semegah ini. Namun kenapa kau malah pergi dari istana ini, bukankah enak tinggal disini, saudari, kau tidak bodohkan!" Seru Wang Xiuhuan begitu terpukau dengan kemegahan istana kekaisaran.


" Lancang"


Swosh


Jendral Qin Lang Langsung mengacungkan pedang nya ke leher Wang Xiuhuan mendengar perkataan nya itu.


" Hei, hei apa-apaan ini!"


" Paman turunkan pedang mu, dia tidak bermaksud begitu. Paman tidak ingin mematik peperangan dengan Raja racun bukan karena masalah kecil. Dia adalah murid Raja racun, jadi turunkan senjata mu itu!" Ujar Yueyin tegas

__ADS_1


" Maaf yang mulia, hamba salah. Tapi dia.."


" Kami adalah teman seperjalanan, kami telah beberapa kali menghadapi hidup dan mati bersama, kami sudah seperti saudara" ucap Yueyin menjelaskan.


" Maaf tuan putri" meski dia tahu salah satu pemuda itu adalah murid dari Raja racun, tapi dia tidak seorang Pemuda lagi, pemuda itu sangat pendiam, bahkan tidak membuka mulutnya sama sekali.


" Hei, saudara Li mau sampai kapan kau mengenakan penutup kepala itu, apakah kau tidak lelah" sindir Wang Xiuhuan pada Li Hongli yang sedari keluar kereta belum juga membuka tudung kepala nya itu.


" Berisik, jika kau terus berbicara omong kosong, bukan pedang nya yang akan memotong leher mu itu, tapi pedang ku lebih dulu!" Ucap Li Hongli dengan nada dingin yang langsung membuat Wang Xiuhuan diam tak bersuara.


" Siapa pemuda ini! Keberanian nya hebat juga sampai membuat murid Raja racun diam tak berkutik.. menarik" batin jendral Qin Lang yang tentu saja sedari tadi dapat di dengar oleh Li Hongli dengan kemampuan istimewa nya itu.


" Ini tempat nya Yang Mulia, hanya saja bisakah tuan putri meminta teman nya membuka penutup kepala nya terlebih dahulu sebelum memasuki ruangan." Ucap Jendral Qin Lang sopan


" Tidak apa, hanya membuka penutup kepala ini saja bukan. Tidak menjadi masalah" ucap Li Hongli sedikit lembut saat tatapan nya tepat menatap mata indah Yueyin.


Setelah Li Hongli membuka tudung nya, Jendral Qin Lang begitu terkejut dengan rupa di balik penutup kepala itu.


_____________________________________________


Di aula istana telah banyak orang yang hadir, sudah hadir hampir semua orang entah itu perwakilan dari sekte-sekte ataupun perwakilan dari kerajaan-kerajaan kecil, mungkin hanya beberapa saja yang belum datang. Namun yang menghadiri pertemuan itu hanyalah para tetua saja, sedangkan pada anak muda berada di tempat lain.


Saat semua orang sedang serius mendiskusikan yang terbaik untuk keamanan wilayah kekaisaran juga tentang turnamen tersebut, suara pintu terbuka mengalihkan perhatian semua orang. Ruangan itu dalam sekejap menjadi hening.


Siapa yang begitu berani menganggu rapat, pikir kebanyakan orang.


Terlihat tiga orang sedang berjalan dengan tenang di bawah tatapan banyak orang, diikuti seorang pria paruh baya yang merupakan Jendral besar kekaisaran itu, siapa yang tidak mengenal nya. Sedangkan dari tiga orang itu sebagian ada yang mengenal dan sebagian juga tidak ada yang mengenal tiga orang yang baru saja masuk. Mungkin yang paling banyak di kenal oleh kebanyakan orang di ruangan itu hanyalah Wang Xiuhuan.


Ya, benar tiga orang yang baru saja masuk adalah Li Hongli, Lian Yueyin, dan Wang Xiuhuan. Wajah tampan Li Hongli dengan aura yang begitu luar biasa membuat banyak orang penasaran akan sosok dirinya.


" Akhir nya dia datang juga" gumam seseorang di antara banyak nya orang.


" Saudara Shang, kau mengenal nya?" Tanya seseorang di dekat nya dengan berbisik saat tidak sengaja mendengarkan gumaman nya itu.


" Salah satu dari pemuda itu adalah pemuda yang sangat ingin Patriak temui" jawab nya


Kedua orang itu adalah tetua Shang, Raja petir dengan Patriak sekte Awan Putih.


" Hohoho... Jadi dia orang nya, menarik"


Diantara banyak nya orang ada juga yang menatap Yueyin dengan aura permusuhan.

__ADS_1


" Heh, ternyata gadis itu datang kemari. Jangan sampai dia melaporkan masalah itu pada Yang mulia, tapi bagus juga jika dia muncul di sini, aku bisa menghukum nya dengan bantuan Yang Mulia kaisar." Batin orang itu penuh tipu muslihat.


Li Hongli yang menyadari tatapan itu menatap balik orang itu dengan tajam, mendapatkan tatapan yang begitu tajam entah mengapa membuat punggung nya dingin, seakan ada bahaya yang sedang mengintai nya.


" Apa-apaan pemuda itu, berani sekali menatap ku seperti itu" meski hanya sekilas tapi dia yakin tatapan pemuda itu tertuju pada nya.


" Salam kami pada Yang Mulia kaisar dan permaisuri, semoga panjang umur selalu" ucap ke-tiga nya di tambah Jendral Qin Lang memberi salam dan hormat.


" Siapa mereka? Mengapa begitu tidak sopan masuk ke tempat ini!"


" Benar, yang ku kenal dari ketiga orang itu hanyalah tuan muda Wang saja".


" Begitu tidak sopan"


" Xiuhuan'er dengan siapa dia datang?" Batin seseorang yang tidak lain adalah Raja racun.


" Yueyin'er" batin dua orang yang duduk di kursi kebesaran mereka, baru saja kaisar Lian Haocun akan berdiri, namun segera di hentikan oleh Yueyin dengan bahasa isyarat nya.


" Ekhem, bangunlah kalian!"


" Seperti nya kedatangan kita mengganggu banyak orang" karena ruangan yang begitu hening suara dingin dari Li Hongli terdengar oleh semua orang.


" Lancang, kau berbicara sebelum di ijinkan oleh yang mulia kaisar" seru seseorang dari salah satu tempat duduk.


" Jika saya lancang, bukankah Anda juga lancang, berbicara sebelum yang mulia meng-ijin-kan. Yang Mulia kaisar bahkan tidak mengatakan apapun, mengapa anda yang marah tuan!" Seru Li Hongli dingin.


" Kau..."


" Jendral Cao, hentikan!" Seru kaisar Lian Haocun.


Ya, orang itu adalah Jendral Cao yang dulu pernah membuat masalah dengan Yueyin di gerbang kota.


" Maaf Yang Mulia!"


" Seperti nya Jendral Cao begitu takut kami melaporkan masalah sebelum nya pada Yang Mulia kaisar" ucap Yueyin tersenyum tipis.


Mendengar ucapan nya sebagian orang menjadi penasaran, begitu juga dengan kaisar Lian Haocun. Di sisi lain Jendral Cao sendiri langsung tegang saat mendengar nya.


" Di sini sedang ada pertemuan penting, kau jangan mengarang, jika tujuan mu hanya untuk bicara omong kosong lebih baik cepat keluar dari ruangan ini!" Sebelum kaisar Lian Haocun menjawab, dengan tergesa-gesa Jendral Cao berbicara lebih dulu karena takut gadis itu berbicara tentang kejadian waktu itu.


" Omong kosong? Apa maksud Jendral, saya bahkan belum mengatakan apapun" balas Yueyin acuh

__ADS_1


__ADS_2