
Saat semua orang pergi untuk menyelamatkan diri, namun tidak dengan Yueyin dia diam mematung. Lien Hua yang akan mengikuti yang lain nya tidak jadi pergi saat melihat Yueyin masih diam saja tanpa berniat pergi.
" Yin ayo kita pergi, akan sangat berbahaya jika kita masih di tempat ini..." Ujar Lien Hua
" Li Hongli..." Gumam Yueyin
Ia melihat ke belakang dimana kabut semakin tebal, namun samar-samar ia seperti mendengar suara seseorang minta tolong pada nya.
" Yueyin cepat kemari, tolong aku...."
" Ahkk... Tolong, apakah ada orang di sana"
" Yueyin kau dimana!!"
" Yueyin..."
Suara itu terus bergema di dalam pikiran nya, suara itu sangat mirip seperti suara Li Hongli yang terus memanggil nya, namun ia tidak yakin.
Bukankah Li Hongli tidak ada di tempat ini, lalu bagaimana suara itu muncul?
Apakah itu bukan Li Hongli, tapi siapa?
Pikiran nya sedang berperang antara ingin menghampiri suara itu atau tidak, tapi jika ia tidak menghampiri suara tersebut bagaimana jika Li Hongli memang dalam bahaya dan sedang menunggu nya.
Sedangkan Lien Hua yang sedari tadi mencoba menyadarkan Yueyin sedang berusaha keras melawan siluman-siluman kelinci bertanduk yang mulai menyerang mereka.
Lebih banyak siluman mulai berdatangan, sebagian mengikuti kelompok manusia tadi, sedangkan sebagian lagi tetap diam dan menyerang Lien Hua dan Yueyin.
" Yin ada apa dengan mu cepat sadarlah, kita dalam masalah besar saat ini!" Seru Lien Hua sambil menahan serangan siluman tersebut.
Lien Hua sudah bertukar puluhan jurus dengan siluman itu, namun ia tetap saja kalah. Lien Hua sudah terluka cukup parah, apalagi ia juga berusaha untuk melindungi Yueyin yang seperti tidak sadar.
_____________________________________________
" Dimana ini?"
" Kenapa banyak darah dan mayat di tempat ini!"
Di sebuah tempat yang sangat gelap seorang gadis sedang berjalan sendirian di tempat itu, namun tempat itu bukan hanya gelap dan suram banyak mayat yang tergeletak di sana, tulang berulang berserakan dimana-mana, darah mengalir bagaikan aliran sungai.
Jika orang lain melihat keadaan tempat itu mereka akan lari ketakutan, pingsan, atau bahkan bunuh diri, tapi tidak dengan gadis ini, dia hanya diam dan menatap datar pada apa yang ada di tempat itu.
__ADS_1
Tidak ada rasa takut yang gadis itu rasakan, sampai ia mendengar sebuah suara seseorang yang ia kenal.
" Yueyin..."
" Tolong aku, kau dimana Yueyin"
Ya gadis itu adalah Yueyin dia sedang terjebak di ruang dan waktu yang lain, ia awal nya hanya mendengar suara teriakan Li Hongli yang seperti sedang meminta bantuan nya, namun ia malah berakhir di tempat antah berantah ini.
Yueyin semakin mempercepat langkah nya menuju dimana suara itu berasal, sampai di suatu tempat ia melihat ada sosok yang mirip sekali dengan Li Hongli sedang di rantai dan di cambuki oleh sesosok makhluk mengerikan. Yueyin bertambah terkejut saat melihat apa yang ada di belakang kedua sosok itu, yaitu sebuah sungai yang penuh akan darah serta tulang belulang.
" Li Hongli" batin Yueyin terkejut melihat seberapa parah nya luka luka yang dialami sosok yang begitu mirip dengan Li Hongli.
Kedua sosok itu melihat ke arah Yueyin, sosok yang mirip Li Hongli menatap Yueyin dengan ekspresi yang menyedihkan sangat berbanding terbalik dengan Li Hongli yang selalu menampilkan ekspresi dingin. Sedangkan sosok satunya lagi menatap Yueyin sambil menyeringai kejam.
" Yueyin akhir nya kau kemari!!"
" Yueyin, tolong aku..."
" Kekeke.... Gadis akhir nya kau datang juga, jika kau ingin menyelamatkan pemuda ini. Kau harus menggantikan nya" ucap sosok menyeramkan itu
" Apa yang kau inginkan..." Ucap Yueyin dingin
" Lepaskan dia!"
" Kedua kau menyerahkan jiwa mu pada Raja iblis dan menjadi pengikut nya"
" Yueyin pilih saja yang kedua, kau serahkan saja jiwa mu pada Raja iblis, dan menjadi pengikut nya agar kita bisa bebas dari tempat ini"
" Apa yang kau katakan Li Hongli, ini seperti bukan diri mu!" Ucap Yueyin curiga
" Bukan, bukan begitu Yueyin.... Maksud ku tidak ada jalan keluar dari tempat ini kecuali kita menyerahkan jiwa kita dan menjadi pengikut setia Raja iblis, mengertilah Yueyin!!!" Seru sososk yang mirip seperti Li Hongli tersebut.
Ctarrrr
Ctaarrrr
" Aarggh..."
Sosok mengerikan itu kembali mencambuki sosok yang mirip dengan Li Hongli terus menerus.
" Hentikan..." Ucap Yueyin yang merasa tidak tega melihat sosok yang mirip Li Hongli terus di siksa, ia pun melangkahkan kaki nya mendekati sosok tersebut.
__ADS_1
" Kekeke... Kalau kau ingin dia berhenti di siksa lebih baik kau cepat tentukan apa pilihan mu..."
" Baik! Aku akan...." Sebelum menjawab pertanyaan sosok itu, sebuah suara tiba-tiba menghentikan nya, membuat ia tidak melanjutkan langkahnya lagi.
" Yue'er berhenti..."
" Jangan melanjutkan langkah mu lagi, berhenti dan kembalilah!"
Suara itu terus Yueyin dengar membuat ia mengerutkan kening nya karena bingung. Yang membuat nya bingung adalah suara itu terdengar seperti suara Li Hongli tapi bukankah Li Hongli berada di depan nya sekarang, lalu suara siapa itu dan apakah sosok di depan nya memang Li Hongli.
" Yue'er kembalilah, aku menunggu mu...."
" Apakah kau tidak ingin bertemu dengan ku..."
" Siapa itu?" Seru Yueyin sambil memegangi kepalanya yang seakan mau pecah.
" Yue'er ini aku, jangan dengarkan iblis itu!" Seru suara asing itu bergema yang sekarang dapat di dengar juga oleh sosok yang mirip Li Hongli dan juga sosok mengerikan tersebut
" Yueyin tolong aku..."
" Jangan dengarkan suara itu, aku Li Hongli!!"
" Yueyin cepat kemarilah, jangan dengarkan suara itu, ini aku Li Hongli" sosok itu terus mencoba mempengaruhi Yueyin.
Namun Yueyin yang merasa bingung harus mempercayai siapa, ia pun menutup mata nya.
Tanpa dia dan kedua sosok itu ketahui kalung yang Yueyin kenakan sedikit bersinar.
Sekarang Yueyin tidak lagi mendengar satupun suara, namun ingatan tentang kebersamaan nya dengan Li Hongli terus berputar seperti kaset film yang terus di putar berulang kali.
Saat Yueyin membuka mata nya bersamaan juga cahaya yang keluar dari kalung nya bersinar lebih terang, ada kilatan berbahaya saat Yueyin menatap kedua sosok dihadapan nya.
" terserah dengan semua ini, aku tidak akan memilih apapun" seru Yueyin dengan marah
Yueyin membuat pedang yang terbentuk dari elemen cahaya, dan menatap sosok yang begitu mirip seperti Li Hongli dengan tajam.
" Wajah mu memang sangat mirip dengan dia, namun sikap dan sifat Li Hongli tidak akan dapat kau tiru..."
" Li Hongli, dia akan lebih memilih terus berjuang dan membunuh para iblis seperti kalian dibandingkan menjadi pengikut iblis"
" Dan berani sekali kau menyerupai diri nya, mati kalian...."
__ADS_1
" Kekeke.... Ternyata kau menyadari nya juga, namun semua nya telah terlambat! Kau tidak akan bisa keluar dari tempat ini... Kau akan menjadi persembahan selanjutnya untuk Yang Mulia Raja Iblis" ujar sosok yang begitu mirip dengan Li Hongli.