
Tetua Shang menaiki elang petir dan segera pergi ke tempat para siluman itu berada untuk mengulur waktu para prajurit itu pergi dari sana.
Wush
Sapuan dari sayap elang petir membuat debu berterbangan.
" Katakan pada mereka, jika mereka ingin membantu bagi kelompok untuk melawan para siluman itu, namun jangan memaksakan diri sendiri" ucap Yueyin
" baik nona"
" Aku akan menuju hutan darah, kau atasi di tempat ini, seperti nya mereka akan memanggil lebih banyak lagi bantuan untuk menyerang kerajaan ini, setelah kedatangan Raja petir" ujar Yueyin
" Pergilah" jawab Li Hongli
Ia tidak perlu khawatir dengan Yueyin, dan yang di katakan nya pun benar kerajaan ini akan sangat berdampak besar di bandingkan hutan darah yang memang masih terlindungi array formasi yang Luo Ruo buat, terbukti mereka hanya mampu menangkap siluman tingkat rendah saja.
Tapi ada sesuatu yang masih mengganggu pikiran nya, yaitu tentang fenomena yang semua orang bicarakan, kenapa hanya ia dan Yueyin saja yang tidak mengetahui apa pun tentang peristiwa itu, namun jika dipikirkan lagi bukankah peristiwa itu sangat kebetulan sekali dengan pertemuan nya dengan Yueyin pertama kali.
Tetapi mungkin hal itu hanya kebetulan saja, dan tentang rumor senjata pusaka maupun kitab pusaka jika itu benar apa mungkin hal itu merunjuk pada kitab ruang dan waktu, seperti nya bukan, jika di pikirkan lagi Luo Ruo dan kitab itu sudah ada ratusan tahun di tempat itu, jadi tidak mungkin yang menyebabkan fenomena itu terjadi adalah kitab itu.
" Li'er kau baik-baik saja" tanya Li Yuwen yang merasa ada yang sedang putra nya pikirkan.
" Ayah tenang saja, aku baik baik saja" jawab nya
" Baiklah, kau berhati hatilah, lebih baik lawan siluman yang masih mampu kau lawan" ucap Li Yuwen
" Baik ayah"
Wush
Wush
Li Yuwen bersama tetua sekte Awan putih yang tadi menjadi juri dalam turnamen tahunan pergi menuju arah barat, sedangkan Li Hongli pergi menuju arah timur, tetua Shang sendiri berada di arah Utara, sedangkan jenderal Weiheng tidak mau kalah dia dan pasukan nya menuju arah selatan.
_____________________________________________
Di dekat hutan darah
Yueyin baru saja tiba di tempat itu, namun keadaan di sana sudah memanas, pertempuran tidak bisa terhindarkan, para tetua sekte Awan putih seperti yang di katakan tetua Shang telah berada disana bersama pasukan mereka masing-masing dan sedang pertempur dengan pasukan aliran hitam.
Duarrrr
Duarr
Ledakan dan suara pertempuran memenuhi tempat yang biasanya sunyi ini, darah berceceran, mayat berserakan tidak Yueyin pedulikan, ia bahkan tidak berniat membantu salah satu dari dua kubu, ia terus berjalan dengan santai seperti sedang berjalan-jalan di taman bermain, meski begitu tidak ada satu orang pun yang menyadari kehadiran Yueyin.
Dengan langkah yang tenang Yueyin berjalan ke arah dalam hutan, di sana dia dia bertemu dengan Lixue dan Xiang.
" Xiang kembalilah pada tuan mu dan bantu dia, biar disini menjadi urusan ku" ujar Yueyin tenang namun matanya menunjukan rasa dingin yang begitu menusuk
__ADS_1
" Baik nona"
Xiang dengan wujud burung kecil nya pergi dari tempat itu dan menuju tuannya untuk membantu nya.
" Tunjukkan jalan nya" ucap Yueyin
Lixue yang sudah paham apa maksud perkataan Yueyin pun menganggukan kepalanya dan berjalan ke satu arah, Yueyin pun mengikuti arah yang Lixue tunjukan.
Setelah sampai di tempat yang Lixue tunjukan, Yueyin dapat melihat puluhan orang yang sedang mencoba menjinakkan para siluman yang berada di wilayah terluar dengan rantai segel.
Rantai yang mereka gunakan bukan rantai biasa namun rantai yang telah diberi formasi segel sehingga tidak akan mudah putus, rantai itu sangat kuat dan kokoh, namun membutuhkan seorang master array untuk membuat nya. Rantai itu akan membuat para siluman untuk tunduk pada pembuat rantai itu sendiri jika mereka melawan hanya akan mendapatkan siksaan dari rantai yang telah mengikat mereka.
Namun fokus utama Yueyin bukanlah pada hal itu, melaikan pada sebuah celah lorong yang menghubungkan bagian dalam hutan darah dengan luar hutan, meski celah itu terlihat kecil namun cukup untuk membuat satu persatu siluman keluar dari hutan darah ini.
Berbeda dengan Li Hongli dan kelompok nya yang akan mudah kembali kedalam hutan darah ini atas bantuan Lixue yang memang sudah lama tinggal di hutan itu, tapi orang orang itu tidak memiliki ijin untuk masuk hutan ini yang artinya mereka bisa saja masuk dalam jebakan ilusi yang telah Luo Ruo buat, karena itulah ia hanya melihat semua orang yang telah masuk ke dalam hutan ini seperti nya master array, hanya ada beberapa Kultivator biasa.
" Ice freeze" gumam Yueyin pelan
Dengan kecepatan tinggi tanah di sekitar orang orang itu berubah menjadi Beku, mereka sendiri pun perlahan berubah menjadi bongkahan es.
" Apa yang terjadi? Kenapa udara disini terasa sangat dingin"
" Ada apa ini! Bagaimana tanah ini bisa membeku"
" Apa apan ini, bongkahan es itu tidak bisa di cairkan"
" Aaarrrggghhh.... Toloooong"
Tap
Tap
Tap
Terdengar langkah kaki seseorang yang tidak lain adalah Yueyin sambil menatap acuh tak acuh orang orang itu.
" Siapa kau?" Tanya salah satu orang yang masih hidup pada Yueyin
" Apa kau yang membuat kami seperti ini" ucap yang lain nya"
" Siapa aku? Itu tidak penting, dan untuk jawaban pertanyaan mu adalah nya, aku yang membuat kalian menjadi seperti ini" tanpa orang orang itu ketahui ada seringai kejam dari balik cadar nya.
" Kauu..... Arrgghhhh"
Yueyin mengepalkan tangan nya ke atas bersamaan dengan nya membuka telapak tangan, semua patung es itu hancur berkeping-keping.
" Jika tidka ingin seperti mereka katakan dengan jujur apa rencana kalian?" Tanya Yueyin
" Kami tidak akan mengatakan nya" ucap orang pertama
__ADS_1
Sekarang hanya tersisa tiga orang dari puluhan orang yang tadi nya berada di tempat ini.
Yueyin menciptakan pedang dari elemen es nya.
Slash
Tanpa ragu dia memenggal kepala orang yang baru saja bicara dengan pedang es itu.
" Ada yang ingin seperti dia" ucap Yueyin acuh
" Akan aku ka-takan, namun kau harus berjanji akan mele-paskan ku nantinya" ucap orang kedua
" Saudara apa yang kau laku...."
Slash
Sebelum menyelesaikan ucapan nya kepala ketiga telah jatuh ketanah.
Di sisi lain Lixue sedang membebaskan para siluman yang telah diikat oleh rantai segel, sebelum nya Yueyin telah meminta Lixue untuk melepaskan mereka dan membiarkan mereka kembali kewilayahan mereka masing-masing.
" Katakan" ucap Yueyin
" Ka-kami hanya di berikan perintah untuk menangkap banyak siluman dan menundukan nya menggunakan rantai segel... Mere-ka berencana menggunakan para siluman untuk memerangi para sekte aliran putih dan meluaskan wilayah kekuasaan, hanya itu yang ku tahu" ucap nya
" Baiklah akan aku lepaskan dirimu"
" Terimakasih no...."
Slash
" Melepaskan nyawa mu" lanjut Yueyin
Orang itu mati dengan kepala terpenggal tanpa tahu siapa yang membunuh nya.
" Bagaimana?"
" Perintah nona sudah ku laksanakan"
" Kita kembali"
" Baik"
Yueyin dan Lixue dengan mudah nya keluar dari perbatasan wilayah hutan darah dan wilayah luar.
Di dekat hutan darah masih terjadi pertempuran yang sangat sengit antara dua kubu.
Wush
Yueyin pun ikut bergabung dalam pertempuran, ia bergerak dengan cepat dan gesit, setiap dia bergerak akan ada satu nyawa yang meninggalkan raga nya. Gerakan nya yang sangat cepat membuat para Kultivator aliran hitam terpojok dan kewalahan, sedangkan para Kultivator aliran hitam meskipun mereka juga tidak mengerti apa yang telah terjadi namun melihat kemenangan berada di pihak mereka membuat mereka cukup bisa bernafas lega.
__ADS_1
Masuk nya Yueyin kedalam pertempuran mengubah alur pertarungan, namun pertarungan tidak berakhir begitu saja, pertempuran pun semakin sengit, bahkan karena pertempuran ini kerajaan Xin dan tempat tempat yang berada cukup dekat dengan tempat pertempuran mengalami dampak nya, tanah terguncang, angin berhembus kencang.