Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 312. Menjadi Teman


__ADS_3

Yueyin dan Xia Xionglue berhenti di pedanggang perhiasan.


" Ini untuk mu satu!" Xia Xionglue memberikan satu tenghulu pada Yueyin.


" Terima kasih"


" Menurut mu ini bagus tidak" Xia Xionglue menunjukkan sebuah tusuk rambut perak dengan gambar dua ekor merpati.


" Tidak" jawab Yueyin acuh


Saat Xia Xionglue sibuk memilih tusuk rambut, Yueyin juga ikut melihat-lihat.


" Ini pakailah, cocok untuk mu" ucap Yueyin memberikan sebuah tusuk rambut perak dengan gambar bunga persik yang terlihat sangat indah dan menawan.


" Ini cantik sekali, untuk ku!"


" Hmm..."


" Kalau begitu biar aku memilihkan satu untuk mu, yang cocok untuk mu seperti apa ya!"


" Ini sangat bagus jika di kenakan oleh mu!" Xia Xionglue memakaikan sebuah tusuk rambut perak dengan gambar Phoenix di rambut Yueyin.


" Ini sudah waktu nya, ayo ikut aku!" Setelah membayarnya kedua nya berlanjut pergi entah akan di bawa kemana Yueyin.


Namun Yueyin tidak pernah melihat sosok Xia Xionglue yang seceria sekarang, meski dia dikelilingi banyak orang namun dari tatapan nya ia bisa tahu Xia Xionglue sangat kesepian.


" Kita akan pergi kemana?" Tanya Yueyin yang mengikuti Xia Xionglue dari belakang, dia sangat penasaran dan juga bingung karena tempat yang akan Xia Xionglue kunjungi cukup jauh dari pasar, bahkan pasar sudah tidak terlihat lagi dari tempat nya sekarang.


" Kita akan segera sampai."


" Ini tempat nya" seru Xia Xionglue


" Ini tidak ada apapun di sini?" Yueyin begitu bingung saat Xia Xionglue membawa nya ke sebuah bukit yang begitu sunyi dan gelap, di sana juga tidak ada apapun.


" Tunggu sebentar!"


" Apa yang harus di tungg-u..."


Yueyin terdiam sejenak melihat pemandangan di depan nya.


" Bagaimana tempat ini menurut mu?" Tanya Xia Xionglue

__ADS_1


" Sangat indah, bunga apa ini?" Ucap Yueyin begitu terpesona dengan pemandangan di depannya.


Tidak lama setelah mereka datang, bukit yang tadi nya gelap dan senyi berubah saat bunga-bunga di bukit tersebut bermekaran dengan indah nya, bunga-bunga itu memancarkan cahaya berwarna warni seperti bintang hingga membuat bukit tersebut terang karena cahaya nya, saat bunga-bunga itu bermekaran, bunga-bunga tersebut langsung terlepas dari tangkai nya dan terbang ke langit.


Indah!


Dan menakjubkan


Entah kata apa yang paling cocok dengan pemandangan di depan nya tersebut.


" Bunga Yue Ling! di dalam legenda bunga ini hanya mekar di hari lahir wanita cantik... Bunga tidak bertemu bulan, bulan tidak bertemu bunga. Jadi, setiap tahun di malam ini tidak ada bulan. Namun mitos juga mengatakan yang paling ingin di temui bunga Yue Ling adalah bulan, tapi sayang nya ada perasaan tidak berjodoh itu sangat menyedihkan.." ujar Xia Xionglue mengingat dia dan Li Hongli memang tidaklah berjodoh.


" Bunga Yue Ling mekar dan bersinar seperti bintang di langit malam, begitu indah dan menawan" ujar Yueyin


" Benar bunga Yue Ling sangat indah, setiap tahun jika ada waktu aku selalu ke tempat ini untuk melihat bunga Yue Ling"


" Bunga Yue Ling memang indah dan menarik, karena di langit malam dialah warna satu-satu nya yang dapat di lihat, mata kita seakan hanya bisa melihat nya, jadi merasa dia yang paling indah, Namun bunga Yue Ling juga akan berguguran, dan keindahan nya tidak akan bertahan lama" ucap Yueyin dengan tenang


" Kau benar"


" Yin.."


" Hmm"


" Untuk?"


" Seharusnya aku sudah mengatakan nya dari dulu, terima kasih telah menolong ku pada saat melawan siluman di dalam dunia makam waktu, aku berhutang nyawa pada mu. Namun aku malah membalas mu dengan tidak tahu diri nya, ingin merebut Li Hongli dari mu, aku minta maaf" ucap Xia Xionglue sambil membungkukkan tubuh nya di depan Yueyin.


" Kau tidak perlu melakukan ini, aku bahkan sudah tidak mengingat nya lagi. Anggap saja persahabatan kita seperti bunga Yue Ling ini begitu berharga dan unik karena hanya mekar pada waktu tertentu saja, karena itulah dia begitu berharga..."


" Kau benar, sekali lagi terima kasih. Suatu saat jika kau membutuhkan ku aku pasti akan membantu mu sebisa ku, dan katakan jika Li Hongli menyakiti mu aku akan menghajar nya" ucap Xia Xionglue terlihat begitu yakin


" Apakah kau berani!" cibir Yueyin


" Tentu saja tidak, hehehe. Tapi aku bisa sedikit meminta bantuan guru!" Xia Xionglue menggaruk belakang kepala nya yang tidak gatal, Yueyin hanya tertawa kecil.


" Bunga Yue Ling sudah berguguran, ayo kita pulang!" Ajak Yueyin


" Baik"


_____________________________________________

__ADS_1


Keesokan hari nya


Li Hongli, Wang Xiuhuan, Lien Hua, tetua Qixuan, tetua Zhishu, dan Matriak Huan Xinyi telah berkumpul di depan gerbang, namun Yueyin dan Xia Xionglue belum juga datang.


" Hua'er apa kau sudah memanggil Nona Yin dan Xionglue'er?" Tanya Matriak Huan Xinyi.


Saat Li Hongli ke kamar Yueyin, gadis itu sudah tidak ada di kamar nya, dia menjadi bingung, dia pun bertanya pada Wang Xiuhuan tapi Wang Xiuhuan juga tidak tahu di mana gadis itu berada.


Matriak Huan Xinyi yang kebetulan lewat dan melihat Li Hongli sedang mencari Yueyin, dia pun meminta Lien Hua untuk mencari gadis itu.


Dan ternyata Yueyin dan Xia Xionglue sedang berada di dapur entah apa yang sedang kedua nya buat.


" Ekhem sebentar lagi Yin dan saudari Xionglue akan datang, tuan Li Hongli tidak perlu mencemaskan nya" ucap Lien Hua menyindir Li Hongli yang terus menerus melirik kesana-kemari.


" Namun aku bingung sejak kapan mereka berdua menjadi dekat!" Ucap Lien Hua


" Entah" jawab Wang Xiuhuan asal.


Li Hongli juga merasa heran, namun dia tidak ingin terlalu ikut campur urusan Yueyin. Tapi memang setelah dua kali melihat Yueyin dalam kondisi hidup dan mati membuat dia tidak ingin lagi melepaskan pengawasan nya dari gadis itu, ia takut jika Yueyin kembali terluka dan dia tidak ada untuk menolong nya.


" Maaf apa kalian menunggu lama!" Seru Xia Xionglue yang baru saja tiba, di ikuti Yueyin di belakang nya.


" Kau dari mana saja! pergi tanpa memberitahu." ucap Li Hongli dengan nada yang terdengar kesal dan sikap yang dingin.


" Aku hanya pergi ke dapur membuat sesuatu, ini cobalah!" Jawab Yueyin sambil memberikan sekotak kue bulan yang masih hangat.


" Kau yang membuat nya?" Tanya Li Hongli


" Iya"


" Jika kau yang membuat nya kue ini pasti enak" ucap Li Hongli


" Maksud mu jika aku yang membuat nya, kue nya tidak akan enak begitu!" Seru Xia Xionglue bercanda


" Mungkin, lidah ku tidak memakan makanan sembarangan" jawab Li Hongli acuh


" Kau... Entah apa yang membuat ku menyukai mu dulu, ternyata kau begitu menyebalkan ya!" Seru Xia Xionglue dengan kesal, Li Hongli hanya menanggapi nya dengan mengangkat kedua bahu nya acuh.


" Dibandingkan yang lain nya, aku lebih ingin tahu bagaimana kalian berdua bisa menjadi begitu akrab?" Tanya Lien Hua begitu penasaran dengan keakraban Yueyin dan Xia Xionglue yang tidak pernah ia duga sebelumnya.


" Rahasia!" Jawab Xia Xionglue acuh

__ADS_1


" Saudari Xionglue setelah mendapatkan teman baru kau jadi melupakan ku ya.... Yin" karena Xia Xionglue tidak menjawab rasa penasaran nya, dia pun berbalik ke arah Yueyin untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan nya itu.


" Hanya sebuah kejadian yang tidak terduga" jawab Yueyin acuh tak acuh.


__ADS_2