
___________________
Boom
Li Hongli berhasil menerobos ke tingkat lebih tinggi dari tingkat dewa, setelah kemunculan petir ketiadaan terakhir kali tidak ada lagi yang menghalangi dia untuk menerobos, bahkan alam semesta tidak akan bisa mengatur hidup nya lagi.
Setelah satu jam berlalu akhir nya Li Hongli membuka mata nya.
Saat mata nya terbuka sempurna saat itu seakan pengetahuan seluruh alam semesta berada dalam pandangan mata nya. Mata nya begitu jernih tapi juga sangat gelap seperti jurang tanpa dasar. Wibawa nya begitu tenang seperti aliran air, sejuk seperti angin dan membara seperti api, namun akan menjadi bencana saat apa yang di lindungi nya tersakiti.
Wanita yang melihat paras tampan nya akan langsung terpesona dan rela menyerahkan hidup mereka untuk dia, tapi tatapan nya seakan hanya untuk menatap satu wanita saja.
" Sudah satu jam.. tapi rasa nya lebih dari satu bulan"
Saat bertarung dengan sisi gelap nya dia hanya bermeditasi selama satu jam saja, hanya saja di ruangan yang tanpa ruang dan waktu membuat dia merasa lebih dari satu bulan bertarung dengan sisi gelap nya.
Li Hongli berdiri dan berjalan menuju tempat dimana Raja iblis telah tiada, di sana ada dua buah benda yang melayang di udara. Li Hongli mengulurkan tangan nya membuat kedua benda itupun terbang ke arah nya.
" Kedua sisa potongan token segel langit sekarang berada di tangan ku, setelah tiba di alam dewa aku bisa menggabungkan ketiga potongan itu, namun aku harus mencari satu benda lain yang bisa menggabungkan ketiga potongan nya" gumam Li Hongli, mata nya menatap benda di tangan nya dengan intens.
Wsush
Li Hongli menghilang dari tempat itu tanpa meninggalkan sedikitpun jejak, seakan dia sebelumnya tidak pernah datang ke sana, bahkan tidak ada jejak pertarungan di sana.
__ADS_1
Saat Li Hongli muncul kembali, dia sudah berada di atas langit tempat dimana Yueyin berada. Di atas awan dia dapat melihat interaksi istri nya dengan ras dewa.
Melihat orang-orang dari ras dewa dia tidak memiliki ingatan yang baik dengan mereka, bisa di katakan hubungan nya dengan mereka sangat buruk. Namun dia juga sangat berterimakasih atas bantuan mereka selama di dunia fana ini, tapi hanya pada mereka dan kaisar dewa cahaya. Bahkan saat berada di langit tertinggi yang merupakan alam nirvana hanya kaisar dewa cahaya saja yang benar-benar menganggap teman. Berbeda dengan para dewa yang lain yang justru menunggu kehancuran nya.
Semua orang segan dan takut pada nya tapi mereka juga selalu mencari cara untuk menjatuhkan nya, sampai semua peristiwa itu terjadi yang membuat nya melanggar hukum langit dan membuat kekacauan namun kaisar langit malah tidak menghukum nya. Hal itu malah membuat para dewa cemburu dan berpikir kaisar langit telah berpihak pada nya tanpa mereka ketahui tujuan sebenarnya kaisar langit melakukan itu.
Li Honghi menghela nafas panjang dan menghilangkan semua kenangan yang bermunculan di benak nya, masih ada waktu untuk membalas semua dendam nya, namun sekarang dia harus meningkatkan kekuatan secepat mungkin.
Li Hongli tersenyum tipis mengingat kaisar dewa cahaya, dia telah berhutang banyak padanya. Tentu nya dia tidak akan menutup mata akan hal itu, ia pasti akan membalas nya satu persatu, entah itu kejahatan atau kebaikan.
" Seperti nya kalian akan segera kembali!" Seru Li Hongli turun dari langit mengejutkan mereka karena tidak dapat merasakan aura keberadaan nya.
" Salam Yang Mulia Raja." Sapa tuan Hui dengan sopan.
" Selamat untuk Raja telah berhasil naik tingkat!" Lanjut tuan Hui tersenyum tipis.
Betapa menakjubkan nya itu!
" Ini juga karena bantuan kalian membuat aku tidak perlu mengkhawatirkan para manusia. Namun kalian belum menjawab pertanyaan ku sebelumnya." Li Hongli berbicara pada mereka dengan sedikit lebih ramah dibanding sebelumnya.
" Benar Raja, sudah waktu nya kami untuk kembali. Guru juga sudah memanggil ku. Kami kemari untuk bertanya apakah kau akan segera kembali ke langit tertinggi?"
" Tentu aku akan segera kembali mengunjungi langit tertinggi. Namun aku tidak memiliki token seperti kalian yang bisa langsung tiba di alam nirvana, sehingga untuk dapat ke sana kami harus melewati alam dewa lebih dulu." Ujar Li Hongli dengan tenang.
__ADS_1
" Kami mengerti Yang Mulia."
" Sebelum kalian pergi..." Li Hongli mengeluarkan dua buah cincin penyimpanan beserta sebuah surat dan memberikan benda-benda itu pada tuan Hui.
" Satu cincin penyimpanan itu kau bagilah isi nya bersama saudara-saudara mu, sedangkan surat dan satu cincin penyimpanan lainnya berikan pada gurumu, dia akan mengerti nanti."
Tuan Hui menerima benda-benda itu dengan senang hati, dia pun berterimakasih dan memberi hormat untuk salam perpisahan.
" Semoga kita dapat bertemu kembali di langit tertinggi Yang Mulia." Seru tuan Hui sebelum menghilang diikuti para saudara dan bawahan nya.
" Kami juga pamit Raja."
Li Hongli dan Yueyin hanya melihat mereka satu persatu pergi menuju langit lalu menghilang.
" Yue'er, ayo kita kembali. Mereka pasti sudah menunggu kita." Ajak Li Hongli namun Yueyin seakan terdiam dan tidak bergeming dari tempatnya.
" Hah... Aku akan menjelaskan nya nanti, namun bisakah kamu bersikap seperti tuan putri Lian Yueyin di hadapan keluarga mu. Bagaimana pun mereka menyayangi mu dengan tulus tanpa ingin menyakiti mu hmm.." Li Hongli mengelus rambut Yueyin untuk menenangkan nya, dia tahu gadis itu sedang sangat gelisah saat ini.
Yueyin menatap mata kekasih nya itu dan ia pun mengangguk sambil tersenyum tipis " Baik"
_____________________________________________
Sudah tiga hari berlalu dari perang besar yang terjadi, Lian Jiazhen membawa pasukan besar kekaisaran Lian menuju wilayah kekaisaran Zhu untuk di taklukkan. Mungkin tidak akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menaklukkan wilayah kekaisaran Zhu karena kabar tentang kaisar Zhu telah bersekutu dengan iblis telah menyebar membuat para rakyat kekaisaran Zhu membenci keluarga kekaisaran Zhu dan mendukung sepenuhnya penaklukan oleh kekaisaran Lian.
__ADS_1
Lian Yu saat ini sedang berada di luar kamp militer bersama dengan Yelu, Ying Liang, Ying Yue, dan Xin Jiao. Mereka sedang menunggu kepulangan Lian Jiazhen setelah menaklukkan kekaisaran Zhu.
Dua hari yang lalu para pemimpin sekte dan para Kultivator dari sekte-sekte besar maupun kecil yang membantu dalam pulang telah kembali ke ibukota kekaisaran Lian untuk mengurus urusan yang berada di dalam. Setelah kekalahan Raja iblis tentu nya membuat mereka tenang dan mulai sekarang telah berjanji akan melakukan yang terbaik untuk kehidupan sejahtera kekaisaran Lian.