
" Li Feng, Yin kemana tujuan kalian berdua?" Tanya Lien Hua
Lien Hua dan Xia Xionglue memang ikut melanjutkan perjalanan bersama dengan Li Hongli dan Yueyin.
" Makam waktu" jawab Yueyin santai, lagi pula tidak ada yang perlu di sembunyikan juga, banyak orang yang akan pergi ke tempat itu.
" Benarkah, wah berarti kita sama" seru Lien Hua
" Seperti nya lebih baik kita melanjutkan perjalanan bersama, lagi pula kita memiliki tujuan yang sama" seru Xia Xionglue dengan tenang
" Benar, bagaimana menurut kalian?" Tanya Lien Hua
" Terserah" ucap Yueyin acuh
" Li Feng kau..." Seru Xia Xionglue ragu
" Cukup jangan menganggu dan menyusahkan ku" seru Li Hongli dingin
" seharusnya kami yang mengatakan itu pada mu!" seru Lien Hua tidak terima
" baik, kami tidak akan menyusahkan mu" jawab Xia Xionglue
" saudari Xionglue...." Lien Hua ingin kembali protes tapi Xia Xionglue menatap nya dengan tajam membuat nya diam.
" Bukankah para murid jenius sekte selalu di temani satu atau dua orang tetua saat akan pergi ke suatu tempat, tapi kenapa kalian tidak?" Tanya Yueyin
" Sebenarnya kami sudah lama berkelana, namun satu bulan lalu guru kami mengabarkan akan kemunculan nya makam waktu sehingga kami di minta untuk segera ke tempat yang akan menjadi titik kemunculan makam waktu.... Tetua Sekte lembah bunga sudah menunggu kami di tempat itu" jawab Xia Xionglue dengan tenang
" Pantas saja, yang ku dengar para murid sekte lembah bunga akan keluar pada saat tertentu dari Sekte dan berpetualang mencari pengalaman tanpa di temani satupun tetua" seru Yueyin
" Benar"
" Apa kalian tahu bagaimana keadaan ibukota kekaisaran Lian saat ini?" Yueyin mencoba mencari informasi dari kedua gadis itu.
" Cukup kacau" jawab Lien Hua santai
" Kacau? Memang nya apa yang terjadi?" Yueyin bingung dengan apa yang Lien Hua katakan bukankah sang Raja petir mengatakan kepada ibukota baik baik saja, tapi apa yang terjadi sekarang.
__ADS_1
" Kabar nya Putri Lian menghilang membuat kekaisaran Lian begitu gempar juga banyak rumor tentang putri Lian, kabar nya dia adalah seorang sampah yang buruk rupa, dia bahkan tidak pernah menampakkan diri nya di depan banyak orang, namun yang mulia kaisar dan ratu begitu menyayangi nya bahkan kedua pangeran berusaha keras mencari nya, sehingga banyak orang yang penasaran dengan sosok putri ini" seru Lien Hua mulai bergosip
" Lalu apakah ada hal lain yang terjadi di ibukota selain kabar putri Lian itu?" Tanya Yueyin malas
" Memang nya kau tidak penasaran dengan wajah tuan putri Lian, aku.... Ahk baiklah seperti nya tidak ada" ucap Lien Hua
" Muncul siluman siluman tingkat tinggi di beberapa tempat yang sangat jarang sekali siluman tingkat rendah sekalipun muncul membuat pihak kekaisaran sibuk untuk mengatasi permasalah siluman siluman tersebut...." Jeda Xia Xionglue
Mendengar itu Yueyin mendengarkan dengan serius, begitu pun dengan Li Hongli hanya saja ia di luar terlihat masih santai.
" Juga kekaisaran Zhu telah mengirimkan dekrit perang pada kekaisaran Lian, mungkin ketiga aliran akan menjadi sekutu jika pihak kekaisaran membutuhkan nya" lanjut nya
" kapan dekrit itu akan terjadi?" tanya Yueyin terkejut dengan berita yang ia dengar
" belum pasti, pihak kekaisaran Lian belum mengkonfirmasi nya, seperti nya beberapa waktu ini keadaan ibukota masih aman" seru Xia Xionglue
" Apakah ada yang seperti itu saudari, kenapa aku tidak mengetahui kabar itu" seru Lien Hua bingung
" Kau terlalu banyak bermain" jawab Xia Xionglue acuh
" Li Feng, apakah kita akan melewati hutan ini... Apakah tidak lebih baik jika kita..."
" Jika kalian tidak ingin melewati hutan aku tidak peduli, sudah ku katakan jangan terlalu ikut campur" Li Hongli memotong ucapan Xia Xionglue dengan dingin
" Baiklah, tapi lebih baik kita menggunakan spirit beast kami agar lebih cepat sampai, kemarin guru ku memberikan kami kabar bahwa makam waktu akan terbuka dalam dua minggu lagi" seru Xia Xionglue
" Saudari Hua"
" Baik"
Wsus
Muncul dua binatang tipe terbang di hadapan mereka, yaitu spirit beast burung rajawali yang ukuran nya cukup besar dan dapat di tunggangi dua orang.
Spirit beast sangat berbeda dengan binatang ilahi dan binatang dewa, meski kekuatan para spirit beast dapat terus meningkat mereka tidak akan mampu berbicara seperti manusia dan hanya mampu berkomunikasi dengan pemilik nya saja dengan ikatan tuan dan budak yang mereka miliki.
" Kau dan Yin dapat menggunakan spirit beast ku, sedangkan aku akan menunggangi rajawali milik saudari Hua" seru Xia Xionglue
__ADS_1
" Benar, kita hanya akan memerlukan satu minggu perjalanan untuk ke kota Jiahao jika kita menggunakan rajawali ini" Lien Hua membenarkan perkataan Xia Xionglue
" Baiklah, Terima kasih" ucap Li Hongli
Ia juga tidak mungkin mengeluarkan Xiang yang merupakan seekor Phoenix, yang ada kedua gadis itu tercengang dan pingsan akan kemunculan seekor Phoenix. Begitupun Yueyin yang tidak dapat memanggil Lixue karena Phoenix dan rubah ekor sembilan adalah binatang yang legendaris.
Li Hongli dan Yueyin menaiki burung rajawali milik Xia Xionglue begitupun Lien Hua dan Xia Xionglue yang menaiki burung rajawali milik Lien Hua.
Sebenarnya Li Hongli cukup terkejut kedua gadis ini memiliki spirit beast tipe terbang meski hanya spirit beast tingkat menengah, namun mengingat kelangkaan spirit beast cukup membuat nya penasaran.
Wush
Wush
Kedua burung rajawali itupun terbang dengan kecepatan tinggi.
____________________________________________
Di atas burung rajawali Lien Hua dan Xia Xionglue sedang berbincang bincang.
" Saudari Xionglue apa kau sungguh menyukai Li Feng!" Seru Lien Hua memicingkan mata nya
" Jangan asal, aku hanya ingin mencari tahu apa hubungan dia dengan senior Dewa Angin" seru Xia Xionglue
" Benarkah, Kenapa aku meragukan nya ya!!"
" Terserah apa kata mu" Xia Xionglue memutar bola mata nya malas menghadapi kelakuan saudari seperguruan nya ini.
" Apakah ini ada hubungan nya dengan guru?"
" Ya, tetua pertama mengatakan yang dapat membantu guru kemungkinan hanya satu yaitu senior dewa Angin, namun sangat sulit untuk menemukan nya... Dua tahun lalu guru pernah mengunjungi pulau awan tempat senior dewa Angin berada, namun ternyata dia sedang tidak berada di tempat itu, salah satu tujuan kita untuk berpetualang juga untuk mencari informasi untuk menyembuhkan guru" Xia Xionglue begitu serius saat berbicara kondisi guru nya.
" Maafkan aku saudari, kau benar. Ku harap kita bisa mencari solusi untuk menyembuhkan guru!" Lien Hua terlihat sangat sedih juga bersalah pada Xia Xionglue
" Tidak perlu menunjukkan ekspresi wajah yang begitu menyedihkan, aku rasa nya ingin menendang mu dari sini" canda Xia Xionglue diselingi sindiran
" Hehehe.... Saudari kau jangan begitu kejam pada adik seperguruan mu yang imut ini"
__ADS_1