
Tiga hari berlalu, Yueyin telah kembali pulih, Li Yuwen pun tiga hari lalu telah kembali ke kota Shilin.
Sekarang Li Hongli dan yang lain nya sedang berkeliling kerajaan Xin.
" Li Hongli bukankah kau bisa memainkan seruling, bagaimana kalau kita bermain alat musik bersama, aku akan menggunakan alat musik quqin" ujar Xin Jiao
" Tidak tertarik" jawab Li Hongli singkat
" Li Hongli bagaimana kalau kau melawan ku dan putri Xin beradu beberapa jurus!" Usul Yueyin
" Jangan banyak bertingkah kau baru beberapa hari pulih" bantah Li Hongli
" Ayolah sudah lama aku tidak menggerakkan tubuh ku, rasa nya seluruh tubuh ku kaku" ucap Yueyin
" Baiklah, Namun jangan memaksakan diri mu" ujar Li Hongli pasrah
" Tentu"
" Bagaimana tuan putri apa kau akan ikut juga" tanya Yueyin pada Xin Jiao
" Tentu saja, suatu kehormatan bagi ku bisa bertukar beberapa jurus dengan Li Hongli" ucap Xin Jiao ceria
" Baiklah kita ke arena beladiri" ujar Xin Zhuo
Di arena beladiri
Xin Jiao mengeluarkan kipas nya sebagai senjata, sedangkan Yueyin tidak menggunakan senjata apapun.
Li Hongli sendiri sendiri tidak mengeluarkan senjata apapun, ia bertarung dengan tangan kosong.
" Baiklah kita mulai" ujar Yueyin
Wush
Li Hongli, Yueyin dan Xin Jiao mengeluarkan jurus mereka masing-masing. Yueyin dapat menghindari serangan demi serangan yang Li Hongli keluarkan, berbeda dengan Xin Jiao yang cukup kesulitan untuk menghindari setiap serangan dari Li Hongli, namun karena ia bertarung bersama Yueyin, sehingga Yueyin dapat membantu nya dan membuat pertarungan pun menjadi seimbang.
Gerakan Li Hongli semakin cepat dan gesit membuat Xin Jiao kesulitan mengimbangi kecepatan nya, tapi tidak dengan Yueyin.
" Bergeraklah mengikuti angin" ujar Li Hongli.
Mendengar perkataan Li Hongli, Xin Jiao pun tersenyum dan mengikuti setiap arahan dari Li Hongli.
" Jadikan senjata bagian dari tubuh mu sendiri" ucap Li Hongli sekali lagi
" Tetap tenang"
" Hindari setiap serangan dengan penuh perhitungan"
__ADS_1
" Jangan pernah ragu"
" Gunakan kekuatan penuh yang kau miliki" sekarang bukan Li Hongli yang berbicara melainkan Yueyin.
" Tapi dia adalah Li Hongli" seru Xin Jiao ragu untuk mengeluarkan seluruh kekuatan nya untuk menyerang Li Hongli, lagi pula ia pikir ini hanyalah sebuah latihan tidak perlu serius menyerang nya juga, Xin Jiao berhenti menyerang Li Hongli
Sekarang hanya pertukaran jurus antara Li Hongli dan Yueyin, pertarungan mereka terlihat masih seimbang walau pun tidak Xin Jiao bantu.
" Dalam pertarungan tidak ada kawan hanya ada lawan, meski itu hanya sebuah latihan, lawan adalah lawan... Jangan pernah ragu melawan nya" ujar Yueyin sekali lagi
" Baiklah"
Wush
Xin Jiao kembali ikut dalam Pertarungan, ia menyerang Li Hongli dengan senjata kipas nya, dalam hitungan detik dari kipas itu keluar pisau pisau tajam.
Duaaarrr
Yueyin pun menyerang Li Hongli dengan elemen es nya.
BAMM
Duaaarr
" Uhuk-uhuk" Xin Jiao terlempar keluar arena dan memuntahkan beberapa teguk darah
" Bukankah itu sudah biasa" ucap Yelu
" Waaahh pertarungan guru dan Jiejie sangat hebat, aku ingin menjadi hebat seperti mereka juga" seru Minghao
" Kau pasti bisa Hao'er, jika kau berlatih dengan keras" ucap Ying Yue
" Baik"
" Meimei kau tidak apa-apa?" Tanya Xin Zhuo sambil membantu adik nya
" Tidak apa, hanya saja semakin lama kekuatan mereka semakin meningkat, hingga membuat ku tidak dapat mengimbangi mereka lagi" ujar nya
" Kenapa mereka seperti nya bertarung dengan sangat serius sekali! Bukankah ini hanya latihan?" Bingung Xin Zhuo
" Tuan dan nona akan selalu bertarung dengan serius, meski sebenarnya hanya sebuah latihan saja, mereka tidak pernah bermain dalam pertarungan" ujar Ying Liang yang mendengar ucapan Xin Zhuo
Pertarungan antara Li Hongli dan Yueyin masih terus berlanjut meski Xin Jiao tidak lagi mengikuti pertarungan itu, namun itu hanya membuat gerakan mereka semakin cepat dan gesit hingga membuat orang orang hanya dapat melihat bayangan mereka saja.
Duaaarrr
Ledakan pun terus bergema dengan sangat keras, Sampai kedua orang itu sama sama mengeluarkan jurus yang sangat kuat terjadi ledakan cukup besar.
__ADS_1
Li Hongli hanya termundur beberapa langkah saja setelah ledakan terjadi, namun Yueyin terlempar cukup jauh, apa lagi luka nya yang baru sembuh sehingga membuat kondisi nya tidak cukup baik di banding hari biasa nya.
" Uhuk-uhuk" Yueyin terbatuk dan memuntahkan darah hingga membuat cadar nya kotor karena darah.
Wush
" Kau tidak apa? Sudah ku bilang tidak perlu melakukan pertarungan seperti ini" ucap Li Hongli
" Aku baik baik saja, seperti biasa kau bertarung dengan serius, mana mungkin aku tidak menanggapi nya... Tentu nya aku tidak ingin kalah dari mu" lirih Yueyin
" Dasar keras kepala" seru Li Hongli
" Yueyin apa kau baik-baik saja" tanya Xin Jiao
" Aku baik baik saja... Oh ya bagaimana kondisi mu, maaf yah aku malah menanggapi nya dengan serius" ucap Yueyin
" Tidak apa, lagi pula Li Hongli telah banyak memberikan saran untuk ku, sehingga aku dapat memperbaiki jurus dan teknik bertarung ku" ucap Xin Jiao
" Salam pangeran mahkota dan tuan Putri... Yang Mulia Raja meminta tuan Li dan kalian semua untuk ke aula utama" ujar seorang prajurit
" Baiklah kami akan ke sana" ucap Xin Zhuo
" aku tidak apa-apa, kau pergilah terlebih dahulu, aku akan memulihkan kondisi ku terlebih dahulu sebelum menyusul kalian, aku rasa kaulah yang paling di butuhkan" ujar Yueyin pada Li Hongli.
" Kalian pergilah, biar aku yang menemani Yueyin di sini, aku pun perlu memulihkan diri ku" ujar Xin Jiao
" Baiklah"
Yueyin duduk bersila untuk memulihkan kondisi nya kembali. Setelah pertarungan waktu itu luka nya sangat serius, Aura dari tubuh YinYang telah bocor dan menggerogoti seluruh anggota tubuh nya, tubuh Dewi Alam nya pun tidak mampu menangani Aura YinYang yang bocor.
Bentrokan kekuatan antara tubuh YinYang dan tubuh Dewi Alam lah yang telah melukai nya sangat parah, karena itulah dia tidak sadarkan diri cukup lama untuk menenangkan kedua benturan dari kedua kekuatan tubuh nya.
Serangan wanita itu meski ia seharusnya tidak terluka parah, tapi cabuk yang di gunakan wanita itu mengandung racun yang mematikan, untung saja Li Hongli segera mengobati nya, jika tidak hanya kematian lah yang menunggu nya, namun efek dari racun itu masihlah ada.
Meski pun sekarang ia terlihat sudah baik baik saja tapi nyata nya ia perlu lebih banyak istirahat dan menyerap energi alam untuk benar benar memulihkan kondisi tubuh nya, dan hanya Li Hongli yang mengetahui kondisi nya sekarang.
" Bagaimana kondisi mu sekarang?" Tanya Xin Jiao
" Lebih baik" jawab Yueyin
" Yueyin... Bisakah aku memanggil mu dengan itu"
" Tentu"
" Yueyin aku mengerti sekarang"
" Mengerti apa?" Tanya Yueyin bingung
__ADS_1