Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 289. Pulau Awan II


__ADS_3

Dua hari kemudian


Li Hongli, Yueyin dan Wang Xiuhuan baru saja sampai di pulau awan.


Ternyata seperti namanya pulau ini berada di atas awan, namun terlihat seperti daratan biasa.


" Apakah aku perlu menunggu kalian disini?" Tanya paman perahu


" Tidak perlu paman kami akan lama di atas pulau" jawab Li Hongli yakin


" Kau yakin nak, mungkin saja sebelum kau naik ke atas pegunungan itu kau sudah di usir oleh dewa angin terlebih dahulu" seru paman perahu


" Tenang saja dia tidak akan melakukan nya, paman bisa pergi sekarang, kami juga akan melanjutkan perjalanan kembali" ujar Li Hongli sambil memberikan satu kantong berisi koin.


" Baiklah terimakasih anak muda, namun aku peringatkan jangan menyinggung dewa angin, kalian tetap berhati-hati, setelah paman pergi kalian tidak akan menemukan perahu untuk menyebrangi sungai ini kembali" ujar paman perahu


" Baik kami mengerti"


Perahu yang mengantar mereka pun pergi, sedangkan mereka mulai berjalan menaiki pegunungan yang menjulang tinggi.


" Tidak ku sangka ternyata pulau awan seperti ini, begitu banyak bukit dan pegunungan yang menjulang tinggi, bagaimana kita sampai ke atas puncak" seru Wang Xiuhuan dengan lesu


" Akh... Andaikan saja tingkat Kultivasi ku sudah mencapai tingkat langit, mungkin akan mudah pergi kepuncak pulau ini dengan terbang" seru Wang Xiuhuan


" Jangan malas atau kita tidak akan pernah tiba" ucap Li Hongli acuh tak acuh


" Saudara Li apa kau tidak lelah, selama dua hari ini kita belum makan dan beristirahat" ucap Wang Xiuhuan


" Tidak, lagipula kau seorang Kultivator apakah makan dan minum begitu peting. Jangan banyak mengeluh atau kami akan meninggalkan mu di kaki gunung ini" ujar Li Hongli acuh tak acuh


" Eh jangan jangan, sekarang aku tidak lagi merasa lapar, ah ya seperti nya sekarang aku sangat berenergi, ayo kita lanjutkan berjalan lagi" seru Wang Xiuhuan tersenyum paksa


Wang Xiuhuan berjalan mendahului Li Hongli dan Yueyin dengan kesal, dia sudah terbiasa makan dan tidak menggunakan energi Qi untuk menahan rasa laparnya jadi wajar saja dia terlihat begitu lesu, namun dia juga tidak bisa menyalahkan Li Hongli, karena perkataan nya juga benar adanya.


" Sudahlah lebih baik berjalan saja dan tidak membuat pasangan ini marah" batin Wang Xiuhuan


Dia masih mengingat dulu saat di perjalanan dia pernah menganggu Yueyin dan hal itu membuat Li Hongli sangat marah, dan akhirnya dia pun lempar jauh oleh Li Hongli dengan sangat keras, mengingat kejadian itu saja ia bergidik ngeri karena saat itu beberapa tulang nya ada yang patah.


" Jangan menjelekkan orang di dalam hati" ucap Li Hongli datar


" Bagaimana kau tahu!" Ceplos Wang Xiuhuan

__ADS_1


Li Hongli menatap Wang Xiuhuan dengan datar dan dingin namun sudah membuat Wang Xiuhuan takut " Ah itu, aku hanya bercanda, tidak mungkin aku menjelekan mu saudara, kau itu tampan dan hebat, kau begitu sempurna tidak ada celah sedikitpun untuk dapat menjelekan mu" elak Wang Xiuhuan yang sama sekali tidak dipedulikan oleh Li Hongli


" bagaimana dia tahu" gumam Wang Xiuhuan


" Saudara Li, saudari Yin tunggu aku" Wang Xiuhuan segera mengejar Li Hongli dan Yueyin yang sudah terlebih dahulu pergi menggunakan ilmu meringankan tubuh nya.


Wsush


_____________________________________________


Di antara pegunungan, di puncak tertinggi gunung paling besar dan paling tinggi terdapat seorang pria yang sedang melukis.


" Bocah itu akhir nya datang juga" ucap orang itu tanpa menghentikan gerakan tangan nya.


" Heh, membawa orang lain ternyata... "


" Baiklah kita lihat kejutan apa lagi yang akan bocah itu perlihatkan" ucap nya sebelum dia menghilang dan meninggalkan peralatan lukis nya.


____________________________________________


Awal nya perjalanan mereka berjalan lancar tanpa ada hambatan namun saat mereka hampir sampai ke puncak paling tinggi sebuah kabut menghalangi penglihatan mereka.


Saat kabut menghilang pemandangan yang mereka lihat begitu mengejutkan dimana mereka di kepung dua ekor siluman tingkat Suci yaitu laba-laba mata satu dan ular bertanduk.


" Benarkah?" Tanya Yueyin ragu, namun sikpa nya masih santai meski berhadapan dengan dua siluman tingkat Suci tersebut sama seperti sikap Li Hongli.


" Tentu saja benar, kau tahu saudari dulu pulau awan adalah tempat yang paling berbahaya karena jumlah siluman yang begitu banyak, namun setelah dewa angin datang ke pulau ini, siluman-siluman itu tidak lagi berani melawan nya dan hanya berada di sekitar pegunungan saja itulah yang ku dengar" ujar nya sedikit takut melihat dua siluman yang menatap nya dengan lapar.


" Saudari awas!" Teriak Wang Xiuhuan melihat siluman laba-laba ingin menyerang Yueyin.


Tanpa peringatan dari Wang Xiuhuan Yueyin dengan tenang menghindari setiap serangan siluman tersebut.


Wsosh


Sebuah bayangan terlihat melesat kearah Wang Xiuhuan, Wang Xiuhuan yang tadi bernafas lega begitu terkejut dengan apa yang terjadi.


Slash


Bruk


" Lebih baik kau mengurus dirimu sendiri!" Seru Li Hongli yang baru saja berhasil memenggal kepala ular bertanduk yang tadi akan menyerang Wang Xiuhuan.

__ADS_1


Wang Xiuhuan begitu terkejut mengetahui nya, ia lebih terkejut lagi dengan kemampuan dan kecepatan Li Hongli.


Sekali lagi dia di kejutkan oleh aksi Yueyin yang berhasil membunuh siluman laba-laba dengan begitu mudah nya sampai membuat mulut nya menganga.


" Kalian ba-bagaimana bisa..." Wang Xiuhuan tidak tahu harus berkata apa lagi, semua kata kata yang ingin ia ucapkan seakan terhenti di tenggorokan nya.


" Hati-hati" seru Li Hongli waspada terhadap sekitar nya


" Ada apa, bukankah kedua siluman itu sudah mat..."


Glek


Wang Xiuhuan menelan kembali ucapan saat melihat seekor siluman beruang tingkat langit.


" Tempat ini memang neraka" gumam Wang Xiuhuan


" Roarghh..."


Wsosh


Siluman beruang itu menyerang mereka bertiga dengan sangat cepat, utung saja mereka bertiga dapat menghindari serangan tersebut meski Wang Xiuhuan cukup kesulitan menghindari nya karena tingkat Kultivasi nya yang berbeda jauh.


" Baiklah, meski kau kuat namun aku tidak takut mati... Akan ku perlihatkan pada siluman itu rasa nya racun buatan ku" seru Wang Xiuhuan semangat, meski ia merasakan takut tapi bukan dirinya jika dia takut mati.


" Heh, cukup kau bersemangat juga" cibir Yueyin sinis


" Tentu saja, pertarungan ini sangat berguna menguji kemampuan ku, terutama racun ku" ucap nya bangga


" Tidak perlu sombong, lagipula siapa yang tadi begitu gemetaran hanya karena melihat siluman tingkat Suci" cibir Yueyin


" Itu, itu aku hanya terkejut" jawab Wang Xiuhuan


" Jangan berdebat, gunakan racun mu saat ada kesempatan, aku dan Yue'er akan mengalihkan perhatian nya" ujar Li Hongli


" Baik.."


Sesuai rencana Li Hongli dan Yueyin melawan siluamn beruang itu dengan cukup santai.


" Roarghh..."


Serangan-serangan yang di lakukan siluman beruang tidak ada satupun yang mengenai Li Hongli atau pun Yueyin membuat siluman beruang semakin marah dan menyerang dengan brutal.

__ADS_1


Wsosh


Gerakan Yueyin terlihat gesit dan lentur, begitu pun dengan Li Hongli yang gerakannya begitu cepat.


__ADS_2