
Meski yang di undang cuma sedikit orang saja, tapi tetap saja hampir memenuhi ruangan tersebut. Di sana juga ada Xia Xionglue dan Xin Jiao, melihat pemuda yang di cintai nya menikah dengan orang lain tentu nya mereka merasa amat sangat sedih, meski pernah berkata telah merelakan tapi apakah merelakan orang yang di cintai itu begitu mudah, nyata nya tidak mudah sama sekali!
" Kenapa, apa kau sedih melihat pemuda tampan yang kau cintai menikah dengan orang lain!" Melihat Xin Jiao yang terlihat diam saja, Ying Liang pun mendekati nya entah itu untuk menghiburnya atau malah ingin mengejeknya.
" Untuk apa kau kemari!" Ucap Xin Jiao dengan ketus.
" Ayolah tuan putri aku kemari dengan berbaik hati untuk menghibur mu tapi kau malah bersikap begitu pada ku." Ucap Ying Liang seakan ia terluka dengan perkataan gadis itu.
" Aku tidak membutuhkan nya."
" Kau masih belum merelakan tuan ku ternyata, apa kau akan berlari kepelukan tuan ku dan mengacaukan pernikahan ini, masih ada waktu untuk melakukan nya. Hanya saja aku peringatkan padamu hal itu mungkin akan merugikan mu."
" Apa kau gila, aku tidak sebodoh itu. Status putri Lian Yueyin bahkan lebih agung dari ku, meski aku mengacaukan pernikahan ini Li Hongli tidak akan berbalik pada ku."
" Putri apa kau lihat gadis itu." Ying Liang menunjuk seseorang yang tidak lain adalah Xia Xionglue.
" Dia sama seperti mu, dia salah satu gadis yang mencintai tuan ku. Tapi dia hampir saja di bunuh oleh tuan ku saat gadis itu hampir saja membahayakan nyawa Putri Lian. Karena itu jika kau berpikir hal yang buruk pada istri tuan ku lebih baik segera singkirkan, atau tidak perlu tuan Li, aku sendiri pun bisa langsung membunuh mu." Setelah mengatakan itu ia pun langsung terdiam dan melihat acara pernikahan dalam diam.
Saat keduanya sedang berbincang-bincang, tiba-tiba suara lonceng bergema dengan keras, pertanda pernikahan akan segera di mulai, semua orang pun menjadi diam, dan suasana menjadi senyap.
Dung
Tidak lama dari arah selatan, tampak iring-iringan dengan di dominasi warna merah mendekat.
Dari arah selatan itu muncul pengantin wanita yang datang di dampingi oleh permaisuri Jia. Li Hongli segera berjalan mendekati iring-iringan tersebut, setelah kedua nya bertemu
Dung
Lonceng kedua berbunyi.
Pengantin pria mengulurkan tangan nya pada pengantin wanita, sedangkan permaisuri Jia menuntun tangan pengantin wanita untuk menyambut uluran tangan pengantin pria.
Permaisuri Jia kembali ke tempat nya setelah menyelesaikan tugas nya di sana.
Saat kedatangan Yueyin semua tamu sangat tercengang melihat Yueyin yang begitu luar biasa meski wajahnya di tutupi sutra merah tapi tidak menutupi aura kecantikan nya yang menguar, seakan seorang peri sedang berjalan, membuat mereka tidak bisa mengalihkan pandangan nya.
Dung
Lonceng ketiga bergema
__ADS_1
Pengantin pria dan pengantin wanita yang telah bergandengan tangan lalu beriringan bersama menuju kearah barat, yaitu ke tempat yang sudah di tentukan untuk mengikat kedua nya dalam ikatan suci pernikahan.
Di tangga jalan menuju kursi pengantin, berdiri tiga pria dan dua wanita cantik. Kebahagiaan terpancar dari wajah mereka. Mereka adalah Li Yuwen, Mei Yin, Kaisar Lian Haocun, permaisuri Jia, Lin Feng.
Dung
Lonceng keempat bergema.
" Hormat pada Langit dan Bumi" ucap pemandu acara bergema.
Li Hongli dan Yueyin lalu melakukan penghormatan pada langit dan bumi dengan bersujud sebanyak tiga kali.
" Hormat pada orang tua."
Li Hongli dan Yueyin kembali melakukan penghormatan, namun sekarang mereka memberikan penghormatan pada kedua orang tua mereka dengan bersujud sebanyak tiga kali.
" Hormat pada pasangan."
Sekali lagi suara pemandu acara bergema, Li Hongli dan Yueyin saling berhadapan dan memberikan penghormatan pada satu sama lain.
Dung
Lonceng kelima kembali bergema
" Aku Li Hongli putra dari Li Yuwen dan Mei Yin Berjanji di hadapan langit dan bumi akan mencintai istri ku dan akan tetap setia satu untuk selama nya."
" Aku Lian Yueyin putri Lian Haocun dan Jia Li Berjanji di hadapan langit dan bumi akan mencintai suami ku dan akan tetap setia satu untuk selama nya."
Dung
Lonceng keenam bergema.
Dengan perlahan Li Hongli membuka penutup wajah dan menyibaknya.
Tampak wajah cantik dengan mata indah yang berkilau bagaikan bintang yang sedang menatap Li Hongli dengan hangat.
" Gege." Ucap nya lembut.
Dengan perlahan Li Hongli mendekatkan wajah nya pada Yueyin lalu mengecup kening gadis itu dengan lembut.
__ADS_1
Dung
Lonceng ketujuh kembali di bunyikan.
Pengantin pria dan wanita saling bersulang dan meminum arak pernikahan.
Secara bersamaan, ribuan lampion berwarna merah mulai di terbangkan ke langit kekaisaran Lian, yang membuat langit biru terlihat indah dengan ribuan lampion semua rakyat kekaisaran Lian merasa bahagia melihat itu. Lampion di langit sama seperti harapan mereka yang selalu menginginkan kedamaian dan serta keramaian kota, dimana semua anak bisa bermain tanpa rasa takut, lampion di atas langit seperti sebuah cahaya harapan mereka.
Di dalam istana
Setelah ritual pernikahan dilaksanakan, acara di lanjutkan dengan pesta seadanya. Para pelayan mulai menyajikan makanan dan minuman terbaik.
Lin Feng serta semua orang mulai memberikan ucapan selamat.
Pesta pernikahan itu berlangsung dengan sangat meriah, di sertai dengan pertunjukan yang di tampilkan Yelu serta para murid sekte yang lain nya sebagai hiburan. Makanan dan minuman terbaik selalu tersedia di atas meja.
Saat pesta masih berlangsung seorang prajurit menerobos masuk.
" Salam Yang Mulia... ada sekelompok orang yang mencoba menerobos masuk gerbang ibukota dengan paksa" ucap nya segera melaporkan masalah inti nya.
Setelah mendengar perkataan prajurit itu tidak ada lagi yang menampilkan pertunjukan atau bersuara, tempat itu menjadi sunyi dan senyap, seakan hal buruk akan terjadi.
" Bagaimana penampilan mereka?" Tanya kaisar Lian Haocun dengan berwibawa.
" Mereka bukanlah mayat hidup, mereka sekelompok manusia berpakaian lusuh dan penuh luka, mereka bilang ingin bertemu dengan tuan putri dan tuan Li!" Jawab nya
" Kaisar aku akan melihat nya."
" Tunggu! Kau sekarang adalah pemeran utamanya mana mungkin kau yang pergi, dan juga jangan memanggil ku kaisar bukankah sekarang aku juga ayah mu."
" Maaf ayah.... Namun masalah ini seperti nya sangat serius, biarkan aku melihat nya."
" Aku juga ikut Gege."
" Tidak, kau di sini saja.. mereka mungkin berbahaya."
" Karena itu aku ikut dengan Gege. Ku mohon biarkan aku ikut Li Ge."
Yueyin menatap ayahnya, kaisar Lian Haocun untuk membantu nya agar Li Hongli mengijinkan nya.
__ADS_1
" Baiklah kalian bisa pergi. Namun kami juga akan ikut" seru Lin Feng yang tahu kedua nya sangat keras kepala jadi tidak bisa di larang. Li Hongli dan Yueyin pun setuju dan mengangguk pada Lin Feng.
Li Hongli dan Yueyin masih saling berpegangan mereka pun segera terbang ke luar terlebih dahulu, melihat kecepatan keduanya banyak orang yang terkejut.