Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 139. Akhir Pertarungan


__ADS_3

" Benarkah!!!!" Tiba-tiba terdengar suara seorang gadis dari arah belakang mereka, namun saat Li Hongli mendengar suara itu, dia tersenyum tipis.


Yueyin mendekati Li Hongli dan pria itu, saat ia berjalan mendekat pria itu, pria itu terlihat sangat terkejut, bola mata nya mungkin akan keluar saking terkejut nya.


" Ka-kau.... Ba-bagaimana mungkin!!!!...."


" Kenapa? Begitu terkejut kah melihat ku baik baik saja, seperti nya kau sangat kecewa setelah melihat ku" seringai terdapat di bibir nya


Pria itu dengan segera melihat ke arah di mana tempat rekan rekan nya bertarung dengan gadis itu, saat melihat pemandangan di tempat itu jantung nya berdetak dengan cepat, ia tidak mempercayai dengan penglihatan nya sekarang, dia melihat begitu banyak tubuh tubuh yang tergeletak di tanah, sebagian besar mayat mayat itu memiliki anggota tubuh yang tidak lengkap, di tempat itu juga berceceran banyak darah yang telah mewarnai rumput yang tadi nya hijau menjadi merah darah.


Pria itu berbalik dan melihat ke arah di mana seorang gadis sedang berdiri dengan santai. Gadis itu memiliki kharisma yang memikat, dan aura kecantikan yang misterius, namun saat dia melihat penampilan gadis itu sekarang dia langsung bergidik ngeri. Bagaimana tidak, penampilan gadis itu akan membuat banyak orang ketakutan, dengan pakaian yang penuh dengan bercak darah, sambil membawa sebuah pedang yang juga masih ada darah yang mengalir dari bilah pedang itu.


" Tidak mungkin...." Batin pria itu, tatapan nya menjadi kosong.


Bagaimana mungkin dua orang yang terlihat sangat lemah, ternyata mereka adalah seorang monster yang bersembunyi, dia benar benar telah mencari kematian, sekarang dia pun mengerti kenapa gadis itu hanya menganggap semua ini sebagai sebuah permainan.


" Katakan siapa tuan mu?" Tanya Yueyin dengan santai


Pria itu masih diam dengan tatapan mata nya yang kosong, dia tidak mendengarkan pertanyaan dari Yueyin, sehingga membuat gadis itu kesal.


Slash


" Arrgghhhh....." Teriak pria itu, membuat dia mendapatkan kembali kesadaran nya, setelah Yueyin memotong salah satu tangan pria tersebut.


" Nona seperti nya kau terlihat sangat kesal" ledek Li Hongli


" Tentu saja, apa kau tahu tuan! dia yang memiliki niat buruk saat melihat ku hanya kematian yang pantas untuk nya" ia masih mengingat bagaimana tatapan pria ini yang terlihat sangat menjijikkan menurut nya saat melihat diri nya.


Pria itu ingin marah pada gadis di hadapan nya, namun kemarahan nya tertelan kembali di tenggorokan nya, ia bahkan menelan saliva nya kembali setelah mendengar perkataan Yueyin, tentu saja dia masih ingin hidup.


" Bunuh saja kalau kau mau" ucap Li Hongli santai


" Tentu saja tidak semudah itu!!!.... Aku akan mempertimbangkan jika dia mengatakan apa yang ingin ku dengar, namun jika tidak...." Tentu saja pria itu tahu apa yang akan terjadi jika dia tidak mengatakan nya.

__ADS_1


" Tu-tuan, no-na... Tolong biarkan aku pergi, jika kalian berjanji mem-biarkan diri ku pergi, aku akan mengatakan semua nya....


" Baiklah.... Katakan" ucap Li Hongli dingin


Sambil menahan rasa sakit karena salah satu tangan nya telah di potong, ia juga mencoba meredakan rasa sakit serta menghentikan pendarahan nya dengan menyalurkan energi Qi nya, meski pun hal itu sedikit sulit karena ia sudah banyak menghabiskan energi Qi yang ia miliki.


" Sebenarnya tugas kami hanya membunuh mu serta salah satu teman mu yang lain, dan kami tidak bermaksud untuk mengincar gadis ini..... Namun karena kalian yang..."


" Katakan saja siapa yang menyuruh mu, tidak perlu berbelit-belit" ketus Yueyin memotong perkataan pria itu


" Dia... Adalah tuan muda Chen Zhun, putra Patriak sekte pedang giok. tuan, saya sudah mengatakan semua nya tolong biarkan saya pergi" ucap pria itu


" Pergilah..." Seru Li Hongli dengan tenang


Pria itu melihat Li Hongli dengan takut, namun karena tidak ingin pemuda ini berubah pikiran dengan segera dia menghilangkan pikiran buruk nya, dan dengan tergesa-gesa dia pergi menjauh dari dua orang yang ia anggap sebagai monster tersebut.


Namun takdir seperti nya tidak berpihak pada nya, karena setelah dia berhasil pergi cukup jauh dari tempat itu, dan merasa sudah aman.


Jleb


" Ken-napa ??..."


Bukankah mereka telah melepaskan nya, lalu kenapa pemuda ini melakukan hal ini, apa dia telah mengingkari janji nya sendiri, begitu banyak pertanyaan yang ada di pikiran pria itu, namun ia tidak mampu mengatakan karena rasa sakit yang menyerang jantung nya.


Tahu apa yang di pikirkan oleh pria itu, dia pun berkata " Aku akan membiarkan mu pergi, namun aku tidak pernah mengatakan akan membuat mu tetap hidup.... Kau boleh pergi..... Pergi menuju neraka"


" Bukankah kau mendengar apa yang di katakan gadis itu, kematian adalah jawaban nya" lanjut Li Hongli berbisik tepat di telinga pria itu


Slash


Dengan cepat Li Hongli mencabut pedang kayu nya, dan mengayunkan pedang itu ke arah pria tersebut, hingga membuat tubuh pria itu terbelah menjadi dua, bercak darah pria itu mengenai seluruh pakaian nya.


_____________________________________________

__ADS_1


" Seperti nya sekte itu telah mencari kematian nya" ucap Yueyin mendekati Li Hongli


" Apa kau mengenal pemuda yang pria tadi sebutkan nama nya?" Tanya Yueyin acuh tak acuh


" Entahlah.... Aku tidak pernah mengingat seseorang yang sama sekali tidak berarti dalam hidup ku" jawab Li Hongli tak kalah acuh nya


" Lalu apa aku berarti dalam hidup mu" ucap Yueyin pelan sambil menundukkan kepala nya


Li Hongli menaikkan sebelah alis nya saat mendengar gumaman dari gadis yang berdiri di samping nya, ia memang bisa mendengar nya dengan jelas hanya saja untuk kali ini ia takut pendengaran nya salah.


" Apa!!!!" Seru Li Hongli


" Akh.... Tidak, tidak ada" ucap Yueyin cepat


" Benarkah..."


" Hmm"


" Oh... Ya, apa sekarang kita akan mengunjungi sekte itu?" Tanya Yueyin mencoba mengalihkan pembicaraan


Li Hongli yang tahu Yueyin sedang mencoba mengalihkan pembicaraan pun tidak ambil pusing.


" Tentu saja, mereka sendiri yang mengundang ku ke sana, mana mungkin aku tidak berkunjung...." Seringai terlihat jelas di bibir nya, orang orang yang melihat nya sekarang akan langsung menelan saliva nya karena ketakutan.


" Kalau begitu aku pun tidak akan membiarkan mu bermain sendirian, bukankah aku cukup baik!!" Senyum manis terpatri di balik cadar gadis itu, namun orang orang yang sangat mengenalnya akan langsung tahu arti sesungguh nya dari senyuman itu.


" Hmmm"




__ADS_1


_____________________________________________


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2