Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 137. Pertarungan II


__ADS_3

Li Hongli yang tidak di anggap keberadaan nya bahkan tidak di perhatikan oleh orang orang itu, dengan tenang menghilang dari tempat nya dan setiap kali dia menghilang selalu ada nyawa yang ikut menghilang, dan hal itu di sadari oleh pemimpin kelompok itu, hanya saja ia belum menyadari siapa pelaku nya.


Sampai orang itu menyadari ada sesuatu yang salah, entah kenapa ada sesuatu yang mendorong nya untuk melihat ke tempat di mana Li Hongli berada, dan benar saja dia melihat pemuda itu menghilang dari tempat nya dan setiap kali pemuda itu muncul kembali selalu ada nyawa yang ikut menghilang dari orang orang nya, hal itu membuat nya merasa kritis.


Seseorang yang tidak di anggap sama sekali keberadaan nya oleh mereka, tapi sekarang malah menjadi momok paling menakutkan untuk kelompok mereka, ia bahkan masih tidak mempercayai nya tapi semua nya sudah jelas di depan mata, dia pikir pemuda itu hanya lah manusia biasa tanpa basis Kultivasi di ?tubuh nya, dan akan mudah untuk menghabisi nya namun sekarang seperti nya pemikiran itu salah besar.


Orang itu masih linglung dengan pemikiran nya tentang kedua orang yang menjadi target mereka sekarang, bagaimana mungkin hanya dengan dua orang itu saja, sudah mampu membunuh orang orang yang ia bawa, mereka berdua bahkan hampir membantai semua orang-orang nya.


Jika ada orang lain yang melihat pertempuran itu, mungkin mereka akan berpikir ini adalah sebuah kecurangan, bagaimana mungkin tiga puluh lima orang hanya melawan dua orang saja, mereka mungkin akan merasa kasihan pada kedua anak muda itu, mereka masih muda tapi sudah mengahadapi bencana seperti ini, mungkin mereka tidak akan selamat.


Namun siapa Li Hongli dan Yueyin, mereka berdua memiliki bakat yang mengerikan dan di luar nalar manusia, hanya sekumpulan semut ini tidak akan mampu mengalahkan mereka, seperti hal nya pemandangan yang ada di medan pertempuran, bukan Li Hongli mau pun Yueyin yang merasa tertekan akan jumlah orang orang yang mengepung mereka, melainkan orang orang itu yang perlahan-lahan merasakan ketakutan di hati mereka melihat kekejaman yang di tunjukkan oleh kedua anak muda ini.


Mereka masih muda bagaimana bisa sekejam ini, menghabisi, dan membunuh dengan cara sekejam ini, apa mereka masih manusia.... Itulah pikir mereka


Pemimpin kelompok itu mencoba mengembalikan ketenangan dan kesadaran nya, setelah ia berhasil menenangkan diri nya sendiri, ia melesat ke arah Li Hongli.


Wsuhss


Trank

__ADS_1


Li Hongli berhasil menangkis serangan nya dengan mudah, bahkan ia hanya mengangkat pedang kayu nya tanpa ada jejak serius sedikit pun di mata nya, dia tetap santai dan acuh, ada kesombongan di mata nya.


Ada jejak keterkejutan dari pemimpin kelompok itu, bagaimana mungkin pemuda itu bisa menangkis serangan kejutan dari nya, bukankah dia sama sekali tidak memiliki basis Kultivasi, tapi apa sekarang ia bahkan bisa menahan serangan nya yang ia sendiri telah menggunakan setengah kekuatan nya dalam serangan tersebut.


Orang biasa seperti pemuda itu mana mungkin bisa menangkis serangan dengan setengah kekuatan nya, jika orang lain mendengar nya, tidak ada seorang pun yang akan percaya, mereka mungkin akan berpikir ini hanya sebuah lolucon, benar benar konyol.


" Ba-bagaimana mungkin kau...." Kaget orang itu


Tanpa menjawab keterkejutan pemimpin kelompok itu, Li Hongli melesat ke arah nya dan menyerang nya.


Trank


Setiap serangan Li Hongli masih bisa di tangkis oleh orang itu, hanya saja siapa pun yang melihat pertarungan mereka berdua, mereka akan tahu meski orang itu bisa menangkis setiap serangan Li Hongli, namun ia pun cukup kewalahan menghadapi setiap serangan pemuda itu, orang itu hanya bisa berada di posisi bertahan dengan cara menangkis serangan pemuda itu tanpa menyerang pemuda itu kembali, ia cukup kesulitan untuk menyerang Li Hongli.


Sedangkan Li Hongli sendiri hanya dengan santai mengayunkan pedang nya, ia tidak perlu mengeluarkan kemampuan nya hanya untuk melawan seekor semut, itu hanya akan sia-sia.


Jika pemimpin kelompok itu, tahu apa yang sedang Li Hongli pikirkan, dia mungkin akan muntah darah, dia telah mengerahkan seluruh kemampuan dan kekuatan nya hanya untuk menangkis segala serangan dari pemuda tersebut, ini hanya akan membuat nya terluka tapi tidak berdarah.


_____________________________________________

__ADS_1


Di sisi lain Yueyin telah membunuh banyak orang yang mengepung nya, orang orang yang mengepung nya tadi nya jumlah mereka ada tiga puluh lima orang, namun sekarang hanya tinggal sepuluh orang dengan semua nya berada di tingkat kristal, sebagian besar orang orang ini telah terbunuh dengan cara yang kejam entah itu oleh Li Hongli atau pun Yueyin sendiri.


Keadaan menjadi berbalik, kelompok orang orang itu yang tadi nya memiliki kepercayaan tingkat dewa bisa dengan mudah mengalahkan dan membawa mereka untuk berlutut di hadapan tuan muda nya, sekarang berbalik membawa rasa takut pada setiap orang orang ini. rasa takut di mana mereka merasa mereka buka sedang menghadapi seorang gadis dengan Kultivasi yang lebih rendah dari mereka, melainkan menghadapi sosok yang akan memberikan mereka kematian yang sangat menyakitkan.


Di antara sepuluh orang yang tersisa sebagian dari mereka ingin sekali melarikan diri dari tempat pembantai itu, namun seperti saat ini salah satu dari mereka ingin pergi tapi akhir hidup dari pria itu telah berakhir saat tiba-tiba Yueyin muncul di hadapan nya dengan pedang berumuran darah yang ada di tangan nya.


" Mau pergi!!....." Ucap Yueyin mencemooh


" Tunggu... Tolong jangan bunuh aku, ak-aku bersedia menjadi pelayan mu, ji-jika kau ma-u melepaskan ku" ucap pria itu terbata bata ia sungguh sangat takut dengan gadis yang menjadi dewa kamatian nya saat ini.


Mendengar itu, Yueyin mengangkat salah satu tangan nya dan menaruh salah satu jari nya di dagu nya, postur tubuh nya sekarang seperti sedang berpikir, atau lebih tepat nya nya memikirkan apa yang di katakan oleh pria di depan nya, itulah yang dipikirkan oleh pria itu, nyata nya Yueyin hanya sedang bermain main.


Melihat gadis di depan nya terlihat santai, ia menghela nafas nya pelan ia pikir gadis itu tertarik dengan tawaran nya, sehingga dia memiliki kesempatan untuk bisa hidup dan menghirup udara, meski pun ia harus menjadi pelayan gadis ini, itu tidak masalah, lagi pula jika ia memiliki kesempatan ia akan membunuh gadis itu, bahkan sebelum membunuh nya dia berpikir untuk menikmati tubuh gadis itu yang terlihat sangat menggoda. Dengan memikirkan semua itu, diam diam dia tersenyum jahat.


Tanpa dia sadari meski Yueyin tidak mempedulikan orang orang ini, ia masih tetap mengawasi mereka, sehingga setiap gerak gerik pria di depan nya bahkan ia perhatikan dengan sangat jelas.


" oh baiklah..... Aku akan mengampuni mu...." ucap Yueyin tersenyum ceria


Mendengar itu, pria tersebut bertambah bahagia, ia tidak menyangka gadis ini ternyata benar benar bodoh..

__ADS_1


" Terima-kasih nona... Saya akan menjadi pelayan setia mu" seru nya dengan senang


__ADS_2