Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 444. Mata-mata


__ADS_3

___________________


Para pasukan kekaisaran Lian yang tersisa akhir nya tiba sesuai waktu yang Li Hongli perkirakan.


" Salam pada Yang Mulia Putra Mahkota, pangeran kedua, tuan pemimpin" seru mereka pada Lian Jiazhen, Lian Yu dan Li Hongli.


" Ya.."


" Hmm..."


Ketiganya menjawab secara bersamaan dengan cara yang berbeda.


" Tuan pemimpin silahkan berikan perintah!" Ucap Jenderal pemimpin pasukan tersebut pada Li Hongli yang di angguki oleh Li Hongli.


" Hmm... Setengah dari kalian pergilah berburu ke hutan, dan sisa nya cari kayu bakar awas jangan mencari kayu yang mudah terbakar oleh api hanya karena tiupan angin!" Seru nya dengan tegas.


" Untuk sekarang hanya itu perintah ku, kalian boleh bubar sekarang."


" Baik tuan pemimpin" ucap mereka dengan tegas dan bersemangat.


Li Hongli, Lian Yu dan Lian Jiazhen dapat merasakan beberapa pasang mata yang sedang mengawasi mereka. Namun karena Li Hongli yang meminta nya kedua pangeran Lian itu tidak berbuat apa-apa, mereka mempercayakan semua nya pada Li Hongli. Meski Lian Yu maupun Lian Jiazhen tidak ada yang mengerti dengan apa yang sedang Li Hongli lakukan.


Semua prajurit telah pergi untuk melakukan tugas yang Li Hongli perintahkan. Di saat semua orang sedang melakukan kesibukan terdapat tiga orang pria yang bertemu di tempat yang cukup jauh dari kamp militer. Ketiga orang itu keluar kamp militer dengan cara mengendap-endap.


" Kawan informasi baru apa yang kau dapatkan?" Tanya seorang dari ketiganya.


" Aku telah mendengar pria yang datang bersama pangeran Lian Yu dan putri Lian Yueyin adalah suami dari tuan putri, bukan hanya itu dia juga menjadi pemimpin pasukan kekaisaran yang baru saja datang."


" Ya, informasi itu telah menyebar. Namun karena kedatangan pemuda itu kita tidak bisa membunuh dua orang itu."


" Apa yang kalian takutkan, dia hanya seorang tabib kecil. Kaisar Lian Haocun telah salah memberikan perintah untuk menjadikan nya seorang Jenderal. Lihat saja sekarang semua pasukan yang datang itu, bukan nya berlatih dan berjaga tapi malah bermalas-malasan."


" Menurut mu jika kita menculik tuan putri Lian Yueyin bagaimana reaksi kedua pangeran bodoh itu dan suami lemah nya itu."


" Kawan ide mu sungguh brilian."


" Sebelum menjalankan ide mu, cepat tulis pesan untuk kaisar Zhu." Seru nya yang di setujui yang lain nya


" Kau benar"


Salah satu dari ketiga pria itu menulis sebuah surat, setelah itu mereka memanggil seekor burung gagak yang merupakan pengantar pesan antara mereka dengan kekaisaran Zhu. Ia menaruh surat itu di kaki burung gagak sebelum menerbangkan nya.


Setelah membahas rencana apa yang akan mereka lakukan selanjutnya, mereka pergi dari tempat itu dan kembali ke kamp militer.


Tanpa mereka sadari sedari tadi ada dua pasang mata yang sedang mengawasi ketiganya sedari awal kedatangan mereka sampai kepergian nya.

__ADS_1


" Li Ge! Rencana mereka cukup bagus, sayang nya mereka terlalu menganggap remeh orang lain." Ucap Yueyin dengan acuh.


" Bagaimana jika kita mengikuti rencana yang telah mereka buat..."


" Apa kamu ingin bermain dengan mereka Yue'er" ucap Li Hongli tersenyum manis sambil mengusap kepala nya.


" Hehe.... Gege tahu saja".


" Terserah diri mu, namun ingat kamu harus tetap berhati-hati."


" Tentu."


" Li Gege." Panggil Yueyin dengan suara lirih.


" Ada apa hmm?"


" Aku tidak tahu harus mengatakan nya atau tidak, namun karena sekarang kita hanya sedang berdua aku akan katakan pada Gege."


Li Hongli tidak memotong ucapan Yueyin, ia hanya mendengarkan nya dalam diam.


" Hah..."


" Entah ini hanya firasat ku saja atau bukan, setiap kali aku merasakan hembusan angin dan udara segar dari alam aku malah merasakan aura kematian yang sangat menyengat. Lalu saat pemandangan indah di depan mata ku yang ku lihat bukan lagi keindahan, tapi malah pemandangan berdarah yang sangat mengerikan. Aku takut hanya berhalusinasi saja, tapi pemandangan itu sangat mengerikan dan terasa begitu nyata."


" Kapan kamu merasakan nya?" Tanya Li Hongli yang ekspresi nya masih tenang.


" Semuanya akan baik-baik saja, namun sebagai Dewi alam kamu akan dapat memprediksi apa yang akan terjadi jika peperangan benar-benar terjadi. Dan ku pikir perang yang akan kita hadapi sekarang akan melibatkan tiga ras" ujar Li Hongli sambil melihat ke depan seakan sedang menerawang jauh ke masa depan.


" Tiga ras?"


" Ya, semua ini awal nya di sebabkan oleh ras dewa dan iblis, karena itu ras dewa harus ikut campur dalam perang ini. Jika ada para dewa yang tidak ikut bergabung dalam perang ini, mereka hanya dewa-dewa sombong yang terlalu lama bersantai dan hidup di alam yang begitu damai."


" Jadi sebelum pergi ke alam dewa kita akan bertemu dengan para dewa itu?" Tanya Yueyin dengan polos.


" Ingatan mu belum pulih sepenuhnya. Namun aku akan sedikit menceritakan tentang ras dewa pada mu, meskipun alam tempat guru tinggal di sebut alam dewa tapi alam itu bukan tempat para dewa sesungguhnya tinggal, tempat itu di sebut alam dewa hanya karena hampir semua manusia dan ras yang tinggal di sana tingkat Kultivasi mereka telah mencapai tingkat dewa bahkan lebih. Sedangkan alam tempat tinggal para dewa adalah alam nirwana, namun tingkat Kultivasi makhluk yang hidup di alam nirwana jauh dari alam fana."


" Bukankah Li Ge pernah mengatakan Kultivasi guru saat ini sedang di tekan oleh prinsip dunia."


" Ya, itu memang benar. Tingkat Kultivasi paling tinggi yang bisa di capai oleh manusia di alam fana ini hanya sampai ke tingkat legenda, jika mereka ingin mencapai tingkat lebih tinggi lagi hanya bisa menuju ke alam lebih tinggi."


" Yaitu alam dewa." Lanjut Yueyin menatap wajah tampan Li Hongli


" Ya, karena itu juga makhluk-makhluk di alam yang lebih tinggi tidak ada yang membuat kekacauan di alam tingkat rendah seperti alam fana. Hanya saja setelah perang dewa dan iblis berakhir prinsip dunia sedikit terganggu dan mengakibatkan dua alam saling terhubung. Jika yang guru ceritakan benar, ras iblis menggunakan pintu dimensi yang terhubung dengan alam fana sehingga prinsip dunia tidak terlalu mempengaruhi tingkat Kultivasi mereka."


" Jika yang Gege katakan itu benar apa tidak sebaiknya kita menghentikan surat itu sebelum sampai ke tangan kaisar Zhu?"

__ADS_1


" Tidak perlu, biarkan dia mengetahui nya. Perang pasti akan terjadi pertumpahan darah tidak bisa kita hindari."


_____________________________________________


" Bagaimana kondisi mu sekarang Ying?"


" Putri.."


" Saudari Yueyin, kondisi ku sudah lebih baik, bahkan sekarang aku bisa bertarung melawan tiga orang sekaligus" seru Ying Yue dengan ceria


" Baguslah."


" Yelu!" Panggil Yueyin setelah duduk di samping Ying Yue.


" Ya, Putri."


" Kapan kau akan menikahi saudari ku ini, sampai kapan kau akan menggantung nya seperti ini."


" Sa-saudari apa yang kau katakan... A-aku aku senang dengan hubungan kami sekarang, kau tidak perlu mengatakan hal itu...."


" Apa maksud mu, lihatlah kau itu sangat cantik, banyak pria yang akan mengantri demi menikahi mu, sedangkan pria di depan mu masih belum memberikan kejelasan. Jika kau mau bagaimana jika kau pilih salah satu dari kedua kakak ku, mereka cukup tampan dan hebat, aku bisa..." Yueyin terus menggoda keduanya, hingga membuat Ying Yue sangat malu, pipi nya telah bersemu merah.


" Tuan Putri, aku pasti akan segera menikahi Ying'er, dan seperti tuan muda. Hanya ada Ying'er satu-satu nya wanita yang ingin ku nikahi. Kebaikan putri tidak bisa kami terima, maafkan aku" ucap Yelu yang masih saja berbicara sopan meski sedang menahan gemuruh rasa cemburu nya.


Blus


Ying Yue semakin merasa malu, warna pipi dan telinga nya sudah sangat memerah.


" Hentikan kalian jangan terus menggoda ku, saudari Yueyin seharusnya kami yang bertanya pada mu.."


" Apa yang ingin kau tanyakan Ying'er" ucap Yueyin setelah tertawa puas menggoda nya.


" Kapan kau dan tuan muda memberikan kami tuan muda kecil. Pasti akan menyenangkan jika ada tuan muda kecil yang segera hadir." Goda Ying Yue balik sambil menaik turun kan alis nya.


Tuk


Yueyin menyentil kening gadis itu dengan pelan.


" Kau ini bisa saja. Sebaiknya kalian menikah lebih dulu agar anak ku memiliki teman bermain nanti nya" sekali lagi Ying Yue di buat tersipu malu dengan perkataan Yueyin.


" Apa yang sedang kalian bahas terdengar begitu seru!" Ujar Li Hongli yang baru masuk kedalam tenda bersama Lian Jiazhen dan Lian Yu.


" Tuan." Panggil Ying edan Yelu dengan senang.


" Yue'er..."

__ADS_1


" Kalian mengobrol saja, aku akan meminta pelayan untuk membawa teh dan cemilan kemari!" Seru Yueyin yang keluar dari tenda setelah mendapatkan ijin dari Li Hongli.


__ADS_2