
" Minumlah ini, ini arak terbaik yang ku miliki, kau harus mencoba nya saudara." ucap seorang pria yang membawa satu botol minuman dan meletakkan nya di atas meja
" Terima kasih saudara" ucap seorang pria lain nya yang sudah duduk sedari tadi di kursi yang tersedia di sana.
" ada apa saudara Rong kemari, bukan nya pergi ke sekte tengkorak hitam?" Tanya pria yang tadi membawa minuman.
" Saudara Xie setelah sekte tengkorak hitam menyerang kerajaan Xin, sekte benar-benar mengalami kerugian yang sangat besar, namun aku tidak mengerti dengan sikap Shun'er yang begitu aneh belakangan ini" ujar nya dengan tidak tenang sambil menyesap minuman nya.
" Saudara aku belum pernah melihat mu seperti ini, seperti nya kau telah menemukan sesuatu yang mencurigakan!" Ujar orang yang di bernama Xie dengan sikap tenang dan santai, namun dari nada bicara nya jelas dia sangat yakin akan pendapat nya itu.
Rong Han adalah nama asli sang Raja tengkorak, sedangkan Xie Lun adalah nama dari sang Raja racun. Raja Tengkorak dan Raja racun adalah teman baik sejak lama, namun hanya ada beberapa orang saja yang mengetahui hubungan baik kedua nya, orang-orang yang melihat mereka akan selalu beranggapan kedua nya adalah musuh yang tidak bisa di pisahkan, kedua nya memang selalu beradu ilmu dan selalu berduel dan bertarung mungkin karena itu mereka semakin dekat dan menjadi saudara, tapi orang lain tidak akan menganggap nya begitu, mereka hanya berpikir kedua nya adalah musuh bebuyutan sesama sekte aliran hitam.
" Jika saudara Rong tidak keberatan, kau bisa menceritakan nya pada ku!" Lanjut nya santai sambil meminum arak di cangkir dengan perlahan.
" Tentu nya kau sudah mendengar penyerangan waktu itu, jika saja saat itu aku tidak kebetulan melewati kerajaan Xin, mungkin sudah tidak akan ada lagi sekte tengkorak hitam saat ini! Namun aku tidak menduga yang memerintah penyerangan itu adalah Patriak sekte sendiri, jika saja...." Rong Han menceritakan semua kejadian yang terjadi pada sekte tengkorak hitam, ia bahkan tidak menutupi kecurigaan nya akan ada nya mata-mata di sekte nya itu.
Saat itu setelah dia keluar dari pertapaan nya, dia memutuskan untuk berkeliling benua bintang biru terlebih dahulu, dan kebetulan dia berada di kerajaan Xin tanpa sengaja mendengar rumor tentang kemunculan senjata pusaka tingkat dewa di hutan darah, dia pun memutuskan untuk berdiam di sana sambil mencari tahu kebenaran informasi itu, tapi siapa yang menduga dia malah mendapatkan informasi lain tentang penyerangan yang akan di lakukan sekte tengkorak hitam dan beberapa sekte aliran hitam lain nya pada kerajaan Xin, pada saat itu juga dia sudah memastikan di hutan darah tidak ada senjata pusaka tingkat dewa, fenomena unik yang dulu terjadi juga tidak ada hubungan nya dengan pusaka tingkat dewa, meski masih tidak ada kejelasan bagaimana fenomena itu bisa terjadi.
Awal nya dia hanya akan melihat dari jauh, dan pergi menuju ke sekte untuk menanyakan tentang mengapa sekte tengkorak hitam ikut berkomplot dengan seorang pemberontak.
Namun siapa sangka Raja petir akan turun tangan membantu kerajaan Xin, meski bagaimana pun dia tetap tetua agung sekte tengkorak hitam, mana mungkin dia akan membiarkan anggota sekte nya banyak yang terbunuh, hanya saja dia juga tidak menyangka sekte tengkorak hitam menggunakan cara licik dengan mengendalikan siluman.
__ADS_1
" Tunggu, maksud mu pemilik dari hewan legenda Phoenix itu hanya seorang pemuda berusia 18-19 tahunan?" Tanya Raja racun dengan tidak percaya
" Ya" jawab nya singkat
Raja racun dan Raja tengkorak sekarang ini sedang berada di kediaman Raja racun, Raja tengkorak sengaja kemari untuk mencari teman mengobrol dan tempat yang tenang untuk menenangkan pikiran nya.
" Jika itu orang lain yang mengatakan nya aku mungkin akan menganggap orang itu gila, tapi ini kau sendiri yang mengatakan nya mana mungkin aku tidak percaya!" Ucap Raja racun masih sulit untuk mempercayai perkataan Raja tengkorak
" Dia tidak hanya memiliki satu binatang dewa, tapi dia memiliki dua binatang dewa. Phoenix Api dan serigala bulan" ucap nya santai, namun tidak bagi yang mendengar nya.
Byurr
Raja racun sampai menyemburkan minuman nya setelah mendengar itu.
" Ya, bisa di katakan dia pemuda yang sangat jenius yang pernah ku temui, kekuatan nya sungguh mengerikan"
" Kau bercanda saudara, pemuda yang memiliki dua binatang dewa bersama nya dan memiliki kekuatan yang bahkan bisa memukul mundur diri mu, dia pantas di sebut monster" ujar Raja racun, dia sendiri masih tidak percaya dengan apa yang di dengar nya, namun Raja tengkorak tidak mungkin berbicara omong kosong pada nya.
" Hah... Ku harap pemuda itu tidak membalas dendam dan menghancurkan sekte tengkorak hitam" helaan nafas berat keluar dari mulut Raja tengkorak.
" Turnamen antar kekaisaran akan segera di mulai, bagaimana kalau kita pergi ke ibukota, siapa tahu pemuda itu berada di sana, dan kau bisa mendekati nya agar tidak ada dendam di antara kalian" ucap Raja racun memberikan solusi yang menurut nya paling terbaik.
__ADS_1
" Kau benar saudara, baiklah aku akan ikut dengan mu! hahaha..."
_____________________________________________
Di tempat Li Hongli
" kalian mendapatkan buruan sebanyak ini dimana? itu pun dalam waktu begitu singkat, bukankah pegunungan paling dekat berjarak lima puluh meter dari sini?" Rentetan pertanyaan pun keluar dari tetua Qixuan
" Tentu saja kami mendapatkan nya di gunung itu, banyak binatang di sana, dan semua ini di tangkap oleh saudara Li dalam waktu yang begitu singkat" jawab Wang Xiuhuan dengan bangga
" yang menangkap nya Li Hongli, mengapa kau yang bangga" cibir Xia Xionglue dengan sinis
" tentu saja aku bangga, dia itu saudara ku. jika kau iri bilang saja" balas Wang Xiuhuan tidak ingin kalah
Sekarang tenda-tenda yang telah Yueyin buat telah di penuhi oleh para warga desa, bukan hanya itu mereka juga sedang sibuk membuat olahan makanan dari hewan-hewan yang berhasil Li Hongli dan Wang Xiuhuan tangkap saat berburu.
" Tapi jika kau sudah lama ada saat kami melawan para bandit itu, mengapa tidak segera keluar dan membantu kami!" Seru Lien Hua dengan kesal
" Bukankah kalian bisa menangani nya, tidak perlu aku membantu, aku tidak tertarik membantu kalian yang ingin menjadi pahlawan" ucap Li Hongli sinis
" Pahlawan? Kami hanya ingin membantu para warga, dibandingkan kalian yang hanya bisa nya mencari kesempatan untuk mendapatkan pujian..." Ucap tetua Qixuan dengan dingin
__ADS_1
" Benarkah!" Seru Li Hongli nampak tidak peduli dengan perkataan nya