Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 228. Perbincangan


__ADS_3

" Apa maksud tetua, aku tidak mengerti!" Seru Li Hongli dingin


" Aku pernah muda seperti kalian jadi aku tahu bagaimana rasa nya jatuh cinta, Xionglue'er kami adalah gadis yang cantik mana mungkin kau tidak menyukai nya, dan aku tidak akan percaya jika yang kau sukai adalah Hua'er" ucap tetua Qixuan terus menggoda Li Hongli.


" Memang nya kenapa dengan ku tetua?" Tanya Lien Hua bingung


" Kau itu gadis yang ceroboh dan terlalu kasar mana mungkin pria tampan seperti nya menyukai mu" ucap tetua Qixuan acuh


" Huh tetua Qixuan menyebalkan"


Tanpa mereka ketahui Li Hongli sudah tidak menyukai arah pembicaraan mereka, ekspresi wajah nya yang datar bertambah datar.


Namun tetua Qixuan menganggap pemuda itu sedang malu karena ketahuan oleh nya.


Sedangkan Yueyin sebenarnya juga tidak menyukai arah pembicaraan itu, namun ia ingin tahu apa yang akan Li Hongli lakukan setelah ini.


" Aku sama sekali tidak memiliki hubungan apapun dengan Xia Xionglue" seru Li Hongli acuh tak acuh


" Kau tidak perlu malu anak muda, meskipun kau memiliki banyak saingan untuk mendapatkan Xionglue'er tapi seperti nya gadis itu juga menyukai mu!"


" Tetua jangan asal bicara kami tidak memiliki hubungan seperti apa yang tetua pikirkan" ucap Xia Xionglue cepat.


" Benarkah, kenapa aku meragukan nya ya!" Goda nya kembali.


" Seperti nya aku tidak memiliki urusan apapun lagi di sini! Terima kasih atas perjamuan nya" seru Li Hongli sambil bangkit dari duduk nya.


" Kenapa terburu-buru, Duduklah kembali tidak perlu mendengarkan ucapan tetua Qixuan, masih ada yang harus kita bahas" ujar Zhishu dengan tenang.


" Apa maksud mu saudari, aku hanya membahas hubungan nya dengan...."


" Diamlah" potong tetua Zhishu.


" Apa yang ingin tetua bicarakan dengan ku?" Tanya Li Hongli acuh.


" Dari mana asal mu?"


" Kota kecil yang ada di kerajaan Xin" jawab Li Hongli singkat

__ADS_1


" Kerajaan Xin? Seperti nya kerajaan itu memiliki pemuda yang sangat jenius seperti mu, apa kau bergabung dengan sebuah sekte?" Tanya tetua Zhishu dengan tenang


Dia penasaran dengan sosok pemuda itu, meski tadi ia dapat merasakan tingkat Kultivasi pemuda itu ada di tingkat Elite namun sekarang ia sama sekali tidak dapat merasakan apapun bahkan sekecil apapun aura yang di miliki oleh nya ia tidak dapat merasakan nya, sekarang pemuda itu hanya terlihat seperti pemuda biasa tanpa basis Kultivasi.


Jika dia tidak pernah mengetahui tingkat Kultivasi pemuda itu, ia pun akan berpikiran hal yang sama dengan orang lain.


Tapi yang paling aneh seharusnya sekuat apapun pemuda itu ia masih bisa merasakan nya, namun teknik penyembunyian yang di miliki oleh nya sangat hebat sampai bisa menipu seorang Kultivator tingkat Suci seperti nya.


Membuat dia sangat penasaran akan sosok pemuda tersebut. Apa lagi seperti nya dia sama sekali tidak tertarik dengan Xia Xionglue, pemuda itu terlihat tidak suka saat saudari nya yang bodoh selalu saja berbicara tentang kedua nya. Juga ia penasaran akan sosok gadis yang di samping pemuda itu seperti nya ia pernah melihat nya, namun entah dimana.


Bukan hanya itu meski tanpa basis Kultivasi, aura yang di miliki oleh pemuda itu terasa sangat agung dan mendominasi seakan ialah penguasa sesungguhnya.


" Tidak" jawab Li Hongli singkat


" jadi kau seorang Kultivator tunggal!"


" ya"


" Dikota mana kalian berdua tinggal?" tanya tetua Zhishu


" seperti nya itu bukan urusan tetua" ucap Li Hongli menatap tetua Zhishu dengan dingin, melihat itu tetua Zhishu terbatuk kecil.


" Apa kalian berdua juga akan pergi menuju makam waktu?" Tanya tetua Zhishu mengalihkan pembicaraan


" Benar" bukan Li Hongli yang menjawab melainkan Yueyin, membuat tetua Qixuan baru menyadari sosok gadis misterius bercadar tersebut.


" Hua'er apa gadis itu kekasih Li Feng!" Bisik tetua Qixuan


" Seperti nya bukan" jawab Lien Hua ikut berbisik


" Baguslah"


" Memang nya kenapa tetua?"


" Saudari mu itu sulit dekat dengan pria, dan seperti nya Li Feng sangat serasi dengan nya!" Jawab tetua Qixuan berbisik yang dibalas anggukan oleh Lien Hua.


memang saudari nya itu sangat sulit dekat dengan pria, bahkan ia selalu bersikap acuh pada setiap pria yang mencoba mendekati nya.

__ADS_1


" Kalau begitu kami harap kalian bisa menjadi satu kelompok saat berada di dalam makam waktu" ujar tetua Zhishu tersenyum lembut.


" Kita akan lihat nanti" ucap Li Hongli acuh namun masih tetap sopan karena sedang berbicara dengan orang yang lebih tua dengan nya


" Seperti nya tidak ada yang perlu di bicarakan lagi, kami permisi!" Seru Li Hongli berdiri dari duduk nya dan memberi hormat pada kedua tetua sekte lembah bunga.


" Ayo Yueyin" ucap Li Hongli, nada bicara nya terdengar berbeda dari yang tadi terdengar lebih lembut dan hangat, tanpa menoleh pada Lien Hua dan Xia Xionglue dia berjalan pergi.


Yueyin pun ikut berdiri dan menyusul Li Hongli, Yueyin memberi salam terlebih dahulu pada tetua Qixuan dan tetua Zhishu.


" Xionglue'er kau tidak akan mudah jika ingin mendapatkan Li Feng, lawan mu sangat kuat!" Seru tetua Zhishu dengan tenang


" Apa maksud tetua, jangan seperti tetua Qixuan, aku tidak..."


" Kau tidak menyukai nya? Kau yakin akan mengatakan itu, seperti nya hati mu tidak sama, terlihat jelas bagaimana cara mu memandang nya" ucap tetua Zhishu santai sambil meminum teh nya.


" Apa iya aku menyukai nya" batin Xia Xionglue bimbang.


" Apa maksud mu saudari Zhishu, siapa lawan Xionglue'er..... Tunggu!! Jangan bilang gadis bernama Yin itu, tapi Hua'er mengatakan mereka tidak ada hubungan apapun" ujar tetua Qixuan


" Samudra masih bisa kita selami namun hati manusia tidak ada yang tahu" jawab tetua Zhishu dengan tenang.


" Gadis itu terlihat biasa saja dibandingkan Xionglue'er kita"


" Aura yang di miliki gadis itu tidaklah sesederhana yang terlihat, meski memakai cadar tapi kecantikan nya tidak dapat di tutupi, seperti nya terdapat wajah cantik di balik cadar nya itu" ujar tetua Zhishu sangat tenang.


Dari awal bertemu dua orang itu ia sudah merasakan hal yang berbeda dari kedua nya, kedua nya terasa saling mendominasi tapi juga terasa seakan ada untuk saling melengkapi.


Di saat pemuda itu terasa seperti memiliki aura yang tajam bagai pedang, gadis itu sendiri memiliki aura yang lembut bagai bunga. Mereka seakan saling berlawanan namun ada untuk saling melengkapi.


Di lihat dari sikap pemuda itu yang begitu dingin pada mereka sudah membuktikan dia tidak ingin berurusan dengan mereka kembali, juga di lihat dari sikap nya yang sangat berbeda pada gadis yang bersama nya seakan ia menunjukkan hanya gadis itu yang pantas di samping nya tidak dengan yang lain.


" Aku setuju dengan mu, tapi gadis itu tidak mungkin secantik Xionglue'er kita"


" Benar apa kata tetua Qixuan, lagi pula hanya ada dua gadis yang lebih cantik dari saudari Xionglue, jika memang dia lebih cantik dari saudari ku pasti akan terdengar nama nya" seru Lien Hua


" Apa mungkin dia adalah peri es, atau peri rubah" ucap tetua Qixuan

__ADS_1


" Tidak mungkin! kedua orang itu tidak pernah memakai cadar, peri es aku dengar sedang melakukan latihan tertutup, sedangkan peri rubah ku dengar dia sedang mengurusi paviliun harta" Ucap Lien Hua yang diangguki oleh Xia Xionglue


__ADS_2