
Di tempat lain tepat nya di istana kekaisaran Lian sekarang tidak sedang baik-baik saja, bahkan kedua pangeran yang sedang belajar di sekte yang berbeda segera di minta untuk kembali ke istana.
" Salam ayahanda" ucap pangeran Lian Jiazhen dan pangeran Lian Yu secara bersamaan sambil memberi hormat pada kaisar Lian Haocun yang berada di atas tahta nya.
" Jiazhen'er, Yu'er bangunlah"
" Terima kasih ayahanda"
" Tentu kalian bingung mengapa ayah memanggil kalian sedangkan turnamen antar kekaisaran masih lama. Ayahanda sengaja memanggil kalian untuk menangani masalah yang ada di wilayah barat kekaisaran kita..." Kaisar Lian menghentikan sejenak ucapan.
" Kalau ananda boleh tahu, masalah apakah itu?" Tanya pangeran Lian Jiazhen
" Di wilayah barat tiba-tiba muncul sekelompok orang berjubah hitam mereka membunuh dengan ganas, bahkan anak kecil pun tidak di biarkan hidup oleh mereka. Sekarang ayahanda perintahkan salah satu dari kalian untuk menangani masalah ini, dan satu pangeran lain nya yang akan menjadi perwakilan kekaisaran Lian dalam turnamen nanti, ayahanda tidak akan mengekang kalian, kalian sendiri yang bebas untuk menentukan" jawab kaisar Lian tegas dan berwibawa.
" Menjawab, ayahanda biarkan ananda yang akan menyelesaikan masalah di wilayah barat. Untuk turnamen itu pangeran Lian Yu bisa melakukan nya dengan baik" ucap Lian Jiazhen memohon dengan sikap layak nya ksatria.
" Yu'er bagaimana pendapat mu?" Tanya kaisar Lian Haocun
" Menjawab ayahanda, aku tidak apa jika menjadi perwakilan kekaisaran Lian, hanya saja wilayah barat sedang tidak aman, bagaimana Gege adalah pangeran mahkota yang merupakan kaisar selanjutnya tidak baik membiarkan nya ke sana, mohon ayahanda pikirkan kembali"
" Adik Yu, kau sendiri yang mengatakan aku adalah seorang pangeran mahkota jika aku tidak bisa menyelesaikan masalah yang berada di wilayah barat, aku sungguh tidak layak menjadi seorang penerus. Dan kau harus tetap berada di istana ini untuk melindungi Yueyin'er hmm..." Pangeran Lian Jiazhen mencoba memberikan pengertian kepada adik nya itu.
" Aku mengerti Gege, aku berjanji akan melindungi Meimei dengan baik" ucap pangeran Lian Yu dengan yakin.
" Bagus, bagus kalian sudah semakin dewasa. Kalian lebih mementingkan ikatan persaudaraan dibandingkan tamak akan kekuasaan, ayahanda bangga pada kalian" ucap kaisar Lian Haocun begitu bangga pada kedua putranya itu.
" Baiklah, dengarkan perintah ku pangeran Lian Jiazhen bersama dengan jenderal Yan Ju dan pasukan nya akan mengatasi permasalah di wilayah barat"
__ADS_1
" Kami menerima tugas dari kaisar!" Seru pangeran Lian Jiazhen dan jenderal Yan Ju
_____________________________________________
Sudah satu jam berlalu namun Li Hongli masih belum keluar dari dalam kamar Huan Xinyi membuat Xia Xionglue dan yang lain harap-harap cemas.
Mungkin di antara mereka hanya Yueyin dan Wang Xiuhuan yang begitu santai dan tenang.
Sikap tenang dan santai yang diperlihatkan Yueyin lah yang menjadi pertanyaan besar bagi tetua Zhishu, di lihat dari sikap gadis itu yang begitu anggun dan memiliki aura yang tidak biasa ia dapat menebak dia bukanlah gadis yang sembrono apalagi sombong, namun apa tujuannya sebenarnya hingga bersikap seperti itu pada seorang pelayan biasa? Itulah pertanyaan nya.
Beberapa saat kemudian pintu kamar Huan Xinyi terbuka, Li Hongli keluar dari sana. Melihat kemunculan Li Hongli membuat mereka langsung mendekati nya.
" Bagaimana dengan guru? Apa dia baik-baik saja? Apa kau bisa menyembuhkan nya?" Xia Xionglue bertanya secara beruntun pada Li Hongli.
" Li Hongli guru baik-baik saja bukan?" Lien Hua juga ikut bertanya.
Melihat Li Hongli yang hanya diam saja membuat pikiran buruk beterbangan di otak Xia Xionglue, tanpa pikir panjang ia langsung masuk ke dalam kamar Huan Xinyi untuk memastikan nya sendiri, Lien Hua pun segera menyusul nya.
" Bocah jika sampai Matriak Huan kenapa-napa karena mu, aku akan membunuh mu tidak peduli kau murid senior dewa angin sekalipun!" Ancam tetua Qixuan
" Saudari Qixuan tenanglah." Seru tetua Zhishu
" Senior Huan baik-baik saja" jawab Li Hongli singkat
" Benarkah?" Tetua Qixuan seakan tidak percaya dengan apa yang Li Hongli katakan.
" Lihatlah saja sendiri!" Jawab Li Hongli acuh
__ADS_1
Mereka segera bergegas mengecek nya sendiri diikuti Li Hongli, Yueyin dan Wang Xiuhuan di belakang nya.
Di dalam terlihat Huan Xinyi yang rona wajahnya sudah semakin baik tidak pucat seperti sebelumnya.
" Matriak bagaimana keadaan mu?" Tanya tetua Zhishu
" Ini semua berkat bantuan junior Li Hongli tubuh ku terasa lebih baik dari sebelumnya" jawab Huan Xinyi dengan sikap tenang dan tersenyum ramah.
" Aku telah mengeluarkan sebagian besar racun di tubuh senior, namun masih ada sisa-sisa racun yang belum di keluarkan, tubuh senior perlu mengisi energi terlebih dahulu sebelum aku mengeluarkan semua racun itu. Namun lebih baik senior informasi pada anggota sekte lembah bunga bahwa kondisi senior sebelum nya kritis dan sekarang kondisi senior sangat mengkhawatirkan karena dia sedang koma dan tidak tahu kapan akan sadar!" ujar Li Hongli dengan sikap tenang dan nada dingin
" Untuk apa kita harus melakukan itu? Bukankah guru sudah baik-baik saja!" Tanya Lien Hua bingung
" Jika ingin menangkap pelaku nya, maka harus memancing nya keluar dengan umpan yang tepat, jika tidak itu tidak menjadi masalah untuk ku!" Ucap Li Hongli acuh tak acuh
" Namun pelayan mu yang melayani senior Huan selama ini tidak boleh tahu kalau senior telah sembuh, meski begitu dia harus menjadi orang pertama yang mengetahui kabar palsu itu" ujar Yueyin menimpali.
" Apa maksud nona, Mailin. pelayan yang selama ini berada di samping ku, dia adalah orang yang meracuni ku" tebak Huan Xinyi, sebenarnya ia sudah lama mencurigai pelayan nya itu, memang beberapa hari ini dia merasa gerak-gerik pelayan nya itu sangat aneh, namun ia menepis kecurigaan nya itu mengingat sudah lama Mailin menjadi pelayan nya. Tapi setelah Yueyin mengungkit nya kembali rasa curiga itu kembali hinggap di hati nya, bagaimana pun hanya pelayan nya yang mengatur obat-obatan yang di minum nya.
" Apa ini juga alasan nona Yin bersikap begitu sombong di hadapan Mailin" ucap tetua Zhishu yang mulai mengeluarkan pendapat nya.
" Sombong? Apa maksud mu tetua Zhishu?" Tanya Huan Xinyi
Tetua Zhishu pun menjelaskan semua kejadian yang terjadi pada saat Yueyin mengusir pelayan itu dan memarahinya, dia menceritakan nya tanpa ada yang dilebihkan atau di kurangi.
" Benarkah itu nona?" Tanya Huan Xinyi ingin memastikan.
" Ya itu benar. Aku memang sengaja melakukan nya untuk mencari tahu sesuatu yang bisa menjadi bukti dia pelaku nya" ucap Yueyin yakin, namun Xia Xionglue sama sekali tidak percaya dengan perkataan nya itu.
__ADS_1
" Jika itu benar, buktikan lah. Atau kau hanya tidak ingin sifat asli mu di ketahui oleh Li Feng" ucap Xia Xionglue menatap Yueyin dengan sinis.