
Di dunia luar makam waktu
Kemunculan Petir yang tiba-tiba membuat semua orang begitu heran, apa lagi suasana di luar masih terang dan tidak ada tanda tanda mendung atau akan muncul hujan.
" Apa yang terjadi, Petir itu seperti menyampaikan sebuah pesan?" Tanya seseorang
" Benar, di hari yang begitu cerah begitu aneh ada Petir yang muncul!" Wajah yang lain nya.
" Yang sudah di takdirkan telah bertemu, hanya menunggu waktu mereka benar-benar bersatu, sepasang naga dan Phoenix akan mengubah segala nya, Yin dan Yang menjadi satu, gelap dan terang berdampingan, saat waktu nya tiba alam semesta akan kembali damai, namun jalan menuju kedamaian akan di penuhi dengan lautan darah" seru seseorang yang sedang menutup mata nya
Mendengar ucapan orang itu, membuat semua orang yang berada di tempat itu menatap nya bingung.
" Di mana pun mereka berada, mereka akan selalu mengejutkan orang di sekitarnya, mereka akan menjadi dewa bagi orang orang tersayang nya, namun mereka akan menjadi iblis untuk lawan-lawan nya, mereka tenang bagai air, membakar bagai api, kokoh bagai gunung, tajam dan tanpa ampun bagai pedang" ucap seseorang yang baru saja masuk ke dalam ruangan.
" Salam dewa angin, tidak menyangka anda akan menghadiri undangan dari ku" ucap seseorang dengan hormat dan sopan namun tidak melupakan etika seorang bangsawan.
" Yang mulia kaisar tidak perlu sopan, saya memiliki tujuan sendiri untuk menghadiri undangan anda!" Ucap nya yang tidak lain adalah dewa angin, Lin Feng.
Sekarang mereka sedang berada di ruang rahasia sekte awan putih, ini adalah pertemuan kedua setelah pertemuan pertama yang telah para pemimpin sekte maupun para bangsawan adakan.
Saat pertemuan pertama yang di lakukan beberapa minggu lalu, kaisar Lian Haocun dan Raja petir menangkap seorang pria yang merupakan mata-mata yang telah mematai mereka selama ini.
Namun karena takut musuh mulai curiga mereka pun melepaskan pria itu setelah kaisar Lian Haocun menyegel jiwa nya dengan segel jiwa sehingga, pria itu sekarang hanya akan seperti sebuah boneka yang di gerakkan oleh kaisar Lian Haocun.
__ADS_1
Selama ini kaisar Lian Haocun bukan hanya terkenal akan kejeniusan nya dalam Kultivasi namun ia juga terkenal karena merupakan Master array tingkat grandmaster hingga sangat sulit menjebaknya, ini juga menjadi alasan orang orang takut pada nya.
Pertemuan kali ini berbeda dengan pertemuan sebelum nya, pertemuan yang berlangsung sekarang sangat rahasia, bahkan mereka mengadakan pertemuan di tempat paling rahasia yang ada di sekte awan putih dan hanya di ketahui oleh Patriak Yu Yan dan tetua Shang saja.
Di dalam ruangan hanya di hadiri oleh Patriak Sekte awan putih, Sekte kuil cahaya, Sekte gunung es, Sekte lembah bunga, kaisar Lian Haocun, dan dua jagoan yang di beri julukan dewa yaitu dewa angin dan dewa naga.
Patriak Yu Yan sengaja hanya mengundang sekte yang menurut nya benar-benar dapat di percaya, sebelum mencari tahu sekte mana lagi yang akan bergabung kedalam kelompok yang telah di buat untuk mencegah terjadi nya perang antara manusia dan iblis.
" Akhir nya kau datang juga Lin tua" seru seseorang yang sedari tadi terus menutup mata nya sambil memainkan tasbih besar yang terdapat di leher nya.
" Jika bukan karena undangan mu, menurut mu apakah diri ku akan datang Jun tua"
" Oh, aku tak berharap naga tua pun ada di tempat ini"
" Maaf tetua Jun Shaosheng, senior dewa angin jika kami boleh tahu apa maksud perkataan kalian berdua, siapa yang kalian maksud?" Tanya kaisar Lian Haocun dengan sopan.
Patriak sekte kuil cahaya bernama Jun Shaosheng, Patriak sekte lembah bunga Huan Xinyi, Patriak sekte gunung es Bing Fang, dewa naga Bei Zhulong.
Mereka semua datang atas undangan Patriak Yu Yan dan kaisar Lian Haocun.
Pertemuan yang begitu sangat rahasia membuat mereka yang di undang begitu penasaran, bahkan kaisar Lian Haocun datang sendiri ke tempat pertemuan tanpa di kawal satupun pengawal pribadi nya.
Sedangkan Patriak lembah bunga yaitu Huan Xinyi awal nya tidak ingin datang dalam undangan tersebut karena kondisi nya yang semakin memburuk, namun saat tahu dewa angin juga di undang, ia memiliki harapan untuk dapat bertemu dengan nya, sehingga ia mempertaruhkan harapan nya meski kecil.
__ADS_1
" ini tentang ramalan seribu tahun lalu, seperti nya lebih baik Jun tua yang menjelaskan nya pada kalian!" Seru Lin Feng santai, sikap nya sangat tenang dan sangat terlihat ia sama sekali tidak peduli sekarang sedang berhadapan dengan siapa dan sedang berada di mana.
Menghadapi sikap dewa angin yang seakan acuh dan tidak peduli dengan keberadaan nya sebagai seorang kaisar, tidak membuat kaisar Lian Haocun marah karena dia tahu kekuatan nya dan dewa angin sangat jauh bagai langit dan bumi, bagaimana pun juga sebagai junior sudah sepantasnya ia menghormati senior yang lebih tua.
Sikap inilah yang sangat di sukai oleh Lin Feng dari kaisar Lian Haocun selama ini, maka dari itu ia datang setelah mendapatkan undangan sekian banyak dari mereka.
" Hah... Begini dahulu seribu tahun lalu, Patriak sekte kuil cahaya yang pertama mendapatkan sebuah ramalan. Dia berkata 'di waktu yang panjang dan luas dimana pertumpahan darah terjadi dimana-mana, sekte dari tiga aliran akan saling membunuh, tidak ada lagi hati nurani, di saat itu, mereka telah di kuasai oleh iblis, saat kebenaran sedang melawan kejahatan sepasang naga dan Phoenix akan muncul menghilangkan perbedaan sekte dari tiga aliran, siapa yang menjadi musuh mereka akan berubah menjadi genangan darah, siapa yang menjadi kawan akan mendapatkan kedamaian... Mereka bisa menjadi bencana untuk alam semesta namun mereka juga dapat mengakhiri bencana yang akan terjadi, mereka bagaikan gelap dan terang saling berlawanan namun saling melengkapi, mereka tenang bagai air, membakar bagaikan api, kokoh bagai gunung, tajam dan tanpa ampun bagai pedang' begitulah ramalan itu tercipta!" Ujar kaisar cahaya, Jun Shaosheng.
" apakah dalam ramalan itu di sebutkan, mereka akan terlahir di mana?" Tanya Patriak sekte lembah bunga, Huan Xinyi.
" Tidak"
" lalu siapa mereka ini, apakah wanita atau pria, atau mungkin wanita dan pria, ada berapa orang?" Tanya nya bertubi-tubi
" Patriak Ying Xinyi begitu bersemangat.. hanya ada dua orang yang di takdirkan mereka adalah sepasang pria dan wanita" jawab dewa angin, Lin Feng dengan santai.
" Lin tua seperti nya kau bahkan lebih tahu banyak dari ku!" Ucap Jun Shaosheng tak kalah tenang
" Ya, aku memang hebat!" Ucap nya sombong
" itu artinya kita tidak akan dapat mengetahui siapa kedua orang ini dan dari mana mereka berada, ada kemungkinan dia berasal dari sekte aliran putih, netral, atau bahkan aliran hitam" ujar Bing Fang, sekte gunung es.
" mereka juga dapat berasal dari keluarga bangsawan ataupun rakyat biasa!" Seru dewa naga, Bei Zhulong.
__ADS_1