
Sedangkan Li Hongli, seperti yang ia ucapkan, dia sama sekali tidak mengambil keuntungan dari semua ini, ia segera membuat gerakan tangan yang begitu rumit. Setelah selesai membuat gerakan tangan, kedua telapak tangan nya ia arahkan ke perut bagian atas Yueyin, sebuah energi berwarna putih dan biru samar samar dapat terlihat.
Bersamaan dengan cahaya itu sebuah simbol-simbol aneh muncul dan membuat histogram, huruf huruf kuno juga muncul membentuk sebuah kalimat dengan gambar Yin dan Yang di tengah gambar histogram tersebut.
" Segel itu tepat di jantung nya, aku harus hati-hati" batin Li Hongli semakin serius.
Li Hongli melukai jempol nya sendiri sampai mengeluarkan darah, dengan darah nya ia membuat sebuah bentuk yang mengikuti histogram di tubuh Yueyin.
Setelah selesai darah Li Hongli diserap oleh gambar histogram tersebut, cahaya semakin terang dan menyilaukan.
" Tahan dan Tetap fokus" ucap Li Hongli yang tahu Yueyin sedang kesakitan.
" Baik" meski sangat sakit namun Yueyin masih bisa menjawab nya.
Li Hongli kembali membuka gerakan tangan, namun gerakan nya sekarang semakin cepat dari sebelumnya.
" Segel semesta : segel jiwa terbuka" setelah mengucapkan itu ia mengarahkan.
" Arrgghhhh...." Yueyin mencoba menahan rasa sakit yang menggerogoti tubuh nya namun ia sungguh tidak dapat menahan agar tidak berteriak.
Dia sampai meneteskan air mata saking sakit nya, rasa sakit yang ia rasakan sekarang lima kali lipat dari apa yang ia rasakan saat bulan purnama.
" Bertahan kamu pasti bisa!" Seru Li Hongli yang mencemaskan kondisi Yueyin.
Perlahan sekitar tempat itu mulai membeku namun juga terasa panas bagaikan api membara.
" Serap energi tersebut dan tuntun agar energi itu menuju Dantian mu" Li Hongli memberikan instruksi satu persatu apa yang harus di lakukan Yueyin.
Satu jam kemudian tempat itu berangsur-angsur kembali seperti semula, Yueyin juga tidak lagi merasakan sakit, sampai akhir nya Yueyin membuka kedua mata nya.
" Bagus kamu berhasil! Segel yang ada di punggung mu merupakan segel tubuh Dewi Alam sehingga kamu tidak akan merasakan sakit seperti tadi saat pembukaan segel, meski begitu beristirahat dan pulihkan diri mu" seru Li Hongli.
" Tidak apa, aku masih kuat, kita lanjutkan saja sekarang juga." Ucap Yueyin
" Kamu yakin?"
" Ya.."
" Baiklah"
Li Hongli berpindah posisi ke belakang tubuh Yueyin.
Ia melakukan seperti yang sebelumnya, namun sekarang proses nya berjalan lancar. Yueyin juga tidak merasakan rasa sakit seperti pertama kali, namun dia malah meras tubuh nya tubuhnya semakin ringan, dia tidak pernah merasakan tubuh nya sekuat dan seringan sekarang.
__ADS_1
berbeda dengan segel yang berada di atas perut nya yang membentuk sebuah gambar histogram, yang berada di punggung nya membentuk sebuah gambar bunga teratai yang sangat indah.
Pembukaan segel yang kedua berjalan lebih cepat dari sebelumnya, hanya butuh setengah jam semua proses nya selesai.
" Bagaimana perasaan mu sekarang?" Tanya Li Hongli
" Tubuh ku terasa sangat ringan dari sebelumnya, bahkan aku merasa tubuh ku sangat berenergi, seakan ini bukan tubuh ku sendiri!" Seru Yueyin senang.
" Baguslah"
" Namun ingat meski segel di tubuh mu telah di buka, suatu saat energi YinYang di tubuh mu bisa saja kacau dan melukai mu jadi tetap berhati-hati dan jangan berlebihan dalam berlatih. Keuntungan dari pembukaan segel ini kamu tidak akan lagi merasakan sakit saat bulan purnama terjadi" seru Li Hongli
" Baik, untung saja di dalam makam waktu hanya ada pergantian siang dan malam, dan tidak ada bulan purnama muncul" ucap Yueyin
" Hmm... Kamu beruntung, tapi sekarang lebih baik kamu segera kenakan pakaian mu kembali!" Seru Li Hongli segera pergi membalikkan tubuhnya menghadap kearah lain.
" A-ahk..." Yueyin dengan cepat mengenakan pakaian nya.
" Sudah belum?"
" Hmm.. sudah, berbaliklah" ucap Yueyin masih merasa gugup dan malu
" Ayo, kita keluar dari makam waktu ini.. ingat tekan kembali tingkat Kultivasi mu"
" Baik"
_____________________________________________
Semua orang sudah berada di luar dimensi makam waktu.
Satu persatu orang orang mulai muncul di luar gerbang dimensi makam waktu.
Di sana juga sudah ada beberapa tetua yang memang sengaja berjaga atau menunggu orang yang di kenal nya keluar.
" Xionglue'er, Hua'er bagaimana keadaan kalian, semua nya baik-baik saja bukan?" Tanya tetua Zhishu yang melihat kedua nya baru saja muncul.
" Semuanya baik tetua Zhishu" jawab Lien Hua tersenyum, namun sedari keluar Xia Xionglue hanya diam saja.
" Apakah ada yang salah dengan mu Xionglue'er, kenapa sikap seperti nya sangat berbeda dari terakhir kita bertemu?" Tanya tetua Qixuan
" Tidak ada tetua, aku baik-baik saja"
Bukan hanya Xia Xionglue dan Lien Hua saja yang sudah keluar, Jiangwu dan yang ain nya satu persatu mulai muncul.
__ADS_1
Mereka masing-masing bertanya pada anggota kelompok mereka tentang apa yang terjadi di dalam dimensi tersebut, apa lagi mereka begitu penasaran pada saat ada yang sudah keluar dari makam waktu sebelum waktu nya tiba.
Meski orang-orang itu mulai keluar satu persatu, namun jumlah nya hanya tinggal sedikit dari pertama kali masuk.
Hal ini memang wajar, tidak ada yang tahu jelas bahaya apa yang mengancam di dalam sana, sehingga wajar saja jumlah mereka lebih sedikit dari sebelumnya.
" Baiklah pulihkan diri kalian dulu, baru setelah itu kita melanjutkan perjalanan untuk kembali ke sekte" ucap tetua Zhishu dengan tenang
" Apa yang terjadi dengan sekte tetua, kenapa kita harus kembali sekarang juga, tidak bisakah kita tunggu beberapa hari lagi saja" jawab Xia Xionglue
" Ada apa dengan mu Xionglue'er, apakah kau tidak rindu sekte, perkataan mu seakan tidak ingin kembali ke sekte?" Tanya tetua Qixuan
" Tidak, bukan begitu. Tentu saja aku ingin kembali ke sekte hanya saja..."
" Apa kau masih belum bisa melepaskan nya, ku harap kau jangan lagi berharap pada nya, dia telah memiliki seseorang yang sempurna di sisi nya" seru Lien Hua santai namun sedikit sinis.
Mendengar interaksi kedua saudari ini tentu saja membuat tetua Qixuan dan Zhishu menjadi bingung, selama ini mereka tidak pernah melihat Lien Hua bersikap begitu sinis pada Xia Xionglue, hanya ada patuh dan patuh tapi sekarang sangat berbeda jauh.
" Aku hanya ingin memastikan kondisi mereka saja!" Seru Xia Xionglue mencoba untuk tetap tenang meski ia sedikit gusar.
" Memastikan Yin sudah mati atau belum! maksud mu begitu bukan lebih tepat nya" ucap Lien Hua menekankan setiap perkataan nya.
" Yin? Apakah gadis yang bersama Li Feng pemuda yang Xionglue'er suka juga ikut berpartisipasi?" Tanya tetua Qixuan
" Ya, dan pemuda itu telah memiliki kekasih, Yin gadis yang bersama nya itu merupakan kekasih nya!" Seru Lien Hua
" Hanya kekasih bukan! Belum menjadi istri jadi masih punya kesempatan! Lagi pula pemuda jenius seperti nya tidak masalah memiliki lebih dari satu wanita" ucap tetua Qixuan santai namun mendapatkan tatapan tidak suka oleh Lien Hua dan tetua Zhishu.
" Kalian berdua santai saja, aku hanya bercanda lagi pula pemuda yang tampan seperti nya bukan hanya satu di dunia ini" ucap nya canggung
Namun Xia Xionglue malah memikirkan perkataan nya dengan serius.
" Mereka ada kemungkinan tidak selamat di dalam sana, namun jika mereka selamat kita juga tidak dapat menunggu mereka, masalah yang sekte hadapi sekarang lebih penting dari masalah ini, sudahlah jika berjodoh pasti akan bertemu kembali" ujar tetua Zhishu dengan tenang.
" Baik tetua"
Setelah satu jam mereka memulihkan kondisi nya, mereka pun melanjutkan perjalanan.
Sebelum pergi Xia Xionglue kembali menoleh, ia berharap Li Feng segera muncul namun masih tidak kunjung muncul.
Sedangkan disisi lain Lien Hua tidak sengaja menatap Jiangwu begitu pun sebaliknya, untuk sejenak mereka saling menatap dan tersenyum.
" Ayo, apa yang kalian tunggu lagi!" Seru Tetua Qixuan
__ADS_1
" Baik