
" Tuan, aku pun pria normal yang masih menyukai seorang gadis, tapi..... ku kira tuan tidak menyukai seorang gadis karena tuan selalu saja menghindar dari para gadis" goda Yelu
" Atau...." Jeda Yelu sambil menutup mulut nya dengan sebelah tangan, " tidak mungkin.... Jangan jangan tuan..... homo" ucap Yelu mendramatisir
Li Hongli yang tahu Yelu ingin membalas nya, tersenyum tipis.
" Ck, ck, ck.... Kau tau apa kalau aku homo atau tidak, ohh... Jangan jangan kau sendiri telah berpengalaman dalam hal ini" usil Li Hongli
" Bukan hanya aku yang tidak suka berdekatan dengan para gadis, kau harus ingat kau pun sama, jangan sampai maling teriak maling Yelu" ucap kembali Li Hongli
Li Hongli berhasil membuat Yelu tidak bisa berkata apa-apa lagi, Li Hongli sungguh membuat hati nya tertohok, bukan karena apa tapi karena tidak ada yang bisa mengalahkan Li Hongli jika sedang berdebat.
Sikap Li Hongli akan sedikit hangat jika bersama dengan kedua orang tua nya dan juga Yelu, karena itu kadang Li Hongli sering bercanda dengan Yelu.
Yelu mengerucutkan bibir nya mendengar ucapan Li Hongli, sungguh tuan nya sangat bisa membuat orang terbang setelah itu menjatuhkan nya kembali.
Baru saja ia merasa menang dalam perdebatan antara mereka, tapi Li Hongli menghancurkan nya dalam sekejap.
" Tutup mulut mu nanti ada nyamuk masuk ke dalam mulut mu itu" seru Li Hongli
" Tuan, tuan sungguh jahat" cemberut Yelu
" Memang, dan pemuda jahat ini adalah tuan mu" ucap sombong Li Hongli
" Ya, ya, ya kau benar, tapi tidak apa aku menyukai pemuda itu" ucap Yelu tersenyum ramah
" Tapi maaf aku tidak menyukai mu, sudah ku katakan aku ini pria normal yang masih menyukai seorang gadis, bukan seorang pria seperti mu" canda kembali Li Hongli
Suasana haru yang di rasakan oleh Yelu dalam sekejap hilang karena perbuatan Li Hongli.
" Yakk, tuan bukan rasa suka seperti itu maksud ku, cih.... Memikirkan nya saja membuat ku jijik, aku juga seorang pria normal, mana mungkin aku menyukai seorang pria" ucap Yelu bergidik ngeri
" Kau sendiri yang bilang menyukai ku" ucap acuh Li Hongli
" Dasar tuan menyebalkan" gumam Yelu
Tapi gumaman nya masih dapat terdengar jelas oleh Li Hongli.
__ADS_1
" Aku tau"
" Makhluk es" ucap Yelu
" Aku tau" balas Li Hongli
" Dari pada kau menggerutu tidak jelas lebih baik kau beristirahat, aku akan berkultivasi jangan mengganggu ku" ujar Li Hongli
" Baik tuan"
Yelu tidak langsung beristirahat, dia memilih mempelajari kembali kitab kitab yang telah Li Hongli berikan, ia ingin secepatnya menjadi kuat supaya tidak menjadi beban untuk tuan nya, sedangkan Li Hongli sekarang sedang berkultivasi.
_____________________________________________
Keesokan malam nya terlihat dua orang pemuda yang mendatangi kediaman Klan Jun, mereka adalah Li Hongli dan Yelu.
Saat mendekati bangunan megah itu ada dua orang penjaga yang mencegat mereka.
" Maaf tuan ada urusan apa tuan mendatangi klan Jun" tanya salah satu penjaga dengan sopan.
Klan Jun adalah salah satu Klan besar di kota Jade ini, apa lagi klan Jun bisa di katakan adalah pemilik kota jade, sehingga didikan untuk para penjaga dan pelayan di kediaman Klan Jun sangat tegas dan disiplin.
" Ada tuan, apa anda memiliki urusan dengan tuan Jiang" tanya penjaga lain nya
" Iya, dan katakan Li Hongli datang berkunjung" ujar Li Hongli
" Baik tuan, mohon di tunggu sebentar, saya akan menyampaikan nya pada tuan Jiang" ucap penjaga itu, dan berlalu pergi ke dalam kediaman Klan Jun.
Saat penjaga itu akan pergi menuju kediaman Jun Jiang, kebetulan juga ia berpapasan dengan Jun Jiang di tengah jalan.
" Salam tuan Jiang" sapa penjaga itu
" Aku terima salam mu, ada apa kau kemari, bukankah seharusnya kau menjaga gerbang" tanya Jun Jiang heran.
" Maaf tuan, di depan gerbang Klan Jun ada dua orang pemuda yang mengatakan memiliki urusan dengan tuan" ujar penjaga itu menjelaskan.
" Dua pemuda" beo Jun Jiang
__ADS_1
" Siapa nama nya" tanya Jun Jiang
" Salah satu dari mereka mengatakan nama nya Li Hongli tuan" ucap pria penjaga
" Apaaa!!! Li Hongli?" Jun Jiang tersenyum saat tau siapa yang datang mengunjungi kediaman Klan nya.
Jun Jiang langsung pergi meninggalkan penjaga itu menuju tempat di mana Li Hongli berada.
" Salam tuan Jiang" ucap seorang penjaga yang berada di sana
Jun Jiang menganggukkan kepala nya, setelah itu menatap Li Hongli dan Yelu.
" Nak akhir nya kau datang juga, ayo... Ayo mari masuk, ketua Jun sudah menunggu mu" ucap nya sambil membimbing Li Hongli dan Yelu untuk masuk ke dalam kediaman Klan Jun.
" Silahkan duduk anggap saja rumah sendiri, pelayan sedang menyiapkan makan malam, sambil menunggu sebaik nya kita mengobrol terlebih dahulu, sebentar lagi ketua Jun pun akan datang" ucap Jun Jiang, sebelum ia menghampiri Li Hongli, dia meminta kepada salah seorang pelayan untuk mengabari ketua Jun tentang kedatangan tamu nya.
" Apa mereka pemuda yang selalu kau ceritakan saudara Jiang" ucap seorang pria paruh baya yang baru masuk keruang tamu.
" Salam ketua" sapa Jun Jiang
" Tidak perlu formal begitu saudara Jiang.... Jadi siapa di antara mereka yang bernama Li Hongli" ujar ketua Jun
" Pak tua kau sendiri belum memperkenalkan diri, tapi kau sudah bertanya siapa kami, bukankah itu tidak sopan" ucap Li Hongli
Melihat pemuda di depan nya menegur kesalahan nya, bukan nya ia merasa tersinggung tapi ketua Jun sangat salut dengan keberanian pemuda itu.
" Hahaha.... Anak muda kau sungguh memiliki keberanian yang besar, tapi aku suka sikap mu yang berterus terang" ujar ketua Jun, dia sangat menyukai sikap Li Hongli yang langsung berterus terang tanpa memiliki tipu muslihat, atau berpura-pura hormat hanya untuk menjilat nya.
" Perkenalkan nama ku Jun Cheng ketua klan Jun serta Walikota Kota Jade, apakah sekarang kalian bisa memperkenalkan diri kalian" ujar Jun Cheng setelah mendudukkan bokong nya di bangku yang berada di hadapan Li Hongli.
" Perkenalkan ketua nama saya Yelu" ucap Yelu
" Li Hongli" setelah Yelu memperkenalkan diri nya, Li Hongli dengan singkat menyebutkan nama nya sendiri.
Ketua Jun mengangguk angguk kan kepala nya, ia mencoba mengecek tingkat Kultivasi dari kedua pemuda di depan nya, dia bisa merasakan pemuda bernama Yelu Kultivasi nya sudah di tingkat perunggu bintang 6, dikota kecil seperti kota Jade ini Yelu bisa di katakan adalah seorang jenius, karena di umur nya yang baru belasan tahun sudah berada di tingkat perunggu bintang 6.
Andai ketua Jun tau bahwa Yelu hanya membutuhkan waktu beberapa minggu saja mencapai tingkat Kultivasi nya sekarang, mungkin ia akan langsung muntah darah.
__ADS_1
Tapi yang paling membuat nya heran ia sama sekali tidak bisa mengetahui tingkat Kultivasi pemuda bernama Li Hongli, apa lagi ia sama sekali tidak merasakan energi Qi di tubuh nya sedikit pun, bisa di bilang ia hanya melihat bahwa Li Hongli hanya manusia biasa, tapi aura yang di pancarkan pemuda ini seperti menekan nya dan hal itu membuat nya ragu, bahwa pemuda tersebut hanyalah manusia biasa.