
Li Hongli sendiri hanya acuh tak acuh dengan semua orang ini, mereka hanya orang idiot yang bahkan tidak akan mampu menahan satu serangan dari nya.
" Hormat kami pada pangeran dan tuan putri" hormat mereka pada Xin Zhuo dan Xin Jiao
" Kami terima hormat kalian" balas Xin Zhuo
" Maaf pangeran apa kalian tidak ada yang salah, kenapa kalian bisa bersama dengan kelompok mereka" tanya Mu Xing
" Kenapa! apa ada yang salah?" Ucap Xin Jiao menatap tajam Mu Xing.
" Ah, bukan begitu maksud ku tuan putri... Tapi ku dengar mereka telah membuat masalah pada kalian, bukankah akan sangat aneh jika sekarang kalian berjalan bersama kelompok mereka...... Atau mereka sedang membuat rencana yang tidak kita ketahui?" Jawab Mu Xing
Banyak orang yang juga setuju dengan apa yang Mu Xing katakan, dan semakin banyak orang yang menatap kelompok Li Hongli dengan pandangan sinis dan merendahkan.
" Ck, apa mulut dan otak mu sudah tidak berfungsi kembali, sayang sekali kau bahkan memang sangat bodoh..." Ucap Ying Liang sambil berpura-pura merasa kasihan pada Mu Xing
" Kau... Apa yang kau katakan sialan"
" Kenapa apa kau tidak terima, tuan muda.... Akh iya aku tidak tahu siapa nama mu, memang nya siapa nama mu ya?" tanya Ying Liang berpura-pura sedang berpikir
" Heh kau tidak tahu aku, aku adalah Mu Xing tuan muda klan Mu yang ada di ibukota Huanxi ini" ucap nya dengan angkuh
" A-apa tuan muda dari Klan Mu, benarkah kau tidak berbohong kan..." Ucapnya berpura-pura takut.
__ADS_1
" Kenapa, apa sekarang kau merasa takut, aku akan memaafkan kan mu asalkan kau bersujud dan mencium kaki ku" ucapnya sombong
" Mu Xing kau sudah keterlaluan...." Ujar Xin Jiao kesal, tapi saat ia ingin bertindak suara Li Hongli menghentikan nya.
" Hentikan, biarkan Ying Liang yang mengurusnya" ucap Li Hongli santai
" Ia a-aku sangat takut sekali tuan muda Mu, to-long jangan apa-apakan aku....... Tapi bohong, heh... Mana mungkin aku takut pada tuan muda yang bodoh seperti mu ini" ujar Ying Liang menghina
" Kauu....."
Saat Mu Xing ingin menyerang Ying Liang, Tiba-tiba para pemimpin klan dan juri datang di lokasi, sehingga pertarungan pun tidak jadi terjadi.
" Awas kau, jangan salahkan aku jika tidak berbelas kasih saat kau melawan ku nanti" tatap tajam Mu Xing
" Maka kau pun harus berhati-hati jika berhadapan dengan ku, tuan muda Mu" ujar nya dengan nada menghina
Juri itu menatap para peserta dengan tajam, lalu dia pun berkata dengan pelan tapi karena ia menggunakan energi Qi, sehingga suara nya dapat terdengar jelas oleh semua orang.
" Sebelum turnamen ini di mulai, aku akan memberi tahu kalian akan peraturan turnamen kali ini. Pertama turnamen ini akan di bagi menjadi tiga bagian, yaitu penyisihan, semi final, dan final. Dari 120 peserta yang mengikuti turnamen hanya akan ada 60 peserta yang masuk dalam semi final dan hanya akan ada 10 terbaik yang memasuki final.
Kedua di dalam pertandingan kali ini saat babak penyisihan dan semi final kalian di larang menyerang organ vital atau membunuh, bertarunglah dengan sehat, tapi jika telah masuk ke babak final, tidak ada larangan untuk saling membunuh, tapi di larang membunuh peserta yang telah mengaku kalah atau keluar dari arena
Ketiga hadiah turnamen kali ini adalah gabungan dari tiga sekte tingkat tinggi dan Raja Xin sekaligus, sehingga kalian tidak harus meragukan hadiah nya, tapi agar kalian lebih semangat aku akan memberitahukan nya, hadiah nya adalah untuk juara tiga adalah 3 pil penambah Qi tingkat 4 rendah, juara dua 3 pil penambah Qi tingkat 4 rendah dan 1 kitab tingkat Raja rendah, juara pertama 5 pil penambah Qi tingkat 4 menengah, 2 kitab tingkat kaisar menengah, 1 senjata tingkat Raja tinggi, serta mendapatkan satu permintaan yang akan langsung di kabulkan boleh yang mulia Raja Xin sendiri"
__ADS_1
Setelah juri selesai berbicara, para peserta tidak bisa menahan semangat dan kegembiraan mereka.
" Aku harus mendapatkan minimal juara ketiga itu"
" Kitab tingkat Raja bahkan tingkat kaisar meski hanya berada di tingkat rendah tetap saja aku akan bisa menjadi kultivator terbaik di kerajaan Xin dengan kitab kitab itu"
" Pil tingkat 4 memang hanya berada di tingkat rendah tetapi tetap saja di kerajaan Xin ini sangat sulit ada seorang Alkemis yang mampu membuat nya"
Para peserta tambah bersemangat untuk memenangkan turnamen setelah mendengar hadiah dari turnamen kali ini.
Dengan elemen angin nya salah satu juri menerbangkan puluhan kartu ke udara, juri pun berkata " semua kartu itu berisi nomor untuk para peserta, kalian harus mengambil kartu yang terbang di udara sendiri dengan kekuatan yang kalian memiliki, baiklah kalian boleh mengambil nya sekarang"
Para peserta dengan cepat mencoba mengambil kartu yang sedang terbang di udara, bagi yang memiliki elemen angin itu mudah saja, tapi yang tidak memiliki nya cukup kesulitan mengambil nya, apalagi yang memiliki elemen api, jika ia menggunakan elemen nya bukan nya mendapatkan kartu itu tapi malah akan membakar nya.
Li Hongli dengan tenang melambaikan tangan nya hingga kertas itu berada di telapak tangan nya sekarang, begitu juga Ying Liang yang menggunakan elemen angin nya, sedangkan Yelu melompat sampai bisa mengambil salah satu kartu itu.
Setelah dua jam berlalu akhir nya semua peserta berhasil mendapatkan kartu itu, walau pun dengan cara yang mudah atau dengan susah payah.
" Kalian boleh membuka kartu yang kalian dapatkan dan melihat nomor kalian, nomor itu akan menuntut kalian ke arena tempat kalian bertanding dan pada penyisihan ini kita akan membagi peserta menjadi 12 kelompok di mana setiap kelompok akan berisi 10 orang, dan di setiap kelompok atau arena hanya akan ada lima orang yang masuk ke babak semifinal"
Setelah itu para peserta pun terbagi menjadi 12 kelompok di mana nomor 1-10 berada di arena 1, 11-20 berada di arena 2, begitu pun seterusnya sampai pada nomor urut 60, sedangkan untuk nomor urut 61-120 akan di laksanakan besok hari.
Dan kebetulan sekali Li Hongli, Ying Liang, dan Yelu berbeda kelompok, Li Hongli pun tidak perlu khawatir semisal nya ada kecurangan karena ia yakin tidak ada para peserta yang mampu mengalahkan nya dan kedua teman nya.
__ADS_1
Pertandingan pun akhir nya berlangsung dengan ganas dan sengit, tidak ada yang mau mengalah dan beberapa orang terpaksa harus di evakuasi.
Ying Liang dan Yelu memenangkan pertandingan mereka dengan mudah, bahkan itu tidak bisa disebut pertandingan karena lawan mereka hanyalah Kultivator biasa.