Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 366. Perdebatan Konyol


__ADS_3

" Salam senior dewa angin, senior dewa naga!" Ucap kaisar Lian Haocun dengan sopan.


" Terima kasih atas bantuan senior berdua."


" Kaisar tidak perlu begitu sopan, aku awal nya tidak ingin ikut campur, tapi makhluk-makhluk ini sungguh pengganggu, saat di perjalanan banyak makhluk seperti ini yang berkeliaran dan sangat sulit di hadapi" ucap dewa naga terdengar sedikit mengeluh.


" Naga tua kemampuan mu saja yang semakin tua semakin menumpul" ejek Lin Feng acuh


" Cih, kau bahkan membual tentang murid mu yang sangat jenius itu, tapi nyatanya sekarang sehelai rambut nya pun aku tidak melihat nya" balas dewa naga


Perbincangan kedua nya yang saling menyindir dan menyombongkan satu sama lain membuat kaisar Lian Haocun tersenyum canggung.


Dia tidak menyangka dua jagoan yang di beri julukan dewa saat bertemu malah bertengkar dengan konyol.


" Kebetulan sekali kau membahas murid ku, tujuan ku kemari memang untuk murid ku!" Ucap dewa angin santai


Perkataan nya itu membuat dewa naga dan kaisar Lian Haocun bingung.


" Mohon kedua senior biarkan junior ini mengundang kalian berdua minum teh" ucap kaisar Lian Haocun sopan, meski dia seorang kaisar tapi kedua orang di depan nya adalah orang memang patut di hormati.


" Teh saja akan sangat membosankan, apa yang akan ku bahas dengan kaisar adalah sesuatu yang membahagiakan, harus ada beberapa botol arak persik terbaik untuk merayakan nya" ucap Lin Feng dengan santai.


" Tentu, mari senior" tentunya dia juga sangat penasaran dengan apa yang akan di bahas oleh dewa angin.


_____________________________________________


Di sebuah taman yang indah, kesan taman itu terasa nyaman dan terlihat elegan, kaisar Lian Haocun dan dua orang yang tidak lain dewa angin, Lin Feng serta dewa naga, Tian Long.


" Kau tadi mengatakan sesuatu tentang murid mu itu, apa hubungan mu kemari dengan murid tidak berbakti mu itu!" Ucap Tian Long dengan nada menyindir sambil meminum arak persik nya secara perlahan.


" Bocah itu memang sedikit tidak berbakti, tapi tujuan ku kemari dengan tujuan khusus untuk melamar seorang gadis cantik..." Sebelum melanjutkan perkataan nya itu Tian Long terlebih dahulu memotong nya.

__ADS_1


" Apa kau ingin melamar seorang gadis cantik. Aku tahu kau itu masih terlihat muda dan tampan tapi gadis cantik mana yang telah kau tipu, usia mu bahkan sudah seribu tahun lebih tapi berniat melamar seorang gadis muda.." Tian Long terus menerus berbicara membuat kedua orang yang mendengar nya mengerutkan kening nya.


Plak


Lin Feng memukul kepala Tian Long dengan keras, membuat orang itu mengaduh kesakitan. Lin Feng tidak membiarkan Tian Long kembali berbicara.


" Aku kemari ingin melamar tuan putri Lian Yueyin untuk murid ku satu-satuvnya.. kaisar tenang saja meski murid ku itu sedikit nakal dan keras kepala, tapi dia pemuda yang cukup tampan. Kaisar juga tidak perlu cemas tentang mahar meski murid ku hanya dari keluarga biasa tapi mahar yang di berikan tidak akan kecil."


" Tunggu jadi tujuan mu kemari ingin melamar tuan putri Lian dengan murid mu, apakah kau tidak terlalu percaya diri Feng tua" sindir Tian Long


Kaisar Lian Haocun sendiri sangat terkejut mendengar perkataan Lin Feng, dia kira kedua senior ini kemari untuk membahas masalah yang baru saja terjadi yaitu para mayat hidup yang menyerang gerbang ibukota. Tapi siapa sangka senior dewa angin malah membahas sesuatu yang sangat tidak pernah dia duga.


Pernikahan putri nya adalah sesuatu yang begitu istimewa, tentu saja dia akan mencari seorang pria yang sangat luar biasa untuk putri nya, tapi tentu nya dia tidak akan memaksa keinginan putri tercinta nya. Siapapun pemuda yang akan menikah dengan putri nya, jika dia baik dan putri nya juga menyukai nya dia akan mengijinkan mereka menikah, meski apapun identitas pemuda itu. Tapi sekarang senior dewa angin yang memiliki identitas luar biasa ingin melamar putri kesayangan nya untuk murid nya itu, entah dia harus bagaimana menanggapi hal ini.


" Setidaknya murid ku lebih baik dari murid mu" ucap Lin Feng santai.


Baru saja kedua nya ingin kembali berdebat sampai seorang prajurit datang dengan tergesa-gesa.


" Salam Yang Mulia."


" Yang Mulia, pangeran dan yang lainnya telah kembali." Ucap prajurit itu dengan tergesa-gesa.


" Benarkah!"


" Benar Yang Mulia, hanya saja tuan putri sekarang.."


" Ada apa dengan Yueyin'er." Potong kaisar Lian Haocun dengan cemas.


" Cepat tunjukkan jalan nya!"


Dengan cepat kaisar segera pergi mengikuti prajurit tersebut, Lin Feng dan Tian Long juga tidak tinggal diam kedua nya juga mengikuti kaisar Lian pergi.

__ADS_1


Prajurit itu membawa mereka ke kediaman putri Lian, saat sampai di sana dia melihat banyak tabib yang keluar masuk dari kediaman putri nya. Kediaman putri nya dengan taman tempat nya tadi berada memang berada jauh dengan kediaman milik putri nya, sehingga dia tidak mengetahui kedatangan mereka.


Jantung nya seperti akan copot melihat banyak tabib yang berdatangan.


" Tabib Bai apa yang terjadi dengan putri ku?" Tanya kaisar Lian Haocun segera setelah seorang tabib istana keluar dari kamar putri nya.


" Salam Yang Mulia, tuan putri baik-baik saja. Hanya saja teman tuan putri sedang dalam kondisi kritis, saya mohon pamit undur diri!" Ucap tabib Bai, dia segera pergi karena akan menyiapkan beberapa herbal yang diperlukan.


" Apa kalian bodoh, tidak adakah satu pun tabib yang bisa menyembuhkan nya, jika begitu untuk apa kalian menjadi tabib!" Terdengar suara seorang gadis yang terdengar sangat marah.


" Tenang sayang kita akan menemukan cara untuk menyembuhkan nya!"


" Meimei semua nya akan baik-baik saja."


" Mengapa Gege tidak menghentikan nya bertindak konyol? Mengapa Gege membiarkan dia melakukan itu!"


Terdengar percakapan tiga orang yang sedang memperdebatkan sesuatu.


" Yueyin'er kau mau pergi kemana?"


Ya, orang yang sedang berdebat itu salah satu nya adalah Yueyin, mata nya telah memerah setelah lama menangis.


" Yueyin'er" panggil kaisar Lian Haocun dengan lembut.


" Ayahanda" ucap Yueyin sedih, dia langsung memeluk kaisar Lian Haocun dengan erat.


" Ada apa hmm.." tanya kaisar Lian Haocun dengan lembut.


Yueyin hanya diam dan menangis dalam pelukan ayahanda nya tanpa menjawab pertanyaan nya, seakan dia tidak memiliki tenaga untuk berbicara apapun lagi. Para tabib masih sibuk dengan pekerjaan mereka.


" Yueyin'er bisa kau katakan pada ku apa yang telah terjadi, dan dimana Li'er?" Tanya Lin Feng

__ADS_1


Mendengar suara Lin Feng membuat Yueyin langsung berhenti menangis dan segera melepaskan pelukan nya.


" Li Ge hiks..." Yueyin tidak sanggup melanjutkan perkataan nya. Namun hati Lin Feng langsung merasa tidak tenang, melihat penampilan Yueyin yang sangat berantakan dia tahu kondisi murid nya sedang tidak baik-baik saja.


__ADS_2