
Cuaca sering berubah tanpa memberi kabar, hari cerah telah berganti menjadi badai yang amat besar. Hujan petir terdengar begitu nyaring membuat siapapun yang mendengarnya ketakutan.
Namun sebagian orang juga merasa senang dengan datang nya hujan badai ini, manusia memang aneh ada kala nya hal kecil menjadi bencana yang besar tapi ada kala nya sebuah bencana di anggap sebuah berkah bagi mereka. Orang-orang yang merasa bahagia dengan muncul nya hujan badai ini tentu nya mereka yang tidak menginginkan peperangan dan pertumpahan darah yang akan membanjiri tanah dengan hujan darah.
Meski terasa damai dan tenang, tapi ketenangan ini sebelum datang nya badai, semua orang tahu akan ada perang yang sangat besar tidak lama lagi, dan entah saudara, adik, kakak, suami, atau anak siapa yang akan menjadi korban dari perang ini.
Kekaisaran Zhu begitu memiliki obsesi dan ambisi yang sangat besar, mereka bahkan telah mengirimkan surat perang pada kaisar Lian Haocun. Peperangan ini cepat atau lambat akan terjadi.
Di tanah yang gersang terdapat lima orang yang sedang berjuang di lebat nya hujan melanda, mereka terus berlari untuk mencari tempat berteduh. Tubuh mereka penuh luka, pakaian mereka pun sudah terkoyak, mereka berlari tanpa tahu arah, saat ada prajurit yang berjaga mereka dengan mengendap-ngendap bersembunyi di balik batang pohon atau di tempat mana pun yang bisa mereka jadikan tempat persembunyian.
Setelah berjalan seratus meter dan berhasil lolos dari penjagaan para prajurit yang begitu ketat, kelima orang itupun tidak berhenti mereka terus berlari, namun karena kelelahan salah satu dari lima orang itu terjatuh.
Dug
" Saudara kau tidak apa?" Tanya teman nya dengan cemas.
" Aku tidak apa, aku sudah tidak kuat lagi. Lebih baik kalian lanjutkan saja jangan perdulikan aku, cepat pergi!!" Ucap nya
" Tidak, aku tidak akan meninggalkan mu. Kita keluar dari neraka itu bersama, maka pergi dari sini juga harus bersama" ucap teman nya dengan keras kepala.
" Aku juga setuju, bukan hanya kau saja yang lelah tapi kami juga sudah sangat lelah. Kita beristirahat di sini sejenak setelah mengisi energi kita kembali, kita bisa melanjutkan perjalanan." Ucap yang lainnya, dia terlihat lebih tenang dan berwibawa dari keempat lain nya.
__ADS_1
" Tapi kita tidak memiliki waktu lagi, kita harus melaporkan ini segera pada kaisar Lian." Ucap nya.
" Apakah kau lupa keluarga kita telah berkorban banyak hanya agar kita bisa melarikan diri dari sana, sekarang kita harus memikirkan nyawa sendiri agar bisa menyelamatkan mereka, jangan biarkan pengorbanan mereka sia-sia" ucap orang yang lebih tenang dari yang lain nya sambil menepuk pundak teman nya untuk menyemangati nya.
" Baik, aku mengerti."
_____________________________________________
Satu minggu telah berlalu, istana yang begitu megah telah di hiasi dengan warna-warni dekorasi pernikahan.
hari ini pernikahan Li Hongli dan Yueyin akan di gelar, tidak banyak yang di undang hanya ada beberapa teman dan orang tua dari kedua belah pihak saja, mereka sengaja melakukan itu agar lebih sederhana, dan sebagian juga sibuk untuk meningkatkan penjagaan di setiap wilayah.
tiga hari lalu, kaisar Zhu telah mengirimkan surat perang yang akan di lakukan sebulan lagi. namun dengan kelicikan yang dimiliki oleh kaisar Zhu, kaisar Lian segera meningkatkan penjagaan saat mendapatkan surat tersebut. meski surat itu datang tidak dapat merusak kebahagiaan, karena itu pernikahan tetap di lanjutkan dengan bahagia.
Meski hanya memiliki waktu satu minggu saja untuk mendekorasi istana, tapi dekorasi yang ada tetap begitu mewah dan megah tidak terlihat seperti di rancang dalam waktu singkat.
Yueyin sedang berada di kamar nya, ia sedang di hias langsung oleh permaisuri Jia, pakaian Yueyin yang serba merah menambah keanggunan yang di miliki nya, wajah nya yang sudah sangat cantik akan langsung membius semua mata yang memandang nya, kecantikan nya bagai sebuah bunga yang baru saja mekar, rambut perak nya membuat nya tambah menawan.
Ia benar-benar seperti peri yang terbang dengan bebas, yang membuat mata semua orang tak bisa lepas dari pandangan nya!
" Ibunda, aku sangat gugup!" seru Yueyin dengan gugup tangan nya terasa dingin dan gemetar.
__ADS_1
" Tenang saja sayang, jika kamu merasa gugup itu wajar saja. Sekarang kamu tarik napas, dan buang perlahan.."
Yueyin mengikuti perintah dari ibu nya, dengan pelan menarik napas nya dan menghembuskan nya perlahan.
" apa sudah lebih baik? jika kamu masih gugup bayangkan saja, sebentar lagi kamu akan bersama dengan orang yang kamu cintai dan hidup bahagia, hmm.."
" terima kasih Ibunda telah selalu berada di samping ku, aku sangat menyayangi mu, ibunda!" seru Yueyin berkaca-kaca, ia langsung jatuh ke pelukan ibu nya.
" Gadis bodoh, apa pun yang terjadi aku akan tetap jadi ibu mu. meski Li'er suami mu sekalipun, kau akan tetap menjadi putri kesayangan ku sampai kapan pun, jika sampai dia menyakiti mu katakan pada ku, aku akan meminta ayah mu untuk memberi nya pelajaran." ucap permaisuri Jia dengan lembut, ia juga membelai rambut Yueyin dengan hangat.
Di sisi lain Li Hongli telah berdiri dengan gagah nya di tengah para tamu yang hadir sambil menunggu mempelai wanita hadir, pakaian nya juga sama seperti Yueyin semua nya serba merah. Namun pakaian nya yang serba merah tidak membuat nya menjadi jelek, hal itu malah menambah ketampanan dan wibawa yang di miliki Li Hongli.
Semua yang berada di tubuh Li Hongli dari kepala sampai kaki terlihat menawan dan berwibawa, aura yang ia keluarkan terasa lembut dan tenang, namun juga terasa dingin dan terasingkan. Semua orang bahkan berpikir yang sedang berdiri sekarang di altar pernikahan adalah seorang kaisar. kebijaksanaan terpancar dari wajah rupawan nya, namun matanya memancarkan kengerian yang tidak bisa di mengerti oleh orang-orang, matanya seakan jurang tanpa dasar, rambut nya yang berwarna emas sangat cocok dengan warna pakaian nya, ia seperti dewa yang turun dari langit.
" Saudara Yelu lihatlah tuan begitu sangat tampan bukan." Seru Ying Liang dengan bahagia.
" Tentu saja tuan Li sangat tampan sayang nya kau itu tidak." Balas Yelu dengan acuh
" Apa maksud mu, kau yang jelek." setelah mengatakan itu Ying Liang segera pergi dari sana, atau dia akan menjadi anjing tunggal.
Yelu dan Ying Yue sama sekali tidak peduli dengan kepergian Ying Liang
__ADS_1
lihatlah betapa adik nya tidak menyayangi nya lagi, setelah memiliki kekasih kakak nya sendiri telah di lupakan.