Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 266. Marah


__ADS_3

Pertama ia mulai mengeluarkan elemen api nya, setelah panas api pas ia memasukkan semua bahan bahan nya untuk dimurnikan, awal nya semua berjalan dengan baik, namun di tengah pemurnian saat paling penting, Yueyin tiba-tiba saja memuntahkan darah, dan membuat bahan-bahan yang ingin ia murnikan menjadi hangus terbakar api karena ia tidak sempat mengontrol panas api tersebut.


" Yue'er.." seru Li Hongli langsung menghampiri Yueyin, ia baru saja selesai memurnikan pil penawar racun, namun apa yang ia lihat pertama kali malah gadis itu memaksakan diri nya lagi.


" Gege tidak perlu cemas, aku baik-baik saja!" Ucap Yueyin lemah


" Baik-baik saja bagaimana! Tubuh mu masih lemah, racun di tubuh mu pun belum sepenuhnya keluar, dan kau malah memaksakan diri lagi, bisakah mulai sekarang kau menjaga tubuh mu sendiri hah..." Omel Li Hongli jengkel


" Hehee..." Mendengar Omelan Li Hongli malah membuat Yueyin tertawa kecil


" Hei aku sedang berbicara serius dengan mu, kenapa kamu malah tertawa?" Tanya Li Hongli bingung


" Saat Li Ge sedang marah sudah sama seperti ibu ibu yang sedang mengomeli anak nya" ucap Yueyin sambil tertawa kecil.


" Oh, jadi begitu hah... Jadi aku seperti ibu ibu hmm.." ujar Li Hongli pura pura marah


" T-idak maksud ku, itu... Maaf" seru Yueyin merasa bersalah


" Hah.. sudahlah, duduk bersila" ucap Li Hongli dingin dan tak mau di bantah


" Apa Gege masih marah!"


" Duduk dengan benar"


Setelah Yueyin duduk bersila, Li Hongli pun duudk di belakang nya dan menyalurkan energi Qi dari punggung gadis itu, dengan tenang Yueyin menyerap energi yang di salurkan oleh Li Hongli.


Beberapa menit kemudian Li Hongli mengakhiri menyalurkan energi Qi nya.


" Minumlah" Li Hongli memberikan sebuah pil yang memiliki beberapa garis merah di samping nya, namun nada bicara Li Hongli masih belum berubah ia masih berbicara dingin pada Yueyin.


Yueyin yang mendengar nada bicara Li Hongli yang sangat berbeda dari biasanya pun merasa sangat sedih, ia merasa bersalah atas apa yang ia lakukan tadi.


" Mm.. Li Ge" seru Yueyin setelah mengambil pil tersebut namun malah di acuhkan oleh Li Hongli.


Yueyin pun segera meminum pil tersebut, setelah meminum pil itu, tubuhnya terasa panas dan terbakar, dengan segera ia bermeditasi untuk menyerap seluruh khasiat dari pil tersebut. Namun kondisi tubuh nya yang masih lemah malah membuat energi YinYang bocor dan hampir saja melukai diri nya sendiri jika saja tidak ada yang membantu nya.


Ya, saat Li Hongli melihat Yueyin yang kesulitan menyerap khasiat pil penawar racun tersebut, ia langsung bergegas membantu nya dan menyalurkan energi Qi nya untuk menenangkan kedua energi YinYang yang saling berlawanan agar gadis itu dapat dengan tenang menyerap khasiat pil penawar racun itu.

__ADS_1


Merasakan energi yang sangat ia kenali membantu nya membuat Yueyin tersenyum senang, dia tahu semarah apapun Li Hongli pada nya, tapi Li Hongli tidak akan membiarkan apapun terjadi pada nya.


Dia juga tahu Li Hongli marah karena menghawatirkan nya, namun ia sengaja bersikap seperti itu agar Li Hongli tidak terlalu mencemaskan nya, tapi seperti nya tindakan nya salah dan membuat nya tambah marah.


" Uhuk-uhuk.." setelah berhasil menyerap seluruh khasiat pil tersebut Yueyin memuntahkan beberapa teguk darah, namun anehnya warna darah itu tidak lah merah melainkan berwarna ungu kehitaman.


" Minumlah" Li Hongli memberikan air suci YinYang pada Yueyin


Setelah minum Li Hongli mengecek kondisi Yueyin.


" Racun yang ada di tubuh mu sudah sepenuhnya keluar, namun kondisi mu belum sepenuhnya pulih, jangan memaksakan diri lagi!" Ujar Li Hongli dingin


Setelah mengatakan Li Hongli pergi dari hadapan Yueyin dan berjalan menuju sebuah pintu yang berada di tempat itu.


Saat sedang mencari cara untuk membuka pintu tersebut, tiba-tiba Yueyin memeluk nya dari belakang, namun Li Hongli hanya diam saja.


" Maaf.." tidak ada tanggapan dari Li Hongli


" Aku tahu, aku terlalu memaksakan diri, aku salah aku janji tidak akan melakukan nya lagi!!"


" Hah..." Li Hongli menghela nafas nya sebelum membalikkan tubuhnya dan menghadap Yueyin.


" Ingat jangan mengulangi nya lagi, aku tidak ingin sampai kau terluka lagi hmm..." Ucap Li Hongli lembut sambil mengusap surai rambut perak Yueyin.


" Iya, aku janji tidak akan melakukan nya lagi tapi Li Ge jangan marah hmm..." Ucap Yueyin lembut


" Gadis bodoh... Mana mungkin aku bisa marah pada mu, aku hanya menghawatirkan mu saja" seru Li Hongli


" Baiklah, sekarang kita cari jalan keluar dari tempat ini, kamu sudah mengumpulkan semua yang ku minta bukan?"


" Iya, ada di dalam cincin penyimpanan ini" Yueyin memberikan cincin itu pada Li Hongli.


" Bagiamana cara membuka pintu ini?" Ucap Yueyin bingung


Yueyin telah mencoba membuka pintu di depannya namun tidak berhasil.


" Li Ge lihat, sepertinya ada sebuah tulisan di sini" seru Yueyin sambil menunjuk sesuatu yang terdapat di bagian bawah pintu.

__ADS_1


" Sebutkan apa yang paling berbahaya namun sangat di butuhkan oleh setiap manusia? Pintu akan terbuka jika kau menjawab nya dengan benar!" Seru Li Hongli


" Paling berbahaya tapi sangat dibutuhkan apa itu? Apakah itu sebuah benda?" Ucap Yueyin bingung, Li Hongli juga bingung dengan pertanyaan tersebut namun ia tetap tenang untuk mencari jawaban nya.


Beberapa menit kemudian, tiba-tiba saja Li Hongli dan Yueyin saling menatap.


" Apa Li Ge memikirkan hal yang sama dengan ku.."


" Seperti nya begitu.."


Li Hongli dan Yueyin saling menatap dan menjawab secara bersamaan.


" Hati dan perasaan"


" Penampilan dapat di rubah namun tidak ada yang tahu hati seseorang, samudra masih bisa di Selami tapi hati tidak ada yang mengetahui nya!" Ucap Li Hongli


" Hati menciptakan sebuah perasaan entah itu cinta atau benci, manusia yang tidak memiliki hati sama saja seperti iblis yang tidak merasakan sebuah perasaan..." Lanjut Yueyin


" Hati sangat menakutkan bagi manusia jika tenggelam dalam dendam, namun juga sangat dibutuhkan untuk saling mengasihi dan merasakan perasaan orang lain" ujar Li Hongli


Setelah Li Hongli mengatakan itu pintu di depannya mengeluarkan cahaya.


Kreit


Pintu itu pun perlahan terbuka, setelah pintu terbuka pemandangan yang mereka lihat adalah sebuah ruangan yang memiliki banyak ruang, di hadapan mereka sekarang terdapat dua pintu yang menuju tempat yang berbeda.


" Di depan ada dua pintu, satu berwarna hitam dan satu berwarna putih, mana yang akan kita masuki?" Tanya Yueyin


" Aku akan masuk ke pintu berwarna hitam.." ucap Li Hongli


" Baiklah biar aku masuk ke pintu berwarna putih.." ucap Yueyin


" Hmm... Kita akan bertemu di sini kembali! Ingat jangan memaksakan diri lagi!"


" Ya, Li Ge juga hati-hati"


Li Hongli dan Yueyin masuk ke ruangan yang berbeda.

__ADS_1


__ADS_2